Dia adalah orang yang sering dibuli dan dianggap remeh, yaitu seorang pecundang.
Suatu saat dia bermain game, tapi ketika pertama kali login, dia menemukan bahwa dirinya terjebak di sana.
Dia terjebak di dalam game dimana dirinya bisa mati kapan pun di dunia itu.
Aku telah memutuskan. Aku akan bertarung.
"...Dan menjadi orang yang bisa berdiri sampai akhir..."
=======================
Penasaran dengan bagaimana petualangannya di dalam dunia game?
Genre: Aksi, Komedi, Romantis, Petualangan, Sihir, Monster, Bela diri, Kerajaan.
-The Last One Standing-
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galih Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29.
[Selamat.]
[Anda telah mendapatkan Common item, 'White Crystal Upgrading Skill']
[Item ini mampu meningkatkan skill anda yang sudah Max. Khusus untuk skill dengan rank Common saja.]
"Woah, kurasa anda cukup beruntung."
Anda? Kenapa tiba-tiba admin ini menjadi baik sekali.
"Biasanya item seperti itu akan sulit untuk didapatkan, meskipun itu crystal dengan rank terendah sekalipun. Banyak diantara para player yang terkena zonk di sini, tapi kurasa anda tidak termasuk salah satunya."
Karena aku tidak menjawab atau mengatakan sesuatu. Seolah menyadari itu, sang admin pun menunduk dan meminta maaf kepadaku.
"Tolong, maafkan aku sebelumnya. Aku sudah salah mengira, dan berbuat yang tidak sopan."
Setelah mengatakannya pria itu kembali berdiri.
"Tapi bisakah anda jelaskan, kenapa bisa anda tiba-tiba muncul setelah tiga tahun...?"
Aku kemudian banyak dijejali berbagai pertanyaan olehnya, seperti 'Apakah anda adalah player yang baru saja terjebak sekarang ini?',
'Tidak mungkin, apakah anda adalah seorang penyelamat yang dikirim dari dunia nyata untuk membantu mengeluarkan kami?',
'Ataukah anda adalah orang...', dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya.
Aku kesulitan untuk menjawabnya, kemudian aku memberikan penjelasan yang masuk akal. Tapi jawabannya hanya singkat 'Oh' dan tidak lagi tertarik.
"Jadi begitu. Naas sekali jika kau baru bangun langsung dikejar oleh segerombolan monster serigala, dan terjatuh ke dalam jurang yang sangat dalam. Yah, tapi beruntungnya anda masih selamat sampai saat ini."
Entah kenapa, tapi aku memilih untuk merahasiakan seperti pertemuan dengan Elinalise dan bertarung melawan monster yang memiliki ukuran tiga kali tinggi sebuah bukit.
Sepertinya penjaga itu juga sudah salah mengira denganku dengan para karakter di dalam game, karena hampir selama tiga tahun ini tidak pernah ada seorang pun player yang muncul.
Sudah banyak orang yang mencoba menipu di sini dengan alasan ingin bergabung menjadi anggota, untuk membuktikannya mereka diuji dengan mesin crane di depanku.
Mesin Roulet Gacha di hadapanku ini juga hanya akan merespon jika orang itu adalah seorang player. Maka jika itu adalah orang lain, maka mesin ini sama sekali tidak mau berjalan.
Pada akhirnya, sebagai permintaan maaf dan bonus kedatanganku. Aku bebas untuk memiliki kristal putih ini sekarang.
"Bisakah saya tahu nama anda? Tapi bukan nama karakter yang anda perankan, melainkan nama asli anda di dunia nyata."
Aku sedikit ragu untuk menyebutkan namaku di sini, namaku bahkan hampir sama dengan karakter di dalam game ini.
Aku bahkan selalu menyebut namaku yang ada di dunia nyata sejak masuk ke dalam game ini, jadi nama 'Theo Walker' mungkin hanya aku seorang saja yang tahu.
"Aku, Teo. Itu adalah namaku."
Aku menjawabnya dengan mantab.
Setelah mengatakannya, aku diminta untuk mengisi sebuah dokumen dan pembuatan kartu identitas.
Sejak hari itu maka aku secara resmi tergabung menjadi salah satu bagian dari Asosiasi.
Sebelum pergi, aku sempat menanyakan tentang token game dan cara mendapatkannya. Namun penjaga itu hanya menggeleng dan tidak tahu juga bagaimana cara mendapatkannya.
Aku melihat kartu identitas di tanganku, dan sebagai permulaan, aku berada di rank terbawah. Sebagai pemula, Bronze - III.
Seseorang dapat meningkatkan peringkatnya dengan menyelesaikan sebuah misi dan mendapatkan poin. Sepertinya semakin tinggi status mereka pada Asosiasi maka semakin banyak keuntungan yang juga akan mereka dapatkan.
Yah, aku tidak terlalu peduli dengan hal itu.
Tapi ada satu hal di sini yang mencolok dan sangat mengganggu pikiranku sekarang.
Di aula lobby, ada empat patung manekin emas dari seseorang. Patung itu dibuat dengan sangat baik dan sempurna menurutku.
Patung itu tidak ditempatkan berjejer namun terpisah, keempatnya di letakkan menempel dengan dinding dengan sorot lampu yang sangat terang.
Aku menyadarinya, tidak mungkin jika nama keempatnya adalah pasaran.
Nama mereka yang selalu menjadi mimpi burukku.
Di bawah patung itu tertulis player dengan SSS-Rank, dan peringkat mereka adalah Ambassador Legends, Mythic - I.
Mereka adalah Chandra, Rio, Angga, dan Sandi.
Sialan...
Dasar para baj*ngan itu...
Mungkin maksud author ni berbagai negara ya?