NovelToon NovelToon
I'M The One You Hurt

I'M The One You Hurt

Status: tamat
Genre:BTS / Hamil di luar nikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Zaenab Usman

Demi cita-citanya ingin menjadi musisi terkenal. Alvian Fathir Rafael menyakiti gadis yang sudah menyerahkan mahkotanya, hanya atas nama cinta.

Saat dia mulai naik daun dan memiliki Agensi sendiri. Alvin memutus hubungan bersama Ayara Febriani Jasmeen.

Pada saat Alvin mengakhiri hubungannya bersama sang kekasih. Ayara tengah berbadan dua. Dikarena saat ditanya Ayara tidak mau mengatakan siapa laki-laki yang telah menghamilinya, membuat ia diusir dari rumah.

Namun, setelah begitu banyak mengalami rintangan untuk membesarkan putrinya seorang diri. Ayara harus dipertemukan kembali dengan pemuda yang menghancurkan masa depannya.

"Aya, tolong katakan siapa ayah anak ini? Kenapa wajahnya begitu mirip dengan ku?" tanya Alvian tidak sengaja bertemu dengan mantan kekasihnya. Setelah putus hampir empat tahun lalu.

"Dia anak dari suamiku yang sudah meninggal dunia," jawab Aya, seraya menggigit bibir bawahnya agar tidak menagis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaenab Usman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vania Amara Jasmeen.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹

...HAPPY READING......

.

.

Malam sudah berganti pagi.

Hampir semalaman Ayara begadang, karena si putri kecilnya rewel. Air susu Aya belum terlalu lancar. Jadinya bayi tersebut menangis karena dia belum kenyang.

Sedangkan Lula lagi dalam perjalanan menuju rumah sakit tempat Ayara di rawat. Pagi-pagi sekali gadis itu sudah datang ke rumah sahabatnya untuk memberikan baju bayi yang sudah ditandatangani oleh member ALV.

Niat hati ingin memberikan kejutan. Akan tetapi setelah memanggil Aya tak kunjung keluar. Dia memeriksa kunci rumah tersebut agar mengetahui apakah Aya ada di dalam rumah atau tidak.

Setelah melihat kuncinya ada di bawah tempat rak sepatu. Gadis itu pun langsung membuka pintu dan memeriksa ke dalam. Soalnya tidak mungkin masih pagi Ayara sudah berangkat bekerja.

Selama ini Ayara sangat jarang bepergian kemana-mana, karena selain tidak ada uang. Dia juga sibuk bekerja.

Dugaan Lula yang mengira mungkinkah Ayara pergi ke rumah sakit ternyata benar. Setelah melihat sepucuk surat yang ditinggalkan oleh sahabatnya pada meja kayu dalam rumah tersebut.

Isi surat itu Ayara mengatakan bahwa dirinya sudah berangkat ke rumah sakit sejak tadi malam, karena ingin melahirkan. Alhasil Lula langsung pergi dari sana untuk bersiap-siap dan membawa makanan yang sudah dia masak pagi ini, menyusul ke rumah sakit.

"Terima kasih," ucap Lula saat menuruni bus ibukota. Dengan langkah tergesa-gesa dia masuk ke dalam rumah sakit tersebut. Antara cemas dan bahagia. Takutnya jika Ayara kenapa-napa dan juga bahagia karena akan bertemu calon keponakannya.

"Suster, maaf apakah ada pasien bernama Ayara? Dia wanita muda yang---"

"Apakah kau keluarganya?" sela dokter Erina yang kebetulan sekali akan memeriksa keadaan Ayara. Sebelum dia pulang dan digantikan oleh rekannya lagi.

"Iya, Saya saudarinya," jawab Lula cepat. di dalam hatinya begitu cemas karena takut sudah terjadi sesuatu pada sahabatnya.

