Xiao Feng adalah Tuan Muda dari salah satu Keluarga Besar di sebuah Kota, Dia di anggap "sampah" karena tidak bisa berkultivasi tetapi memiliki sifat yang pantang menyerah dan harga diri tinggi yang tidak mau di kasihani.
Saksikanlah Perjalanan "Xiao Feng" dalam menjalani kehidupannya di dunia -Yang Kuat Memakan Yang Lemah-.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Rzaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 33 - Kematian Zu Jin Dan Pemulihan
Ledakan yang dahsyat terdengar dari teknik yang Xiao Feng keluarkan meskipun harus kehabisan Qi milik nya.
Uhuk..
“Ugh... kuharap serangan terakhir bisa memusnahkan mereka berdua ”Kata Xiao Feng yang kini sudah berlutut di tanah dengan lemah, Bahkan Armor Dan Pedang nya sudah ia kembalikan kedalam jiwa nya.
‘S-sial efek samping teknik yang belum sempurna begitu kuat hanya menggunakan sekali saja tubuh ku sudah terbebani begini, juga energi Qi milikku pun ikut terkuras ’Batin Xiao Feng yang kini sedang menekan rasa sakit nya dengan meminum Pill Penyembuh.
Kini di dasar jurang dampak teknik Xiao Feng terlihat dua paruh baya tetapi yang membedakan adalah salah satu nya sudah tergeletak dan satu nya berlutut.
“Cough... B-bocah sialan itu andai aku tak memiliki Artefak ini ”Kata pria itu Zu Jin yang melihat pecah-pecah Artefak Pertahanan nya.
Arrrkk!
‘Tsk... Tidak pernah terpikirkan oleh ku ia akan mengeluarkan teknik segila ini ’Batin Zu Jin yang beberapa kali menggeram dan memuntahkan banyak darah, Ia memang selamat dari serangan pemusnah Xiao Feng tapi ia juga harus membayar harga dari itu semua.
Zu Jin kemudian mengalihkan pandangan nya ke arah atas dan berdiri “Aku tahu serangan tadi pasti lah menguras banyak Qi milik nya, Sekarang adalah waktu nya memusnahkan nya ”Ia tahu bahwa pontensi Xiao Feng begitu tinggi jika di beri waktu maka ia akan menjadi duri dalam daging nya.
Whuuss!
Ia pun terbang dengan sisa-sisa Qi milik nya untuk keluar dari ngarai ciptaan Xiao Feng.
Di sisi Xiao Feng yang masihlah dengan posisi berlutut nya meski pun rasa sakit dampak dari Teknik nya sudah meredah sedikit ‘A-apa-apaan ini dia bahkan masih bisa selamat dari serangan terakhir ku ’Dengan wajah sedikit pucat Xiao Feng mengalihkan pandangan nya di arah kedatangan Zu Jin yang sudah berpenampilan compang-camping, Xiao Feng dapat mendeteksi Zu Jin hanya dengan sedikit Kesadaran Ilahi nya dikarenakan jarak mereka tidak begitu jauh.
Bluussh!
“Ada apa bocah kau pasti nya tidak mengharapkan bahwa aku bisa selamat dari teknik mu ”Ejek Zu Jin melihat tampang Xiao Feng melihat nya yang baru saja tiba.
“Teknik memang luar biasa jika saja aku tidak memiliki harta pertahanan mungkin saja aku sudah binasa seperti Yu Wei dan juga aku akan mendapatkan nya setelah membunuh mu ”Sambung nya yang dengan tatapan mengarah pada Cincin Ruang Xiao Feng setelah melihat itu membuat nya tersenyum.
“Heh... kau terlalu banyak omong kosong tua bangka, Yang akan mati belum bisa di pastikan ”Kata Xiao Feng yang kemudian menggertak gigi nya menahan rasa sakit saat memaksakan diri nya berdiri.
Krakkk
‘S-sial aku sudah mencapai batas ku ’Kini terlihat Xiao Feng yang sedang berdiri tegak meski badan nya sudah bergetar menahan rasa sakit, memang benar Akar Spritual dan Darah Emas nya bisa menjadi pendukung terbaik nya tetapi situasi nya saat ini adalah tubuh nya yang masih sangat lemah.
“Kau cukup mengesankan bocah, Aku tahu bahwa kau sedang kesakitan itu begitu nampak dari tubuh mu yang sudah bergerak karena kau sudah mencapai batasan mu ”Senyum main-main muncul di wajah Zu Jin melihat kegigihan bocah di hadapan nya.
‘Aku harus cepat membunuh nya kemudian pergi membantu Nan Kong yang sedang menahan Huan Zong ’ Pikir Zu Jin yang masih berfikir bahwa Nan Kong masih menahan Tuan Kota.
Karena tidak mau membuang waktu lagi ia pun melesat arah Xiao Feng.
