Adinda setelah menikah ternyata, merasakan hidup serba kekurangan ekonomi dan harus berhemat demi bisa memenuhi kebutuhannya, Adinda yang kesal hidup susah membuat Adinda merencanakan deketin suami sahabatnya yang bisa memberikan kehidupan yang layak untuk sahabatnya, akankah perjalanan Adinda merebut suami sahabatnya berjalan dengan lancar tanpa ketahuan suaminya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
Evan yang sudah tahu suaminya Adinda, tidak menyangka melihat Darwin temani Malika client yang akan membangun rumah impiannya bersama calon istrinya.
"Laki-laki itu supir anda Bu Malika?" tanya Evan saat melihat Darwin yang lagi duduk disamping mobil nya Malika.
"Memangnya kenapa iya?" tanya Malika menatap Evan, yang sepertinya kepo dengan keberadaan Darwin.
"Maaf saya cuman tanya saja, kalo supir anda lebih baik tunggu didalam saja karena cuaca mendung takutnya hujan." lanjut Evan yang berusaha tidak membuat Malika curiga dengan pertanyaannya.
"Dia pacar saya, dia sendiri yang mau menunggu saya di mobil. Oh iya apa ada yang mau ditambah soal desain rumah anda ini?" tanya Malika mengalihkan pembicaraan, supaya tidak bahas Darwin lagi.
"Parah sekali Darwin, deketin Malika pasti karena duitnya dasar laki-laki payah mau hidup enak tapi malas kerja halal!" batin Evan dengan kesal, karena Darwin sama sekali tidak mau kerja halal demi memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Tidak usah ada tambahan apapun Bu, saya cukup puas dengan desain rumah yang anda buat." lanjut Evan yang mengerti, Malika berusaha untuk tidak bahas soal Darwin lagi.
Evan langsung jalan masuk kedalam bangunan, rumah yang dibuat desainnya oleh Malika dan Evan tidak menyangka client nya adalah simpanannya Darwin suaminya Adinda.
**
Indra anterin Adinda sampai depan salon, membuat Adinda senang sekali karena sudah dianterin jauh-jauh dan juga dianterin sampai depan salon segala.
"Selamat bekerja sayang, nanti malam aku jemput iya sayang." ucap Indra sambil pegang tangannya Adinda.
"Sayangnya aku juga, semangat kerja iya sayang dan ingat kalo merasa capek langsung tidur jangan terusin pekerjaan karena kondisi fisik yang sudah kelelahan butuh istirahat sayang jangan dipaksakan iya!" perintah Adinda yang tidak mau Indra kurang istirahat, apa lagi Indra sudah jauh-jauh anterin ke tempat kerjanya pasti sangat lelah menempuh perjalanan jauh.
"Pasti sayangnya aku tenang saja, aku akan banyak istirahat supaya tidak sakit karena kalo sakit pasti tidak akan bebas ketemu kan sayang." lanjut Indra merasa senang, diperhatikan sama Adinda.
Indra mencium keningnya Adinda, sebelum pamit ke kantor karena harus segera ke kantor karena sudah banyak pekerjaan yang menunggu.
**
Susi kalo tidak ingat janji dengan Indra, pasti sekarang kode-kodein Helena tentang kesibukan Indra yang lebih sering pulang malam dan sering berangkat kerja lebih pagi.
Susi pangku Melati yang tidur lelap dalam pangkuannya, karena Helena bawa mobil sendiri tidak bawa supir sama sekali.
"Kita beli makanan buat Adinda iya, supaya kita di salon bisa makan bareng dan kamu temani Melati main di timezenoe dan permainan anak lainnya, supaya tidak bosan lama-lama di Mall!" perintah Helena melihat Susi, yang mau pangku anaknya.
"Beres Nyonya, oh iya di salon kita memangnya berapa jam Nyonya?" tanya Susi penasaran.
"Mau nya sih sampai malam, tapi lihat kondisinya nanti saja deh, kalo tidak bisa iya sore kita pulang." lanjut Helena yang tidak mau, memaksakan kondisi jika anaknya sudah tidak betah.
"Oh seperti itu iya Nyonya, baik lah saya ikutin saja selama apapun Nyonya di Mall.
Susi penasaran Adinda pulang bareng siapa dan tidak berani, minta Helena sampai tengah malam di Mall cuman ingin melihat Adinda pulang bareng Indra atau tidak, apa lagi kalo Indra tahu Susi yang minta bisa-bisa langsung dipecat dan sirna sudah pemberian tambahan dari Indra karena mau menjaga rahasianya.
**
Evan setelah ketemu dengan Malika langsung telepon Indra, Evan langsung keluarin handphone nya dan langsung hubungin Indra dan kasih tahu apa yang dilihatnya.
"Indra apa kamu tahu suaminya Adinda sudah kerja?" tanya Evan saat saluran telefon terhubung.
"Sudah tahu karena saya suruh orang, ikutin Darwin pergi dan memangnya kenapa Evan?" tanya Indra diseberang telefon.
"Client yang bangun rumah yang saya inginkan, ternyata selingkuhan suaminya Adinda dan apa rencana kamu tahu rahasia ini?" tanya Evan, yang tidak menyangka Indra tahu duluan tanpa sepengetahuannya.
"Biarkan saja dulu, biarin Darwin kasih nafkah untuk Adinda iya beberapa bulan lah dia menikmati kaya mendadak, setelah itu baru saya ajak Adinda seolah-olah tidak sengaja ketemu Darwin dan mereka pasti akan bercerai, saya ingin merebut Adinda dari tangan laki-laki payah seperti Darwin karena saya mulai mencintai Adinda dan juga mau mempertahankan rumah tangga bersama Helena." penjelasan Indra yang kasih tahu rencananya, Indra tidak akan mau lama-lama berbagi dengan Darwin.
"Rencana yang gila sih, tapi baik lah saya akan turutin rencana kamu Indra selama itu baik untuk kamu." lanjut Evan tidak menyangka, Indra mau melanjutkan hubungan terlarangnya sampai ke jenjang pernikahan.
Evan tidak bisa membayangkan hancurnya perasaan Helena saat tahu suaminya selingkuh dengan sahabatnya sendiri dan Evan tidak bisa membayangkan hancurnya perasaan Adinda saat tahu suaminya jadi berondong demi bisa memberikan nafkah untuk Adinda dan mau kaya mendadak bersama Adinda.
Setelah baca jangan lupa like dan klik love nya iya semuanya, terimakasih yang sudah mampir.
maaf novel ini buruk tdk recommend banget buat di Baca.
sekarang juga bgitu mungkin penulise dendam dng istri sah mkne setiap bikin cerita selalu pelakor yg di unggul kan 😂
mengharap karma adinda kayak nya dah gk mungkin krn penulis selalu membela nya dan selalu mmeberi hidup bahagia.
contoh pelakor sukses para Kaum muda Monggo di tiru tingkah adinda jd pelakor tanp dpt karma seperti yg di contoh kan penulis, Lama Lama jd ilfil
pdhl part istri sah dulu smp kejam lo di tinggal selengkuh ma Indra sedang part Indra dan dinda karma nya cm gitu Tok 👎 pdhl pingin nya Indra smp mlarat biar gk dpt melati trus adinda gk lumpuh total seumur hidup.
Indra gak berhentinya kerjain Adinda mantan istri yang pembawa sial bagi hidupnya
semoga usaha Indra gk berhasil Dan hutang bank jatuh tempo.
pokok nya Indra Dan Evan serta adinda hrs jd gembel.