NovelToon NovelToon
CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Anelia maharani adalah gadis cantik dan juga tangguh,mempunyai sahabat yng bernama cinta amelia,mereka berasahabat sejak kecil karna rumah mereka saling berdekatan,mereka tumbuh besar bersama sampai di bangku kuliah yang sama,dan jurusan yang sama,sampai suatu hari amel mendapkan cinta dari seorang CEO muda bernama Jonathan sanjaya.bagai mana ya jika Amel menyerahkan cintanya ke pada Anel.apa yang terjadi dengan Amel🤔

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Setelah lama berfikir, Anel pun akhirnya mau menemui Nathan. Itupun karna Vani terus saja memberi masukan positif untuk Anel.

Anel menatap sendu wajah suaminya. Entah apa yang ada dalam fikirn Anel saat ini. Dia sangat sadar posisinya hanya sebatas Cinta pengganti bagi Nathan. Anel tidak pernah berharap untuk bisa di cintai oleh Nathan. Tapi haruskah Anel meneriama rasa sakit itu juga.

"Aldo bisakah kita bicar di luar sebentar." ucap Vani cepat, ia ingin memberi kesempatan untuk Nathan dan Anel bicara.

"Tentu saja." ucap Aldo mengerti maksud Vani.

Aldo dan Vani pun meninggalkan sepasang suami istri itu di ruang tamu. Tapi tetap salah satu dari mereka tidak ada yang mau bicara. Sampai akhirnya Anel membuka suara nya terlebih dahulu.

"Apa kamu masih mencintai Amel?" yanya Anel cepat

Nathan mendongakan kepalanya menatap lurus ke arah Anel yang sedang menatap nya juga.

"Maaf Nel, aku tidak bisa membohongi perasaanku.Aku sudah mencoba untuk bisa menerima mu.Tapi_" ucapan Nathan menggantung

Anel diam sejenak, dia mengerti semuanya."Tidak perlu di paksakan, aku mengerti dimana posisi ku,harusnya aku sadar sejak awal aku hanya sebuah pengganti bagimu." ucap Anel dengan wajah yang di buat setegar mungkin, ia tidak ingin bersedih lagi,demi anak yang sekarang harus ia pertahankan.

"Beri aku kesempatan untuk memastikan hati ku Nel,biarkan hatiku memilih. Dan aku berjanji tidak akan menelantarkanmu. Karna aku tau, aku sudah berbuat salah, dan aku akan bertanggung jawab dengan perbuatan ku." ucap Nathan menatap Anel penuh harap

"Cinta itu bukan pilihan Nat, aku akan mengalah untuk sahabatku,karna memang dia yang berhak.Aku akan mengembalikan apa yang memang dari awal bukan untukku." ucap Anel cepat

Nathan menatap wajah Anel, ia tidak menyangka gadis di depan nya akan berkata seperti itu, ada rasa tidak rela dalam hati Nathan melepaskan Anel.

"Aku hanya ingin kau menunggu sebentar. Aku mohon mengertilah." mohon Nathan

Anel tersenyum, ada rasa senang tapi juga perih." Tidak ada yang harus di tunggu lagi Nat. Aku sudah menyerah, dan kau tau arti menyerah itu apa !. Biarkan kesalahan itu jadi pelajaran untuk kita, dan aku tidak akan menuntut apa-apa darimu."

Anel ingin beranjak dari duduknya, tapi tangan besar Nathan langsung menggapai tangan Anel.

"Nel, aku mohon ikutlah pulang bersama ku. Kita bicarakan ini dirumah. Kau masih tanggung jawab ku. Aku sudah berjanji akan menjaga mu." ucap Nathan cepat

"Tidak Nat, aku akan kembali ke rumah Ibu. Aku tidak ingin membuat Amel sakit hati karna kehadiranku."

"Dan kau." menatap Anel penuh harap." kau tidak sakit hati?"

Anel menghela nafasnya. Nathan sudah tau jawaban untuk pertanyaannya.

