NovelToon NovelToon
NIKMATILAH PENYESALANMU MAS

NIKMATILAH PENYESALANMU MAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Poligami / Cintapertama
Popularitas:98.5k
Nilai: 5
Nama Author: KANS J

pernikahan yang amelia putri jalani bersama irfan hakim awalnya berjalan baik dan nampak harmonis meskipun masih belum mendapat restu dari ibu mertua, seiring berjalanya waktu usaha yang dirintis bersama sama secara perlahan mulai berkembang dan sukses dengan cepat.
setelah sukses irfan mulai berulah dengan kembali menjalin hubungan secara diam2 dengan mantan kekasihnya dan mendapat dukungan dari ibu tercinta.
siapa mantan kekasihnya irfan...?? bagaimana reaksi amelia setelah tau suaminya selingkuh...?? autor ikuti terus jalan ceritanya ya...!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KANS J, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

032

" Irfan kamu ini bagaimana sih...!, ibu kan mintanya uang..!, kenapa kamu malah datang membawa bahan2 makanan kaya gini ?."

" Sengaja bu, kalau ibu terima uang cash yang ada ibu pakai beli segala tetek bengek yang tidak masuk akal, jadi lebih baik irfan kasih dalam bentuk belanjaan begini saja, jadi aman, tidak akan kelaparan lagi ."

kemaren saat irfan mengunjungi putranya, ia sempat ngobrol2 ringan membahas ibunya bersama amel dan amel kasih saran yang masuk akal pikirnya, amel bilang, untuk menghentikan kebiasaan buruk ibu, cobalah untuk tidak memberinya uang cash, tapi berikan saja bahan makanan langsung, itu pun tidak boleh banyak2 yang penting cukup seminggu, soalnya kalau langsung dibelikan dalam jumlah yang banyak bisa2 ibu akan menjualnya lagi, jadi harus di akali yaitu dengan cara mas irfan kasih jatah perminggu saja, memang agak repot sih, tapi kalau itu buat kebaikan ibu tidak ada salahnya mas irfan coba, kata amel waktu itu.

" kamu pikir ibu cuma butuh makan saja apa ?, ibu juga butuh belanja yang lainnya irfan !."

" Mau belanja apa lagi bu, semua sudah irfan siapkan mulai dari A sampai Z lho, ibu tinggal pakai dan nikmati saja ."

" Kamu ini kenapa sih ?, sekarang ibu merasa kamu semakin menjauh dari ibu, kamu sudah tidak sayang lagi sama ibumu irfan ?."

" Itu hanya perasaan ibu saja, irfan merasa biasa saja kok, kalau soal berubah ya wajar bu, sekarang irfan kan cuma mengharap gaji saja setiap bulanya, tidak seperti dulu lagi jadi harus pintar2 mengatur keuangan !."

" Kan ibu tau sendiri...!, anak irfan 2 yang harus irfan nafkahi, ditambah ibu sama irfan sendiri, kalau mau boros ya bisa2 kita tidak makan bu !."

" Itu salah kamu sendiri sudah tau lagi susah malah ngambil anak pungut lagi !."

" Astagfirullah bu....!, kenapa ibu tega sekali bilang begitu ?, biar bagaimana ikhsan itu sudah irfan anggap seperti anak.kandung irfan sendiri bu, lagian anaknya baik dan sopan jadi irfan sudah menyayanginya !."

" Itulah kamu, kalau dikasih tau ibu selalu saja ngeyel, tidak pernah mau dengar apa kata ibu !."

" Tidak mau dengar bagaimana sih bu !, kemaren2 irfan selalu dengar dan selalu ikut apa kata ibu lho...!, tapi apa yang irfan dapatkan coba...?."

" Yang irfan dapat hanya penyesalan yang tak ada habis habisnya bu, tidak pagi, tidak siang, tidak malam penyesalan itu terus saja menghantui dan membayangi irfan, ibu pikir enak menikmati hidup dalam penyesalan seperti itu ?."

Deg....

