NovelToon NovelToon
Oh Yes, Rindu Sayang

Oh Yes, Rindu Sayang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta Terlarang / Romansa-Tata susila
Popularitas:73.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mahyuma_Lii

Pesona yang ditawarkan seorang Rindu terkadang membuat para laki laki tidak dapat menahan perasaannya.

Bahkan adik kandung Papanya sendiri begitu menggilainya hingga mengklaim bahwa Rindu adalah wanitanya.

"Rindu.. sayang.."

Dirga menatap dalam wajah cantik yang selalu membuat hatinya berdenyut.

"Uncle aku takut"

Jawab Rindu dengan bola mata berkaca kaca.


Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia atau bahkan sebaliknya?!.


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR YAA MAKKKK...

LIKE, KOMENT, VOTE DAN JUGA FAVORITKAN MAKKK 🙏🙏🙏🙏


Happy reading dan untuk para readers 💙💙💙💙💙

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahyuma_Lii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

D&R 33

🍂Happy Reading Yaa Maaakkkkk... 🍂

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dengan kemarahan yang luar biasa Revan mendorong tubuh Dirga hingga membentur dinding disisi kananya,

Kedua tangan Revan menyengkram kera baju jas Dirga sembari bola matanya menatap tajam pada laki laki tersebut.

"Apa kau sudah gila, bisa bisanya kamu melakukan hal itu... jelas kamu telah menghancurkan masa depan Rindu.

tidakah kamu sadar bawah kalian itu bersaudara, Hah"

Pekik Revan.

Mendengar ucapan Revan, Dirga hanya bersikap dengan begitu santai sambil menaikan ujung bibirnya.

Secara perlahan Dirga menepis kedua tangan Revan kemudian menepuk nepuk pelan pakaian nya sembari berkata.

"Justru karena aku sadar jadi aku melakukan hal itu"

Laki laki itu beranjak mendekati Rindu yang terlihat panik sejak tadi,

Dirga mengulumkan senyumnya dengan tangan mulai bergerak keatas, menyentuh lembut pipi Rindu sembari mengusapnya pelan.

"Sebab kalau aku tidak melakukanya...

bisa jadi orang lain yang akan bergerak melakukanya,

Bukankah begitu, sayang"

Lanjut Dirga kemudian, dengan senyum termanis yang mampu menyejukan hati Rindu saat melihatnya.

Setelah berkata begitu, Dirga berbalik membuat bola mata kedua laki laki itu saling beradu kembali.

"Dan kamu jelas mengetahui bagaimana kondisi kami tadi malam bukan, entah kenapa dan bagaimana aku fikir semua ini diluar ekspektasi kamu"

"Ah.. tapi aku cukup berterima kasih sebab karena sebuah kesalahan itu membuat aku pada akhirnya berani membawah Rindu kedepan semua orang sebagai calon Nyonya muda Nagahalim sebentar lagi"

Alih alih perduli dengan raut wajah kemarahan yang ditampilkan Revan hingga laki laki itu mengepalkan kedua tanganya,

Dirga semakin gencar berbicara agar laki laki didepanya saat ini tidak bisa lagi menganggu milikNya.

"Aku maafkan kali ini dengan apa yang telah kamu perbuatan, tapi aku sarankan cukup sekali ini saja dan berhentilah.. jangan perna lagi coba coba bermain denganKu.

Rindu jelas telah menjadi milikKu dan kedepanya akan tetap seperti itu"

Setelah berkata begitu Dirga dengan cepat menjauh dari hadapan Revan dengan membawa Rindu serta didalam gandenganya.

Meningglkan Revan yang masih diam, menatap nanar punggung kedua orang yang begerak semakin menjauhinya dengan hati begitu tidak terima.

Tapi tiba tiba dirinya teringat dengan satu ucapan Dirga yang membuat sudut mata Revan berkedut dengan senyum licik kembali menghiasi wajahnya.

