NovelToon NovelToon
Cinta Seorang Bos Mafia

Cinta Seorang Bos Mafia

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Liska Oktaviani

Rivaldo Xendrick yang mengalami cacat fisik akibat terkena siraman air keras dari selingkuhan kekasihnya yang bernama Lucas Anderson.

Kecacatan fisik itu, membuat hidupnya menderita dan dicampakkan oleh semua orang. Banyak orang yang menjauh darinya karena menganggap bahwa Rivaldo sebagai monster yang menakutkan. Hidup menggelandang tanpa siapapun yang peduli akan hidupnya, sampailah suatu hari, ada seorang wanita yang suka rela merawat dirinya dengan tulus.

Bagaimana kehidupan Rivaldo setelah itu? Akankah ia bisa bangkit kembali dari keterpurukannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liska Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Seorang Bos Mafia : Episode 33

Hari yang telah ditentukan, bahwa Rivaldo akan segera menduduki sebuah kursi yang berada dibawah naungan Morgan. Tetapi, itu semua telah berubah menjadi naungannya.

Rivaldo telah selesai memakai pakaian lengkap, ia memakai baju kaosnya berwarna putih polos, disertai balutan texudo yang berpasangan dengan celana jeans berwarna biru muda. Pria itu tidak lupa memakai jam tangannya, agar terlihat lebih macco.

Ia tengah berdiri di depan sebuah cermin berukuran besar. Pria itu memperhatikan wajahnya sendiri, sudah hampir bersih wajahnya tanpa satupun luka di sana. Ia merasa beruntung, karena wajahnya bisa kembali seperti semula.

“Rivaldo, apakah kau sudah siap?” Morgan tiba-tiba masuk ke dalam kamar pria itu, yang sama sekali tidak tertutup.

“Ya, apakah kita akan segera pergi sekarang?” tanya Rivaldo sambil menatap dirinya sendiri di hadapan kaca.

“Ya, waktu keberangkatan ke kantor telah tiba. Aku akan mengumumkan kepada semua karyawan bahwa kau lah penggantiku di sana,” ujar Morgan dengan serius.

“Baiklah, ayo.” Rivaldo membalikan tubuhnya menatap wajah Morgan.

Tidak butuh waktu lama, mereka sudah saling akrab dan mengenal, layaknya seperti saudara kandung. Namun nyatanya, mereka berbeda darah. Perbedaan tidak membuat mereka menjauh, justru semakin mendekat.

Rivaldo dan Morgan melangkahkan kaki mereka keluar dari dalam kamar yang ditempati oleh pria itu. Mereka masuk ke dalam sebuah helikopter pribadi Morgan, Nathan pun tidak lupa untuk selalu mengikuti ke mana perginya Rivaldo.

Helikopter pribadi yang membawa mereka telah melepas landas ke udara. Rivaldo terlihat sangat tampan dengan setelan kantor seperti itu, memperlihatkan dirinya dahulu, sewaktu memiliki jabatan tinggi. Namun semua berubah ketika Viona mengkhianati dirinya.

Perubahan itu membawanya lebih baik lagi.

“Rivaldo,” panggil Morgan pelan.

“Ya?” Rivaldo mengangkat salah satu alisnya.

“Berhati-hatilah pada saat di kantor nanti. Aku tahu bahwa dirimu itu banyak diminati oleh para wanita. Jaga dirimu baik-baik. Karena kita mungkin akan banyak menjalin kerja sama antar perusahaan besar yang dipimpin oleh para wanita.” Morgan menegaskan kalimatnya, ia menatap pria itu mengisyaratkan agar Rivaldo lebih berhati-hati.

“Kenapa harus wanita, Morgan?” Rivaldo kaget, haruskah ia menolak untuk menerima anak cabang itu, saat mengetahui bahwa mereka akan menjalin kerja sama bersama para wanita?

“Bukankah kau mau RD naik daun dalam waktu singkat? Maka ikuti apa yang aku katakan, karena ini adalah jalan satu-satunya menuju kebangkitan. Mereka sangat mudah dipengaruhi, tapi kau, jangan sampai terpengaruh apapun. Pegang janjimu untuk membalaskan dendam kepada orang tuamu bahkan adikmu sekalipun.” Morgan berkata dengan tegas, ia menepuk pundak Rivaldo.

“Haruskah aku mengelabuhi para wanita itu hanya untuk menaikan RD, Morgan?” Rivaldo merasa sedikit keberatan, karena ia telah memegang janji bersama seorang wanita untuk saling setia dan menjaga hati satu sama lain.