" Tersiksa bu...!, sejak itu irfan tidak pernah merasakan kebahagiaan yang seutuhnya, meskipun hanya sekedar ber pura pura bahagia tetap tidak bisa, se akan penyesalan itu sudah terlanjur nyaman bertahta didasar hati irfan hingga sangat sulit untuk membuangnya, mungkin itu bagian dari karma yang harus irfan terima tanpa bisa iirfan tolak bu."

Deg....

" Sudah ah...!, kenapa jadinya malah curhat coba..!, ibu sih pake ngorek2 luka lama irfan lagi, jadinya berdarah lagi kan !."

" Lho... Kenapa jadi ibu yang disalahin, wong kamu yang curhat sendiri kok, aneh !."

" Kemaren ibu sempat ketemu sama anakmu bayu, tapi dia malah pergi begitu saja saat ibu minta uang !."

" Astagfirullah bu....!, ngapain ibu sampai kesekolah dan minta uang sama bayu bu, anaku itu masih umur 7 tahun lho bu, bisanya itu lho ibu minta uang sama dia...!, ibu sudah tidak waras ya..?,

" Dasar anak kurang ajar, berani sekali kamu nyumpahin ibu gila..!."

" Ya salah ibu sendiri, kalau tidak gila apa namanya coba...?, adakah seorang nenek minta uang sama cucu yang umurnya masih 7 tahun...?, se umur umur baru kali ini irfan lihat, dan mirisnya pelakunya adalah ibuku sendiri.!."

" Yang ada itu harusnya nenek kasih uang kecucu bukan sebaliknya bu !, gimana mau dekat dengan cucu kalau neneknya modelan ibu !."

Melisa langsung melototi irfan.

" Apaaaaa....!, tidak usah pakai pelototin segala, irfan tidak takut !."

" Kamu itu belain anakmu sampai segitunya, harusnya kamu itu mikir..!, wajar ibu minta uang sama anakmu, kan ibunya banyak uang, pakdenya, kakek neneknya semua banyak uang, itu anakmu pasti setiap hari dia dikasih uang jajan banyak, lumayan kan kalau ibu dikasih barang 500 atau syukur2 1 juta !."

" Astagfirullah bu....!."

" Sekarang irfan baru paham, pantesan anaku tidak suka dekat2 sama ibu, setiap irfan ajak maen ke sini pasti dia menolak, ternyata itu to penyebabnya!."

" Ternyata ibu sendiri yang membuat cucu ibu menjauh, karena yang ada di pikiran ibu hanya uang uang dan uang saja !."

" Sudah sepuh bu....!, cobalah berubah dan bertobat !."

" Heeeh....!, kamu ini berani sekali nasehatin ibu, aku ini ibumu, yang melahirkanmu, jadi tidak pantas kamu nasehatin ibu !."

" Maaf bu, bukan begitu maksud irfan, irfan hanya ingin ibu sadar dan berubah, lagian tidak ada salahnya kan seorang anak mengingatkan ibunya disaat ibunya melakukan kesalahan !."

" Ini bukan masalah sopan santun bu, tapi itu bagian dari kewajiban seorang anak juga !."

" Ck.... Sudah sana pulang, bukanya kasih uang malah ceramahin ibu lagi, dasar anak durhaka, sana sana pulang...!."

" Ya sudah irfan pulang, pokoknya kalau ibu tidak mau berubah irfan juga tidak mau bantu ibu lagi !." irfan langsung pergi meninggalkan ibunya.

" assalamualaikim...!."

" Kalau itu sampai kamu lakukan, ibu akan mengutukmu jadi batu...!." teriak.melisa tanpa menjawab salam putranya.

" Tidak bapak tidak anak sama2 tidak berguna !."

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Pagi ini cuaca begitu cerah, seakan tidak terlihat awan sedikitpun dilangit sana, sehingga sang mentari dengan bebas memancarkan sinarnya kesegala penjuru bumi dimana orang2 sudah mulai sibuk dengan rutinitas dan aktivitas untuk mengais rejekinya masing2.

" Dika... Bagaimana kasusnya indah ?, kapan naik sidangnya ?."

" Dika belum sempat cek perkembanganya ma, tapi harusnya kalau tidak molor minggu depan ini sudah bisa naik sidang ma !."

" Syukur deh kalau begitu ,semoga saja cepat naik sidang dan dia mendapat hukuman yang setimpal !."