Ah.. kamu terlalu meremehkanya Revan..

kamu lupa bahwa dia seorang pengacara, hal kecil seperti ini hanya butuh beberapa detik untuk laki laki itu ketahui

Cih.. !!!

tapi jangan menyuruhKu untuk berhenti saat ini karena aku tidak akan berhenti walaupun Rindu telah menjadi milikMu

Revan berbalik dengan membawah langkahnya berjalan kedepan sembari tanganya bergerak mengeluarkan ponsel dari saku celananya.

Jari tanganya mulai bergerak menekan benda pipih tersebut begitu tombol send ditekan lagi lagi senyum smrik nampak diwajahnya.

...----------------...

Disisi lain...

Begitu Dirga mendekati sebuah pintu yang menjadi tujuanya, tangan kiri laki laki itu bergerak meraih benda kecil disaku jasnya dan menempelkanya dipintu tersebut.

Kliikk

Seketika pintu terbuka dan Dirga langsung membawah Rindu kedalam kamar tanpa banyak bicara.

Rindu yang tadi juga larut dengan kediamnya karena Dirga terus menyeret langkahnya tanpa satu katapun yang keluar dari mulut laki laki itu,

Kini dia tahu sang kekasih membawah dirinya kekamar milik laki laki itu.

Bola matanya menelusuri setiap sudut ruangan mendominasi kayu tersebut, terlihat jelas sekali kamar ini di desain secara khusus fikirnya

sebab kamar Dirga sangat begitu berbeda dengan kamar milikNya yang Ia tempati disini.

Apalagi saat matanya berakhir diranjang yang cukup besar ukuranya seketika Rindu menelan salivanya.

Dia menatap sebentar kearah Dirga yang berada diunjung laki laki itu yang tengah sibuk membuka jasnya,

Rindu kembali lagi melihat kearah ranjang tempat tidur untuk beberapa waktu kemudian dirinya menggelengkan kepalanya pelan.

Haaiiisss... bisa bisanya memikirkan hal itu, ayolah Rindu kondisikanlah kinerja otak kamu

Dirga mengulum senyumnya saat melihat Rindu yang entah kenapa terlihat sek.si dan menggemaskan saat ini,

apalagi saat Rindu menggigit bibir bawahnya dengan mata terpejam dan tangan yang bergerak mengusap leher jenjangnya,

tiba tiba saja tubuh Dirga mulai memanas seketika.

Oh shi.t!

Diurungkanya laki laki itu yang ingin mengganti bajunya, langkahnya lebih memilih mendekati sang kekasih

sebab ada satu tingkat adrenalinya tiba tiba mengundang jiwanya untuk merengkuh perempuan yang ada didepanya saat ini.

"Aaahhh... "

Pekik Rindu saat tahu tahu Dirga mengecup lembut tengkuk lehernya sembari tanganya melingkar mesra dipinggang Rindu.

"Apa yang kamu fikirkan hmmm, mau mencobanya lagi"

Ucap Dirga menggoda.

Yah?

Wajah Rindu dibuat dibuat memerah, rasanya begitu malu mendengar ucapan Dirga yang begitu benar adanya.

Ah, ingin rasanya Rindu menyembunyikan wajahnya saat ini juga,

merutuki kebodohanya yang tiba tiba saja fikiran mes.umnya melintas dalam benaknya.

"Ish, berhenti menggodaKu dan jangan berani berbuat begituan lagi"

Rindu melepaskan diri dari dekapan Dirga, membalikan tubuhnya dan menatap tajam sang kekasih.

"Awas saja kalau kamu berani melakukanya lagi"

Rindu mulai beranjak meninggalkan Dirga, membawah langkahnya masuk kedalam kamar mandi dengan cepat.

Dirga hanya tersenyum saat melihat tingkah Rindu yang menurutnya begitu manis itu

sambil terus menggelengkan kepalanya Dirga kembali membuka kemejanya yang sejak tadi ingin Ia ganti.

...----------------...

Beberapa waktu sebelumnya...

Kembali ke pagi tadi

Begitu keluar dari kamar Rindu, Dirga langsung melesat menuju salah satu kamar seseorang

Dirga fikir dia harus secepatnya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi malam tadi dan satu satunya orang yang bisa dia andalkan hanyalah orang tersebut.

