NovelToon NovelToon
Santri Rock'N Roll

Santri Rock'N Roll

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:425.3k
Nilai: 5
Nama Author: Green Aple

Santri Rock'n Roll..
Ricky Sanjaya adalah anak dari seorang pengusaha yang sukses, kehidupan mewah dengan segala fasilitas yang dia miliki membuatnya hidup tanpa aturan.

Ricky selalu membuat ulah dimanapun dia berada, bahkan dia sering berpindah-pindah sekolah karena kenakalannya.

Sang Ayah yang merasa sudah tidak sanggup lagi mengatur perilaku anak semata wayangnya, mencoba menitipkannya ke sebuah pondhok pesantren yang jauh dari rumahnya, dengan harapan Ricky akan mampu hidup mandiri dan bisa lebih menghargai orang lain.

Kehidupan pesantren yang penuh aturan nyatanya juga tidak membuatnya berubah, hingga dia dikeluarkan dari pesantrennya. Namun kehadiran sosok perempuan yang juga merupakan anak dari sang Kiai perlahan-lahan mampu mengubah hidupnya.

Bagaimana petualangan Ricky selanjutnya. Ikutu kisahnya yuk..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Green Aple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Keesokan harinya Samsul dan Hasan tengah mencuci motor Ricky, mereka mendapatkan hukuman dari Ricky karena telah menghabiskan makanan miliknya yang dibuatkan khusus oleh Syifa.

"Kebangetan banget emang temen lo, masa cuma gitu doang sampe harus dihukum kayak gini" gerutu Samsul sambil terus mengelap jok motor.

Hasan hanya menggelengkan kepala pelan saat melihat sikap temannya. "Udab sih, kerjain aja, lagian juga emang kita yang salah".

"Ya tapi kan..

Samsul terkejut dan tidak melanjutkan kalimatnya saat membuka jok motor dan menemukan sebuah liontin berbentuk hati, lalu mengambilnya. "Alhamdulilah ya Alloh..rejeki anak soleh" teriak Samsul.

Ricky yang baru keluar dari dalam kamar kaget saat melihat Samsul tengah menimang-nimang barang miliknya. "Eh..eh..punya gue tu, balikin nggak!" Teriak Ricky sambil berjalan cepat ke arah Samsul dan mencoba merebut barang miliknya.

"Eh..gue yang nemu tuh" teriak Samsul setelah Ricky merebut liontin dari tangannya.

"Apaan sih..enak aja" gerutu Ricky sambil memasukkan liontinnya ke dalam saku jaket. "Awas..gue mau pergi!" Perintah Ricky sambil menaiki motornya, kemudian pergi.

"Woey..belum selesai boss ngelapnya" Teriak Samsul saat Ricky sudah melajukan motornya.

Ricky pun melambatkan motornya lalu menoleh ke arah Samsul dan berteriak. "Bodo amat.." ucapnya, kemudian melajukannya dengan kecepatan tinggi.

Ricky pergi ke rumah Pak Yusuf untuk menemui Syifa, dan sesampainya di sana, Ricky melihat Syifa tengah menyirami tanaman.

"Assalamu'alaikum" sapa Ricky setelah mematikan mesin dan turun dari motor. "Makasih ya buat makanannya" ucap Ricky sambil menyodorkan tempat nasi yang sudah dicuci oleh Samsul tentunya.

"Iya, sama-sama" jawab Syifa sambil tersenyum saat menerima tempat nasi dari Ricky, setelah tidak lupa menjawab salam.

"Oiya Syif, aku mau kasih sesuatu buat kamu" ucap Ricky sambil merogoh saku jaketnya dan mengambil liontin miliknya, kemudian memberikannya pada Syifa. "Nih.."

Syifa menyipitkan matanya saat melihat liontin pemberian Ricky.

"Kenapa?" Tanya Ricky saat Syifa tidak segera menerima pemberiannya. "Nggak romantis ya caranya?"

"Eh..bukan gitu, tapi..

"Tapi apa? Jelek ya?" Tanya Ricky lagi. "Ya maaf, soalnya selain kamu, cuma ini sesuatu yang berharga yang aku punya" sambungnya lagi sambil menggaruk keningnya yang tidak gatal.

Syifa kaget mendengar ucapan Ricky. "Kamu ngomong apaan sih..bukan itu maksudnya, tapi rasanya aku nggak asing deh sama liontin itu"

"Ooh gitu..ya iya lah..jelas aja kamu nggak asing sama liontin ini, kan ini liontin yang selalu mamaku pake" ucap Ricky menjelaskan tentang liontin tersebut.

"Hah..terus kenapa liontin mama kamu malah dikasih ke aku? maaf Rick, aku nggak bisa terima pemberian kamu" tolak Syifa setelah mengetahui liontin tersebut milik Bu Sofi.

Syifa jelas menolak untuk menerima pemberian Ricky, apalagi kalau sampai Bu Sofi melihat dia memakai kalung miliknya. Syifa takut keluarga Ricky akan menilainya yang tidak-tidak nantinya.

"Liontin ini sebenarnya milikku..dulu mama memberikannya waktu aku masih kecil, tapi dari dulu mama yang selalu menjaganya untukku hingga sekarang, namun kemarin mama memberikannya untukku" ucap Ricky menjelaskan.

Syifa tampak bingung dengan penjelasan Ricky. "Terus kenapa sekarang kamu kasih ke aku?"

