NovelToon NovelToon
Suami Jahatku

Suami Jahatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Penyesalan Suami / Time Travel / Romansa / Reinkarnasi / Kontras Takdir
Popularitas:453.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ferdi Yasa

Sebuah kalimat pertama yang diucapkan Esme Andreas begitu dia sadar adalah, “Mari bercerai, Jason.”

Esme Andreas telah kehilangan bayi dalam perutnya akibat kebencian Jason. Mendengar istrinya hamil, Jason menyuruhnya untuk melakukan aborsi. Tentu saja Esme memberontak.

Dalam kegilaan amarah, Esme mengemudi tanpa kendali, menyebabkannya kecelakaan, kehilangan anaknya, dan mengalami koma selama delapan hari.

Ketika dia membuka mata, jiwanya telah berganti. Seorang selir dari era kerajaan telah melintasi waktu dan merasuki dirinya.

Seorang selir yang memiliki kewibawaan tinggi, keanggunan dan ketenangan, menolak mengikuti jejak pemilik tubuh yang asli.

Jason Hall tidak pantas untuk mendapatkan cintanya.

Namun, Jason Hall justru mengajukan persyaratan gila. “Tentu, kita akan bercerai dengan sebuah syarat.”

“Apa?”

“Entah aku yang memanjakanmu, atau kau yang memanjakanku. Durasinya selama sepuluh ribu tahun.”

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ferdi Yasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Han Muray

Ketika Esme membuka matanya, hal yang pertama dia lihat adalah siluet seorang pria. Meski pandangannya belum terlalu jelas, tapi Esme bisa melihat jika pria ini memiliki kaki panjang, duduk di kursi di samping tempat tidur.

Pria ini menggenakan setelan kemeja rapi, tampak licin dan mewah. Dengan potongan baju yang dia kenakan, itu meningkatkan tubuh kekarnya. Semua itu tampak jelas ketika pandangan Esme mulai normal.

Sisi wajah pria itu sangat indah seolah-olah diukir dengan sangat hati-hati. Hampir tidak ada bagian yang bisa dikeluhkan.

Esme mencoba bangkit dan menopang tubuhnya. Pergerakannya yang halus telah menarik perhatian pria itu.

Pria itu meliriknya, lalu suara yang rendah dan dalam terdengar, “Kau sudah bangun?”

Esme hanya mengangguk, memperhatikan keadaan di sekelilingnya dengan sikap waspada.

Menyadari tatapan khawatir Esme, pria itu kembali berkata, “Ini rumahku. Jangan khawatir, kau aman di sini.”

“Kau telah menyelamatkan aku?” Esme melihatnya sebelum melontarkan pertanyaan.

Baru pada titik inilah dia nenyadari bahwa pupil matanya tidak hitam, melainkan berwarna hazel. Itu indah sekali!

“Ya.”

Pria itu semakin tampan ketika jarak pandang semakin berkurang. Dia mendekatinya, berdiri tepat di depannya.

Kernyitan kecil muncul di alis Esme saat dia bertanya lagi, “Kau bukan pengemudi yang hampir menabrakku, kan?”

Pria itu tertawa kecil. Suaranya terdengar menyenangkan di telinga, seperti sebuah magnet yang menarik siapa pun tanpa mereka sadari.

“Jelas aku melihatmu pingsan sendiri, tidak ada yang menabrak.”

“Bukankah karena kamu yang mengemudi seperti banteng gila?” Suara Esme penuh dengan kekesalan.

“Aku selalu mematuhi peraturan lalu lintas.”

“Lalu, aku yang salah di sini?” Esme berseru tak percaya.

Senyum sopan muncul di wajah pria itu. “Kau mau berpikir seperti itu?”

Esme memijit pelipisnya sendiri dan bergumam, “Aku benar-benar tidak bisa melihat apa yang terjadi dengan benar.”

“Tidak ada yang salah. Seseorang akan pingsan jika mereka sudah tidak berdaya dan berada dalam batasnya. Dan desain ini ....” Pria itu menunjukkan desain sketsa di tangannya ke Esme.

Mata hazelnya menatap Esme dengan senyum ramah, “Ini dirancang olehmu, ‘kan?”

Esme mengangguk, “Ya.”

“Untuk berpartisipasi dalam kompetisi desain fashion tahun ini?”

Esme mengangguk sekali lagi.

Melihat konfirmasi Esme, sebuah cahaya melintas di matanya. “Kau bekerja di mana?”

Esme merengut dalam kebingungan. Pemilik tubuh asli memiliki reputasi yang tidak bernilai seperser pun di kota Ford. Selain itu, dia juga memiliki gelar sebagai istri Jason Hall. Bagaimana mungkin pria di depannya ini begitu tidak mengerti?