Saat matanya menangkap pintu kamar yang dimaksud, Dirga langsung mengetuk pintu tersebut dengan begitu tidak sabaran.

Saat pintu terbuka dari dalam dan menampilkan seorang laki laki yang dimaksud

seketika Dirga mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu tapi sepersekian detik kemudian dia menarik tipis ujung bibirnya.

"Ada apa?"

Tanya sang pemilik kamar.

"Hmmm aku fikir tidak seharusnya datang di waktu yang kurang tepat, apa kamu dalam masa tanggung brother"

Ucap Dirga sedikit menggoda saat melihat penampilan temanya tersebut.

Apalagi bisa Dirga dengar dengan jelas seseorang perempuan tengah memanggil sang teman dibalik kamar dengan sebutan begitu manis membuat Dirga kembali tergelak seraya menggelengkan kepalanya.

Cih.!

Laki laki itu hanya berdecih sembari memutar kedua bola matanya.

"Aku tidak punya banyak waktu... katakan ada apa? "

"Kamu jelas tahu maksud kedatangan aku kemari... ini masalah aku dengan Rindu, dan.. "

Dirga kembali menghentikan ucapanya saat dia kembali mendengar suara yang tengah memanggil temanya tersebut dan perempuan itu menapakan dirinya.

"Kenapa tidak dijawab... siapa?

Seketika perempuan tersebut membulatkan matanya saat menatap Dirga yang tengah menatapnya juga.

Oh shi.t!!

Oh god

Dan mereka sama sama mengumpat dalam hati.

"Wooaa Rian... aku jelas kehilangan kata kata saat ini, semua ini benar benar mengejutkan untuk Ku"

"Berhenti membual breng.sek... bukanya kamu yang akan membuat kabar mengejutkan untuk kami"

Jawab Rian dengan cepat.

"Iya.. dan itu bekat kalian bukan, kita bicara lagi nanti

kita bertemu disaat Grand Opening diaula"

Lanjut Dirga kemudian.

"Hmmm iya itu lebih baik"

Jawab laki laki itu yang langsung bergerak menutup pintu kamarnya.

Tapi sebelum pintu itu tertutup Dirga menahanya sebentar sembari berkata.

"Dan kamu juga hutang penjelasan padaKu mengenai perempuan itu Rian.

Aku fikir Rindu akan terkejut saat dia tahu kalau kamu berkencan dengan sahabat baiknya"

Setelah berkata begitu Dirga langsung menyeret langkahnya menjauhi kamar Rian dengan rasa tak percaya yang tengah dialaminya hingga hari ini.

1
💫💖NingsihQuatroEspada🌹
bagus critanya kak.ditunggu klnjutanny👌🏻
Alif-balqis Faiha
pasti rindu lihat si lena sama dirga...ciuman kali ya
aqshal
mana sambungannya thor?
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
pasti lagi mesra2 deh y kan thor 🙈ahhhh tega bgt dirimu klo dirga sm wanita lain 😔
aqshal
ada apa thor?....jgn blg ada wanita lain😭
aqshal
hayooo....lks nikah dirga...kasihan tuh si rindu
aqshal
ohhh thor...menahan rasa sesak nih☺😅
aqshal
ikut panassss☺
aqshal
lanjut thor...penasan hubungan dirga rindu🥰
istrinya THV 🐻💜
dasar ular 🤬
aqshal
😅yg ditunggu sdh up date
aqshal
nunggunya lamaaaaa thor😅
Herlina Rahman
kayanya salah satu nya anak angkat deh
aqshal
ngegantung nih thor😭😭😭
aqshal
yaaaaaa...kok lama nunggunya thor😅
istrinya THV 🐻💜
proyek manjat trun guning lah papi 🤣🤣🤣
istrinya THV 🐻💜
si kucin jantan jadi kelinci yang imut yah la 😂😂😂
Niada Waruwu
lanjutan ny thorr😄
Melan
dih pede bgt
aqshal
sm2 seram tuh yg ditakutkan rindu🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!