Tania dianggap sebagai pembawa sial karena semua pria yang berpacaran dengannya selalu berakhir dengan kematian tragis.
Hingga seorang detektif kepolisian bernama Zayn pun turun tangan karena ingin mengusut misteri kematian adiknya setelah berpacaran dengan Tania. Dia menyamar dan berpura-pura menyukai Tania untuk mendapatkan informasi darinya.
Namun, apakah yang akan terjadi ketika Zayn akhirnya benar-benar jatuh cinta pada Tania? Dan apa yang harus dilakukannya ketika berada di persimpangan dilema ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Balas Dendam
Beberapa hari kemudian, Azila dan Tania pun bertemu di apartemen milik Tania. Setelah menyusun rencana, mereka pun pergi ke lokasi tempat mereka ingin balas dendam. Ya, lokasi itu adalah sebuah rumah kost milik pria yang memperkosa Azila. Di sekitar kost itu, mereka melihat penghuni kost lain yang membawa masuk dan keluar pasangan yang berbeda-beda itu.
"Kayaknya kost-kostan ini memperbolehkan pasangan non halal deh," ucap Tania sambil mengamati sekitar.
"Iya, Mbak."
"Nama orang ini Aldo, ya? Terus temen-temen kamu namanya Cecil, Mona, dan Jenny?"
"Iya, Mbak, sebenarnya bukan temen, karena aku udah blacklist mereka dari daftar temen. Aku nggak mau temenan sama mereka lagi. Mereka udah ngerusak aku." Azila menyeka sudut matanya yang basah.
"Bagus! Memang itu yang harus kamu lakukan. Oh ya, Aldo ini dikenal baik sama keluarganya di kampung halamannya. Dan besok dia akan pulang kampung karena ada acara keluarga di rumah orang tuanya. Sejenis pesta pernikahan begitu."
"Mbak tau darimana?" tanya Azila penasaran. Dia saja tidak tahu alamat orang tua Aldo dimana.
"Kejadian yang menimpa Mbak, membuat Mbak jadi lebih hati-hati dalam mengambil keputusan. Mbak sengaja cari tau tentang Aldo dan keluarganya. Dan tabiatnya di luaran sana. Ternyata bukan cuma kamu korbannya. Banyak gadis nggak bersalah yang menjadi korban. Itu semua karena Aldo selalu membayar ketiga teman barumu itu untuk mencarikannya gadis perawan."
"Jadi mereka sengaja berteman denganku agar bisa menjualku sama Aldo?" Azila menutup mulutnya tak percaya.
"Ya, begitulah. Makanya Mbak ingin memberikan pelajaran sesuai tindakan jahatnya. Dan Mbak menyebutnya level A, tindak kejahatan yang parah. Sedangkan level A+, itulah yang paling parah."
Azila mengangguk antusias. Dia tidak sabar melakukan aksi mereka. Pantas saja Tania mengajukan pembalasan dendam yang ekstrim. Ternyata sesuai dengan perilaku Aldo.
"Sekarang lihat, itu Aldo baru aja datang sama dua cewek. Wah, bener-bener kelewatan!" Tania mengepal tangannya erat.
Dia pun langsung mengambil handycam dan merekam Aldo bersama dua wanita itu masuk. Setelahnya, dia pun membuka laptop dan merekam segala aktivitas yang ada di dalam sana.
Rupanya sebelumnya, Tania sudah memasang CCTV di dalam kamar kost itu dengan membayar seseorang yang berpura-pura menjadi tukang cat tembok gratis. Orang itulah yang memasang kamera tersembunyi yang diletakkan di sudut dinding atas.
Mereka melotot terkejut saat melihat adegan tak pantas yang dilakukan Aldo beserta dua wanita tadi. Berkali-kali Tania dan Azila ingin muntah melihat aktivitas menjijikkan mereka.
Setelah mendapatkan seluruh rekaman, Tania pun menyuruh Azila untuk pulang dan mempercayakan semuanya padanya.
Hingga beberapa hari kemudian, Azila pun mendapatkan kiriman video saat pesta pernikahan ketiga ayahnya Aldo yang kacau karena latar lebar di pesta itu memperlihatkan adegan panas Aldo diputar oleh seorang hacker yang Tania bayar.
Akibatnya, orang-orang menatap jijik pada keluarga itu. Pasalnya, ayahnya Aldo juga sering kawin cerai, sehingga orang-orang mengganggap mereka berotak mes*m.
Aldo malu setengah mati dan seluruh keluarganya membencinya. Puncaknya, karena banyak yang merekam kejadian pesta itu, seluruh jagat internet pun juga mengetahui video panas Aldo. Dia dikeluarkan dari kampus, dan ayahnya tak mau lagi menguliahkannya.
Tak hanya itu, Azila juga melihat ketiga mantan temannya dikeluarkan dari kampus setelah ketahuan berbuat mes*m di gudang kampus akibat aduan seseorang. Banyak mahasiswa dan dosen yang menggerebek mereka, bahkan merekam kejadian itu hingga mereka tak berani menunjukkan wajahnya.
Azila berterima kasih kepada Tania karena dia telah memberikan pelajaran berharga pada mereka. Dia juga sudah berani jujur pada kekasihnya tentang hal itu. Diluar dugaan, kekasihnya mau menerimanya dan berjanji akan terus menjaganya.
Dan sejak saat itu, Azila dan Tania pun berteman baik. Namun, ada satu yang tidak Tania tahu tentang siapa Azila sebenarnya. Jika dia tahu, mungkin dia akan sangat terkejut sekaligus bingung.
Memangnya siapa Azila? Temen-temen pembaca ada yang tau nggak? Jawab di kolom komentar, ya, hehe.