NovelToon NovelToon
Penghujung Cinta

Penghujung Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:220.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Akhwat Uyee

"Cinta kerap datang tanpa memberi aba-aba pada otak agar mengerti. Terkadang ia hadir menyelinap ke dalam hati dan menetap. Tanpa di sadari cinta telah bersemayam di dalam lubuk hati."-- Fakhri

"Terkadang cinta datang namun harus pergi. Dan terkadang kita yang harus pergi meninggalkannya."-- Tania



Penghujung cinta dari setiap insan memiliki jalan yang berbeda untuk sampai ke titik sebuah penyatuan cinta.

Dan tak ada satu insan pun yang tahu bagaimanakah akhir dari penghujung cintanya? Mendapatkan atau malah harus meninggalkannya.

Lalu bagaimana dengan cinta Tania? Apakah ia dapat menemui akhir dari cintanya. Bagaimana kisahnya? Pantengin aja cerita ini.


*Selamat membaca dan jangan lupa like, komen yang bijak untuk perbaikan author sendiri dan vote ya teman-teman!*
Terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akhwat Uyee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33# Change it Syela!

"Hadeh. Yang nelpon siapa yang matikan siapa?" Tania mendengus kesal. Namun tambah kesal saat ia menyadari ia hanya sendirian di kamar karena Nadia sudah kabur duluan ke bawah.

Tania turun ke bawah dan makan bersama dengan Mamanya dan Nadia.

"Tante, Tania sudah punya calon suami lho." ucap Nadia sambil senyum-senyum.

"O iya. Siapa, Nad? Kok Tania ngga cerita?" Mamanya memandang Tania.

"Enak aja kalau kamu bilang, Nad!" Tania menonyor kepala Nadia yang duduk di sampingnya. "Enggak, Ma. Nadia mah suka ngaco deh." kilah Tania. "Sekali lagi kamu rusuh. Kupastiin kamu get out dari rumahku!" ancam Tania sambil tertawa.

"Ampun Nyonya Ratu Tania." Nadia menakupkan kedua tangannya didepan mukannya. "Janji nggak nakal lagi." jawab Nadia yang di sambut gelak tawa dari Tania dan Mamanya.

Seusai menyantap makan malam, Tania dan Nadia duduk di balkon sambil menikmati cahaya rembulan di malam hari, ditemani coklat panas dan snack ringan yang ada di stok lemari camilannya.

"Aku lihat di postingan Rehan kok banyak foto kalian berdua sih?"

"Lho di mana?"

"Di Instagram Rehanlah." Nadia memutar bola matanya.

"Ya, kali aja di facebook kan."

"Tapi serius ni, kalian pacaran ya?" tanya Nadia yang mendekatkan wajahnya pada Tania.

"Ih apaan sih. Ya enggaklah. Aku tuh cuman temanan aja. Kan aku dah cerita kan?"

"Tapi foto-foto kalian itu kaya pasangan yang bahagia lho!"

"Ih apaan sih. Udah ah aku mau tidur aja. Kamu tanya malah aneh-aneh sih." Tania sudah berdiri namun tangannya masih di pegang oleh Nadia.

"Iya, iya. Aku nggak tanya aneh-aneh lagi kok. Duduk sini dulu. Trus kita minum deh coklat hangatnya." Nadia menari lengan Tania sampai Tania benar-benar duduk.

"Eh, Kak Mario kemana?" Nadia langsung bertanya to the point kepada Tania yang sedang meminum coklatnya.

Uhuk. Tania tersedak.

"Bentar-bentar, aku ambilin air mineral dulu." Nadia berlari menuju lemari penyimpanan di kamar Tania untuk mengambil sebotol air putih. Meninggalkan Tania yang masih duduk dengan terbatuk-batuk.

"Nih minum." Nadia langsung menyodorkan botol minuman kepada Tania yang telah ia buka terlebih dahulu.

"Makasih ya, Nad. Ini udah baikan kok." ucap Tania setelah minum.

"Kamu kenapa? Kok kaya kaget pas aku bahas Kak Mario! Ada sesuatu antara kalian ya?" tunjuk Nadia dengan mata menyelidik.

"Nggak papa kok, aku cuma jadi hampir lupa aja sama dia. Dia pindah sekolah di Batam sana." Tania menunduk. "Dia kesini kalau waktu liburan aja."

"Lho kenapa Kak Mario mendadak pindah? Dia kan nggak ada kasus di sekolah!" Nadia mencoba mengingat sambil mengetuk-ngetuk keningnya dengan jari telunjuknya.

