kehidupan gadis yang menggantikan Putri yang sudah tiada
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Gamila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Putri Pengganti
*BAB 32*
Setelah berada di kamar nya,Valdo pun mulai berpikir yang aneh-aneh dan sangat takut jika suatu saat Tiara akan memberi tahu kebenarannya kepada Nadira,
Valdo pun tidak bisa tidur semalaman gara-gara memikirkan hal itu,sehingga pada keesokan pagi nya Valdo pun terlihat kusut ketika keluar dari kamar nya dan menghampiri semua saudara nya di meja makan dengan pakaian tidur nya....
Sehingga ke 2 saudara nya dan juga Nadira yang melihat penampilan Valdo yang sangat kusut di pagi itu,membuat mereka bertiga bertanya-tanya, "Elu belum mandi yah ini udah jam segini loh,Elu gak akan pergi ke Sekolah,?". tanya Pero kepada nya...
Kemudian Valdo pun hanya berkata bahwa dirinya akan sedikit telat untuk pergi ke Sekolah,karena Dia sedang tidak bersemangat hari itu,sehingga ketika semua saudara nya sudah siap untuk berangkat ke Sekolah,Dia masih duduk di meja makan dan menikmati sarapan pagi nya....
Nadira pun merasa sedikit aneh dengan sikap Kakak sulung nya itu yang tidak biasa dan tak pernah bersikap seperti itu,karena selama itu Valdo selalu giat untuk sekolah,namun pada hari itu Dia sedikit aneh...
Sehingga membuat Nadira merasa penasaran dan ingin berbicara dengan Valdo sebelum Dia benar-benar berangkat ke Sekolah.....
"Kalian duluan saja,Aku ingin berbicara dulu dengan Kak Valdo,".... ujar Nadira kepada Theo dan Pero yang hendak pergi ke sekolah...
Kemudian Nadira pun kembali ke rumah dan menghampiri Valdo yang saat itu masih duduk di meja makan sendirian, "Kakak"......
"Nadira,?... kenapa Kamu balik lagi,bukan nya Kamu seharusnya sudah berangkat dengan Mereka,?"...
"Ada sesuatu yang ingin Aku bicarakan dengan Kakak,"... ujar Nadira sambil duduk kembali di meja makan...
"Apa yang ingin Kamu bicarakan dengan Kakak,?".. tanya Valdo...
Kemudian Nadira pun mulai berbicara kepada Valdo dan menanyakan tentang sikap Valdo saat itu yang tidak seperti biasa nya,dan Nadira sangat mengetahui Valdo bahwa saat itu Dia sedang menyimpan banyak pikiran...
sehingga Nadira mencoba bertanya kepada Valdo dan juga mengatakan bahwa Dia sebenarnya tidak ingin masuk Sekolah hari itu,karena mengingat kejadian kemarin tentang selebaran kertas itu.
.karena jika Nadira masuk Sekolah,Dia akan merasa malu dan tidak akan merasa nyaman berada di sekolah,karena sudah pasti Semua teman-teman nya di sekolah pasti membicarakan dirinya...
Sehingga Nadira tak ingin masuk Sekolah,namun setelah mendengar perkataan Nadira yang seperti itu,hal itu membuat Valdo merasa bersalah dan tak ingin Nadira merasakan semua itu...
sehingga Valdo pun berusaha untuk membujuk nya agar tetap masuk Sekolah,karena Dia berkata bahwa Dia akan selalu menjaga nya,dan meminta nya untuk tidak menghiraukan kejadian kemarin...
namun sebelum nya Nadira sangat ragu-ragu untuk masuk sekolah,Namun akhir nya Valdo bisa meluluhkan hati nya dan meminta Nadira untuk pergi ke sekolah bersama dengan nya....
"Eumm Kamu tunggu disini bentar yah,?Kakak mau siap-siap dulu 5 menit okay,?".... ujar Valdo yang segera siap-siap....
Nadira pun menunggu nya untuk pergi ke Sekolah bersama Valdo,sehingga setelah Valdo selesai siap-siap dan mengambil Ransel nya,Mereka pun akhir nya pergi ke sekolah bersama....
Dalam perjalanan ke Sekolah,Nadira pun mengobrol dengan Valdo di dalam mobil, "Sebenar nya Aku malu sama teman-teman,dan takut bahwa Mereka akan membicarakan Aku".... ujar Nadira yang terlihat sedih...
Kemudian Valdo pun berusaha untuk membuat nya merasa tegar, "Dengerin Kakak yah sayang,jika memang seperti itu,Kamu jangan pernah menghiraukan perkataan Mereka yah,karena Ada Kakak yang akan selalu menjaga Kamu,".....
"eumm terima kasih yah Kak,!"
"Iyah Sayang,lagian Gosip itu tidak benar,Karena kan Kamu yang paling mengetahui nya bahwa Kamu adalah Putri kesayangan Momy dan Papy, sekaligus Adik kesayangan Kami". ujar Valdo yang terus berusaha untuk membuat Nadira merasa tegar...
Meskipun sedikit memikirkan hal itu,akhir nya Nadira pun menuruti perkataan Valdo,dan tidak akan mengambil pusing atas kejadian itu,Dia pun akan berusaha untuk tetap tegar,
karena Dia bersyukur telah memiliki Keluarga yang sangat menyayangi nya, meskipun saat ini Ibu nya sedang sakit dan Melupakan dirinya....
__________