NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8 # Ghibahin Arlo

Azura pulang bersama paman Aji setelah sebelumnya ikut makan malam di rumah papa Rega, gadis kecil itu juga sudah mandi dan ganti baju. Seperti dulu Aretha sang kakak, Azura juga sering menginap di rumah papa Rega dan mama Rhea. Di sana dia biasa tidur di kamar Queena, adik Aretha tersebut juga punya baju yang di tinggal di rumah mama Rhea.

Sepulang Azura, Queena tidak langsung bisa istirahat. Dia harus menyelesaikan beberapa tugas kuliahnya, dia juga sudah mulai menyusun proposal untuk penelitiannya kelak.

“Jangan begadang terlalu malam, sayang. Tubuh Ueena juga butuh istirahat,” mama Rhea membawakan coklat hangat untuk putri sulungnya tersebut.

“Iya, mama sayang. Ueena janji tidak lebih dari jam sebelas malam,” ucap Queena.

Mama Rhea meletakkan cangkir berisi coklat hangat diatas meja, dia mengusap kepala putri sulungnya tersebut. “Mama pernah ada di posisimu, sayang. Mama tidak mau kamu tumbang gara-gara bakteri-bakteri itu,” ucapnya dengan canda.

Queena terkekeh. “Tapi masih mendingan kultur bakteri dari pada harus menghadapi anak mi-mom Hana itu, ma. Lebih pusing menghadapi Arlo dari pada bakteri-bakteriku,”

“Arlo masih sering jahilin kamu, sayang?”

“Masih. Masa dia bilang tujuan hidupnya itu untuk membuatku kesal, ma. Padahal di kampus banyak anak-anak perempuan yang ngefans dia, Intan saja terbucin-bucin sama Arlo. Tapi tidak ada satupun yang di respon, mana mereka sering nitip salam dan kado lewat aku buat Arlo. Gara-gara mereka tahu aku berteman dengan dia dari kecil,” kesal Queena.

“Oh, ya? Arlo terkenal juga berarti,” mama Rhea duduk di sofa kamar putrinya.

Melihat sang mama yang duduk di sana, Queena beranjak dari kursi kebesarannya. Tak lupa dia mengambil coklat hangat buatan sang mama, gadis dua puluh satu tahun tersebut berlari kecil kearah mama Rhea. Queena duduk di samping sang mama, sebelum kembali memulai ceritanya tentang Arlo. Queena lebih dulu meneguk coklat hangatnya hingga tandas, baru kemudian dia mengadukan Arlo pada sang mama.

“Most wanted di kampus, ma. Ueena saja heran, ma. Bagaimana bisa dia jadi most wanted, red flag begitu. Masih bagusan kultur bakteriku, lebih most wanted. Lebih mahal juga,” gerutu Queena yang selalu kesal jika membahas Arlo.

Mama Rhea mendengarkan putrinya yang sedang mengeluhkan Arlo, semua hal yang Queena alami memang mama Rhea tahu. Senior dokter spesialis anak di Hasafa tersebut selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan keluh kesah putra putrinya, dari kecil hingga Queena dan Dean dewasa memang mama Rhea tidak pernah absen bertanya pada keduanya tentang hari yang mereka lalui di luar rumah.

“Mungkin anak mama ini begitu sepesial untuk Arlo. Sampai di jahilin tiap waktu,” ucap mama Rhea.

Queena memeluk mama Rhea dari samping. “Sepesial pake telur ayam apa bebek, ma?”

Mama Rhea mencubit hidung Queena. “Spesial telur ceplok,” keduanya terkekeh bersama, mama Rhea memeluk putrinya. Dia meng3cup puncak kepala Queena. “Kakak lanjutin lagi belajarnya, biar cepat selesai. Tidak boleh begadang,” mama Rhea mengurai pelukan Queena.

Queena mengangguk. “Selamat malam mamaku sayang,”

“Selamat malam juga cantiknya mama,” mama Rhea keluar dari kamar putri sulungnya tersebut.

Queena menarik napas dan menghembuskannya, ada kelegaan tersendiri setelah mencurahkan isi hatinya pada mama Rhea. “Semangat Ueena,” monolognya, dia kembali mengerjakan tugas kuliahnya agar cepat selesai dan tidak perlu begadang.

***

Tidak berbeda dengan Arlo, pemuda itu langsung membersihkan diri begitu sampai rumah. Dia sempat turun untuk ikut makan malam bersama keluarganya, setelah itu kembali lagi ke kamar untuk meneruskan mengerjakan projectnya.

