NovelToon NovelToon
Aku Kekasihmu

Aku Kekasihmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:341.2k
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Apakah sesulit itu kau mencintai aku. Sehingga aku bagaikan bayangan dimatamu. Aku ingin kau melihat ku sekali saja, melihatku sebagai kekasihmu.sebelum aku mulai menyerah dan memilih pergi dengan sikap dingin mu itu. Kapan es itu mencair? Dan kapan senyum terbit di bibirmu? senyum untuk ku.
_Yuna Delisia Putri-

Aku tak menganggap mu sebagai kekasih ku, Walaupun kau adalah kekasih ku. Bahkan aku ingin kau pergi dari hidupku, Pergi jauh dari hidupku.
_Alfran Mahendra_

Apakah Yuna sanggup bertahan dengan Alfran yang tak menganggap ia sebagai kekasih. Dan apakah Alfran akan mencintai Yuna setelah Yuna ingin mulai menyerah dan melepaskan Afran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

...Happy reading...

*******

"Yuna. Begitu banyak kesakitan yang aku beri padamu. Namun, aku meminta kesempatan kedua untuk membuktikan jika aku mulai mencintaimu bahkan sangat mencintaimu."

"Al. Kamu tahu aku...."

"Yuna, will you marry me?" Alfran tak memberikan kesempatan untuk Yuna berbicara karena ia tahu Yuna akan mengatakan sesuatu yang membuat hatinya berdenyut sakit. Tanpa persetujuan Yuna, Alfran memasang cincin bertahtahkan berlian di jari manis Yuna. Cincin yang sangat cocok dan juga pas di jari manis Yuna. Bibir Yuna bergetar menatap cincin yang tersemat di jarinya, kemudian ia menatap Alfran dan cincin pemberian Alfran bergantian.

"Aku tidak pantas memakai ini," ucap Yuna dengan mencoba melepaskan cincin pemberian Alfran tersebut. Namun, Alfran langsung mencegah tangan Yuna yang hendak melepaskan cincinnya.

"Siapa bilang kamu tidak pantas memakainya? Kamu sangat pantas memakai cincin ini Yuna. Aku mau kamu terus memakainya dan aku mau kamu menjadi istriku seutuhnya," ucap Alfran dengan tegas. Alfran tak ingin terlambat, ia tak ingin menyesal. Takdir memang tidak ada yang tahu kapan kita akan meninggal. Dan Alfran ingin menjadikan Yuna istrinya tak peduli dengan keadaan Yuna sekarang, bahkan jika Yuna tak secantik dulu lagi Alfran tetap akan mencintai Yuna dengan sepenuh hati, ia ingin menebus semua kesalahan yang ia perbuat pada Yuna dulu.

"Aku gadis penyakitan Al dan kamu tahu mungkin usiaku tidak akan lama lagi. Bagaimana aku akan menjadi istri untukmu kalau sekarang berjalan saja aku merasa sulit," ucap Yuna dengan sendu menatap Alfran dengan sungguh-sungguh. Yuna tidak ingin Alfran menyesal menikahinya seperti dulu ketika Alfran menyesal menjadikannya kekasih.

Alfran menggenggam tangan Yuna. "Kamu akan menjadi istri yang baik untukku dan jangan memikirkan tentang kematian karena kematian sudah di takdirkan oleh Sang Maha Kuasa, mungkin hari ini kamu di berikan sakit dan besok Allah memberikan kesembuhan yang terpenting kita harus semangat untuk sembuh dan yakin segala penyakit pasti ada obatnya," ucap Alfran dengan tenang yang membuat hati Yuna sedikit merasa tenang karena ucapan Alfran tersebut.

"Apa kamu yakin menjadikan aku istrimu?" tanya Yuna dengan lirih.

"Lihat mataku! Apakah ada keraguan di sana, Yuna?" ucap Alfran dengan tegas. Yuna menggeleng membuat Alfran tersenyum tipis.

"Tapi aku yang ragu karena pasti aku akan merepotkanmu. Saat ini mungkin aku bisa berjalan walau tertatih tetapi nanti di saat penyakit ini semakin menggerogoti tubuhku aku tidak bisa berjalan lagi Al. Aku tidak ingin merepotkanmu, carilah wanita yang sempurna dan tidak penyakitan seperti aku."

"Hatiku sudah menetapkan kamu sebagai calon istriku. Kamu tahu bagaimana sulitnya aku mencintai jangan menyuruhku untuk mencari wanita lain kalau sekarang sudah ada kamu di hatiku, mungkin aku tidak sebaik lelaki lain bahkan banyak luka yang ku torehkan di hati kamu tapi percayalah cinta ini sudah bersemayaman di hatiku untukmu. Aku mohon jadilah istriku Yuna, aku tidak peduli dengan dirimu yang sekarang bagaimana yang aku mau cintamu tetap utuh untukku," ucap Alfran mencoba meyakinkan Yuna.