" Pokoknya kamu harus kawal terus kasus itu sampai putusan ya nak, mama tidak iklas dia sudah menyiksa ponakanmu sampai badannya biru semua begitu, apa lagi dia niat mau nyu...!."

" Maksud mama apa...?, Siapa yang menyiksa bayu sampai badannya biru semua ma .?."

Deg....

" Amel....!, nak kamu salah dengar, mama dan kakakmu bukan cerita soal bayu nak, tapi orang lain !."

" Memangnya kakak punya ponakan lain selain bayu ?,

" itu....!."

" Dek... Kamu tenang dulu ya, sini kakak ceritain biar kamu tidak penasaran !."

Akhirnya dika memutuskan untuk menceritakan kepada amel, dika pikir tidak ada salahnya amel tau soal ini, kan sudah sembuh juga pikirnya, jadi tidak perlu ada yang disembunyikan lagi.

" Begitu ceritanya dek, jadi kamu jangan marah sama kita semua !."

" Jadi semua sudah pada tau kecuali amel kak !."

" Kan kakak tadi sudah bilang apa alasannya !."

" Oo iya ya... !"

" Kalau begitu amel mau ketemu sama perempuan itu !."

" Kamu mau ngapain dek ?, tidak usah aneh2 deh !, kamu baru sembuh lho !."

" Tidak apa2 !, sekarang kan amel sudah sehat kak !, lagian amel cuma pengen ketemu saja sama perempuan itu, kalian tidak usah kuatir oke !.'

Hanum dan dika saling pandang bingung harus ngomong apa lagi.

" Kalau mau pergi ya pergi saja nak tidak apa2 !, tapi kamu harus kasih tau farrel dulu biar dia tidak kuatir nantinya !." tiba2 adiyaksa datang memberi ijin putrinya untuk pergi.

" Terima kasih pa, amel mau siap2 dulu sekalian kasih tau abang !."

" Pa... Kenapa kasih ijin keluar, farrel kan sudah bilang amel tidak boleh ke mana2 !."

" Tidak apa2 ma, nanti biar nayla yang antar amel, soal farrel nanti biar dika yang jelaskan!.'

" Itu..... Pertanyaan mama sudah dijawab sama anak lanang ."

Beberapa saat kemudian.

" Mimpi apa kamu datang kun....!."

Pllaaaakkkk

" KAU.....!."

Pllaaaakkk

" Nyonya tolong jangan buat keributan disini !."

" Maaf pak, saya hanya memberi dia hadiah kecil saja tadi !." jawab amel santai.

Sementara indah mendelik mendengarnya,

hadiah kecil katanya, tamparan dibilang hadiah dasar wanita kampung, dia pikir tidak sakit apa ditampar, mana keras lagi namparnya, batinya.

" Tamparan itu tidak sebanding dengan apa yang sudah kamu lakukan pada putraku !."

" Hahahahaaa.... !, memang putramu itu pantas mendapatkan itu semua, kamu tau kenapa...?.'

" Karena dia adalah putra dari lelaki bodoh yang sudah membuatku menderita !."

" Yang buat menderita kamu itu suamimu sendiri !, bukan putraku !, jadi tidak ada hubungannya dengan putraku ..!."

" Oo jelas ada hubunganya, siapa bilang tidak ada !, karena putra bodohmu itu yang membuat irfan menceraikanku !."

Amel hanya bisa menahan amarahnya didada, saat putranya dikatain bodoh, tapi dia harus tetap bersikap tenang karena tidak ingin mempermalukan dirinya sendiri, apa lagi tadi sudah sempat diperingatkan oleh petugas.

" Kamu pikir saya tidak tau...! alasan apa yang membuat kamu diceraikan suamimu..!."

Deg....

" Itu karena kebodohanmu sendiri, ketamakanmu sendiri, keserakahanmu sendiri yang tidak puas hanya dengan 1 suami !."

Deg....

" Yang ada diotak kamu itu !." amel menunjuk indah.

" Hanya bagaimana caranya bisa menjebak laki2 yang ber uang dengan cinta palsumu itu untuk kamu jadikan suami agar kamu bisa dengan leluasa menguras uangnya dengan segala cara, iya kan !."