"Ini keputusan dari Papa. Dan ini nggak bisa di ganggu gugat. Jadinya Kak Mario nurut aja." Tania berjalan meninggalkan balkon menuju kamarnya.

"Eh tunggu, masa udah ngantuk sih jam segini?" Nadia membuntuti Tania, "Kamu kan anak kandung papa kamu, masa kamu nggak di kasih alasan yang logis sih!"

"Palingan urusan bisnis Papaku yang ada di sana."

"Jadi papa kamu pindah juga?" Nadia semakin mendekat pada Tania.

"Eh selow donk, nggak usah deket banget juga. Kaya ada yang mata-matain kita aja." Tania tertawa.

"Habisnya kamu bikin aku penasaran banget soal Kak Mario."

"Gini deh. Aku tuh males banget harus berkomunikasi sama Papaku sendiri. Jadi aku malas bertanya panjang kali lebar." jelas Tania yang kini merebahkan tubuhnya di kasur.

"Eh jangan tidur dulu donk, masih banyak yang pengen aku tanyain nih."

"Cepetan, sebelum aku tidur nih! Besok mau sekolah, nanti takut kesiangan." ucap Tania.

"Antara kamu dan Kak Mario nggak ada hubungan sesuatu kan? Aku sempat curiga kalau Kak Mario itu suka kamu. Ya, memang kamu adeknya. Tapi tatapan dia itu kaya bukan adek tau!" ucap Nadia sambil menyenggol tangan Tania.

"Eh, cepet bener dah kamu tidurnya. Jadi aku ngomong sendiri gitu!" Nadia menepuk jidatnya karena Tania sudah memejamkan matanya, kemudian berbaring di samping Tania.

"Maaf, Nad. Aku nggak bisa jawab pertanyaan kamu. Biar ini jadi rahasia aja. Semoga kamu nggak pernah tahu akan hal ini." Tania membatin dalam hatinya sembari memejamkan matanya.

Tania tak benar-benar terlelap. Ia hanya ingin menghindar dari pertanyaan Nadia.

Pagi itu Tania dan Nadia berangkat bersama di antar oleh Pak Korim hingga depan gerbang sekolah.

Nadia dan Tania pun berjalan menuju kelas bersama. Tania mendapati sosok yang tak asing sedang duduk di bangkunya.

"Dia ngapain disitu?" batin Tania.

"Hay Rehan!" Nadia melambaikan tangan pada Rehan, dan Rehan hanya tersenyum.

"Oma aku buatin kamu sweater. Semoga kamu suka ya!" Rehan mengulurkan kotak berwarna pink dengan pita putih.

"Terimakasih." ucap Tania sembari tersenyum.

Rehan tersenyum lalu pamit pergi ke kelasnya.

"Ciee.. Kayanya ada yang dapet lampu ijo nih." ledek Nadia sambil menyenggol pundak Tania.

"Emang kamu pikir kita lagi di lampu merah." Tania pun duduk di kursinya dan membuka isinya.

"Ya enggak. Tapi Oma..." Nadia terhenti ketika melihat isi dari kotak tersebut, "Masyaa allah, cantik banget sweaternya, Tania. Omanya Rehan tau banget sih selera kamu. Kamu beruntung banget bisa kenal sama neneknya Rehan."

"Biasa aja kok, Nad. Dia kan teman nenekku, jadi wajar saja kalau dia baik denganku. Kalau soal kesukaaanku, hampir semua cewek kan suka character hello kitty, Nad."

"Iya sih. Tapi apa jangan-jangan kalian itu di jodohin?"

"Ih. Kamu makin ngawur deh. Mana ada kaya gitu di jaman sekarang Nadia!"

"Ya, siapa tau aja kan." Nadia tertawa.

Brak. Suara pintu kelas di banting dengan cukup kuat ke dinding. Tiba-tiba Syela datang bersama Liona dan Merci.

"Eh kamu kenapa sih suka cari gara-gara!" ucap Syela dengan berkacak pinggang. Namun Tania diam saja. Ia melipat sweater dengan tenang.

"Kamu punya telinga nggak?" Syela menarik jilbab depan Tania, hingga Tania terpaksa berdiri.

"Menurut kamu aku sering komunikasi sama orang itu kalau dengernya nggak pakai telinga trus pake apa?" ucap Tania santai.

Syela langsung memerah, ia sangat kesal dengan ucapan Tania. Syela langsung ingin menampar Tania. Namun dengan cepat Tania menangkap tangan Syela dan memutar badan Syela.

