Bisakah Kelvin menjadi seorang ayah, yang baik untuk keluarga kecil barunya?
Apakah pada akhirnya Vina bisa menerima kehadiran Kelvin dalam hidupnya?
Akankah kehidupan rumah tangga mereka akan berjalan dengan lancar?
Apakah pada akhirnya kebenaran akan terungkap?Apakah pada akhirnya mereka akan saling mencintai?
Aku akan belajar menjadi seorang ayah yang baik untuk mu dan anak mu, walaupun aku tidak tau, anak yang berada di kandungan mu anak mu dengan siapa, hanya saja jika melihat mu seperti ini mengingatkan ku dengan gadis itu gadis yang ku tinggali setelah malam itu, aku ingin tanggung jawab tentang hidupnya tapi bahkan sampai detik ini aku tidak tau dia dimana.
Aku berharap dia akan bertemu dengan laki laki yang mau menjaganya dan menerima kekurangan nya, sama halnya aku yang akhirnya menikahi mu dan menerima kekurangan mu. Aku harap suatu saat nanti kamu juga bisa menerima ku pada akhirnya
Jika kalian yang baru bergabung jangan lupa baca Novel sebelumnya dulu ya agar kalian ga bingung karna ini adalah Sequel lanjutan dari Cerita Kita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 20
Vina terbangun hari sudah sore sekitar pukul 3 sore Vina terbangun dengan keadaan kepala yang cukup pening dan rasa mual yang sangat hebat. Vina segera berlari ke arah kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya. "Astaga ga seperti biasanya aku seperti ini, ada apa ini" ucap Vina bertanya tanya pada dirinya karna ga biasanya dia merasakan mual dan pusing sehebat ini.
akhirnya Vina putuskan untuk membuat susu untuk mengganjal perutnya yang mulai kelaparan saat ini. setelah meminum susu Vina segera keluar rumah untuk membeli keperluan kamar mandi, dan dapurnya. untungnya di ujung jalan blok rumahnya ada mini market yang cukup lengkap jadi Vina ke sana untuk belanja beberapa keperluan nya.
Vina memasuki toko itu dan mengambil troli untuk membawa beberapa barang yang dia beli, saat Vina menyusuri setiap lorong tidak sengaja dia bertemu anak kecil yang tengah jongkok di depan mainan robot robotan seorang diri membuat Vina menghampiri anak itu. "hai manis apa yang kamu lakukan disini?dengan siapa kamu kesini?" tanya Vina kepada anak laki laki itu yang hanya menatapnya dengan tatapan bingung tapi tersenyum manis kepada Vina
"hey kenapa kamu hanya tersenyum" tanya Vina lagi dengan ramah
"ah cris akhirnya kamu ketemu juga, maaf telah membuat mu menjaga keponakan ku, perkenalkan aku Mario" ucap laki laki itu seraya mengulurkan tangan nya kepada Vina dan di terima oleh Vina
"i'ts okey, ah nama ku Livina panggil Vina aja, ah kamu om nya ternyata" ucap Vina kepada Mario
"iya, aku om nya, apakah kamu orang baru?karna aku baru melihat mu"ucap Mario kepada Vina seraya menilainya
"ah iya, aku baru pindah"ucap Vina sopan
"baiklah, lain kali mainlah ke rumah kami ada di sebrang jalan, sampai jumpa" ucap Mario kepada Vina seraya berpamitan dan Vina hanya tersenyum tulus
Vina segera menyelesaikan berbelanja dan segera membayar tagihan nya dan kembali ke rumah untuk segera masak untuk dia makan. sesampainya Vina di rumah dia segera merapihkan belanjaannya dan mulai memasak, dia memasak ayam goreng dan sayur SOP, walaupun dengan bahan seadanya dia berhasil membuatnya.
Vina segera makan dan segera mencuci piring kotornya, setelah itu Vina habiskan hari itu untuk membuat disain baju baju untuk koleksinya.
Sementara Vina sibuk di London ternyata Jasmin baru mengetahui bahwa Vina gada di Jakarta dia pergi ke Jogja setelah dia di datangi oleh kakak dan adik perempuan Vina yang bingung saat ingin main ke rumah Vina malah gada vinanya. Jasmin sama terkejutnya dengan kakak Vina dan adiknya sebab keluarga nya gada yang di beritahu bahwa Vina pulang ke Jogja.
"Hallo bibi, ini saya. apa benar Vina ke Jogja?! kenapa gada yang kasih tau saya kalau Vina ke Jogja?!" marah Jasmin pada art yang menjaga Vina di rumah peninggalan anaknya
"maaf nyonya bukan saya tidak ingin memberitahu nyonya dan keluarga, tapi nona sendiri yang memintanya maafkan saya" ucap bibi sopan seraya menjelaskan kemauan Vina yang gamau keluarga Kelvin mencarinya
"Astaga, baiklah kapan dia pergi ke Jogja?"tanya Jasmine kepada bibi dengan nada marah karna dia kecewa menantunya yang dia sayang malah harus pergi meninggalkan mereka semua karna rasa kecewanya.
"nona pergi dari kemarin nyonya" ucap bibi kepada Jasmin sopan tapi Janine langsung mematikan panggilan itu setelah mendapatkan jawaban nya.