"Oh, baguslah! Mari ikut Saya, kebetulan Saya akan memeriksa keadaannya," Dokter Erina tersenyum lega, karena ada yang menjenguk pasiennya.

Dokter Erina akan masuk kerja lagi nanti malam, yaitu pukul tujuh. Makanya dia bingung, siapa yang akan menjaga ibu muda itu dan bayinya. Dia tidak tega bila membiarkan begitu saja. Walaupun hubungan mereka hanya sebatas dokter dan pasien.

Jika Aya sudah sembuh itu tidak masalah. Akan tetapi gadis itu baru melahirkan tadi malam.

Ceklek!

"Dok," sapa suster yang lagi menjaga bayi kecil Ayara.

"Huem," Dokter Erina hanya tersenyum kecil sambil berjalan masuk. "Nona Ayara kemana?" tanyanya karena tidak melihat adanya Aya dalam ruangan itu.

"Sedang di dalam kamar mandi. Kasihan sekali, semalaman dia tidak bisa tidur karena bayinya menangis," tutur si suster.

"Wah, inikah keponakan Tante," seru Lula tersenyum setelah dia menyimpan makanan yang ia bawa diatas meja.

"Apakah Nona ini---"

"Iya, dia saudari Nona Ayara. Jadi mulai sekarang biar dia yang menjaganya. Setelah selesai memeriksa keadaannya. Kau juga pulang saja bersama ku," jawab si dokter tersebut.

"Iya Sus, pulang saja. Biar Saya yang menjaganya, dan terima kasih sudah menolong Ayara dan keponakan Saya," imbuh Lula yang saat ini sudah mengendong putri kecil Ayara

"Sama-sama," jawab si suster berhenti sesaat, sebelum melanjutkan ucapannya. "Dok, Saya permisi mau bersiap-siap dulu, ya. Nanti Saya akan menunggu di depan,"

"Iya, pergilah! Dan terima kasih," jawab Dokter Erina sambil melihat kearah pintu kamar mandi yang dibuka pelan oleh Ayara. Gadis itu membersihkan tubuh sebisanya dan sekalian menganti dengan pakaian bersih.

"Lula, kau sudah datang," seru Ayara tersenyum lega. Soalnya dia merasa malu sudah merepotkan suster rumah sakit. Padahal dianya saja yang tidak tahu. Bahwa suster itu dibayar oleh Dokter Erina mengunakan sebagian uangnya yang tidak jadi menonton konser ALV.

"Dokter," sapa ibu muda itu pada Dokter Erina yang membantunya naik ke atas ranjang pasien.

"Bagaimana, apakah kau merasakan sakit pada bagian lainya?" tanya dokter itu mulai memeriksa keadaan Ayara.

"Tidak Dok, Saya baik-baik saja. Hanya saja Saya sangat mengantuk karena hampir semalaman tidak tidur,"

"Itu biasa, bayi yang baru lahir kebanyakannya memang rewel. Tapi semoga saja setelah ini tidak lagi," ucap dokter itu menukar perban kecil bekas infus yang sudah dilepas. Soalnya basah terkena air.

"Iya semoga saja,"

"Baiklah! karena keadaanmu semuanya baik-baik saja, dan sudah ada juga yang menemanimu. Maka Saya akan pulang sekarang. Tapi nanti malam Saya kembali bertugas lagi,"

"Iya, sekali lagi terima kasih, Dok," jawab Ayara tersenyum.

"Lula, apakah kau membaca surat yang aku tulis?"

"Tentu saja, aku sangat mengkhawatirkan mu. Jadi langsung masuk saja untuk memastikan," Lula berjalan mendekati ranjang.

"Maafkan aku, aku tidak tahu juga bahwa akan melahirkan tadi malam," dustanya karena tidak ingin membuat Lula marah gara-gara menyembunyikan semuanya.