Zhep!
Xiao Feng hanya berdiam diri karena seluruh tubuh nya sudah mati rasa dan tak bisa di gerakkan pada saat ini ia hanya memperkuat tekad nya untuk mempertahankan kesadaran nya.
‘Baj*ngan.. apakah aku akan mati di sini ’Kata nya yang sekarang memejam kan mata nya.
Zu Jin kemudian muncul di depan Xiao Feng dengan seringai kejam di wajah nya dia dengan cepat mengayunkan kepalan tangan nya bertujuan meledak kan kepala Xiao Feng.
Tapi sebelum kepalan tangan nya menyentuh Xiao Feng ia bisa merasakan dunia seakan berputar.
“Ehh.. a-apa yang terjadi ak-...”
Itu adalah kata-kata terkahir yang terdengar dari Zu Jin, Ia begitu tidak mengetahui situasi nya saat ini yang sudah di penggal oleh Tetua Chang Hai yang sedari awal sudah memperhatikan pertarungan mereka setelah Duan Du melarikan diri.
“Hmp, sampah menindas seorang junior yang lebih lemah ”Dengus nya kemudian mengalihkan perhatian nya kepada Xiao Feng yang sudah tumbang karena kehilangan kesadaran nya setelah mendengar kata-kata Chang Hai.
‘Kultivator sejati adalah seseorang yang memilik tekad pantang menyerah dan tak takut apapun. Tetapi bukan berarti tak tahu situasi, aku cukup kagum dengan mu ’ Batin Chang Hai yang memandang Xiao Feng.
Tak berselang lama semua sosok hitam sudah di bantai habis dan kini sudah ada beberapa Kultivator dari arahan Tuan Kota yang mengevakuasi beberapa korban dan yang masih terluka bahkan untuk Xiao Feng dan Xiao Zhen juga sudah di bawah ke kediaman Xiao untuk pemulihan.
Satu minggu kemudian berita tentang penyerangan Kota Matahari sudah tersebar luas di berbagai kota kecil dan besar dan berita itu cepat sampai ke telinga Sang Kaisar meskipun di abaikan karena saat ini ia sedang memikirkan situasi Kekaisaran Meng yang di gempur oleh serangan-serangan kecil dari Kekaisaran Zhou (Barat).
Di kediaman Xiao tepatnya di sebuah ruangan terlihat banyak orang dalam sana sedang memperhatikan pemuda yang terbaring tidak sadar kan diri yaitu Xiao Feng.
Mereka semua begitu sedih melihat keadaan Tuan Muda mereka yang belum sadarkan diri karena luka yang di terima nya begitu parah dan untuk Xiao Yun dan Xiao Zhen mereka sudah sadarkan diri dan mereka ikut melihat keadaan Xiao Feng.
“G-gege Hiks... K-kenapa Feng ’er belum sadar kan diri Hiks..” Tangis Wanita paruh baya yang tak lain Hua Ling ibu Xiao Feng, Ia bertanya pada suami nya Xiao Zhen.
“Ling ’er tenang lah menurut Tabib Feng ’er akan mendapatkan kesadaran nya dalam seminggu ”Xiao Zhen hanya bisa menenangkan istri nya, karena dari apa yang ia dengar saat pertama kali mereka di bawa pulang Hua Ling langsung terjatuh tak sadarkan diri melihat keadaan suami yang sudah kehilangan kedua tangan nya dan Anak satu-satunya sedang keadaan kritis.
Zi ’er saat ini hanya menitikkan air mata nya menangis tanpa suara dengan memeluk tubuh Hua Lin. Ia begitu sedih melihat keadaan kakak nya.
Tak lama suara berat kemudian terdengar setelah nya “Kau sudah pasti tahu bahwa tubuh Xiao Feng sangat spesial kata Tabib karena memiliki penyembuhan yang sangat cepat ”Kata Xiao Rong yang sedari tadi hanya memperhatikan.
Mendengar perkataan Xiao Rong mereka semua hanya mengangguk karena sudah mengetahui itu untuk Hua Ling sendiri hanya diam. Penyembuhan yang mereka bicarakan berasal dari Darah Emas nya yang terus bekerja memulihkan cedera dalam nya saat ini untuk luka luar nya sudah menutup semua.
Mereka pun mulai berdiam sambil menunggu kapan Xiao Feng akan sadar diri. Beberapa Tetua juga sudah pergi dan hanya menyisakan Keluarga Xiao Feng, Paman dan Kakak nya Xiao Yun.
Beberapa menit kemudian terdengar suara geraman yang membuat mereka sangat bahagia karena itu berasal dari Xiao Feng yang sudah mulai menggerakkan tubuh nya sesaat setelah membuka mata nya.
Arrrggghh
“Uhukk..”
...****************...
baca'a sdh serius ujung"a ga sampai tamat