NovelToon NovelToon
SELEBGRAM: Istri Settingan

SELEBGRAM: Istri Settingan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:157.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Fitria Pratnasari

Bram seorang videografer amatiran. Suatu hari ia tak sengaja menerima job wedding photography di pernikahan mantan pacarnya. Konflik di pelaminan itu membuat Bram menjadi viral. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Aryo sahabat videografernya yang diam-diam menciptakan akun palsu atas nama Bram. Sejak itu, kehidupan pribadi Bram diekspos bahkan ia dijebak dalam pernikahan settingan yang membuat hidupnya semakin hancur dan hampir kehilangan cinta sejatinya. Padahal ia sama sekali tidak menikmati uang hasil monetize hasil menjual popularitas dan harga dirinya. Di saat Bram ingin kembali dan mempertahankan istri settingan yang telah ia nikahi secara terpaksa, cinta lama kembali dan berusaha mengacaukan semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Pratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman Makan Teman

Bu Tami dan Pak Banan masih mondar-mandir kebingungan karena belum menemukan Ayu hingga larut malam.

"Duuh ... kita mesti nyari Ayu kemana lagi sih, Pak? Semua temannya udah ditanyain Pada nggak ada yang tahu. Si Bram juga ditelepon enggak mau ngangkat, kayaknya dia masih ngambek banget sama kita, pak."

"Si Ayu nginep kali di rumah temennya, gue malah mikirin si Bram. Dia jadi kabur noh gara-gara kelakuan lu semua, gue yang nggak tahu apa-apa jadi kebawa bawa, kan?"

"Si Bram mah lelaki, Pak. Ibu ndak terlalu khawatir. Lelaki mah kan bisa jaga diri. Nah si Ayu? Perempuan kan riskan kalo malem malem jalan sendirian. Jujur, perasaan ibu kok ndak enak banget."

"Ngoceh nggak kelar - kelar. Udah sono telponin lagi aja temen temen Ayu yang lain. brand. Kali aja ada yang ngangkat."

"Pulsanya keburu abis, Pak. Tengah malam gini mau beli di mana?"

"Ya kan ada minimarket 24 jam, pergi sono."

"Ibu yang mesti lari ke sana, Pak? Tengah malam gini? Bener-bener laki yang nggak punya perasaan sama sekali, masa perempuan disuruh pergi sendirian. Mestine tuh Bapak yang belikan pulsanya."

Lagi heboh-hebohnya mereka adu mulut, tiba-tiba muncul Bram dengan sepeda motornya. Sontak percekcokan pun terhenti.

"Bram dateng, pak."

"Ya udah sana lu ngapain tuh minta maaf, kalau perlu mintai tolong nyariin adiknya."

"Iya ... iya ...."

Bu Tami mendekati Bram yang lagi memarkirkan sepeda motornya di teras halaman. Bram memang sengaja tidak mengucapkan salam apa lagi menengok dan sengaja menyapa orang tuanya, bagaimanapun apa yang telah dilakukan mereka sangat mencederai perasaannya sekalipun mereka adalah orang tuanya.

"Ibu mau ngomong, Bram."

Bram diam, sengaja tidak perduli. Ia malah sengaja melenggangkan kakinya memasuki rumah tanpa sepatah kata pun.

"Bram! Tunggu dulu toh, Bram. Ibu beneran mau ngomong ini ...."

Bram masih cuek hingga ketiga kalinya Bu Tami bicara dengan sedikit menyentak sambil menahan tangis.

"Bram! Adikmu kui loh. Ilang! Dari sore nggak bisa dihubungi karena Ibu pulsanya habis. Ibu udah nyariin dia, tapi ndak ada yang tahu."

Barulah Bram terhenti antara mau peduli atau tidak sama sekali tapi bagaimanapun berita itu telah mengganggu pikirannya. Ayu adalah adik yang sangat dia sayangi, kalau ada apa-apa Bram selalu turun tangan lebih dulu. Meski rasa sakit hatinya atas apa yang Ayu lakukan padanya tidak bisa ditawar lagi sejak pengakuan itu. Tapi Ayu tetaplah Ayu, gadis remaja yang tidak baik bila tengah malam belum tiba di rumah.

