NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Berakhir

Ketika Cinta Berakhir

Status: tamat
Genre:Pelakor / Pelakor jahat / Nikahmuda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Tamat
Popularitas:112.3k
Nilai: 5
Nama Author: lee Yana

Shenina Jean atau yang akrab disapa Nina adalah seorang wanita karir sekaligus istri dari lelaki bernama Argan Dio. mereka merupakan sepasang kekasih yang menikah atas dasar saling mencintai.

karena tak kunjung mendapatkan keturunan, Shenina memutuskan untuk meninggalkan dunia kerja dan melepaskan jabatan bersama mimpi-mimpinya. Agar bisa lebih fokus pada program kehamilan yang tengah ia jalani.

Namun setelah semua usaha yang ia lakukan, ternyata Shenina mendapati suami yang sangat dicintainya justru menjalin hubungan gelap dengan wanita lain merupakan orang terdekatnya.

Kenyataan pahit atas pengkhianatan tersebut membuatnya hancur berkeping-keping. hingga ia memutuskan untuk pergi sejauh mungkin. menghilang tanpa jejak, merombak dirinya secara keseluruhan lalu kembali dengan kehidupan dan identitas yang benar-benar baru.

Bagaimana kisah kelanjutannya....? apakah Shenina akan balas dendam ? Atau justru memulai cinta yang baru ? Nantikan kisahnya ya……..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee Yana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah

Pagi itu Dio baru saja kembali ke apartemennya setelah semalaman ia tidak pulang.

Namun saat di rumah ternyata anak dan istrinya sudah tidak ada. Lagi-lagi Yuri pergi tanpa sepengetahuannya.

Untung saja setelah beberapa saat orangtua Dio menelepon dan mengabari kalau cucunya sedang berada dirumah bersama mereka.

Sementara Yuri sedang pergi ke kelas yoga bersama temannya.

Ibunya juga menyuruh agar Dio bergegas menyusul kesana untuk sarapan dan menemani Nala, karena wanita paruh baya itu ingin pergi sebentar menghadiri kelas memasak yang sedang populer akhir-akhir ini.

Selain itu, ibunya juga tahu kalau Yuri tidak mungkin menyediakan makanan untuk Dio.

Melihat menantunya pagi-pagi sekali datang kerumah mereka dan menitipkan Nala, orangtuanya langsung paham kalau Yuri sedang bertengkar dengan anaknya.

Kalau tidak, mana mungkin dia datang kesini sementara di hari minggu Dio tetap ada dirumah.

Sesampainya di kediaman orangtuanya, Dio pun langsung sarapan dengan makanan yang sudah disediakan. Akhirnya setelah sekian lama dia kembali makan masakan rumah.

Bisa menikmati hidangan seperti itu merupakan sebuah nikmat yang luar biasa bagi Dio.

Karena sehari-hari dia lebih sering makan makanan instan yang dia beli dari toserba atau pedagang makanan lainnya.

Dulu sebelum dirinya melahirkan,Yuri sering menyediakan makanan untuk suaminya. Namun ternyata makanan itu bukanlah masakannya sendiri. Sedangkan Yuri mengklaim bahwa itu adalah masakannya.

Dia sengaja membeli makanan dari luar untuk disajikan di rumah ketika suaminya pulang. Dio juga tidak mengetahuinya karena saat itu Yuri membelinya dengan uang simpanannya sendiri.

Namun hal-hal seperti itu bukanlah masalah besar bagi Dio. Dia masih memaklumi istrinya yang kurang pandai dalam hal masak memasak.

Karena menurutnya selama Yuri mau belajar, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Namun seiring berjalannya waktu, Yuri merasa pengeluarannya sangat banyak. Karena setiap hari harus membeli makanan dari luar.

Belum lagi setelah melahirkan dia juga harus memenuhi kebutuhan anaknya, seperti popok dan susu bayi.

Uang dari Dio memang cukup untuk membeli semua kebutuhan dalam rumah tangga mereka, tapi belum cukup banyak kalau digunakan untuk memenuhi keinginannya.

Seperti mengoleksi barang-barang mewah, serta bersenang-senang dengan teman-temannya seperti saat dia masih bekerja sebagai wanita karir.

Belum lagi terkadang Yuri harus membaginya dengan kedua orangtua masing-masing.

Hal seperti itulah yang membuatnya terkadang sangat pusing, karena untuk saat ini mereka hanya mengandalkan gaji Dio seorang diri.