“Aku tidak memintamu untuk mengelabuhi mereka. Kita hanya akan melakukan kontrak kerja sama untuk menaikan RD sebagai pergerakan nomor satu di dalam bidang persenjataan,” kekeh Morgan melihat tingkah Rivaldo yang masih belum paham akan maksud dirinya.

“Baguslah.” Rivaldo menghela nafas panjang, untung saja pria itu tidak memintanya mengelabuhi para wanita.

Janji adalah sebuah hal yang harus ditepati. Jika dirinya mengingkari janji itu, pastinya Denisa akan terluka. Ia tidak mau membuat wanitanya bersedih hanya karena ulahnya.

Setelah melalui beberapa waktu perjalanan, akhirnya helikopter pribadi Morgan telah mendarat di sebuah lapangan di samping kantor miliknya. Ketiga pria itu keluar dari dalam helikopter dan bergegas masuk ke dalam kantor.

Semua mata memandang kedatangan tiga pria itu, banyak wanita memandang penuh kagum akan ketampanan yang dimiliki Rivaldo dan Nathan, mereka benar-benar bagaikan keindahan dunia, menjadi bahan cucian mata setiap wanita.

“Ganteng banget.”

“Duh, laki gue.”

“Suami gue lewat.”

Ketiga pria itu bisa mendengar semua ucapan para karyawan wanita yang berada di lobi kantor. Morgan hanya terkekeh kecil, dan Rivaldo hanya tersenyum miring, sedangkan Nathan ia seperti layaknya seorang Aktor yang mengibaskan tangannya seperti menyapa para fans.

“Saya harap kalian akan berkumpul di ruang rapat dalam waktu lima menit lagi, terlambat sedikit saja, saya akan memotong gaji kalian bulan ini, paham!” Morgan terlihat tegas mengatakan setiap kalimat yang ia lontarkan.

“Baik, Pak.” Karyawan itu membungkukan badannya memberi hormat kepada beberapa pria yang ada di hadapan mereka.

Setelah mengatakan itu, Morgan membawa Rivaldo bersama Nathan menuju ruang rapat. Karena ia akan segera memberitahukan kepada seluruh karyawan bahwa pemimpin kantor akan digantikan oleh Rivaldo.

Lima menit kemudian.

Seluruh staf kantor telah berkumpul di sebuah ruang rapat. Morgan masih menunggu kedatangan salah satu orang, yaitu Naina—sekretaris pribadinya.

“Di mana Naina?” Morgan bertanya dengan tegas.

“Naina masih di dalam perjalanan, Pak. Sekitar dua menit lagi akan sampai,” jawab salah satu karyawan dengan sopan.

“Pak!” seru Naina dengan nafas memburu di depan pintu.

“Masuk!” perintah Morgan menyuruh gadis itu masuk ke dalam ruangan.

Naina mendudukan dirinya di samping Nathan, ia pun merasa aneh, siapa dua laki-laki asing ini?

“Baiklah, karena semua staf sudah berkumpul di sini, saya akan membicarakan satu hal penting. Saya sebagai pemimpin kantor ini, mengundurkan diri menjadi Direktur Utama di sini, dan akan digantikan oleh Rivaldo. Nama kantor ini juga akan berubah menjadi RD Group.” Morgan memperkenalkan Rivaldo kepada seluruh karyawannya.

“Kenapa Bapak mengundurkan diri, Pak?” Naina mengeluarkan suaranya bertanya.

“Soal itu, tidak perlu ditanyakan, kalian paham, ‘kan?” Morgan menegaskan kalimatnya. “Perkenalkan dirimu, Val. Semua orang mungkin telah penasaran akan dirimu.”

“Saya Rivaldo, saya akan menggantikan posisi Morgan untuk meneruskan perusahaan ini, saya harap kita akan bisa bekerja sama di kantor ini, terima kasih.” Rivaldo tersenyum ramah, lalu ia kembali duduk di samping Morgan.

“Salam kenal, Bapak. Selamat datang di kantor ini, semoga kita sama-sama bisa bekerja sama di sini.” Naina mewakilkan seluruh karyawan di sana.

“Salam kenal juga buat semuanya, saya harap kita bisa bekerja sama.” Rivaldo menegaskan kalimatnya dan ia pun tersenyum.

“Oke, hanya itu saja yang ingin saya sampaikan kepada kalian. Silakan kembali bekerja!” perintah Morgan, seluruh staf segera meninggalkan ruangan.

“Rivaldo, apakah kau masih ingin menutupi identitas aslimu?” Morgan memastikan kembali, apakah pria itu benar-benar akan menutup indentitas aslinya. Tapi sampai kapan?

“Ya, aku akan menutup semua identitasku sampai satu orang pun tidak mengenaliku, kecuali kau, Nathan dan—” Rivaldo terhenti berbicara.