“Tidak ada perusahaan yang cukp berani untuk mempekerjakanku.” Esme berkata dengan suara rendah.

“Mengapa?” Pria tampan ini tampak bingung. Melihat desain Esme, matanya berkilauan seperti melihat sebuah sumber uang.

Orang yang sangat berbakat, bagaimana bisa ada perusahaan yang tidak menginginkannya?

“Karena aku Esme Andreas.” Esme menyatakan ini dengan senyum pahit.

“Esme Andreas ….”

Pria itu mengangkat alisnya. Nama itu terdengar familier, tapi dia tidak bisa menentukan kapan atau di mana dia melihat atau mendengar nama ini sebelumnya.

“Apakah kamu memiliki catatan penggelapan atau menjadi mata-mata perusahaan sampai tidak ada yang berani menerimamu?” Pria ini tersenyum konyol. Dia pikir ini adalah satu-satunya alasan tidak ada perusahaan yang berani merekrutnya.

“Apa yang kau tertawakan? Aku istri Jason Hall.”

Ekspresi terkejut terlihat memancar dari mata hazelnya mendengar ini. “Kamu istri Jason Hall itu?”

“Kau akhirnya mengetahui siapa aku. Di kota Ford, siapa yang tidak mengenal istri Jason yang terkenal kejam?” Esme mengejek dirinya sendiri dengan senyum miris.

“Aku jarang memperhatikan hal-hal ini. Dan, kamu memiliki senyum indah, sangat berbeda dengan reputasimu.”

“Siapa kamu?” Esme bertanya secara langsung.

“Seorang dari keluarga Muray.”

Esme tidak dapat mengingat apa pun mengenai keluarga Muray ini.

Seorang Muray melihat ekspresi tenang di wajah Esme, tidak memiliki sedikit pun pengakuan setelah mendengar namanya.

Sudut mulutnya melengkung ke atas, dan dia menambahkan, “Presiden Muray Group. Han Muray.”

“Muray Group ….”

Esme mencoba yang terbaik untuk menemukan ingatannya, kemudian menatap dia dengan sedikit keterkejutan. “Kamu … Presiden Muray Group, Han Muray?”

“Kamu bisa memilih untuk tidak mempercayaiku pada saat ini.”

Esme dengan cepat mengangguk-anggukkan kepalanya. “Aku percaya.”

Namanya berada di tempat pembuangan sampah. Dia tidak punya uang, dan bahkan suaminya tidak mencintainya. Semua penipu dengan otak mereka, tidak akan memilihnya sebagai target. Dan pria di depannya ini, pasti memang Han Muray.

“Karena kamu istri Jason Hall, mengapa kamu tidak masuk Hall Industry?”

Esme mencemooh pertanyaan pria itu, “Dia memiliki Layla Andreas, dia tidak membutuhkan Esme Andreas.”

Bibir Han Muray melengkung menjadi senyum sempurna. “Desain Layla Andreas cukup bagus, tapi ….”

Matanya melirik sekilas pada desain Esme dan berkata lagi, “Dibandingkan dengan hanya satu desainmu, miliknya jauh lebih rendah.”

Mata Esme berkedip lembut dan mempesona menatap Han Muray. Akhirnya dia menemukan orang yang mengakui kemampuannya.

“Jason Hall menolak desainmu?”

“Ya.” Esme mengangguk.

“Apakah kamu berencana untuk mengirim desain ini di bawah kategori masing-masing kompetisi?”

“Hem.”

Han Muray merenung sesaat sebelum dia berbicara lagi, “Gaun ini tampak sempurna di atas kertas. Aku ingin tahu bagaimana wujud aslinya nanti.”

Esme mengungkap tampilan lelah, “Produk ini sebenarnya belum siap. Aku tidak dapat menemukan penjahit bagus yang mau melakukannya.”

“Apakah kamu bersedia datang ke Muray Group kami?”

……….

Pada saat Esme kembali ke vila dari rumah Han Muray, sudah menunjukkan waktu makan malam.

Ketika dia masuk, matanya menangkap sosok Jason duduk di sofa dengan beberapa desain sketsa di tangannya.

Jason mendongak. Matanya yang dingin mengintrogasi, “Ke mana saja kau seharian ini?”

Esme berbohong dengan lancar, “Mencari pekerjaan.”

Saat itu mata Jason berubah gelap. Detik selanjutnya, dia bertanya lagi, “Apakah kamu menemukannya?”

“Tidak.” Esme menjawab dengan berganti sandal rumah tanpa meliriknya.

“Apa kau sudah makan malam?”