Di satu sisi dia sangat ingin kembali bekerja, tapi disisi lain Dio melarangnya karena saat ini anak mereka masih sangat membutuhkan perhatian lebih dari orangtuanya.

Menurut Yuri keputusan suaminya itu memang benar, tapi tetap saja dia masih merasa kurang lantaran sering mengalah dalam berbagai situasi.

Karena percuma saja jika dia bekerja, sejak kejadian hari itu Shendra sudah memasukkan namanya ke daftar hitam supaya tidak ada perusahaan yang menerimanya.

Kecuali Yuri bersedia kerja sebagai apa saja asalkan tidak menganggur. Tapi lagi-lagi wanita itu tidak mungkin mau.

Yuri sendiri pun juga menyetujui hal itu, dari pada dia dilaporkan kepada pihak kepolisian atau harus membayar denda serta mendekam dalam penjara.

Tidak di seret ke pengadilan saja sudah cukup beruntung, batinnya. Karena saat itu Shendra masih berbelas kasih kepada wanita yang sedang hamil.

Meskipun dia tahu wanita itu juga yang sudah melakukan teror dan kejahatan lain terhadap adiknya.

Akhirnya mau tidak mau dia berhenti membeli makanan dari luar.

Namun masalahnya Yuri juga tidak mau belajar memasak. Dia bebas makan makanan apapun yang ada dirumah seperti roti atau buah.

Tetapi dia lupa kalau suaminya terbiasa dengan masakan ala rumahan, seperti yang biasa dibuat oleh mantan istri atau ibunya.

Selain itu sikap Dio juga terkadang acuh tak acuh kepadanya yang perlahan semakin menciptakan jarak di antara mereka.

Hari itu Shira di undang sebagai tamu spesial dalam acara Cooking Class, yang biasa di tayangkan di televisi setiap minggu.

Ketika seorang host memperkenalkan Shira, sontak semua pandangan peserta yang hadir tertuju padanya.

Ternyata selain menjadi model, wanita cantik itu sangat berbakat dalam membuat berbagai masakan.

Bahkan Shira punya toko makanan sendiri yang sukses bersaing dan diterima di pasar luar negeri.

Dalam acara yang dia hadiri nampaknya ada sosok yang sangat tidak asing di matanya.

Tidak salah lagi, orang itu adalah ibunya Dio atau mantan mertuanya.

Salah satu orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Orang yang pernah menyebut dirinya menantu tidak berguna, perempuan mandul dan pembawa sial.

Shira sama sekali tidak dendam, tapi entah kenapa dia teringat kembali saat bertemu dengan wanita itu.

Setiap kata yang keluar dari mulutnya, seperti ujung pedang yang tajam. Seringkali menorehkan luka, bahkan tak jarang pedang itu menusuk hatinya tanpa ampun.

Wanita paruh baya itu nampak memperhatikan Shira sejak tadi.

Bukan dengan tatapan mencibir seperti dulu, melainkan tatapan penuh rasa kagum seperti orang yang terkesima pada pandangan pertama.

Sampai acara selesai, Shira dan Jen kemudian mengeluarkan goodie bag yang berisi roti dari resep andalannya.

Mereka membagikannya kepada masing-masing peserta yang hadir, termasuk ibunya Dio.

Wanita itu bersalaman sambil mengucap terimakasih kepada Shira, atas ilmu dan beberapa resep yang dia bagikan.

Beliau juga mengatakan kalau ia sangat kagum dengan Shira. Jaman sekarang jarang sekali ada wanita muda yang sangat berbakat sepertinya.

Sikap Shira yang ramah, serta pembawaannya yang selalu positif membuat semuanya merasa nyaman.

Cara bicaranya begitu lembut dan sangat sopan pada orangtua kerap menjadi sorotan.

Sepanjang perjalanan pulang ibu Dio tidak bisa berhenti membayangkan sosok Shira.

Entah kenapa wanita itu teringat dengan mendiang Nina yang pernah menjadi menantunya.

Jika dipikir-pikir sikap Shira sangat mirip dengan Nina. Caranya bertutur kata dan bersikap benar-benar sopan kepada orang lain.

Sorot matanya juga sekilas tampak mirip, postur tubuhnya mirip dengan Nina saat dia belum berbadan gemuk. Hanya saja suara dan wajahnya memang tidak sama.

Seketika muncul rasa bersalah dalam hatinya. Andai saja dulu dia bisa bersikap lebih baik pada menantunya.

