NovelToon NovelToon
Extraordinary Love

Extraordinary Love

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta Beda Dunia / Elf / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:57.1k
Nilai: 5
Nama Author: Delima Rhujiwati

Putri Amatheia tidak pernah menduga akan bertemu dengan laki-laki yang bukan dari bangsanya, makhluk aneh dengan segala kekurangan yang ia dapati.
Pertemuan itu membuahkan cinta dan keserakahan dua manusia beda alam.
Sedangkan nyawa sang Raja berada dalam tanggung jawabnya, dengan menerima pinangan musuh sejati kaum ikan duyung, yang telah berusaha memporak porandakan kerajaan yang seharusnya menjadi kekuasaan Putri Amatheia sebagai putri mahkota.
Filghofin Orlando lelaki pendiam itu harus menelan pil pahit, ketika di hadapkan dengan permasalahan yang tidak pernah ia sadari, penduduk desa yang melakukan pembunuhan berencana untuknya, karena di yakini sebagai pemuda pembawa sial, karena hasil pernikahan terlarang dengan bangsa penghuni pegunungan Gordon, dan membuatnya terdampar di pulau antah-berantah dan mengharuskan dia memasuki tempat yang bukan dunianya.
Atas nama hati dan cinta. akan kah cinta mampu membawa keserakahan menjadi keikhlasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delima Rhujiwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Satu-satunya jalan menuju kastil Lazurod tanpa melewati laut merah adalah, melalui telaga hunian.

Jalan pintas yang sengaja Truna buat untuk melarikan diri dari kerja paksa oleh kaum hiu, pada waktu itu.

Lorong sempit dengan ventilasi yang kecil, hanya mampu untuk dilewati oleh satu tubuh ukuran orang dewasa, perlahan-lahan putri Amatheia dan Filghofin berjalan merayap, sinar dari hijau zamrud kalung yang di kenakan Filghofin sebagai penerangan mereka, aroma lumut menyeruak pada indera penciuman mereka.

Putri Amatheia berjalan di belakang Filghofin, dan sesekali tangan Filghofin memegang pergelangan tangan putri Amatheia, bergandengan.

Senyum manis itu selalu menghiasi bibir indah putri Amatheia, bunga-bunga kecil yang merekah serasa bertaburan di sekelilingnya.

"Ghofin... Kalau aku kalah apa yang akan kau lakukan?" Putri Amatheia bertanya konyol sembari membuang rasa jenuh.

"Tidak mungkin!" Jawab Filghofin enteng, sambil terus berjalan.

"Kalau usiaku genap seribu tujuh purnama, lalu pangeran Sharklys akan menjadikan diriku sebagai putri di kastilnya dan menikahiku apakah kau akan diam saja?" Kali ini pertanyaan putri Amatheia beranda putus asa.

Filghofin menghentikan langkahnya, lalu membalikkan tubuhnya menghadap ke arah putri Amatheia. "Percayalah! Rasa hati tidak bisa berkata dusta, kita akan meraih kemenangan bersama, dan itu pasti!"

'Apakah ini yang namanya cinta? Lalu, bagaimana dengan bangsa kami yang berbeda? Haruskah satu diantara kami harus berkorban kembali?' langkah putri Amatheia menjadi tidak fokus, ia kembali teringat pustaka yang pernah ia pelajari dan semua nasehat dari perdana menteri Leonard, tentang perjalanan , perjuangan dan keikhlasan.

Duhhh.... Aakhhh...

Tubuh putri Amatheia menabrak dada bidang Filghofin, yang secara tiba-tiba membalikkan badannya.

"Hah...apa yang terjadi? Ada apa?" Putri Amatheia bersiap-siap melancarkan serangan baliknya.

Sunyi sesaat, hanya tatapan mata mereka yang beradu memberikan rasa yang sulit untuk mereka cerna.

"Amatheia... Hidupku hampir saja mati dalam gulungan ombak, dan kau gigih menyelamatkan diriku, tidak pernah aku duga kita akan bertemu dalam putaran permasalahan yang hampir sama,"

"ayahku sebagai tawanan pangeran Sharklys, dan kutukan terjadi dimana-mana, masyarakat yang tidak tau menahu menjadi sasaran." ingatan Filghofin kembali pada masa-masa ketika dia dan ibunya pernah hidup bermasyarakat dengan manusia seutuhnya di suatu wilayah, dan itu hanya sebagai kenangan kenangan saja sekarang.

Putri Amatheia menikmati genggaman tangan dingin Filghofin, lalu malu-malu ia menundukkan kepalanya.

"Itu sudah menjadi kewajiban kita untuk saling menyelamatkan satu sama lain," kilah putri Amatheia menghindari tatapan mata Filghofin yang semakin menusuk dalam hatinya dengan rasa yang sulit ia mengerti.

"Kita akan pulang dengan kemenangan, lalu..." Filghofin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, tersenyum menatap putri Amatheia yang kini membalas tatapan mata Filghofin, menanti kata-kata yang terhenti.

"Didalam pertemuan ini harusnya kita saling bersyukur, walaupun nyatanya perjalanan kita penuh rintangan dan nyawa kita sebagai taruhannya."

Putri Amatheia sepatah katapun tidak menjawab semua kata-kata Filghofin, ia menjadi pendengar setia dan menunggu kelanjutan kata-katanya, namun semua kata-kata Filghofin hanya menggantung dengan maksud tertentu.

"Amatheia, aku... Mencintaimu!" Tiga patah kata yang mampu membungkam seluruh rasa mereka berdua.