Deg....

" Jangan kamu pikir saya perempuan bodoh yang tidak tau apa2 soal akal bulusmu itu !."

Deg...

Siaaall... ternyata wanita ini sangat cerdas dan tau semua isi kepalaku, batin indah.

" Bahkan saya juga tau kalau kamu mau menculik putraku demi uang ."

Deg....

" Hahahahaha.... !, yaa kamu betul sekali, memang saya berniat menculik putramu tapi sayang laki2 bodoh yang berstatus ayah kandungnya itu menggagalkan semua rencanaku !, kalau tidak pasti sekarang kamu sudah memberikan aku banyak uang, iya kan !."

Deg...

Meskipun amel sudah tau semua ceritanya dari nayla, tapi tetap saja ada rasa senang disudut hatinya saat tau ayah dari putranya melindungi putra mereka.

" Itu sudah kewajiban dia sebagai seorang ayah untuk melindungi putranya !."

" Maaf nyonya, waktu berkunjung sudah habis !."

" Oo iya pak, kebetulan sudah selesai, dan kamu...!." amel menunjuk indah.

" Selamat menikmati liburan panjangmu !."

Lalu amel keluar dan menemui nayla yang dengan setia menunggunya diluar.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

" Rangga....!."

" Siska....!."

" Tumben kamu mau main kekantorku, biasanya kalau saya ajak selalu alasan sibuk !."

" Maaf...!."

Hanya itu yang bisa siska ucapkan dengan nada lesu.

" Kamu kenapa....?, kamu lagi sakit ..?."

" Saya lagi dalam masalah besar rangga, saya datang mau minta tolong sama kamu !."

Rangga mengkerutkan keningnya merasa heran dengan sikap sahabatnya, sepertinya ada yang tidak beres pikirnya.

" Memangnya masalah apa sampai buat kamu tidak punya gairah hidup begitu ?."

" Saya ada masalah sama sahabat kamu farrel !, masalahnya serius banget rangga dan hanya kamu yang bisa menolong saya !."

" Dari tadi kamu tinggal bilang dapat masalah tapi tidak mau bilang masalah apa ?, memangnya apa yang bisa aku lakukan untuk menolongmu ?."

Beberapa hari yang lalu saya... Lalu siska mulai menceritakan semua yang menimpanya tanpa ada yang ditutup tutupi lagi karena berharap sahabatnya itu bisa menolongnya.

" Begitu ceritanya !, makanya saya mau minta tolong sama kamu !."

" Ya ampun siska..!, itu namanya kamu bunuh diri tau gak !."

" Trus aku harus apa untuk menolongmu ?."

" Kamu tolong bicara sama farrel agar mau mengembalikan pekerjaanku dan memulihkan nama baiku !."

" Kamu kan sahabat baiknya, pasti dia mau mendengarkan kamu, tolong ya....!, aku butuh banget pekerjaan itu soalnya, kamu tau sendiri kan jadi model itu cita citaku dari dulu."

" Makanya sebelum melakukan sesuatu itu dipikir dulu untung ruginya, jangan hanya mengikuti nafsu saja, kamu jadi susah sendiri kan akhirnya !."

" Ck... saya itu kesini mau minta tolong rangga bukan mau dengar ceramahmu, saya tau salah tapi bukan berarti kamu menghakimi aku juga dong !."

" Iya iya.... merepotkan saja, giliran susah saja baru ingat teman, coba lagi senang mana pernah kamu ingat teman !."

" Saya akan coba bicara sama farrel semoga dia mau, soalnya kalau dari ceritamu tadi !, kesalahanmu cukup fatal, jadi kamu berdoa saja ya !."

" Kapan kamu mau bicara sama farrel ?."

" Belum tau kapan, nanti saya kasih kabar !."

" Jangan lama2, kalau perlu sore nanti kamu sudah bicara sama farrel !."

" Heeeiii....!, kamu ini sudah minta tolong ngatur lagi !, kamu pikir untuk ketemu dengan farrel bisa segampang itu ?, sekalipun saya ini sahabat dia tapi bukan berarti saya bisa se enaknya !."