Akhirnya Bram menoleh walau dengan muka yang masih marah pada ibunya.

"Tadi dia pamit ke mana?"

"Ndak tahu, tadinya kan masih disini nungguin kamu. Dia itu mau minta maaf sama kamu soal kejadian tadi pagi, tapi tahu-tahu dia kabur setelah ditelepon sama Aryo. Lah terus ndak pulang-pulang sampai sekarang. Mana ibu ndak tahu nomornya Aryo berapa," ucap Bu Tami dengan polos, masih dengan raut wajah penuh kekhawatiran.

Bram terbelalak mendengar nama Aryo disebut-sebut.

Sialan! Anak itu punya rencana apalagi ketemuan sama Ayu diem-diem, pasti mereka ngerencanain sesuatu lagi yang berhubungan sama postingan-postingan tentang gue di akun media sosialnya. Gue harus cari tahu dimana Aryo dan Ayu berada.

Tak menunggu lama Bram mengambil sepeda motornya dan meninggalkan rumah begitu saja.

"Bram? Mau pergi lagi toh? Nyari Ayu?" tanya Bu Tami. Bram tak menjawab. Dia segera menggeber sepeda motornya meninggalkan rumah.

"Hati-hati di jalan Bram! Bapak nitip Ayu, bawa dia pulang dengan selamat." ucap Pak Banan walau dia tahu ucapannya akan diacuhkan oleh Bram yang menganggapnya ikut bekerjasama menjebloskan dirinya dalam aib yang memalukan di media sosial itu.

Bram sudah tiba di halaman kontrakan Aryo, tapi kontrakan itu sangat lengang dan gelap, mungkin Aryo malah belum pulang. Padahal Bram sudah memanggil-manggil lelaki brengsek itu berkali-kali dengan emosi.

"Si Aryo belum balik, berarti dia bawa Ayu ke suatu tempat. Tapi di mana ...."

Bram menelpon Aryo dan Ayu tapi ponsel mereka sama-sama tidak diangkat walau ponselnya aktif. Bram jadi Makin penasaran dengan keberadaan kedua orang itu.

Satu-satunya cara mengetahui di mana keberadaan mereka dengan mengecek instastory-nya Tapi tidak ada postingan yang berarti apapun di laman Instagram milik Aryo, ia malah terkejut ketika melihat foto selfie Ayu di sebuah klub malam bersama dengan Aryo.

"Keparat! Beraninya dia ngejerumusin adek semata wayang gue ke dunia malam, Awas lo, Aryo! Gue nggak akan mengampunimu lo buat kali ini kalo sampe terjadi apa-apa sama Ayu."

Aryo segera menggeber sepeda motornya ke arah klub malam itu.

***

Klub malam semakin ramai, di antara remang lampu tembak di klub itu, Bram mencari-cari Aryo. Tapi sial, di sana selalu saja ada orang yang mengenalinya, mereka histeris melihat kedatangan Bram.

"Uwaaa ... ada Bramantyooo ...! Si master of patah hati yang ganteeeng ...," ucap salah satu cewek berpakaian seksi mendekatinya.

Bramantyo jadi panik dan berusaha menghindari perempuan itu, tapi di belakangnya muncul lagi perempuan yang jauh lebih seksi lainnya menyapanya sambil bermanja-manja genit

"Hai Bram! Aku selalu ngikutin banget lho story-nya kamu di IG. Ya ampuuun ... sedih banget ya hidup kamu itu. Sepuluh tahun pacaran eh jadinya digaet orang. sekalinya nikah belum sempat malam pertama ceweknya dibawa kabur sama mertua. Udah deh ... daripada kamu terus patah hati mendingan jalan sama aku aja ya? Kalo kamu mau, aku gratisin deh malam ini buat kamu."