Kemudian wanita itu memeriksa goodie bag pemberian Shira. Isinya terdiri dari berbagai macam jenis roti yang kelihatannya sangat enak.

Alangkah terkejutnya ibu Dio saat mencicipi makanan buatan Shira. Tanpa sadar dia menggigitnya lagi dan lagi sampai habis.

Terlebih dari cita rasanya yang sangat enak, bagaimana mungkin tekstur dan rasa kue itu sama persis seperti yang biasa dibuatkan Nina untuknya.

Meski sudah beberapa tahun tidak pernah memakannya lagi, tapi wanita itu masih sangat hafal dengan rasanya.

Karena Nina selalu mengirimkan kue atau roti ke rumah mertuanya untuk dinikmati bersama.

Dia juga sengaja membuat makanan itu dengan bahan-bahan pilihan yang tidak berdampak pada kesehatan meski dikonsumsi setiap hari dalam jangka panjang.

Karena Nina tahu mertuanya suka sekali makan makanan manis, tapi tidak ingin terkena diabetes.

Nina sangat memperhatikan kondisi kesehatan keluarga suaminya, meski seringkali diremehkan dan kerap dipandang sebelah mata ia tetap tidak peduli.

Baginya berbuat baik adalah pilihan. Jika ternyata kebaikannya tidak dibalas dengan kebaikan, maka itu bukan urusannya. Yang terpenting dia sudah berbakti dan bersikap baik sesuai kehendak hatinya.

Ketika tiba dirumah, Ibu Dio langsung bercerita tentang banyak hal pada anaknya. Beliau juga menceritakan tentang betapa cantik dan pintarnya binatang tamu hari ini.

“Aku menonton acaranya bu…” ucap Dio yang melihat ibunya sangat antusias.

“Apa kau mengenal Nona Shira ?? Dian kan model”

“Tentu saja, Shira saat ini sedang menjadi model untuk majalah edisi Luxe’me tahun ini”

“Benarkah…?? Asal kamu tahu Dio, Nona Shira itu sangat pandai membuat berbagai jenis masakan” ucap sang ibu sambil menyodorkan goodie bag kepada sang anak agar dia mencobanya.

“Benar bu, sebentar lagi iklannya akan muncul dimana-mana”

Dio sempat terdiam sambil melirik ibunya saat ia mencicipi roti buatan Shira. Seolah belum yakin dengan rasanya, lelaki itu kembali membuka bungkus makanan yang lain.

Dan ternyata rasanya tetap sama. Benar-benar sama persis dengan buatan mendiang Nina.

Seketika ada semacam rasa sedih bercampur sesak yang melanda hatinya.

Ternyata bukan hanya sorot mata Shira yang membuat Dio teringat dengan mantan istrinya, bahkan kemampuan memasaknya pun sama persis dengan Nina.

Bagaimana mungkin…??? Dia pikir selama ini ia hanya berhalusinasi tentang pandangannya terhadap Shira, ternyata tidak.

Semua makanan itu rasanya sama persis dengan yang biasa dia makan setiap hari ketika hendak pergi dan pulang kerja.

Nina juga sering membuatkan beberapa jenis roti dan kue untuk bekal suaminya bekerja.

Entah kenapa saat mencicipinya Dio seolah teringat kembali semua kenangannya bersama Nina. Kehangatan hatinya tersampaikan lewat makanan yang dia buat.

“Bagaimana…??”

“Ee..enak sekali bu”

“Benar kan..? Menurut ibu rasanya sama dengan buatan Nina”

“Andai saja menantu ibu yang sekarang seperti Nina dulu”

”Ibu akui Nina sangat pandai memasak dan merawatmu dengan baik, anak ibu tidak pernah menyentuh makanan instan saat masih dengan Nina”

“Sedangkan Yuri, ahhh sudahlah dia serba tidak pandai dalam hal apapun”

“Ibu dan ayahmu pernah hampir keracunan gara-gara makan masakan Yuri….”

“Cukup bu…..!!!!” Ucap Dio yang sudah tidak tahan.

“Kumohon berhenti membandingkan istriku yang sekarang dengan yang dulu”

“Kalau memang menurut ibu Nina lebih baik dari Yuri, kenapa dulu ibu selalu bersikap buruk padanya…???”

“Bukankah Ibu sendiri yang mengatakan kalau Nina adalah perempuan mandul…???”

“Ibu juga kan yang selalu menyebutnya sebagai menantu tidak berguna dan istri pembawa sial..???”

