NovelToon NovelToon
Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie

Jerit Nakal Di Kamar Mr Zie

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sopi_sopiah

Mau sebaik apapun orang baru, orang lama tetaplah pemenangnya.

Kutipan diatas sangat pas dengan yang dialami oleh Sabia.

Satu hari sebelum hari pernikahannya tiba dengan Kenziu tunangannya, tiba-tiba Kenziu mengalami kecelakaan kerja yang menyebabkan Ziu koma.

Tak ingin pesta yang sudah direncanakan sedemikian mewahnya tidak terlaksana, orangtua Kenziu meminta anak sulungnya yang bernama Kenzie atau lebih sering disapa Mr Zie untuk menggantikan adiknya menikahi Sabia.

Siapa sangka ternyata Mr Zie adalah orang di masa lalu Sabia, tapi karena merasa tak ada rasa cinta pada Sabia, Mr Zie dan keluarga memutuskan untuk pernikahan mereka dilaksanakan berdasarkan kontrak, setelah Kenziu sadar dari koma maka Mr Zie akan menceraikan Sabia dan Sabia harus kembali kepelukan Ziu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopi_sopiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Tidak ada yang bisa Ziu lakukan sekarang ini, lagipula jika dia terus menolak itu artinya Ziu akan terus memakai Pampers tanpa memakai lagi celana, jelas itu lebih memalukan lagi.

"Mau aku yang buka atau kau buka sendiri?"

"Aku akan buka sendiri, kau berbalik lah!"

"Sudahlah Tuan, kau ini pasienku lagipula mana mungkin aku meresapi apa yang aku lihat!"

Benar juga apa yang dikatakan Dokter psiko ini, tidak mungkin seorang Dokter menikmati bagian tubuh pasiennya sendiri? Akhirnya Ziu pun pasrah dan tidak lagi menutupi lobak importnya yang layu itu.

Sekilas Dokter Misha pun melihat bagaimana bentuknya rasanya ingin sekali Dokter Misha tertawa, karena demi apapun itu lobak import sangat kecil! Tetapi karena dua harus profesional dan tidak boleh menertawakan pasien, Dokter Misha segera mengalihkan fokusnya.

Dibantunya Ziu oleh Dokter Misha untuk membuka satu persatu kancing pakaiannya! Hingga tubuh Ziu pun polos tanpa sehelai benangpun dihadapan Dokter Misha, padahal sejak dulu Ziu ingin sekali hanya wanita yang dia cintai yang akan melihat tubuh polosnya, tetapi sekarang harapan itu musnah karena ulah Dokter yang menurut Ziu sangat psiko.

Dengan telaten Dokter Misha membersihkan seluruh tubuh Ziu dengan lap basah, membuat Ziu untuk beberapa saat memejamkan kedua matanya saat Dokter Misha membersihkan area pangkal pahanya, lap basah itu mengenai lobak importnya membuat Ziu merasakan sesuatu yang perlahan mengembang.

Gerakan Dokter Misha membuat darah ditubuh Ziu berdesir hebat.

"Emthh,"

Sampai-sampai Ziu kelepasan mengeluarkan suara me le nguh, Dokter Misha mendelik dan mulai menyadari ada yang sudah mulai mengembang tapi bukan donat.

Tanpa diduga lobak import milik Ziu itu mulai terlihat membesar dan memanjang saat Dokter Misha sedang mengusap kedua paha Mr Zie dengan lap basahnya.

Semakin lama ternyata lobak import yang semula dianggap sangat kecil, imut dan menggemaskan itu menunjukkan taringnya! Dokter Misha sampai tersentak mundur kebelakang karena apa yang dia lihat sekarang sungguh membuatnya tercengang.

Sebenarnya Ziu sangat malu sekali bisa-bisanya lobak import itu berdiri tegak saat Dokter yang sedang menanganinya membantu membersihkan tubuhnya! Rasanya Ziu tidak tau lagi harus bicara apa dengan lobak import yang tiba-tiba tanpa terkendali seperti ini.

"Sudah cukup!" kata Ziu.

"Iya aku rasa memang cukup, tubuh anda sudah bersih Mr!"

Setelah itu Dokter Misha membantu mengambilkan pakaian gantinya yang sudah tersedia dilemari pakaian ruangan itu.

"Biar aku bantu pakaikan pakaian ganti!" ujar Dokter Misha.

Bak sudah kepalang tanggung akhirnya Ziu pun menurut saja! Dokter Misha pun membantu memakaikan Pampers untuk Ziu, tanpa sengaja lobak import yang sudah mengeras sejak tadi pun sedikit kesenggol oleh tangan Dokter Misha, membuat keduanya sama-sama saling melirik.

"Maaf Tuan Ziu, aku tidak sengaja!"

"Teruskan saja!"