“Belum.” Selesai mengganti sandal rumah, dia pergi ke dapur.

Secara kebetulan, Jason melihat perban di tangannya dan matanya menyipit tajam. “Apakah kau terluka?”

Esme sedikit tercengang dengan pertanyaan Jason. Matanya mengikuti pandangan pria itu dan melihat plester di tangannya. Lalu, dia menjawab dengan santai, “Hanya beberapa luka kecil.”

Makan malam disiapkan Emilia untuknya. Masih hangat dan sudah siap.

Saat Emilia meletakkan piring di atas meja, dia bertanya, “Apa Jason sudah makan?”

“Sudah, Nona.”

Itu lebih baik. Dia tidak mau makan di meja yang sama dengan Jason.

Setelah makan malam dengan cepat, Esme kembali ke kamarnya.

Dia telah berputar-putar di jalanan seharian ini, dan kakinya terasa sangat lelah. Jadi dia berencana untuk tidur lebih awal.

Tepat ketika dia melewati ruang tamu, suara dominan Jason terdengar, “Kemarilah!”

Wajah Esme menjadi dingin. Yang paling dibencinya adalah nada yang mendomonasi semacam ini.

“Ada masalah?” Esme bertanya dari jauh sebelum melangkah padanya.

“Ya.”

Mau tidak mau dia berjalan dengan enggan.

“Duduklah!”

Esme duduk di hadapannya, menunjukkan ekspresi bingung. Apa Jason memiliki sesuatu yang penting untuk dikatakan padanya?

Melihat Esme duduk, Jason berdiri dan datang ke sampingnya. Tanpa peringatan, aroma familier memenuhi sekeliling, membuat Esme sedikit menjauh.

Selanjutnya, Jason mengikuti dan menggeser posisi. Satu tangan menekan paha Esme. “Jangan bergerak!”

“Apa yang ingin kamu lakukan?”

***

1
devi aryana
Luar biasa
Surya Wahyuni
saya senang dgn ceritanya.semoga ga lama2 up nya ya😁
Rho Sey
aku kasi 4 bintang aja dulu ya,soalnya nunggu lanjutannya lama banget....
capatan dong up selanjutnya,lagi seru serunya ini loh...
Putri Ayu
sangat keren
Putri Ayu
up nya jangan kelamaan Thor.. keren sekali cerita nya
Putri Ayu
bagus sekali cerita nya dan tulisan nya pun sangat rapi mudah di pahami, keren thor
cute
suka sekali.. cerita nya bagus ,, tulisan nya juga tertata rapih
arina roksi
udah sampe sini AQ thor....
pindah sebelah ya.../Smile//Smile/
Nitnot
sukaaaa bingiiit thooor
Jasreena
tapi kaulah yg akan terkubur..
IndraAsya
lanjut lagi
Ferdi_Yasa
Selamat pagi ... sebelumnya terima kasih sudah mengikuti cerita ini dan mendukung cerita ini. Saya ingin menyampaikan kalau cerita ini akan saya pindahkan ke aplikasi Be story' (saya kasih spasi biar tidak kena sensor dari pihak ini 😁) mohon maaf jika sudah mengecewakan, tapi saya sendiri sudah mencoba bertahan di sini setiap harinya. Namun, atas kerja keras saya sampai mengorbankan waktu istirahat malam, saya terpaksa memindahkan cerita ini di mana saya mungkin bisa mendapat timbal baliknya yang lebih baik. Jika kalian ingin mengikuti kisah selanjutnya, kalian bisa membaca di aplikasi yg saya sebut tadi ya, dan kalian bisa mencari dengan judul 'Dikejar Suami Jahat' dg nama pena yg sama. Sudah ada 2 bab terbaru, dn pastinya akan lebih seru karena sudah masuk sesi aksi di mana keluarga Andreas akan hancur perlahan yg diawali dg bagaimana berakhirnya Clara. Jika kalian masih tertarik dg cerita ini, bisa download apk Be story (tanpa spasi) dn cari 'Dikejar Suami Jahat' terima kasih... ini adalah bab terakhir yg saya publish di sini
kristiani setiyowati: bay stori
total 3 replies
Evili Yana
kpn si up..dh lupa gue alurnya
Via Octavia
kak, kok belum up? nungguin kak 🥰
IndraAsya
lanjut lagi
aleta serenia
trimakasih up nya thor 🥰🥰🥰🥰
tetap semangat up ya thor 😁😁😁😀😀😀😀😀😀
Dian Widanarti
semangat... bunga untukmu thor
Desi Forever
semangka thor
WARGA FALAH
Thor apa nama IG nya😁😁😁😁
Anisa Azka
next ka semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!