Jasmin pun mulai menulis pesan wa kepada Dinda mengabari bahwasanya Vina kabur ke Jogja mungkin karna ga kuat dengan sifat Kelvin, iya jadi Jasmin telah di ceritakan sebelumnya oleh bibi art rumah mereka bahwa Kelvin sempat tidur di rumah hanya saja dia terus memperkeruh suasana hati Vina tanpa menjelaskan semuanya, Vina yang ga kuat malah milih melarikan diri.
"assalamualaikum mah.."ucap Dinda yang segera pulang ke rumah mama mertuanya setelah mendengar kabar itu
"iyaa sayang mama di sini"ucap Jasmine kepada Dinda
"mah terus gimana, apa mama udah dapet kabar tentang Vina mah??"tanya Dinda kepada mamanya ini
"mama udah hubungin Bu putri, tapi katanya dia ga di sana mama curiga kalau Vina sebenarnya ga pulang ke Jogja tapi ketempat lain Din" ucap Jasmine kepada Dinda dengan nada serius
"ah mama jangan berfikir macam macam, aku percaya Vina ga akan pergi jauh jauh ko, mama cepet sembuh dan kita akan cari Vina ya mah"ucap Dinda kepada Jasmine
"gimana mama bisa tenang kalau mama gatau keberadaan adik ipar mu Din, dia sedang hamil mama mau bilang apa sama keluarganya, mama nutupin semua keburukan anak mama dan buat menantu mama pergi gitu, mama gagal jaga menantu mama Din, dan ini semua salah mama ga bisa jaga Vina Din" ucap Jasmin menangis pada akhirnya
Dinda yang cekatan langsung memeluk mamanya ini untuk menenangkan nya. "udah mah mama ga boleh nyalahin diri mama, kalau ada orang yang harus di salahin itu ya Kelvin, karna dia sudah mencampakkan seorang istri yang sayang setia dan cinta kepadanya, dia adalah laki laki terbodoh yang Dinda tau" ucap Dinda marah kepada adik iparnya yang menyebalkan itu
setelahnya Dinda membantu mamanya untuk istirahat sedangkan dirinya mengirimkan surat kepada Kelvin untuk memberitahukan bahwa Vina kabur dari rumah dan ga ada yang bisa menghubunginya. Dinda tau kalau dia hanya mengirimkan Kelvin SMS atau wa dia pasti ga akan respon tapi kalau surat pasti dia akan baca walaupun kecil kemungkinannya.
"**pak Kelvin, besok bapak sudah harus ke Inggris untuk peresmian hotel yang sudah bekerja sama dengan bapak di sana, Mr Mario akan menemui bapak besok di hotel" ucap sekertaris Kelvin
Kelvin yang mendengar kabar itu segera di pesankan tiket untuk pergi ke London siang itu juga. dan saat ini Kelvin sudah berada di Inggris untuk bertemu dengan Mario sang pemilik hotel Rosewood. Kelvin di sediakan satu kamar hotel disana dan dia akan di London selama 1 Minggu untuk memastikan Mario puas dengan disain dan interior bangunan yang dia buat**.
Tanpa Kelvin dan Vina sadari sebenarnya mereka kemarin pergi ke London dengan penerbangan yang sama, jam yang sama, hanya set bangku yang berbeda Kelvin bisnis class dan Vina ekonomi. mereka bahkan ke tujuan yang sama.
Sedangkan di Jakarta, surat yang Dinda siapkan untuk Kelvin malah di baca oleh Audy sebab Audy lah yang bertanggung jawab di perusahaan sementara Kelvin gada di tempat. Audy selalu bertingkah di perusahaan seperti menghambur hamburkan uang, dan bahkan melalaikan tugas yang di titipkan oleh Kelvin.
"apa ini siapa yang berani berani menuliskan surat ini untuk Kelvin!Sialan! dia mau cari mati! ngapain harus bahas tentang jalang itu! syukurlah Kelvin gada di sini hahaha jadi dia gatau kalau surat ini hilang hahaha aku akan bakar surat ini! biar dia gatau kalau istrinya udah kabur gatau kemana, aku harus mempercepat semuanya! aku gamau Kelvin berubah pikiran dan buat dia gajadi nikahin aku"ucap Audy dengan suara cukup keras tapi tidak ada yang dengar karna dia di ruangan Kelvin dan ruangan itu kedap suara
Audy segera membakar surat itu dan meninggalkan nya di tong sampah besi dan meninggalkan nya untuk keluar dan ga kembali lagi. Kakak ipar Vina yang bekerja di perusahaan itu kaget saat melihat ruangan Kelvin terdapat asap di seisi ruangan. dia bergegas mencari sumber asap itu berasal. dan saat menemukan nya dia segera mengguyur kertas itu dan membuat apinya padam.
"Siapa yang bakar ini di dalam ruangan pasti dia orang bodoh" marah Adi
dia segera mengambil surat itu dan melihat tulisan nama Vina di sana, "loh tunggu ini, kenapa surat ini membawa bawa Vina? ada apa dengan nya?dan siapa yang membakar surat ini" ucap Adi
"ah aku tau pasti wanita itu, tapi aku gada bukti soal itu, dan aku juga gatau isi surat itu karna hanya tersisa sedikit kata di sana yaitu Vina bodoh dan marah. apa maksudnya ini" ucap Adi yang terus bertanya tanya pada dirinya sendiri. dia langsung keluar ruangan dan menyimpan dokumen itu di tempat yang aman agar bisa ia teliti lagi