NovelToon NovelToon
Ardanium'S Tale Online

Ardanium'S Tale Online

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Contest / Sci-Fi / Vrmmorpg / Game / Tamat
Popularitas:444.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: lutf

Erlangga Saputra, tampak seperti mahasiswa normal. Namun nyatanya, ia seorang penderita penyakit.

Suatu hari, ia mendapatkan sebuah hadiah ulang tahun berupa perangkat AFDVR yang memungkinkannya untuk menjelajahi dunia virtual. Ia pun memilih untuk menjelajahi Ardanium's Tale Online.

Dengan tujuan menyembuhkan penyakitnya, ia bertualangan di dunia fantasi itu dan mengumpulkan orang-orang berharga baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lutf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Bab Pelahap Jiwa - Soul Eater

"Apa aku sungguh menang?"

"Ya."

"Apa kau serius?"

"Ya."

"Tunggu dulu. Kau tidak sedang menipuku, kan?"

"Untuk apa aku menipumu?"

"Ah, benar juga. Apa aku harus senang?"

"Yang kutahu, saat seseorang mencapai tujuannya mereka akan senang. Tapi, itu terserah padamu. Kalau mau sedih atau marah juga boleh."

Erra tersenyum kecut mendengar jawaban Schwarzerritter. Lalu ia bertanya lagi,

"Kalau aku sudah menang, berarti kau bisa memberitahu apa yang kau jaga, kan? Oh iya, apa aku dapat hadiah setelah mengalahkanmu? Kalau tidak juga tidak apa-apa, habisnya kau menurunkan kekuatanmu. Tapi aku tetap minta jalan keluar dari sini, oke?"

"Sebenarnya hal yang kujaga, dan yang menjadi hadiah setelah mengalahkanku adalah pedang ini."

Schwarzerritter mengangkat pedangnya. Erra mengangkat sebelah alisnya, menunjukkan rasa bingungnya. Lalu ia bertanya,

"Jadi, pedang usang itu punya kekuatan spesial?"

"Usang, ya?"

Mendengar pertanyaan Erra, Schwarzerritter menatap pedangnya yang memang terlihat usang.

Pedang yang digenggam ksatria berzirah hitam itu punya model longsword yang sangat standar. Bentuk bilahnya tak punya ciri khas, dengan panjang sekitar satu setengah meter, lebar sekitar sepuluh sentimeter, dan ketebalan bagian tengahnya sekitar satu milimeter. Sisi tajam bilahnya atau mata pedangnya ada di kedua sisinya, tapi sekitar sepuluh sentimeter dari pangkal bilahnya itu tumpul. Bilah pedang ini juga terlihat kusam seperti terbuat dari bahan murahan.

Bagian gagangnya cukup panjang untuk nyaman digenggam dua tangan. Terbuat dari kayu yang dibelit lembaran kulit berwarna coklat sangat tua hampir hitam. Pelindung tangannya bertipe crossguard. Yang hanya berupa baja pipih dengan panjang sekitar dua puluh sentimeter, lebar sekitar tiga sentimeter, dan ketebalan sekitar setengah sentimeter. Bagian pummel atau ujung bawah gagangnya berbentuk seperti gelang yang terbuat dari kayu hitam.

"Pedang ini punya potensi yang bisa membuat pemiliknya jadi sangat kuat. Tapi penggunaannya sedikit sulit. Apa kau tidak mau menerimanya?" ucap Schwarzerritter.

"Tentu saja aku mau! Dari awal aku sudah menduga kalau pedang itu punya kekuatan tersembunyi, karena tidak mungkin ksatria sehebat dirimu memakai pedang kualitas rendah."

"Baiklah, kalau begitu terima ini."

Schwarzerritter menyerahkan pedangnya dengan kedua tangannya, Erra juga menerimanya dengan kedua tangannya. Erra kemudian coba menggenggam pedang itu dengan kedua tangannya, lalu muncul sebuah pemberitahuan dari sistem.

Isi pemberitahuan itu adalah tentang Erra yang telah menerima pedang yang bernama Soul Devourer itu dari Schwarzerritter. Lalu sebuah tawaran untuk menerima sebuah special class yang bernama, Soul Eater.

Special class adalah sebuah class yang hanya bisa didapatkan dengan suatu cara khusus atau cara spesial. Seperti menyelesaikan sebuah misi atau membereskan sebuah dungeon. Tampaknya, Soul Eater adalah special class yang bisa didapatkan dengan menyelesaikan dungeon.