"Kau akan melawan pangeran kegelapan," putri Amatheia menimpali ucapan Filghofin.

"Itu pasti!"

"Kau akan bergulat kekuatan dengannya,"

"Ya! itu jelas! dan aku yang akan membawamu kembali pada kesejahteraan." kembali Filghofin menjawabnya dengan enteng.

Suasana dalam lorong yang sempit itu menjadi sunyi, hanya suara angin dalam air yang mendesir pelan.

"Kekuatanmu dan kekuatanku akan menyatu dan membawa sebuah kemenangan untuk kita semua, di laut maupun di darat. Kita akan meraih bersama!" Suara Filghofin menyakinkan putri Amatheia, bahwa kemenangan akan mereka raih.

Suasana kembali hening, "yuk, kita lanjut!"

Mereka kembali melanjutkan perjalanan, semakin ke dalam lorong semakin sempit, keraguan semakin menghantui putri Amatheia akan kata-kata Truna. Kebimbangan melumpuhkan sebagian dari semangat putri Amatheia.

Hingga pada sisi lorong yang semakin sempit, tiba-tiba terdengar suara riuh riak gelombang yang semakin dekat semakin jelas, buih-buih udara memberikan hawa yang lebih leluasa.

"Filghofin, apakah kita tersesat? Menurutmu tuan Truna akan menjerumuskan kita dan akan mati pelan pelan disini, begitu?"

Putri Amatheia yang masih meragukan arahan dari tuan Truna, akan membawa mereka dalam kesesatan jalan menuju kastil Lazurod.

"Yakinlah! Kita akan sampai di sana , ssttt... Jangan berisik, ada penjaga yang sedang lewat!" Tangan Filghofin menarik putri Amatheia untuk menundukkan kepalanya.

Putri Amatheia refleks membenamkan kepalanya ke dada bidang Filghofin. Pertama kali putri Amatheia berada dalam sebuah pelukan dari lawan jenisnya, dan ini sangat indah degup jantung Filghofin, sesaat membawa ia sedikit melupakan situasi yang tidak nyaman sebelumnya.

Dua sosok pengawal melintas pelan dengan membawa tombak panjang di tangan mereka, wajah yang kaku dan mengerikan dengan tubuh yang tegap dan kokoh.

"Amatheia, tuan Truna berkata dengan jujur, bahwa ini adalah jalan menuju dasar kastil Lazurod, yakinlah."

Filghofin segera menarik tangan putri Amatheia lagi, setelah merasa kondisi sekitarnya aman tanpa penjagaan lagi. Mereka melangkah perlahan menyeberang sisi lorong, ia mempertajam pandangan matanya mengarah luruh kedepan.

"Ghofin.. lihat itu!" Seru putri Amatheia sambil menunjuk ke arah benda yang membuatnya mengingat kembali pesan tuan Truna.

"Kita sudah sampai di penghujung lorong, berhati-hatilah! Tidak menutup kemungkinan akan terdapat banyak jebakan di depan."

🐬🐬🐬🐬🐬🐬🐬

Penghujung lorong yang penuh dengan ranjau dan jebakan. Bagaimana perjalanan mereka? ikuti chapter selanjutnya, jangan lupa like dan komen mendukung 😘

To be continued 😉.

Salam Sayang Selalu By RR 😘

1
Keyboard Harapan
Kebawa baper, akhirnya mereka bersatu. Aku menitikan air mata bahagia untuk mereka.
Keyboard Harapan
Cailaniku akhirnya datang juga, aku tetap setia menantimu😘
Keyboard Harapan
semangat kakka
varahmavah
selamat ya pangeran caillani dan putri galene akhirnya menikah juga setelah perjuangan pangeran caillani mendapatkan putri galene..🥰
Keyboard Harapan
Carlotte😡😡😡
Keyboard Harapan
semoga mawar merah tetep bisa memberi semangat
varahmavah
David kemana kok gak ikut mengantar nona Charlotte ke pantai koleacinder..🤨
varahmavah
sesekali boleh lah Putri amatheia jalan² ke kota Bavaria tapi bukan buat tinggal karena bagaimana pun kehidupanmu memang di dasar laut..🥰
varahmavah
para siluman ya yg menghuni di mansion nona Charlotte..🙄
varahmavah
turuti saja apa kata bargibanti itu David kembali ke tempat tinggal mu nanti bargibanti akan membantumu menstabilkan keadaan jiwa nona Charlotte..
varahmavah
kok sama ya dg sebelumnya..🙄
ʀɦʊ¢ɦǟռ: maafkan saya kak 🙏🙏

saya yang error, saya up ya baru lagi dan ini saya hapus 🙏
total 1 replies
varahmavah
perang lagi kali ini dg pasukan militer..😤
varahmavah
bakal seru nih Lauren atraksi dg hiu..😳
Keyboard Harapan
Cepet sembuh Cailani, aku padamu🤧🤧🤧
🕊️❦Teteh🕊️Reyna༂🕊️
Semangat terus berkarya yah neng rhuji 😊
ʀɦʊ¢ɦǟռ: makasih akak 😘
total 1 replies
varahmavah
sirkus putri duyung yg manusia pakai kostum aja itu sudah ramai apalagi bila putri duyung beneran..🤗
Keyboard Harapan
Carlote perlu di basmi pakai peditok🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
ayo Lauren jangan mau kalah sama Carlote💪💪💪🤭
Keyboard Harapan
akan banyak sisik bertebatan 🤣🤣🤣
Keyboard Harapan
kok aku ngakak baca yg ini kak, berarti Cailani ikut menikmati juga dong🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!