NovelToon NovelToon
Aku Dan Cintaku

Aku Dan Cintaku

Status: tamat
Genre:Romantis / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dian Fauziah

Sedang revisi dan pembenahan novel.

MAAF

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Fauziah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 32

Aku memoleskan sedikit perona bibir. Kembali dengan kegiatan hari ini. Aku sudah siap untuk berangkat kerja.

"Bu. Pak. aku mau berangkat dulu ya".

"Tangkap ini".

Aku menoleh dan langsung menangkap sebuah kunci. Aku tidak tahu kunci apa yang diberikan Kak Sidiq.

"Kunci apa?". tanyaku.

"Kunci loker diapartemenku. Paswordnya kamu tahu kan?". tanya Kak Sidiq.

"Aku belum mengatakan Ya". kataku.

"Setidaknya lihat-lihat dulu".

"Benar apa kata Kakakmu. Setidaknya kamu bisa cukup istirahat jika tinggal disana". kata Bapak.

"Ok pak". Aku mengangguk dan pergi.

Hari ini aku memilih memakai mobil sendiri. Karna jika aku naik angkutan umum pasti akan memakan banyak waktu.

💞 💞 💞

Sampai dikantor masih dengan gosip yang sama tentang CEO baru yang akan datang beberapa hari lagi. Aku yang masih tetap fokus dengan pekerjaanku hanya beberapa kali mendengar mereka memuja-muja CEO itu.

"Kamu sudah makan?". tanya Linda.

"Belum. Kamu?". tanyaku padanya.

"Ok. aku kekamar mandi dulu". Kata Linda yang langsung nyelonong pergi begitu saja.

Aku sudah selesai dengan laporan pekerjaanku. Tinggal istirahat sekarang. Aku melihat ponselku dan ada beberapa panggilan tidak terjawab.

"Mas Rendra. Bukanya aku sudah janji nanti sore". Aku mengetikan pesa untuk Mas Rendra.

✉ Me.

-Maaf Mas. ponselku aku silent. lagi kerja.

📩 Mas Rendra.

-kerja?. dimana?.

✉ Me.

-nanti aku cerita. udah dulu ya. Nanti aku kabari lagi.

Aku kembali meletakn ponselku. Sudah menunggu cukup lama tapi Linda belum juga kembali. Aku putuskan untuk menyusulnya.

Aku membuka pintu toilet dan melihat Linda yang sedang menangis. Aku tidak tahu kenapa tapi sepertinya Linda tidak baik-baik saja.

"Linda. Kamu kenapa?". tanyaku pada Linda. Aku mendekatinya.

Linda hanya menggeleng-gelengkan kepala.

"Kamu bisa cerita sama aku kok. Tenang dulu ya". Aku tidak tahu harus bagaimana. Aku juga baru beberapa hari kenal dengan Linda.

"Kei. kamu bisa izinin aku ke Pak Reno kan?".

Izin. kenapa harus sampai izin. Apa Linda sakit.

"Kamu sakit?". tanyaku pelan.

"Aku ada urusan mendadak. Kamu bisa bantu aku kan?". tanyanya dengan penuh pengharapan

Aku tersenyum. "Nanti aku akan bilang sama Pak Reno. Kamu bisa pulang duluan".

"Trimakasih". Linda langsung keluar dengan wajah senang. Aku tidak tahu kenapa. Aku hanya mengerti kalau Linda adalah gadis polos yang banyak bicara.

Aku ikut keluar dan langsung mencari ruangan Reno. Aku harus mengatakanya sebelum aku lupa.

Tok. Tok. Tok. Aku mengetuk pintu ruangan Reno.

"Masuk".

Aku langsung masuk dan melihat bukan hanya Reno yang disana tapi juga Alan.

"Ada apa Kei?". tanya Reno.

"Pak maaf. Aku dimintai Linda untuk izin sama Bapak. Linda ada urusan mendadak yang sangat penting". Aku mengatakan dengan perlahan.

"Iya. Tadi juga dia sudah telfon saya".

Apa?. tahu begini aku langsung cari makan saja tadi.

"Oh ya Kei. Ini Alan..". Belum sempat Reno mengatakan dengan selesai Alan sudah mendekat kearahku.

"Aku dan Kei sudah saling kenal. Aku keluar makan dulu dengan Kei".

Apa-apaan ini. Kenapa juga aku harus makan dengan Alan sekarang.

"Silahkan". Kata Reno yang langsung kembali dengan komputernya.

Aku dan Alan langsung keluar dari ruangan itu dan menuju kantin.

"Kenapa kamu disini?". tanyaku pada Alan.

Senyumanya yang khas mengembang dibibirnya. "Aku melamar pekerjaan".

"Melamar pekerjaan?. Tapi, kamu dan Pak Reno sepertinya kenal dekat". tanyaku yang merasa aneh.