Special class itu benar-benar spesial. Karena dari ratusan ribu pemain Ardanium's Tale Online di seluruh dunia, saat ini hanya ada dua puluh orang yang memilikinya. Dan mereka semua termasuk ke dalam lima puluh besar top player. Dengan kata lain, mereka adalah dua puluh orang dari lima puluh pemain terbaik atau terkuat di seluruh dunia Ardanium's Tale Online ini.

Erra terpaku dengan mulutnya yang menganga, melihat tawaran di depan matanya. Tak pernah ia sangka sama sekali, ia akan punya kesempatan untuk mendapatkan tawaran sehebat ini.

Erra menarik napas dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan untuk menenangkan dirinya sendiri. Lalu ia membaca kelanjutan dari pemberitahuan itu.

Ternyata, untuk mengambil special class Soul Eater ada beberapa syarat yang harus Erra penuhi. Yang pertama adalah, ia harus rela level dan poin statusnya diturunkan sampai level satu lagi. Lalu yang kedua adalah, sub class-nya akan dihapus. Erra bahkan tak akan bisa mengambil sub class lagi. Lalu syarat terakhir adalah, Erra tak akan bisa memakai senjata lain selain Soul Devourer sampai ia mencapai level lima puluh.

Erra menelan ludahnya melihat persyaratan ini Ia tak begitu peduli pada syarat terakhirnya. Ia juga tak begitu keberatan dengan syarat kedua. Tapi, syarat pertama membuatnya merasa berat. Saat ini Erra sudah mencapai level enam puluhan. Akibat terus menerus coba melawan Schwarzerritter, ia berhasil mendapat banyak tambahan poin status meski tak naik level. Poin status yang Erra miliki sekarang sudah setara dengan pemain level tujuh puluh. Membayangkan semua itu akan hilang membuat hati Erra sedikit tersayat.

Erra kemudian membaca lebih lanjut pemberitahuan itu. Sekarang ia membaca bagian keuntungan mengambil special class Soul Eater ini.

Yang pertama adalah pedang Soul Devourer termasuk ke jenis senjata artefak. Biasanya senjata hanya punya status attack atau daya serang yang bisa ditimbulkan. Dan status durability atau ketahanan dari senjata itu. Tapi senjata artefak punya status recovery atau pemulihan.

Setiap senjata akan berkurang poin durability-nya saat digunakan. Jika itu senjata biasa, untuk memulihkan poin yang hilang itu harus melalui proses perbaikan. Biasanya proses perbaikan itu bisa dilakukan oleh Smiths untuk senjata berbahan dasar logam, atau oleh Wood Crafter jika senjata berbahan dasar kayu.

Tapi untuk senjata artefak, poin durability-nya akan pulih dengan sendirinya karena status recovery.

Senjata artefak sudah banyak beredar, tapi harganya sangat mahal. Selain itu, yang banyak beredar hanyalah senjata artefak level rendah. Untuk yang level tinggi masih jarang ditemui.

Senjata artefak dibagi ke dalam beberapa tingkatan. Sejauh ini yang diketahui ada enam tingkatan. Yaitu tingkat S, A, B, C, D, dan E. Dengan tingkat S yang tertinggi dan E yang terendah. Sampai saat ini, yang banyak beredar adalah dari tingkat C ke bawah. Sedangkan dari tingkat B ke atas masih sangat jarang. Apalagi kelas S, diketahui hanya ada kurang dari lima puluh senjata artefak kelas S.

Lalu, Soul Devourer kelas apa?

Soul Devourer adalah senjata artefak kelas X.

Pada awalnya, klasifikasi tingkat kekuatan suatu benda di Ardanium's Tale Online hanya dari kelas A sampai E, dengan kelas A adalah yang terkuat. Tapi belakangan ditambah kelas S, yang berarti lebih kuat dari kelas A. Dan pada pembaruan tahun lalu (sehari sebelum Erra bertemu Schwarzerritter), baru diumumkan ada tingkatan baru dan menjadi terakhir kalinya pihak pengembang akan memberi tambahan tingkatan. Nama tingkatan itu adalah, kelas X.

Membaca keterangan bahwa Soul Devourer adalah senjata artefak kelas X, Erra tersedak napasnya sendiri. Erra lalu membaca keuntungan lain dari Soul Eater.

Keuntungan kedua adalah mendapatkan sebuah skill yang bernama Soul Absorption. Kemampuan dari skill ini sangatlah luar biasa.

Soul Absorption, jika Erra memakai skill ini, ia bisa mendapatkan sepuluh persen dari total poin status lawan yang ia habisi. Sebagai contoh, misalkan ada lawan yang punya total poon status sebesar seratus poin, maka Erra akan mendapatkan sepuluh poin status. Kemudian sepuluh poin itu akan dibagi rata ke tiap status Erra.