"Karena sekarang kamu lah yang akan menjaga kalung ini" jawab Ricky sambil merengkuh tangan Syifa dan meletakkan liontin terswbut di telapak tangannya. "Aku mohon, jagalah hati ini untukku"

Syifa memperhatikan liontin berbentuk hati yang bagian dalamnya terukir nama RICKY, lalu menatapnya dengan ragu. "Maaf Rick..aku takut nggak bisa menjaganya untukmu" ucapnya sambil menyodorkan kembali liontin trtsebut pada Ricky.

Ricky meraih tangan Syifa, lalu menggenggamnya dengan erat bersama liontin tersebut. "Selama kamu membawa liontin ini bersamamu, yakinlah bahwa hati aku juga akan tetap bersamanya"

Syifa pun akhirnya mau menerima liontin tersebut kemudian memakainya.

***

Waktu berlalu begitu cepat, hingga tak terasa kini Ricky dan Syifa sama-sama telah menyelesaikan pendidikan S1nya.

"Rencana kamu apa selanjutnya?" Tanya Ricky pada Syifa yang tengah merapikan letak topi toganya.

"Emm..belum tau sih, nyari kerja mungkin" jawab Syifa tanpa menoleh ke arah Ricky dan tetap fokus pada toganya. "Kalo kamu?" Tanyanya balik.

"Ya jelas kawin sama kamu lah..emang apa lagi" jawab Ricky santai.

"Kawin..kawin..emangnya kambing" protes Syifa. "Sabar dong, jangan buru-buru, aku tu mau kerja dulu..terus nabung yang banyak, baru deh kalo mau nikah" sambungnya lagi.

"Set dah..kelamaan, keburu ber uban kali" protes Ricky pada rencana Syifa. "Perempuan itu tercipta dari tulang rusuk, bukan tulang punggung, jadi soal kerja mah biar aku aja ntar yang nyari nafkah" sambungnya lagi.

Syifa hendak menanggapi ucapan Ricky, namun kemudian mengurungkan niatnya saat panitia memanggil para mahasiswa untuk bersiap naik ke atas panggung.

Setelah acara wisuda selesai, Pak Robby mengajak Pak Yusuf dan keluarganya untuk makan siang terlebih dahulu sebelum mereka pulang.

Setelah mereka sampai di restorant, mereka memilih tempat duduk dan memesan makanan.

Sebelum pesanan datang, mereka membicarakan banyak hal, termasuk rencana pernikahan Ricky dan Syifa yang akan secepatnya mereka laksanakan.

Pak Robby juga meminta Ricky untuk melanjutkan pendidikan S2nya, meskipun nanti dia sudah menikah, karena bagaimanapun juga Ricky lah nantinya yang akan menjadi penerusnya, tapi ternyata Ricky menolak dengan ide sang ayah.

Perdebatan kecil pun terjadi, namun Ricky tetap bersikukuh dengan pendiriannya, meskipun Pak Yusuf maupun Syifa juga ikut membujuknya.

"Baiklah jika kamu maunya begitu, tapi kamu harus berjanji untuk meneruskan perusahaan Papa" ucap Pak Robby mengalah pada anaknya. Ricky berterima kasih pada sang ayah dan berjanji akan meneruskan perusahaan ayahnya suatu saat nanti.

Dan obrolan mereka pun terhenti saat makanan yang mereka pesan datang.

***

Pernikahan Ricky dan Syifa tinggal beberapa hari lagi, namun hari ini hampir semua santri tampak sibuk membantu persiapan acaranya.

Sebenarnya Pak Robby juga sudah menyewa WO untuk mengurus semua acara pernikahan tersebut, namun tetap saja para santri ikut berpartisipasi untuk membantu kelancaran acaranya nanti.

Acara resepsi akan diadakan sebanyak dua kali, pertama di rumah Pak Yusuf, lalu seminggu kemudian di jakarta, karena untuk mempermudah para kolega Pak Robby yang ingin menghadiri acara pernikahan putranya.

Bahkan Pak Robby juga sudah menyewa sebuah hotel berbintang, agar para tamu dan semua sahabat-sahabatnya yang berasal dari luar kota lebih mudah untuk mencari tempat istirahat sekaligus menginap, karena acara resepsinya pun akan diadakan di hotel tersebut.

Hari ini pun Pak Yusuf sudah disibukkan dengan banyaknya tamu yang datang, kebanyakan mereka berasal dari desa tetangga yang ingin memberikan ucapan selamat sekaligus bantuan.

1
Anonim
/Good/
jangkaremas
seruuu..
karyaku: hi kak mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
total 1 replies
jangkaremas
makin seru
jangkaremas
masih lanjut
jangkaremas
jejak/Facepalm/
Anonim
lanjut lagi Thor, jangan lama2 up-nya..penasaran nih/Frown/
Anonim
ceritanya ringan tapi banyak berisi ilmu, apalagi dikemas dengan nuansa komedi jadi lebih mudah dipahami. Terima kasih author.
then_must_nanang
syarat pak Kiai memiliki makna yg sangat dalam.
Ya begini ini cerita yg aku suka.
semangat buat authornya.
Siti Muniroh
baru juga awal awalan udah kocak,gimana kalau di jadiin filem
Dede Saputra Djaelani
lanjut thor
sudi mukti susila
mana up datenya Thor
dah lama banget
Adi Marhadi
mana nih up datenya.....??
Fauzan Bahri
lanjut thor meskipun aku bacanya telat yg lain baca dr tahun 2020 lah aku baru baca😀
sul sul
kapan up lagi
Dwi Ningsih
semangat...ricky..!!!!
yamink oi
nyimak...
bagus sanggar hurif
assalammualaikum
Fatur Rohman
kapan lanjutan nya nih...
arief budiman
belum ada sambungan cerita masih nunggu
Fatonah
👍🙏🙏💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!