"Aku tidak perlu menjawab itu, karna rasa sakitku akan hilang dan tergantikan bahagia." ucap Anel yakin. Karna meskipun tidak bisa memiliki Nathan hang mulai ia cintai, dia memiliki calon buah hati mereka.

"Ikutlah pulang dulu, setelah itu kau bisa memutuskan apapun." ucap Nathan cepat

Anel menatap wajah suaminya yang begitu berharap. Anel memikirkan tentang setatusnya sat ini, memang tidak benar jika dia langsung pulang ke rumah Ibunya.

"Baiklah, aku akan ikut."

Akhirnya Anel ikut bersama Nathan. Setelah berpamitan dengan Vani, Anel langsung masuk ke dalam mobil yang di kendarai Aldo. Di dalam mobil mereka hanya diam tanpa ada yang bersuara. Hingga mobil Aldo tiba di prusahaan Sanjaya Grouf. Anel pun turun dari mobil itu, di ikuti oleh Nathan dan Aldo. Mereka berpisah di lobi kantor menuju ke lantai ruangan mereka masing masing.

Anel baru saja tiba di dalam ruangan nya, tapi di sana tidak ada siapa siapa, Anel pun memilih untuk duduk di kursi kerjanya. Saat Anel baru menyalakan laptopnya, tiba tiba ada suara langkah kaki dengan tawa yang sangat Anel kenal.

Beni, Gio dan juga Mela menatap tajam ke arah Anel, mereka baru saja tiba di ruangan itu dan melihat Anel sudah duduk menghadap layar laptop nya.

"Kenapa kalian menatap ku seperti itu?" tanya Anel menatap takut ke arah teman teman nya itu.

"bahhahahahahaha. Kau sangat lucu Anel. Kenapa kau setegang itu hahhhh." ucap Mela menatap lucu expresi wajah Anel

"Kau takut ya?" tanya Gio seraya duduk di sebelah Anel

"Kenapa kalian senang sekali mengerjai ku." Anel berdecak kesal. Dia kira ada apa.

"Hehehhehe maaf, kita rindu sama kamu Nel." ucap Mela memeluk Anel.

"Aku juga, maaf ya gak ngabarin." ucap Anel

"Tapi lo udah gak apa-apa kan. Soalnya kata Beni lo pingsan kemarin."

"Aku gak apa-apa kok Mel, makasi udah khawatir."

"Bagus deh kalau lo udah gak apa-apa. Eh iya, nanti kita makan siang di luar yuk. Anggap aja ngerayain sembuhnya Anel." ucap Mela semangat

"Boleh juga tuch." ucap Gio." Lo gimana Ben?" tanya Gio ke Beni

" Gue Setuju aja." jawab Beni

"Oke deh, aku ikut." ucap Anel,

Setelah Mereka semua menyepakati perjanjian makan siang, mereka pun kembali kepada pekerjaan mereka masing masing. Banyak pekerjaan yang harus Anel selesaikan setelah tidak ngantor selama dua hari ini.

*****

Ruang CEO

Nathan tengah sibuk dengan semua kontrak kerja sama yang harus ia periksa dan di tanda tangani.Sampai dia tidak ingat waktu karna terlalu banyak berkas yang harus di periksa satu persatu. Handpone Nathan yang berbunyi berulang kali bahkan tidak ia perdulikan. Nathan hanya melirik sekilas ke arah handponenya lalu kembali fokus ke pekerjaannya lagi.

Terdengar ketukan pintu

"Masuk." ucap Nathan cepat.

Pintu ruangan Nathan terbuka lebar. Amel datang dengan wajah kesal dan tangan terlipat di dada. Menatap Nathan dengan wajah cemberut.

"Nathan." Panggil Amel.

Nathan menoleh ke arah sumber suara, dia sangat terkejut melihat Amel ada di perusahaannya.

"Amel." ucap Nathan

"Kenapa kamu gk ngangkat telpon dari aku sih." ucap Amel sambil berjalan kedalam dan langsung duduk di sofa ruangan Nathan.

"Aku sedang banyak pekerjaan Mel, Maaf." ucap Nathan tanpa mengalihkan pengelihatannya.