"Kita teman lama". jawaban Alan sungguh cepat.

Aku hanya bisa bilang oh. Sampai di kantin beberap orang melihat kearah kami. Jujur aku merasa risih dengan tatapan tajam mereka.

"Kamu bekerja disini sudah lama?". tanya Alan saat kita sedang makan.

"Baru juga beberapa hari".

Kami kembali makan dengan tenang. Aku mendengar beberapa bisik-bisik yang sangat tidak mengenakan.

"Anak baru kok sudah berani bawa pacar".

"Iya ya. Katanya juga diterima langsung tanpa persyaratan".

"Mungkin ada skandal dengan atasan".

Aku menggebrak meja. Aku tidak tahu kenapa tapi mereka sungguh tidak suka denganku.

"Alan. Aku kembali kerja dulu". Kataku kemudian.

"Kok buru-buru gitu?". tanya Alan yang melihatku tiba-tiba berdiri.

"Aku tidak ingin dikira ada skandal dengan atasan" Aku melirik kewanita penggosip itu.

Dia diam dan langsung menunduk.

"Mungkin lain kali kita bisa makan diluar". Aku langsung meninggalkan Alan.

Aku tidak menyangka kalau perusahaan ini juga memiliki banyak tukang gosip.

💞 💞 💞

Aku langsung tancap gas kearah cafe yang terletak di dekat hotel diamond. Aku tidak tahu juga kenapa Mas Rendra mau mengenalkan aku dengan seseorang.

Sampai disana aku kaget karna melihat Mas Rendra sesang berdiri didekat pintu masuk.

"Kenapa diluar Mas?". tanyaku pada Mas Rendra.

"Aku sedang menunggu seseorang yang akan aku kenalkan padamu". kata Mas Rendra.

"Kita tunggu di dalam saja".

Aku dan Mas Rendra masuk dan duduk disebuah meja berisi enam orang. Aku tidak tahu tapi sepertinya Mas Rendra benar-benar ingin aku bertemu dengan orang itu.

"Kamu bisa pesan dulu". Mas Rendra menyodorkan buku menu padaku.

"Aku akan menunggu dulu. Tidak enak kalau dia datang dan aku sedang makan".

"Ok".

Sampai aku melihat wanita berparas cantik. Tingginyapun cukup ideal dan berjalan kearah kami.

"Rendra". panggil wanita itu.

"Sia". mereka langsung berpelukan.

Aku pura-pura melihat ponselku. Aku kira orang penting tapi ternyata seorang wanita. Mungkin pacar Mas Rendra.

"Maaf. Sia ini adik yang aku ceritakan. Kei".

Kami saling bersalaman dan mengenakan diri masing-masing.

"Aku sangat bahagia bisa bertemu denganmu Kei". kata Sia. dia menoleh kearah Mas Rendra. "Rendra sering bercerita tentangmu".

Aku hanya tertawa kecil.

"Kamu mau pesan apa?". tanya Mas Rendra pada Sia.

"Aku ikut kalian aja". kata Sia.

"Kamu?" tanya Mas Rendra kearahku.

"Terserah Mas". Aku tidak tahu kenapa tapi aku seperti obat nyamuk disini. "Aku ketoilet dulu ya".

Mereka mengangguk bersamaan. Aku langsung pergi ketoilet. Tapi belum sempat aku kesana aku sudah bertemu dengan Mas Naja.

"Mas Naja". Aku mencoba memanggilnya.

"Kamu menolak aku. Tapi, kamu malah ada hubungan dengan Kakak". Kata Mas Naja.

Aku menggeleng. Bisa-bisanya Mas Naja mengira aku ada hubungan dengan Mas Rendra.

"Mas. Aku sama Mas Rendra nggak ada apa-apa".

"Kamu kira aku tidak tahu. Kamu sengaja kan menolak aku. Aku tahu kamu sudah selingkuh sejak kita masih menjadi suami istri". Perkataan Mas Naja sengaja ditekan.

Apa lagi sekarang. Aku bahkan tidak mengerti dengan permainan Mas Naja. Sekarang dia menuduhku selingkuh.

"Mas. Kita sudah berpisah. Jadi, jangan urusi kehidupanku". Aku mengatakan semua itu agar Mas Naja tidak mengatakan hal itu lagi.

Jelas-jelas dia yang menceraikan aku demi Shela. Aku berbalik arah tidak jadi ketoilet.

"Dan dengar Mas. Aku sama sekali tidak berselingkuh".

Aku kembali duduk dengan Sia juga Mas Rendra.

"Kok lama?". Tanya Sia.

"Nggak apa-apa".

Kami mulai memakan pasta yang dipesan oleh Mas Rendra. Sesekali kami berbincang dan tertawa. Ternyata mereka sangat serasi jika dilihat lagi.