" Farrel itu orang yang sangat sibuk siska, jadi harus minta jadwal ketemu dulu sama assistenya !."

" Tapi saya harap tidak terlalu lama ya ketemunya, masalahnya keuanganku sudah menipis ini !."

" Yang benar saja kamu siska, kamu itu model papan atas lho, tidak masuk akal itu alasanmu, memangnya kamu kemanakan semua uangmu selama jadi model ?.'

" Biasalah...!, sudah tau kebiasaanku pakai tanya lagi !."

" Ya siapa tau kamu sudah berubah dan tobat !."

" Memangnya kalau saya berubah dan tobat kamu mau nikah sama saya ?, soal perawan gampang itu, nanti saya bisa operasi perawan di singapore sana.

" APAAAAA.....!, KAMU GILA.....!."

" Mana ada enaknya menikmati perawan hasil buatan !, yang enak itu ya perawan asli lah !."

" Halaaah...!, gayamu ngga ngga.... kaya kamu sudah rasa saja, sok sokan mau banding bandingkan !."

" Karena saya sudah rasa makanya saya bisa bicara begitu o on !."

" APAAAAA....!."

" Jadi kamu sudah pernah rasa ?, bukannya kamu bilang dulu tidak mau kalau belum menikah ?."

" Sudahlah...!, kan saya sudah menikah !."

" WHAAAAAT....!."

" Kamu sudah nikah rangga ?, beneran ?, kapan..?, kok kamu tidak kasih tau atau undang aku sih !."

" Ck... tidak usah pura2 amnesia deh, gimana kamu mau datang ke acaraku, kamu saja lebih memilih party bareng teman2 modelmu !."

" Masa sih, kok aku tidak ingat apapun ya ?."

" Bahkan aku baru tau sekarang lho, kalau kamu tidak cerita saya tidak akan tau !."

" Itu urusanmu !, males aku jelasinnya, nanti kamu tanyakan saja ke manajermu itu, dia tau semuanya ."

" Ya ampun rangga...!, kamu bikin aku patah hati deh, tidak ada kabar apapun tiba2 sudah menikah saja, pada hal selama ini aku tunggu ajakan nikah dari kamu !."

" Whaaaaaaat...!, kamu gila !, kamu itu sahabatku bukan pacarku, mana mungkin aku menikah dengan orang yang tidak aku cintai !."

" Tapi aku sahabat yang sebenarnya mencintaimu rangga, kamu saja jadi laki2 tidak peka !."

" Hahahaha....!, kamu itu kalau mau melawak jangan disini, sana diacara wayangan atau apa sana !."

" Aku serius rangga, kamu kira aku bercanda ya ?, aku itu serius mencitai kamu dari dulu, tapi kamu saja yang tidak pernah menganggap aku !."

" Kan sudah aku anggap sebagai sahabat selama ini, soal perasaanmu ya saya tidak tau, karena aku tidak punya perasaan yang sama !."

" Ya sudah kalau begitu !, tolong kasih aku satu kali saja untuk merasakan punyamu ya, biar aku tidak penasaran !, anggap saja itu kado dari saya !."

" Astagfirullah SISKA....!, bicara apa kamu itu ?, jangan gila kamu ya !."

" Ayolah rangga..!, saya mohon, kamu tidak kasihan sama saya !, setidaknya buatlah aku bahagia sekali saja !."

" Selama menjadi sahabatmu aku sudah berusaha mati matian untuk tidak meminta karena aku hargai prinsipmu, sekarang kamu kan sudah nikah jadi mau ya...?."

" TIDAAAK....!, dan itu tidak akan pernah terjadi !." tolak rangga tegas.

" Aku tidak akan mengkhianati istriku, wanita yang sangat aku cintai, calon ibu dari anak2 kelak !."

" kalau kamu masih mau aku anggap sebagai sahabat !, buang jauh2 pikiran kotormu itu, kalau tidak lebih baik aku tidak punya sahabat sekalian !."

" Rangga...!, tidak usah munafik kenapa sih, atau kamu malu ya ?, karena kita sudah terlanjur menjadi sahabat !, lagian istrimu juga tidak tau, istrimu juga tidak kenal aku !, jadi apa yang kamu takutkan rangga ?."