Yuna memeluk Alfran dengan erat dapat Alfran rasakan tubuh Yuna semakin sangat lemah. "Ya Allah sembuhkanlah gadis sebaik Yuna," gumam Alfran dalam hati.

"Jadi kamu kan menikah dengan ku?" tanya Alfran dengan lembut saat Yuna masih memeluknya. Alfran tersenyum saat ia merasakan anggukan kecil dari Yuna, ia mengecup kepala Yuna dengan sayang. Tangan Alfran mengelus punggung Yuna dengan lembut dan mengenai rambut Yuna betapa pedihnya Alfran saat melihat rambut Yuna rontok di tangannya yang lumayan banyak. Alfran menggenggam rambut Yuna untuk menyembunyikan rambut tersebut dari Yuna karena Alfran tak ingin Yuna bersedih kembali.

"Terima kasih telah menerima aku kembali. Secepatnya aku akan membicarakan tentang pernikahan kita dengan orang tua dan kakak kamu. Aku mencintaimu, Sayang," ucap Alfran dengan tulus mengecup kening Yuna dengan lembut.

"Aku mohon jangan kecewakan aku lagi karena aku sangat mencintaimu Al. Apa pantas gadis penyakitan seperti aku mencintai lelaki yang sempurna seperti kamu?"

"Kamu sangat pantas Yuna dan jangan memikirkan sesuatu yang aneh-aneh pikirkan saja kesehatan kamu dan kita akan segera menikah."

Alfran memeluk Yuna kembali dengan mata memandang ke arah rambut Yuna yang berada di tangannya. Alfran tak sanggup lagi mengelus rambut Yuna ia tidak ingin rambut Yuna semakin rontok. Tanpa Yuna sadari Alfran meneteskan air matanya, ia langsung menghapus air matanya dengan cepat sebelum Yuna mengetahui jika ia menangis.

"Alfran aku lelah sakali. Aku ingin tidur," ucap Yuna lirih.

"Ahh i-ya tidurlah, Sayang." Alfran berucap dengan suara seraknya membuat Yuna menatap ke arah Yuna.

"Kamu menangis?"

"Enggak kok! Tenggorokanku terasa kering saja."

"Tidurlah, Sayang."

Alfran memandang wajah Yuna yang mulai terlelap, sekali lagi Alfran mengecup kening Yuna dengan sangat lama.

"Ya Allah bisakah aku menggantikan kesakitan orang yang sangat aku cintai? Rasanya sakit melihat dirinya tidak berdaya seperti ini," gumam Alfran dengan menangis tanpa suara. Lalu ia keluar dari kamar Yuna setelah Alfran memastikan nafas Yuna masih teratur, ia merasa takut sekali ketika membayangkan nafas Yuna tak berhembus lagi.

1
Yanti Ernawati
bener bener nangis Bombay dari awal sampai akhir 😭😭😭
Nung Mariah
benci gue sm si alfian
Nung Mariah
😭😭😭
Dewi Wati
insentif #intensif
Henrita Henrita
bodoh kalau mau kembali ke org yg sdh menyakiti kita. memaafkan iya kalau balik ogah
Dewi Dama
gk asyik kenapa harus matiii...
Dewi Dama
mana ada wanita seperti yuna..ini...
Bhre Sandra
bagus...
Porman Siahaan
mana thor extra efisodx
Aya'e Khalif
ya ampun kk ceritanya sedih amat q nya sampe mewek bacanya 😭
Surta Siahaan
ninggal aja dok biar gk sakit hati sm ada rasa dendam antara alfran dan gibran, kasian jg liat mereka berdua, dengan tiadaanya yuna bs buat mereka lbh baik dan gk saling memperebutkan satu sm lain
Yani Cuhayanih
Kenapa gk happy ending thor apakah yuna berjodoh dgn Gibran di surga ...hikshikshiks....
Yani Cuhayanih
Gibran oh tidaaaaaaak kenapa cowo sebaik dia umurnya pendek aaah thor aku masih lanjut nangis .......
Yani Cuhayanih
Nangis bombay lebay melaway bin termehek mehek hiks hiks hiks....
Yani Cuhayanih
Thor sembuhkanlah yuna......
Yani Cuhayanih
Munafik kemakan omongan sendiri benci tp hatimu cinta.ckckckck Alfran
Yani Cuhayanih
Thor aku melow .....bacanya tp ttp laaajuuut
Maryana Fiqa
sungguh besar cinta Gibran buat Yuna.
Ilan Irliana
mungkin Gibran nabrakin diri,biar dy bs donorin sum2'y buat Yuna...kt2 Gibran k Al wkt itu kn hrs jg Yuna g blh nykitin Yuna lg..
Magdalena Robot
gibran loveyou😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!