"Boleh bergabung?". kami langsung menoleh kearah suara.

Mas Naja. Kenapa sekarang dia kesini dan ingin makan bersama.

"Silahkan". kata Mas Rendra.

"Kamu bukanya Naja. Mantan suami Kei". Kata Sia.

Ya ampun. kenapa pacar Mas Rendra senang sekali berbicara.

"Kami ingin memulai hubungan kami lagi"

Aku langsung tersedak. Tenggorokanku rasanya sakit karna sedang memakan mi. Mas Rendra menoleh dan aku menggelengkan kepala.

"Tapi kamu kan sudah menikah lagi". kata Sia lagi.

Aku terdiam. Tidak mungkin kan Mas Naja sengaja melakukan itu didepan Mas Rendra dan pacarnya.

"Kami memang sudah cerai. Tapi aku belum menikah. Aku masih mencintai Kei". Mas Naja langsung mendekat kearahku.

"Naja. makan aja dulu". kata Mas Rendra.

"Maaf. Aku harus pulang. Ada telfon mendadak dari Bapak". aku mengambil tasku dan keluar dari cafe itu.

Aku seperti akan gila karna Mas Naja. Seharusnya dia tidak melakukan itu. Dia sudah menjadi milik Shela.

"Kei. tunggu". Mas Naja langsung menarik diriku.

Aku menoleh. "Apa lagi Mas?. sudah cukup kan buat aku malu didepan Mas Rendra dan Sia?".

"Kei. dengar dulu. Aku masih cinta sama kamu. Aku dibutakan oleh Shela". Mas Naja menarikku lebih dekat denganya.

"Cukup Mas. Sekarang Shela sedang mengandung anak kamu". Aku berjalan mundur.

"Dia bukan anakku".

Aku tidak tahu dari mana Mas Naja bisa memutuskan kalau anak yang dikandung Shela bukan anaknya.

"Mungkin kamu berfikir aku sangat egois karna aku tidak mengakui anak itu. Tapi, aku memang bukan ayah dari anak Shela".

"Mas lebih baik temani Shela. Aku tidak ingin dia terluka karna adanya aku".

Aku langsung masuk ke mobil dan tancap gas. Aku benar-benar kacau. Aku hampir terlena lagi. Aku hampir memeluk Mas Naja.

"Tepis semua itu Kei". aku mencoba menyadarlan diriku kalau Mas Naja sudah bukan milikku lagi.

💞 💞 💞

to be continued

1
Yanti Daryanti
keira...endingnya ko ga bahagia
Yanti Daryanti
itu naja cibta ga sih sama keira....tokoh utama kayanya ga bahagia bajagia
Endang Widyawati
lumayan
Ursula Ursula
jelek alurnya.....kebodohan pemerannya juga bolak balik entahlah.....sepertiya harus banyak belajar
Ursula Ursula
Bodoh, munafik
Ursula Ursula
perempuan bodoh
Ursula Ursula
pantasan tidak ada yg berkomentar karena ceritanya berbelit2 dan pemerannya terlalu bodoh
Ursula Ursula
perempuan bodoh
Ursula Ursula
pemerannya terlalu BODOH
Nia Ramdnia
emosi banget AQ sama Mas Naja...



paling jengkel pula sama key
Dian Fauziah: terima kasih atas komen2nya
total 2 replies
Nia Ramdnia
mas naja itu sebenarnya cinta g sih sama kei !?
kok Kei itu karakternya seperti itu !?
segitu cintanya kah kei dgn mas naja !?
Nia Ramdnia
semakin ksini aku makin bingung dgn alur kisah ini !?
Ria Zubir
ceritanya sangat menguras emosi.. mantap thor..
Humairoh
trus raja anak siapa dong
Dewi Natasha
emang ada ya isteri yg sabar bgt thor..
Titi Setia
ceritanya berbelit2 kapan tamat'ya🤔
Luphie Phie
Endingnya kok ngegantung ya, belum d ceritakan alasan naja selalu selingkuh tapi ujung-ujungnya minta maaf terus itu karena apa. Kalo kek gini jadi sad ending tor,,,
niel's Mom
kalo laki laki lain itu TDK muncul berarti naza nikah dong Ama Ema
kenapa kamu kejam Thor Ama kei
kayak ngk ada harga diri nya benar benar wanita bodoh si kei ini ya
greyleeknow
mampir juga di novel ku



galak2 sayang



mohon dukungan ny
greyleeknow: ok nanti saya mampir"

mampir juga di novel ku


pacar lima langkah
total 2 replies
Aria Wahyuni
hhhaaaaaadddeeeeuuuhhhh rumit bngt ya hidup ini
HAI AKU DHEA: mampir di cerita ku juga dong kakak baik. WE BECOME DATE. aku tunggu kunjungan nya 💜🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!