Tapi ada beberapa syarat agar skill ini aktif.

Pertama, Erra harus mendaratkan serangan terakhir. Kedua, skill ini hanya aktif pada korban yang urutannya berakhir angka satu. Sebagai contoh, berarti skill ini hanya akan aktif saat Erra menghabisi lawan pertama, kesebelas, kedua puluh satu, ketiga puluh satu, dan seterusnya.

Erra juga bisa mendapatkan satu skill lagi yang bernama Black Sword. Untuk mengaktifkan skill ini, yang menjadi 'bahan bakarnya' adalah poin status Erra sendiri. Saat skill ini diaktifkan, sepuluh persen status Erra akan disedot. Lalu semua poin status Soul Devourer akan ditingkatkan sesuai poin status yang dikonsumsi. Misal, sepuluh persen poin status Erra yang dikonsumsi adalah sepuluh poin, maka setiap status Soul Devourer akan dapat tambahan poin sebesar sepuluh poin.

Saat Black Sword aktif, seluruh bagian Soul Devourer akan jadi hitam pekat. Black Sword akan aktif selama lima belas detik, dan jeda pemakaiannya adalah satu jam.

Jika Erra menghabisi lawan saat Black Sword aktif, maka Soul Absorption tidak akan aktif.

Penjelasan tentang Soul Eater berakhir dengan penjelasan tentang Black Sword. Erra kini menimbang-nimbang apa yang harus ia lakukan.

Apa harus diterima?

Atau tidak?

Setelah beberapa saat berlalu,

"Masa bodoh lah!"

Erra pun memilih untuk menjadi seorang Soul Eater.

Erra merasakan sensasi aneh pada tubuhnya, lalu tiba-tiba tubuhnya terasa lemas. Beberapa saat kemudian, setelah sensasi aneh itu hilang, Erra membuka panel menu profilnya.

Di sana sekarang tertulis kalau dirinya adalah seorang Soul Eater, bukan lagi seorang Scouts. Kemudian Erra mendapati kolom sub class-nya menghilang. Dan levelnya kembali ke level satu. Begitu juga dengan semua poin statusnya yang kembali ke awal.

"Baiklah, sekarang bagaimana caranya keluar dari sini?" tanya Erra.

"Aslinya, penantang harus menghabisiku untuk menang. Lalu dengan sendirinya sebuah portal teleportasi akan terbuka. Tapi, karena kau menang dengan tidak menghabisiku, portal otu tak muncul. Meski begitu, syarat mengaktifkan portal itu masih sama. Yakni dengan menghabisiku." jawab Schwarzerritter.

"Bilang saja aku harus membunuhmu untuk keluar. Kenapa pakai cerita panjang segala?"

"Agar lebih jelas."

"Hm, begitu ya? Tapi sekarang, bagaimana caraku membunuhmu? Sekarang perbedaan level kita semakin jauh. Aku level satu, kau level tiga ratus."

"Tenang, aku sudah memikirkan caranya."

Setelah menjawab seperti itu, Schwarzerritter melepas semua perangkatnya. Sampai-sampai ia hanya memakai celana yang panjangnya sampai setengah betis saja. Ia tak memakai alas kaki dan bertelanjang dada.

"Dengan begini, semu pertahananku sudah menghilang." ucap Schwarzerritter.

"Tapi tetap saja, mungkin seranganku tak akan memberi efek apa pun." Erra menanggapi.

"Aku tahu."

Schwarzerritter kemudian menjelaskan kalau ia akan melukai dirinya sendiri sampai sekarat. Lalu Erra yang akan menghabisinya. Erra pun setuju dengan cara itu.

"Apa sekarang aku boleh tahu namamu? Penantang tanpa nama?"

"Ah?! Aku belum pernah mengatakannya, ya? Namaku Erra."

"Erra, ya?"

Erra memberi tiga botol racun pada Schwarzerritter. Itu adalah racun untuk disiramkan pada senjata. Efeknya, akan membuat kemampuan regenerasi korban tidak berfungsi selama tiga puluh detik. Schwarzerritter menerima ketiga botol racun itu. Lalu mereka pun siap dengan rencana mereka.

Schwarzerritter mengambil sebuah belati yang ia lumuri dengan racun dari Erra. Ia menikam perut sisi kirinya sendiri, lalu menggeser belati itu ke kanan. Dengan kata lain, ia merobek perutnya sendiri. Ia tak melakukan itu sekali, tapi berkali-kali.