Liona dan Merci langsung mendekat ingin membantu Syela, "Stop! Liona! Merci, kalian nggak mau kan kalau Syela ini kaya anak manja yang apa-apa harus di tolong. Jadi please kalian diem aja disitu. Aku nggak akan bikin Syela kenapa-kenapa." ucap Tania dengan tenang.

"Lepasin nggak!" bentak Syela.

"Kalau nggak kenapa?" jawab Tania dengan sedikit pelan. Dan terlihat Syela sedikit ketakutan.

"Udah, Tan. Lepasin aja dia. Nggak enak kalau di lihat yang lain." ucap Nadia sedikit panik karena sebentar lagi bel masuk.

"Nggak. Biar teman-teman tahu kalau yang semena-mena itu suatu hari juga akan dapat balasannya. Biar teman-teman nggak ada yang kaya dia lagi. Aku cuma pengen kamu berubah, Syel." ucap Tania.

Teman-teman yang masuk hanya terdiam melihat aksi Tania. Sebelumnya mereka takut dengan Syela dan Nadia. Tapi Nadia telah berubah saat bersahabat dengan Tania. Namun Syela tetap menujukkan ekspresi tidak sukanya pada Tania.

"Tania! Syela apa-apaan ini?" ucap Pak Burhan di depan pintu kelas.

1
anotherbyl
Suka... Beneran suka👍👍👍Asik ceritanya😁😁
anotherbyl: Sama sama
total 5 replies
anotherbyl
Iseng-iseng klik... dan kayaknya aku suka deh😁😁😁 Terus tulisannya juga rapi (sudah direvisi kata author nya)
anotherbyl: Sama-sama
Mangatsss slalu!!
total 2 replies
lily💫
terhura sampe kebawa perasaan😂
u͎y͎e͎e͎: wah. gak nyangka ada yg sampe terhura.. aku jadi tersandung. 😅
total 1 replies
lily💫
kenapa jdi sad ending kk 😭
jujur sih ni novel yg ke 2 aku baca yg jdi favorit ku jga
u͎y͎e͎e͎: makasih ya. gak papa sad ending sesekali.. hhe
total 1 replies
lily💫
baca dari eps satu hehe 😅 asik novel ny Thor oh y Thor boleh follback Kim gak?😃
u͎y͎e͎e͎: semoga suka ya sama ceritanya😊

oke udah di folback.
total 1 replies
lily💫
sudah di bomlike hehe 😅
jangan lupa dengerin audio ny ya soalnya aku yg dubiing 😊
maaf jika suara nya agak gak jelas

terimakasih
lily💫: iya kk hehe maaf kan suara ku ya kak yg GK jelas dan terlalu ke suara anak " kalo di blng Krn ni pertama x ny hehe 😅 oh ya boleh masuk ke grup ny GK hehe😅 mau nambah temen
total 2 replies
아메에라 림즈
Modus marketingnya boleh juga nih 🤣🤣
Anaz_saaaa
Squeelnya judulnya apa kak?
Anaz_saaaa: apk apa kak?
total 1 replies
Heni Setiowati
thor tambah extra part karena nsh gantung tu apa yg ditulis tania wktu di RS blm di jelasin
u͎y͎e͎e͎: mkasih kak udah mau ngepoin.. sabar ya kak, insyaa allah bakal ada extra part kalau ada yang minta😊😊😊
total 1 replies
🎯Pak Guru📝📶
like n komen

mampir ya....

PENDEKAR TAK PERNAH KALAH
Kim nafisa
ih aku jadi tertarik dehhh
u͎y͎e͎e͎: mksih kak
total 1 replies
Fuck Sugar
Akhirnya 😍😍 Kuy gulung tikar ke sebelah 😍😍
u͎y͎e͎e͎: dah lama kelar yang ini😅😅
total 2 replies
Rozh
Pagi Thor💖
semangat terus ya nulisnya 💪 semoga ide-ide nya selalu dapat🤗

Mampir juga ya di novelku "Suami Dadakan" makasih💖

Salam dari kisah danau hijau buatan kakek
Sugianti Bisri
suka♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
u͎y͎e͎e͎: keknya kita ketemu di lapak sebelah deh kak... hhe
total 1 replies
Desiree Van
Aku mampir lagi kak, yuk feedback.

Salam dari "Pacaran Setelah Menikah "Halal)"

Terima kasih. 🤗
Liska
Like❤❤❤
Sugianti Bisri
hadir
Yana Picisan
sudah❤
Yana Picisan
like yang tertinggal kak❤👍
Yana Picisan
Semangat kak❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!