" Aku takut sama murkanya allah, kedua orang tuaku dan istriku !."

" Dan satu lagi aku tidak mau jadi laki2 pecundang yang dengan mudahnya mengkhianati sumpah setia pernikahan yang aku ucapkan sendiri dihadapan allah !."

" Sekarang saya minta kamu keluar dari ruanganku, obrolan kita sudah tidak sehat lagi !."

" Kamu mengusirku rangga, kamu mengusirku hanya karena permintaanku itu ?."

" Maafkam aku siska, lebih baik kamu pulang, soal farrel nanti saya akan kabari hasilnya seperti apa !."

" Baiklah...!, saya akan pulang, tapi saya harap suatu saat kamu bisa memenuhi permintaanku tadi, saya akan tunggu sampai kamu bersedia rangga !."

Rangga hanya diam tidak menanggapi apa yang dikatakan sahabatnya itu, dalam hati rangga berharap semoga sahabatnya segera sadar bahwa perbuatannya itu tidak baik dan merendahkan dirinya sendiri sebagai seorang wanita.

Selamat NATAL bagi yang merayakannya !, salam sehat, salam damai dan salam bahagia buat kita semua, amiiin.

1
Anonim
Ini febi apa viona ya ? Sblmnya febi knp jd viona ?
Ira Sulastri
Semoga Farrel tau apa yg sdg di alami Amel dan langsung ambil tindakan tegas, biar tak ada ular berbisa yg menyembur kan bisa nya dg berbagai ke haluan para pelakor berbisa
Ira Sulastri
Cakep Bayu gercep 👍👍

Alvaro harus tegas contoh kak Bayu dan keluarga
Ira Sulastri
Nah loh nah loh ulah 1 orang karyawan himbas nya ke banyak orang, selamat menikmati apa yg kau tuai Alin, makanya jangan terlalu halu .......
Ira Sulastri
Congratulations untuk Bayu dan tim🤝🌹💃💃💃
Ira Sulastri
God job Bayu number one 👍👍😍
Ira Sulastri
Cerita nya makin seruuuuu 🌹

Di lanjut kak author
Ira Sulastri
Cakep Bayu, memang dalam bersikap kita bisa kasih masukan pada orang lain termasuk pada ade sendiri tp semua kembali pada orang nya mau bagaimana dia bersikap
Ira Sulastri
Alvaro ga se kulkas Bayu ya, terlalu ramah pada orang lain termaksud lawan jenis sehingga bisa salah persepsi atas sikap baiknya Alvaro kepada teman2 nya. Coba agak cool seperti Bayu, biar sedikit teman tp itu yg tulus
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh benalu ular berbisa sdg halu, ngaku2 pacar Bayu sdgkan Bayu ga pernah merasa pernah jadi pacarnya
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh.....ada2 saja kelakuan sekretaris klien bibit pelakor 🤦🤭, Alhamdulillah Bayu cerdas dan selalu waspada ☺️
Ira Sulastri
Cakep Bayu cari jodoh gampang2 sudah, kl Alloh sdh berkehendak dpt yg terbaik
Ira Sulastri
Cakep Bayu harus begitu sebagai seorang laki-laki tegas apalagi seorang pengusaha muda, jangan mudah iba
Ira Sulastri
Cakep Bayu, saya suka saya suka 😍
Ira Sulastri
hadeeeeeeehhh ada yg kepo
Ira Sulastri
Nah loh makanya jangan suka cari masalah dg putra mahkota dr perusahaan besar, begitu saja sdh melempem
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh Arsila masih sekolah saja gaya sdh seperti PKS beneran🤭🤦
Ira Sulastri
Di lanjut kak author 👍
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh kamu tuh cuman pegawai atau pelayan mmg ga tau ya kl pelanggan ada lah raja, kan dia mau belanja bukan merampok ada2 saja kamu tuh Diana selamat menikmati yg kau tanam
Ira Sulastri
Hadeeeeeeehhh ada orang yg sombong bingitz, di atas langit masih ada langit. keluarga Farrell kaya raya tp istri dan anak2 hidup sederhana, gimana ga ada pelanggan resto yg mau makan di situ lg. Selamat Diana menggali lobang kuburan sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!