“Jadi untuk apa ibu memujinya sekarang…?? Untuk apa bu..??? Semua sudah terlambat..!!!”

“Jadi aku mohon dengan sangat, mulai sekarang tolong jangan pernah lagi menyebut Nina di hadapanku…”

“Hatiku sakit sekali bu, aku terus di hantui rasa bersalah setiap kali mengingatnya. Aku menyesal bu, aku sungguh menyesal..!!!”

Dengan mata yang memerah dan tangan yang gemetar, Dio menatap ibunya yang nampak mematung.

Wanita itu seolah tertampar dengan semua kalimat yang baru saja di ucapkan anaknya.

“Kamu juga sama Dio, bukankah kau yang menjadi penyebab utama dari masalah ini…??!!!”

Deg……….

kalimat itu benar-benar menjadi tamparan balik untuknya.

Setelah berdebat dengan ibunya, Dio beranjak pergi keluar untuk menenangkan diri.

Sebatang rokok mulai tersemat di sela jemarinya. Menjadi penenang ditengah kebisingan dalam hatinya.

Orang lain mungkin berpendapat bahwa rumah orangtua merupakan tempat yang nyaman untuk pulang, tetapi tidak dengan Dio.

Selama ini dia telah salah mengartikan tempat pulang.

Jika dulu menurutnya pulang ke rumah adalah waktu terbaik untuk beristirahat dan menenangkan diri.

Tapi sekarang sudah tidak lagi…..

Ternyata yang membuat sebuah rumah terasa nyaman itu bukan karena tempatnya, melainkan tentang siapa orang yang ada di dalamnya.

Lagi-lagi lelaki itu terlambat menyadari, bahwa rumah ternyaman untuknya pulang adalah Nina.

Bukan apartemennya yang dulu atau yang sekarang bersama Yuri, bukan juga tempat orangtuanya.

Melainkan tebing ratapan tempat wanita malang itu bersemayam, menghilang bersama semua rasa yang pernah ada dan menyisakan sejuta kerinduan yang menyiksa.

Di sanalah Dio bisa mendapatkan ketenangan, tempat seseorang yang akan selalu dia kenang.

“Nina…….”

“Kau adalah rumah ternyaman untukku pulang”

…………………………………………………………………………………..

1
Titian Bee
nikah aja kalian berdua
Naura Aini
baru kali ini ada yang janin mati tapi aq happy dan bersyukur.. 🤭 klo gini konsepnya dosa kaga si wkwk
Naura Aini
plot twist ny dapet ya say.. kagak kalah ama novel² kls yg dh rame kli.. tambah semangat awak bacanya.. lgi awak baca pas dh tamat hemmm makin² q gencer bca ny ya kan😄👍
Wati Cute
ceritanya monoton... ngg seru....
Amilawati
menyesal bacah novelya karakter utamanya 👎
Amilawati
semoga anak Nina mati,dia terlalu bodoh dn keras kepala,mati aj sekalin
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Blu Lovfres
t*i kucing lo dio
Blu Lovfres
karma harus berlaku, dn karma ibarat pasaran ,siapa yg membi orang itu jg ,Yg mendapatkan nya,
Blu Lovfres
setiap bab, enak di baca , jelas padat, dn bagus ,good novel
Blu Lovfres
teman adalah perwujudan ibl**s
Lia Yanna
menarik sekali untuk dibaca... aku suka alur ceritanya... tidak membosankan... dan selalu penasaran... aku selaku setia menunggu kelanjutannya....
Jumiah
benar bangat ap yg di kta kan Dr vio
mendingan gk punya pacar ,dri pd bodoh
Jumiah
ya makan tu angin penyesalan
penyesalan mu bagai angin yg
gk pernah berhenti mampir..
Lee Mbaa Young
anak dio dan yuri perempuan hamil nya pas nglakor kn, berarti nnti dio gk bisa jd wali nikah.👍
Lee Mbaa Young
enak ya yuri hidupnya jd pelakor hamil sebelum nikah, di nikahi Dio trus masih di lindungi Mario.
knp sih lelaki bnyak yg bodoh. wanita baik mesti di tinggal tp wanita murahan kayak yuri gmpang bnget dpt laki.
blm dpt karma ya pelakor ini.
Tyta Azzahra
bolak balik kesini belum ada lagi lanjutannya 😬
Tyta Azzahra
lanjut dong
atun atun
lnjutkan
Muliani Harefa
ummm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!