"Iya, tidak apa-apa. Seharusnya akulah yang meminta maaf padamu, karena tidak ada di saat kau kesakitan mau melahirkan si cantik ini." Lula mengelus pipi si bayi dengan gemas. "Oh ya, akan kau beri nama siapa keponakanku ini?" tanya gadis itu bingung akan memanggil si bayi dengan sebutan apa.

"Namanya... Vania Amara Jasmeen, yang artinya penerang yang tidak akan pernah padam," jawab Ayara tersenyum bahagia. Harapannya dengan kehadiran sang buah hati akan menjadi penerang untuk masa depannya.

"Wah, nama yang cantik sama seperti orangnya. Tunggu ya sayang, Tante ada hadiah buat mu. Sampai besar nanti kau pasti akan mengenang hadiah spesial ini," dengan bahagianya Lula menyerahkan Vania kecil kepada ibunya karena dia mau mengambil hadiah yang ia maksud.

"Hadiah! Hadiah apa? Kenapa kau harus membawa hadiah. Padahal kau sudah mau datang saja aku sudah bahagia." tanya Aya sambil memangku Vania yang lagi tidur nyenyak.

"Taraa... Ini hadiahnya!"

"Apa, baju bayi," Ayara tersenyum karena baju tersebut sangat kebesaran untuk bayinya saat ini.

"Iya, baju bayi! Tapi coba lihat dulu, pada baju ini ada tanda tangan Aldebaran. Satunya lagi ada tanda tangan Alvian. Sebelum pergi menonton, aku mampir ke toko peralatan bayi untuk membeli pakaian ini, dan saat bertemu para member ALV. Aku meminta tanda tangan mereka untuk calon keponakanku yang cantik ini," tutur Lula masih tetap tersenyum. rasanya dia sudah tidak sabar untuk melihat Vania memakai baju tersebut.

Berbeda dengan Ayara yang raut wajahnya langsung terlihat sedih. Dia menggenggam erat baju tersebut.

"Apakah ini hanya kebetulan agar putriku bisa merasakan tulisan tangan papanya? Ya Tuhan! Aku mohon padamu, tolong jangan pernah pertemukan kami dengannya lagi. Mulai sekarang aku hanya ingin hidup tenang bersama putriku,"

Gumam Ayara menangis sambil memeluk putrinya dan pakaian bayi yang sudah ditandatangani oleh Alvian.

...BERSAMBUNG......

1
Rika
bagus
SisAzalea
marlin
Elly Julianti
Kecewa
SUGA 💙💚💛💜💝💘
Luar biasa
SUGA 💙💚💛💜💝💘
Lumayan
Sarah vilain
sedih cerita nya 😭😭😭😭
winwin
Luar biasa
Ibu Suminar
kemungkinan iya namanya sama, jadi kalau tidak paham ceritanya bakal pusing 7 keliling. tapi seru abis cetitanya. dikanjut samosi abis ya Mak Author.
Ibu Suminar
alhamdulillah mereka sudah bahagia, jangan samoai sedih lagi ya thor.
Wahyu Dili P. Purniyawati
Luar biasa
Neney chica
mewek jadinya😩😩😩
Eliwati Merahen
aku tumben. baca novel Ampe nangis..😭😭😭😭😭
Ibu Suminar
tetap kuat Aya, kau pasti bisa. perjalan mu masih panjang. semangat Aya.
gabriella pardede
Luar biasa
ZaeV92
🤭🤭🤭🤭🤭
Novi Yantisuherman
Kenapa ga SINETRON IKAN TERBANG AJA/Joyful//Joyful/,
meta
Luar biasa
Novi Yantisuherman
Bingung saya,mau menghilakan pikiran ko ke bar ???,
Kan pergi ke tempat yg tenang atau yang sepi ( Kuburan /Tongue//Tongue/ ) kan bisa.
Pendidikan tinggi sama aja bodohnya wkwkwk/Toasted//Toasted/
Merry Merr
Luar biasa
Ratna Dewi
sediih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!