Bram bergidik ngeri, ia kemudian berusaha menghindari perempuan-perempuan itu dengan sopan. Tapi lagi-lagi di ujung sana ada beberapa wanita yang tampaknya penasaran dengan dirinya. Semakin Bram menghindar, semakin mereka histeris memanggil manggilnya membuat Bram berusaha lari menubruki beberapa orang yang lagi mabuk atau bahkan sekedar berdansa mengikuti hentakan musik remix yang dimainkan DJ di klub malam itu.

"Aduh, Bram ngapain kabur sih? Sombong banget atau jangan-jangan dia kesini emang udah punya gacoan kali ya? Namanya juga orang lagi patah hati pasti butuh dong pengobat hati. Tapi cewek siapa tuh yang bisa beruntung dapetin dia malam ini, ya?"

Diskusi yang benar-benar menggelikan.

Sebenarnya Aryo hendak pulang namun entah mengapa ia mendadak tertarik untuk menyelidiki ruang penginapan yang disediakan klub malam itu, dia lalu mendekati resepsionis dan menanyakan nama Aryo

Mengejutkan! Nama itu benar-benar tercatat di buku tamu.

Dengan langkah geram ia menuju ruang penginapan tempat Aryo menginap. Bram tak sungkan lagi menggedor-gedor pintu penginapan itu, tapi karena tidak dibuka juga. Akhirnya ia mendobrak pintu itu.

Braakk ...!

Aryo dan Ayu terbangun mendengar suara dobrakan pintu. Bram sama terkejutnya melihat kondisi mereka saat itu yang berada di satu tempat tidur dengan pakaian tidak layak. Karena tak bisa lagi menahan emosi Bram mengamuk dan menerjang Aryo. Lelaki itu tak bisa lagi menahan amarah Bram.

"Brengsek lu, ya? Gue kira cuman gue yang lo makan, tapi adik gue pun lo embat jugaaa? Aaarrggghh ... Temen macem apa lo ...!"

Buakk ... buakk ... buakk ...!

To be continued...

1
viaa_kaiserrr
sbnernya gw dukung raka sama risa si
Yukity
hai Thor..
Salken ya..

Mampir yuk di novelku
GADIS TIGA KARAKTER
🤍
Mampir akak author.. Membawa boom like..
azmalia
ih emosi aku jadinya lah, ayu. jujur ketika aku membacanya kepikiran ayu Ting Ting lah😂😂 padahal coba cari gambar yg lebih keren eh malah ayu tingting. yaudah nggak papa, Thor datang ke cerita ku ya.

" HABIB JATUH CINTA SAMA SELEBGRAM "

yg baca komen wajib datang ya
mutoharoh
keren banget kak lanjut.
berkunjung juga ya kak
NAIM NURBANAH
hadir! lanjutkan Thor Semangat!
Puan Harahap
semangat
🏖🏖🏖SALAM PRIA IDOLA
DAN MENIKAHI PRIA URAKAN🏖🏖🏖
Machan
lanjut
Machan
hadir
Noval Krisfa Albani
Lanjut.....👍

Mampir ya😅
Dede yoehan
Kak Aku lanjut baca nih... Like senantiasa mendarat untukmu. Salam dari strory baruku yg berjudul. " Biarkan Aku memeluk Tuhan" Terima kasih😊
tersesat di pelaminan mantan 🤭
Ellaa🎭
semangat kk 💕

salam dari -ZEVANAYA-
Anindyta
sukses thorr😘


salam dari SALAH KHITBAH
Laura hussein
yeayy semakin seru.
like favorit selalu

lanjut yuk 👌👍👏
Anita Jenius
Udah lama nggak berkunjung ke lapak kakak..
2 like buatmu ya
Annisa H.N
Lanjut thor
like mendarat
akhirnya up jugaa 🥰
Emi Susanti
lanjut thor...jangan sampe risa sm bram pisah thor...kasian...
Fira Ummu Arfi
sukaaa ceritanyaaaaaaa
Fira Ummu Arfi
pembaca setiaa hadirrr..

tinggalin jejak jg di Novel ku ya ASIYAH AKHIR ZAMAN 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!