Mau bagaimana lagi toh memang sudah tersentuh dan Dokter Misha juga sudah terlanjur melihat semuanya, tetapi saat hendak menutup pampersnya ternyata akibat senggolan tangan Dokter Misha tadi, lobak import itu malah semakin berukuran jumbo.

Sontak saja Dokter Misha sempat melotot tajam lalu nafasnya sedikit tersengal-sengal, Ziu pun bingung sendiri dengan respon dari lobak importnya kenapa bisa-bisanya dia bangkit disaat tersentuh oleh Dokter, sementara saat bersama Sabia justru lobak import itu begitu anteng tak terusik.

Ehem..

"Kita mulai terapinya sekarang!"

"Iya!"

Lagi-lagi tidak ada momy Elvia membuat Ziu kelimpungan sendiri, dia kan harus turun dari ranjang lalu duduk dikursi roda untuk menuju alat terapi yang berada dipojok sana.

Tetapi dengan tidak adanya siapapun didalam ruangan ini terkecuali Dokter Misha, itu artinya Dokter Misha lah yang akan membantunya lagi. Sungguh situasi yang jauh dari harapan.

"Aku yang akan membantumu turun dari ranjang, pelan-pelan saja!"

Satu tangan Dokter Misha mulai merangkul pinggang Ziu, sementara itu posisi berdekatan dengan Dokter Misha seperti ini justru membuat Ziu bengong beberapa saat.

"Ayo Tuan, lingkarkan kedua tanganmu dipundakku!" kata Dokter Misha.

Dengan ragu-ragu Ziu melingkarkan kedua tangannya dipundak Dokter Misha, dengan susah payah Dokter Misha pun mengangkat tubuh Ziu untuk dipindahkan ke kursi roda didekatnya.

"Ehhh, eh, ehh aduh duhh!"

Tubuh Dokter Misha tidak bisa mengimbangi tubuh kekar Ziu sehingga saat tubuh Ziu berhasil berpindah kekursi roda, tubuh Dokter Misha pun ikut terdorong sampai-sampai wajah keduanya hanya berjarak beberapa inci saja.

Buru-buru Dokter Misha menjauh begitu juga dengan Ziu yang langsung merasakan jantungnya kembang kempis hampir saja dia berciuman dengan Dokter Misha.

"Tidak usah dorong, aku bisa sendiri!" kata Ziu.

"Oke!"

Ziu memilih mendorong kursi rodanya sendiri menuju alat-alat terapinya!

Emak curiga sama Dokter Misha itu kayanya sengaja deh senggol-senggol saking penasarannya gimana kalau bangkit😃Tuh kan langsung melotot begitu tau ternyata tidak seperti yang dipikirkan Dokter Misha, aslinya gueeedeeee buangett loh Dok😀

Nanti gantian ya kamu sekarang boleh lah ya nyuntik-nyuntik Ziu seenaknya, nanti Ziu bales suntik kamu pake suntikkan yang gede banget, pokoknya engga akan ada yang segede suntikkan yang Ziu punya deh di rumah sakit manapun 😄

1
Yulia
Baca novel ini aku ngakak terus,,mksh othooor 🤗🙏👍
Asih Sudarsih
jodohnya ziu adalah dokter misha.. sabia tetep berjodoh sama zie.. gk bosan2 kau baca novelmu thor.. kuulang lagi
Mae Mey
jodohnya ziu tu
Nani Te'ne
Suka
lizie
anjj zie..
ans-anl
novel toon sama manga toon beda ya?
Kurnaesih
mampir lagi Thor 🥰👍🏻👍🏻 kangen Ama mr ze Sabia 🥰
widi widiaaa
Otor aku pembaca baru abis maraton dari tuan lan domanick gilbert dan skrg mr zie, ini kalau mau nyebrang kemana tor ingin liat yg hot jeletot 😆
Gandhy Putri
akibat lobak kesenggol😅🤣🤣🤣
Yuyun Irmawati
kaya nya ini pernah di bwa di akun sblah ya thor cuma gak di lanjut
yuning
luar biasa
vj'z tri
aku mencium aroma aroma perbucinan 🤣🤣🤣🤣
NANI KUSNIAWATI
Luar biasa
Dyah Wardhani
walau telat bacanya Thor....usul aq aja lah wkwkwk
Mimik Pribadi
Lagian telodor amat pintu bolak-balik gak ditutup,secara mereka msh tinggal dirmh orng tua,ada pelayan dan jga ziu,,,,
Mimik Pribadi
Klo cara Dr.Misha seperti itu,lama kelamaan Ziu bisa terbayang2 tuh atas semua perlakuan Dktr Misha,awalnya mngkn emosi Ziu,tapi siapa sangka nnt lama2 terbiasa,,,,🤭
Yulia Hariyono
Luar biasa
Rita Juwita
seruuu.. /Good//Good/
yuhuuu
🫶🫶🫶🫶😘😘😘😘😘
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!