Lima belas menit berlalu, dia hanya duduk diam sambil menatap layar PC. Pada layar tersebut berjajar dua project yang beberapa waktu lalu sempat di komentari mi-mom Hana, Arlo sedang dalam kebimbangan. Seperti yang mi-mom Hana katakan, dia tidak mungkin menyelesaikan dua project sekaligus. Bukan karena Arlo tidak mampu, melainkan dia harus memilih salah satu.

Arlo menaruh kedua tangannya di belakang kepala, dia bersandar pada sandaran kursi gaming. Arlo sedang memikirkan apa yang harus dia lakukan, sepertinya dia butuh saran dari orang lain.

Arlo meraih ponselnya, dia menekan satu nama yang ada dalam kontaknya. Arlo melakukan panggilan telepon pada seseorang, dia menunggu hingga orang di seberang sana menjawab panggilan teleponnya.

“Kamu ini sengaja atau tidak lihat jam, bro?”

“Ck… aku butuh teman ngobrol, suntuk.”

“Pfff… seorang Arlo suntuk? Biasanya juga ngerjain Ueena,”

“Aku habis di kerjain Azura,”

“Hahaha… makanya stop jahil sama Ueena, bro. Hari ini Azura, besok bisa di kerjain om Rega. Tidak berkutik kalau sampai om Rega yang langsung turun,”

“Om Rega pasti bisa aku taklukkan nanti,”

“Wahaha… kamu yakin bisa menaklukkan om Rega, Ar? Sementara saban hari kamu selalu bikin Ueena pulang sekolah mewek,”

“Ck… pikir nanti saja itu. Seriusan ini, Raf. Aku suntuk,”

“Ada masalah serius?”

“Soal project untuk skripsiku. Mi-mom bilang, aku harus memilih salah satu. Tapi aku masih bingung harus memilih yang mana,”

Arlo menghubungi sahabatnya, dia minta saran dari Rafa yang tidak lain sahabatnya dan juga Queena dari mereka kecil. Rafa adalah putra semata wayang papa Dio dan mama Almira, dia dan Arlo lahir di bulan yang sama. Dia, Queena dan Rafa selalu bersama dari TK hingga SMA. Baru saat kuliah mereka berpisah, karena Rafa yang memilih untuk kuliah di Jogja. Sedangkan Arlo dsn Queena memilih kuliah di Bandung.

Cukup lama mereka bicara melalui sambungan telepon, hingga Rafa mengakhiri pembicaraan karena besok pagi-pagi dia ada janji bertemu dengan dosennya.

“Akhir minggu ini aku pulang ke Bandung, Ar. Untuk sementara kamu lanjutkan saja dua-duanya, kita bicarakan lagi nanti saat aku pulang ke Bandung.”

“Oke. Aku tunggu, kita juga sudah lama tidak ngopi bareng.”

“Siap,”

Keduanya lantas memutuskan sambungan telepon, Rafa memang selalu menjadi penasehat untuk Arlo dan Queena. Mereka selalu minta pendapat Rafa, dia jugalah yang selalu menjadi penengah kedua sahabatnya saat mereka sedang bersitegang. Dia akan selalu menenangkan Queena saat Arlo bertingkah, dan hanya Rafa yang bisa membuat Arlo menerima masukan dari orang lain.

1
muthia
sehat selalu ❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk... kk jg ya❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
❤❤❤❤❤❤❤❤
muthia: sehat selalu 🙏❤
total 2 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kakak juga ya 💗💗
total 3 replies
Enz99
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk💗💗
total 1 replies
zhelfa_alfira
keren
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kkk 💗💗💗
total 1 replies
muthia
ayo Arlo
muthia: ❤❤❤❤❤❤
total 4 replies
muthia
gegara itu l akhirnya Arlo nikah sama Queen
muthia: 😂😂😂😂😂😂❤❤❤
total 2 replies
Anto D Cotto
menarik
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk.. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
Anto D Cotto: ok,,see 👍
total 2 replies
muthia
semangat dan sehat selalu thor 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
muthia
Langsung mampir
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trimaksh kk cntikq ❤️❤️❤️💗
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Waduh dalam sehari udah triple kill aja ngisengin Uena😮‍💨
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣🤣🤣 emg biang rusuh kan ya dia... anehnya cm ke ueena aja dia gt
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Yuhuuuuu..akhirnya cerita si babang Arlo yang sedari orok ngekeep si neng cantik Uena launching juga🥳🥳.
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ❤️❤️❤️❤️ berkat dkgn kk jg akhirnya mrk bs lauching
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!