" Benarkah, kalau begitu biar aku membantumu Nat.ucap Amel mendekati Nathan.

"Tidak perlu, karna berkas ini memerlukan tanda tanganku. Dan ada perlu apa kamu kemari?" tanya Nathan

"Ohh, ok. Aku tadi ke rumah Anel, tapi kata Ibunya dia lagi kerja, jadi aku samperin ke sini. Tapi karna masih jam kantor aku gak enak ganggu dia, jadi aku mutusin bakalan nemuin dia pas Jam makan siang nanti aja. Soalnya aku udah kangen banget sama dia." ucap Amel semangat.

Nathan menghentikan aktifitasnya, menatap Amel yang begitu semangat saat menyebut nama Anel. Bagaimana jika dia sampai tau kalau dirinya dan Anel sudah menikah. Apa yang akan terjadi. Astaga, Nathan sangat bingung memikirkan hal ini.

"Kamu kenapa, kok bengong?" tanya Amel yang melihat Nathan diam.

"Tidak, tidak apa apa." jawab Nathan cepat." Emm,Mel." panggil Nathan

"Iya, kenapa?" tanya Amel.

"Aku ingin membicarakan hal penting saat jam makan siang nanti, bisakah nemuin Anel lain kali saja." ucap Nathan cepat

"Hal penting? apa tidak bisa dibicarakan sekarang saja?"

"Tidak, aku ingin bicara nanti. Sekalian keluar makan siang."

Amel tersenyum senang, dia fikir Nathan akan mengatakan perihal pernikahan mereka lagi." Baiklah, aku akan menunggu."

Nathan tersenyum kecut. Sebenarnya dia tidak ingin Amel sampai menemui Anel dulu. Karna Nathan tau Anel akan mengatakan hal yang akan membuat persahabatan mereka menjadi sebuah permusuhan.Nathan juga tidak ingin Anel menyerah dan meninggalkannya. Maka dari itu Nathanlah yanh akan menjelaskannya terlebih dulu.

.

.

[Bersamsung]

1
Angelica James
sudah jadi Ayah kali...
Puryani
Lebih baik kaya gini gak terlalu panjang.
dari pada panjang dan nunggu"
Milasari
dari awal nama tokoh ceweknya udah ketuker, jd bingung,
tp msh pnasaran
arfan
up
Berlian Sihombing
cocok ya visual danu yg jd Nathan 😀😀
Haetsuki
mampir
putri gemini
hmmmmmn kyk nya dr sini emng ada yg ketuker buodta nya, pemeran utama nya Amel apa anel thor?
Pratiwi Khairin
mantap ceritanya makin asyik aja jadi ga mauberhenti bacanya
Zoana
mampir Thor
Dewi Kijang
lanjut
Dewi Kijang
bagus
Dewi Kijang
masih nyimak dulu ya
Dewi Kijang
lanjut
Laksmi93
Terimakasih untuk ya sudah berkenan Hadir. Mohon permakluman jika masih banyak kekurangan dalam penulisan maupun alur cerita.

Jangan lupa mampir di cerita baru Author yang berjudul BATAS RASA, disana tidak menghadirkan satu permeran saja tetapi ada dua pemerean yang pastinya bakalan bikin Baper kalian😊
cica
yang ketabrak awalnya amel
tapi yang marah" si Anel
,baru siamel datang nengok keadaaanya si Amel?
maksudnya apasih , bingung,yang ketabrak Amel atau Anel nih?
Indra utama Indra
.
Sundary Selle
om
Shine Yoon
ceritanya bagus, tapi ada kurangnya. seharusnya disetiap konflik diksih penjelsan yg lbih detail, agar lbih jelas, dan soal penulisan contoh : kata " brow" lbih baik gak ditambahi w, lbih enak "bro"... dan juga kata " kau" lbih enak pake "kamu" atau "lo" aja... semangat thor, klau bisa semoga ceritanya bisa direvisi agar lbih baik lagi thor.... tapi keseluruhan cerita bagus kok thor
Masye Tambajong
mantap
Nalendra Bagus
aku nangis thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!