“Dan siapa, Boss?” cela Nathan memotong pembicaraan Rivaldo, ia sungguh penasaran dengan apa yang disembunyikan Rivaldo darinya. Selama ini, pria itu begitu terbuka dengannya.

“Tidak ada.” Rivaldo memainkan alisnya, ia tersenyum jahil menatap Nathan—yang super kepo itu.

“Ada yang tidak beres, kau menyembunyikan sesuatu dariku, Boss!” Nathan bersih keras ingin tahu.

“Tidak ada, Nathan. Berhentilah seperti anak kecil.” Rivaldo tertawa kecil, melihat kelakuan sahabatnya itu.

1
Sarifah Nur Ain Nabila
Luar biasa
linda dwi
sabar ya Nathan. semoga kamu segera dipertemukan jodohmu
Alexander Aditya
buka kaa
Alexander Aditya
tolong buka
Ermakusmini
endingnya nggak seru
Arik Kristinawati
lebay nisanya....hrus tya dulu...sdh dksih tau sblumnya klo prnah dkianatin wnita...cerita ksini2 kok mcem ikan terbang yg brltar belakang indonesia mles...hrusnya judulnya "bos mafia katrok"
Arik Kristinawati
mafia apaan gak canggih....mosok hri gini msih prcya ae sma org walo trdekat....pke alat canggih kah dah zaman digital modern...hrusnya kyak 007 tu dr bju...jam...bolpoin mobil smua dsh cggih
Arik Kristinawati
iya ni walo dkjar bab akan hbis...tpi msuk akal dikitlah....2...3...hari btmu lgsung jtuh cinta....5 jam operasi dg kondisi luka dlm n parah....lgsung smbuh bisa merkit bom lgi....hdeh2...hrusnya bilang be2rp mggu kmudian gitu loo
Arik Kristinawati
la lucu g tau mo kmna....harta uang smua g ada...trus gmna mo sukses..hrusnya cari kja dulu jdi apa kek apa....ini ni org lihat sja su fa suka...kcuali pya tbungan....atm...bisalah mrintis heii aduh2...crita2 walo kayal tpi yg msuk akal dikitlah
Arik Kristinawati
iya ni hrusnya tetap pggil ya nona....tuan...kan g saling...nama bule semua...tiba2 k indonesia fasih bhsanya...denisa kyle...kan bule...nyasar kali ya...kalo orng bule hrusnya critanya jga kbarat2an lah...walo nti tggalnya d desa..
Arik Kristinawati
hrusnya d obatin k luar negeri bilang kya rsya kn g mustahil tggal opersi trus....u smntara biar bilang klo rival ada utusan mndadk yg urgen gitu knpa...ato jgn2 bukn ank kndung nih....lgisn u makn minum n sgla kmewahan rival yg kja krras kou ortunya adik tggal nikmatin sja hadeehh2 ...🤔
Arik Kristinawati
iya g msuk skal fisik ank sdiri kn bisa diketshui...dr suara...rambt...tlpon to ke nathan...cek gobloknya ortunya jga tjorrnya...cari cerita yg msuk akal dikitlah...
Arik Kristinawati
thorr jga bingung kayaknya buat crita spya nyambung....soalnya hya sdkit sja yg conec dr bab ke bab...lainnya aammburraaduuull
Arik Kristinawati
kpan brtemu trus mnolong trus jtuh hati...bertele2 kalo g bisa crita mafia stoplah thorr bikin puyeng yg bca
Arik Kristinawati
kok nathan baru antar denisa trus krumah rival....sbnarnya ini ni hidup dmna sih crita kom sak suka2 sdiri asal nuliskn sesuai dg pikirannya tpi g nyambung
Arik Kristinawati
mafia kok goblok...hrusnya rivaldo sllu psang mata2 ini ni...dkadalin sma lcur gmpang...gak da bengis2nya....
Atik Sunarti
gk jelas aja...seharusnya terungkap dulu kejadiannya bukn langsung dor mati. capek2 baca ujung2nya hemmm jdi kecewa
Kamsiyah
loh,,,knpa kenzo mati gak seru,,,seharus nya helen tau ape pnyebab org tua nya di bnuh dn knpa dia hrus tgl bersama ayah angkat nya,,kewa sdri awal crits nya bgus wlau gk prnah komen kita tpi d ahir kcwa
Racan Ok
lanjut thort
Widia Aja
Author,
Kala bener Rivaldo seorang Mafia, dia akan menugaskan anak buah nya utk membuntuti dan melaporkan setiap gerak gerik nya Viona, melaporkan segala rencana buruknya...
Tapi Rivaldo bukan Mafia, cuma pedagang senjata aja...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!