NovelToon NovelToon
Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dhea Novita

Bagaimana jadinya jika seorang Mafia berhati dingin memiliki tawanan cantik namun bermulut tajam?

“Arabella, nama yang cukup indah,” gumam Axton dengan nada mengejek. Memang benar nama itu cukup indah, namun tidak dengan nasibnya.

“Nama ku tidak lagi indah saat kau yang menyebutkannya,” desis Arabella dengan tatapan tajam.

Axton tersenyum miring, ia menatap Arabella dengan tatapan kagum. “Tawanan yang cukup menarik, mari kita lihat setajam apa mulut ini dibawah kendali ku.”

Dengan percak-percik yang mewarnani setiap pertemuan mereka, akankah Arabella bertahan dari godaan sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Over Thinking

Arabella membuka matanya perlahan, rasa pening itu masih ia rasakan. Matanya mengerjap beberapa kali dengan kening yang mulai berkerut samar. Dimana ini? Arabella dengan cepat bangun dari tidurnya, ia bersandar pada kepala ranjang dan cukup terkejut mendapatkan dirinya sudah berada di kamar hotel tadi pagi.

Kepala Aarbella menoleh dengan cepat kesegala arah, mencari sosok Axton dan meminta penjelasan atas apa yang baru saja terjadi. “Apa ini?” Tanya Arabella pada dirinya sendiri, ia melihat sebuah gelas berisikan air putih yang tertutup kertas khusus untuk gelas dan satu wadah obat.

Arabella mengambil wadah tersebut dengan perlahan, membaca tulisan yang ada pada wadah tersebut. “Vitamin?” Gumam Arabella.

Ia menghembuskan nafasnya pelan, menaruh kembali wadah tersebut dan turun dari atas ranjang. Perlahan Arabella berjalan menuju kamar mandi yang ada disana, namun pintu itu tak terkunci dan tak ada siapa pun di dalamnya.

Arabella kembali menutup pintu kamar mandi dan berjalan kearah balkon, namun pintu kamar yang menghubungkan kearah balkon terkunci. “Aku benar-benar ditinggal sendirian?” Tanya Arabella tak menyangka. Dengan cepat Arabella berjalan kearah pintu kamar, dan benar saja, pintu kamar pun terkunci, ia di kurung seorang diri di dalam kamar hotel yang mewah ini. Tak ada makanan, hanya tersisa vitamin dan air putih.

Dengan penuh kekecewaan Arabella kembali duduk di atas ranjang, ia kembali mengingat semua kejadian yang baru saja ia alami. “Sebenarnya apa pekerjaan Axton? Apakah sebahaya itu?” Gumam Arabella, ia pun ingat sebuah koper yang menjadi sumber utama kejadian mengerikan tadi.

Dan Oh! Astaga Arabella mulai kembali ingat saat Axton mengeluarkan sebuah pistol dari balik jasnya, apakah pria itu selalu membawa benda berbahaya itu di balik jas mahalnya? Apakah disetiap pertemuan mereka Axton selalu menyembunyikan pistol? Dan apakah jika Arabella memberontak dari dulu Axton akan mengarahkan pistol pada diriinya?

Semua hal itu membuat Arabella gemetar, ia ketakutan, ia menjadi semakin tak mengenal Axton. Siapa sebenarnya pria itu? Banyak pertanyaan yang melayang di pikirannya.

\~

Daniel lagi-lagi menginjakkan kakinya di toko milik Edlyn, ia melepaskan helm dan berjalan masuk mendorong pintu kaca tersebut. “Hai,” sapa Daniel terlebih dahulu.

“Hai, bagaimana? Apakah Arabella sudah bisa kembali?” Tanya Edlyn, raut wajahnya terlihat begitu cemas dan menunggu kabar terbaru dari Daniel.

Dengan pelan Daniel menggelengkan kepalanya pelan, tubuhnya sudah tak bersemangat lagi. “Ak—aku sudah tak bisa melakukan apa-apa lagi, sekarang mereka menculik James—“

“Astaga! Ayah Bella diculik? Bagaimana bisa?” Tanya Edlyn cemas.

“Entahlah, pagi tadi seseorang datang membawa semua uang yang sudah aku berikan pada James, orang itu mengatakan untuk mengembalikan uang-uang ini pada siapa saja aku meminjamnya, dia mengatakan sudah memperkerjakan James di gudang. Tapi aku tak percaya, mereka jelas-jelas menculik Bella juga James! Aku—“ Daniel tak mampu lagi berkata, tubuhnya bergetar, ia sudah lelah dengan semua ini, perjuangannya seakan sia-sia. Dan ia bersumpah akan menemui pria yang mengambil Arabella, pria itu harus habis ditangannya!

Edlyn yang mengerti betapa rapuhnya Daniel mulai mendekati Daniel, ia mengusap pelan punggung Daniel. “Tenanglah Daniel, Bella bukan orang yang lemah, aku yakin dia bisa melawan orang itu, aku akan membantu mu—“

Belum selesai Edlyn berbicara, Daniel memeluk tubuh Edlyn kuat, ia menangis, pria seperti Daniel menangis saat dirinya sudah mencapai batas lelah. “Aku benar-benar kekasih yang tak berguna, aku sudah banyak mengecewakan Bella, dan aku sampai saat ini belum bisa membantunya keluar,” ucap Daniel. Edlyn hanya bisa mengangguk pelan, ia membalas pelukan Daniel dengan kaku, mencoba memberikan ketenangan agar pria itu sedikit kuat.

***

Hayo siapa yang mau putar haluan jadi tim Daniel?

Hari senin nih, yuk patungan Vote buat cerita ini hihi

1
Umi Umi
Luar biasa
Yuni Herwani
bagus 👍bela kamu harus melawan
Yuni Herwani
cepat alur ceritanya tapi bagus
Alexander
Lumayan
Alexander
Biasa
jumriana ana
Kecewa
jumriana ana
Buruk
Shelly Tefa
yah begitulah ayah kalo anak perempuannya di sakiti 🥺🙏
Fifi A González
ngakak bgt bapaknya plisss😊🙏🏻
Queencntkptrr 16
KATA NYA MAFIA THOR HRUS NYA AXTON PALING BERKUASA DONG DAN GADA YANG BERANI NYURUH DIA TP KO INI DIA DI SURUH2 SI, JADII CERITANYA AXTON PALING BERKUASA DONG DAN LEKAKI AROGAN JD SEMUA ORANG TAKUT SM DIA
Fifi A González: itu keknya bukan nyuruh tp make jasa Axton sebagai pembunuh bayaran
total 1 replies
Fela Ayuningsih
good job ka
Maya Kitajima
👍👍
riska lisdiana
sangat baik
Rika Hari
Biasa
Rika Hari
Kecewa
Rika Hari
Biasa
Ananda
🤣🤣🤣
Sriyanti Yanti: capek2 in diri aja ya Thor/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Kyoot yt
saya sangat suka cerita nya❤😘
Rima baharudin
waduhhhh....... kalo liat visualnya kaya beginian auto mata terang ini 😂 😂 😂
munci
memberikan kopi untuk author karena cerita bab ini sangat mengharukan dan membahagia
Ig: Dheanvta: makasih kopinya kak❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!