Schwarzerritter mengambil belati lain, sebuah belati bermata empat. Setelah melumuri belati itu dengan racun dari Erra, ia menikam dada kirinya secara bertubi-tubi lalu meninggalkan belati iti tertancap di dada kirinya.

Schwarzerritter mengambil dua belati lain. Kali ini ia tak memakai racun dari Erra. Ia kemudian menancapkan salah satu belati itu ke sisi kanan kepalanya sendiri, dan belqti yang satunya ke sisi kiri kepalanya. Ia kemudian mendorong gagang kedua belati itu ke atas, sehingga gagang kedua belati itu tampak seperti tanduk di kepalanya. Lalu ia memegang belati dari kiri dengan tangan kanannya, dan belati dari kanan dengan tangan kirinya. Dan menarik keduanya turun. Dengan kata lain, Schwarzerritter merobek tengkoraknya sendiri.

Schwarzerritter kemudian mencabut kedua belati itu, melumurinya dengan racun dari Erra. Dan menanamkan keduanya di masing-masing bola matanya. Ia kemudian berseru,

"Sekarang!!!"

Erra menanggapinya denga segera menerjang.

Rangkaian tindakan Schwarzerritter itu berhasil menurunkan hit point-nya sendiri sampai tersisa kurang dari tiga persen saja. Setelah berseru pada Erra, ia menghancurkan tenggorokannya sendiri dengan tangannya. Membuat hit point-nya hanya tersisa kurang dari satu persen.

Erra menyerang dengan menggunakan beragam skill yang ia aktifkan berturut-turut. Semua serangannya terarah pada leher lawannya. Setelah melepaskan belasan serangan, Schwarzerritter tak kunjung mati.

Schwarzerritter kemudian mencabut dua. belati di matanya. Lalu menggunakan keduanya untuk memotong kakinya sendiri. Lalu ia juga memotong tangan kirinya sendiri.

Setelah itu, Schwarzerritter terduduk. Erra kembali menghujani lehernya dengan kombinasi skill. Dan akhirnya, Schwarzerritter sistem nyatakan telah mati.

Sebuah portal terbuka di belakang Schwarzerritter. Erra pun segera menghampiri portal itu. Sesaat sebelum melewai portal, Erra berhenti dan berbalik. Ia menatap jasad Schwarzerritter beberapa saat.

Setelah itu, Erra pun melewati portal teleportasi.

Bersambung...

1
Bagus Prakoso
mengapa erra tidak terfikir untuk memncing earth dragon ke arah pasukan lawan ya, dengan demikian bisa mengurangi jumlah dengan cukup signifikan
Janu Ary
bukannya boink lv 1-2 tapi kenapa cepet naik lvnya gak salah nih ???
Midpear
To the point bgt.
Midpear
Ga kebayang naek status brp setelah ngebantai pasukan level 200an
Moca Mix Max
alon alon asal kelakon 🙊
Moca Mix Max
👍
Moca Mix Max
👍👍👍👍👍
Moca Mix Max
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Moca Mix Max
👍
Adryan Eko
wohoo.. ketemu lagi.. gak minta kontak lu tong? ntar nyariin lagi, galau lagi.. gak gercep ni mc nya
Adryan Eko
good.. alur yg menarik dan sedikit unpredict.. karena awalnya gw kira ezzza itu Esa temennya ternyata bukan yak.. nice chapt
Adryan Eko
ezzza.. wkwkwk
masa Er gak ngeh juga yak
lutf ariangga: Er cuma cuek setengah gak peduli...
total 1 replies
Adryan Eko
sistem borong sendiri.. wkwkwkw
cuan cuan.. wkwkw
Adryan Eko
lanjoot.. mantap dah.. tulisan nya gurih
Adryan Eko
gak ada detail levelling nya kah??
Adryan Eko: wkwkwk.. pantesan..
tapi dari novel lain kan ada referensi juga thor..
but its oke lah, udah good kok
total 2 replies
Adryan Eko
itu si Aruni ya Arun ya kan??
karena karakter avatar nya banyak berubah kali ya makanya dia gak kenal.. terus yg penyanyi dia kenal itu siapa dong?
Adryan Eko
bisa aja selingan nya.. angan dan mimpi mungkin bisa jadi nyata di masa depan
Adryan Eko
helehh.. malah di tinggal, minta kontak kek.. mc nya introvert nih.. wkwkwkw
ambil sub nya Smith biar bisa buat dan repair senjata
Adryan Eko
wohoo.. ada aroma heroine sampe dunia nyata ni.. wkwkw
Adryan Eko
wohoo.. ada heroine menyerahkan diri.. wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!