NovelToon NovelToon
Aku Yang Kaubuang

Aku Yang Kaubuang

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:146.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ayuza

Witma gadis yang menikah di usianya yang terbilang masih sangat muda ia menikah dengan laki-laki yang umurnya jauh lebih tua daripada dirinya. Namun, siapa sangka setelah pernikahan mereka berjalan baru delapan bulan Witma tahu kenyataan yang pahit. Kalau ternyata sang suami selama ini menyimpan wanita lain di belakangnya.

Apakah Witma akan tetap bertahan dengan sang suami setelah mengetahui kebenarannya? Apa malah sebaliknya Witma akan pergi sejauh mungkin, membawa sejuta luka yang telah ditorehkan oleh sang suami?

Cus dibaca kalau terkesan menarik, jika tidak menarik nggak usah dibaca juga nggak apa-apa.🙂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Dina

Sudah satu Minggu ini Witma hanya berdiam diri di dalam rumahnya sejak kejadian itu. Selama itu juga ia tidak pernah pergi bekerja hingga pagi ini ia memutuskan untuk mengundurkan diri bekerja di cafe itu.

"Apa kamu yakin?" tanya Furqon saat mengambil selembar kertas pengunduran diri yang Witma berikan.

"Iya Kak, aku yakin. Semoga aku tidak keliru," jawab Witma yang sekarang sudah mulai bisa diajak berkomunikasi lagi meski kadang-kadang ia masih sering melamun dan merasa ketakutan secara tiba-tiba mungkin ini juga karena efek trumanya masih ada.

"Baiklah, dengan ini Kakak memutuskan kalau kamu dan Tami bersedia ikut Kakak ke Bali," balas Furqon. Ia ternyata telah memberitahu Witma tentang perihal itu dimana ia harus membawa kedua adiknya untuk ikut ke Bali.

Witma menggeleng kuat sambil memegang tangan sang kakak. "Aku berhenti bekerja karena ingin mencari pekerjaan yang gajinya lebih besar, bukan karena mau ikut Kakak ke Bali." Witma menimpali Furqon karena ia takut kakaknya itu salah paham.

"Apa maksud kamu tidak mau ikut dengan Kakak, Witma? Setelah apa yang terjadi." Rupanya Furqon tidak menerima kalau Witma tidak ikut dengannya. "Apa kamu mau kejadian itu terulang la—" Kalimat Furqon menggantung di udara saat Witma mengangkat wajah dan menatapnya dengan sudut mata yang sudah mulai berair. "Maaf, bukan maksud Kakak begitu." Furqon langsung meminta maaf karena ia merasa bersalah telah mengatakan itu tadi.

"Kakak jangan khawatir, aku dan Tami akan mencari kontrakan yang jauh dari sini," ucap Witma yang saat ini menahan air matanya agar tidak tumpah. "Aku sudah memikirkan ini semua matang-matang jadi, Kakak tidak usah merasa berkecil hati hanya karena aku tidak mau ikut ke Bali." Sebenarnya Witma berkata begitu hanya karena tidak mau merepotkan Furqon, yang ternyata ia sempat mendengar percakapan sang kakak dan juga istrinya. Maka dari itu, ia tidak ingin bergantung hidup kepada Furqon yang sudah memiliki tanggungan.

"Jika itu memang benar-benar keputusanmu untuk tidak mau ikut, Kakak tidak tahu lagi harus berkata apa." Furqon memilih mengalah. Karena ia tahu watak dan karakter Witma dimana Witma adalah wanita yang mandiri dan paling tidak suka merepotkan orang lain termasuk keluarganya sendiri.

Tidak lama saat mereka masih mengobrol tiba-tiba saja terdengar suara motor yang berhenti di halaman rumah. Witma yang mengenal suara motor matic itu milik siapa bergegas beranjak dari duduknya.

"Mau kemana?" tanya Furqon saat melihat senyum yang terukir di bibir Witma.

Witma menunjuk ke arah pintu. "Itu, didepan ada temanku, Kak. Aku mau menyambutnya dulu," jawabnya. Namun, baru saja ia berjalan selangkah suara Dina yang cempreng mengucap salam membuatnya menghentikan langkah kakinya.

"Assalamualaikum," ucap Dina sambil tersenyum saat melihat Witma.

"Wa'alaikumussalam," jawab Witma dan Furqon serempak.

Dina meletakkan kresek putih yang ia bawa di atas meja, setelah itu ia berlari memeluk Witma karena ia ternyata baru sembuh setelah dua minggu terbaring di rumah sakit karena kecelakaan. Maka dari itu ia baru bisa datang sekarang melihat Witma. "Maaf, aku baru bisa datang sekarang," bisiknya di telinga Witma sambil terus memeluk erat tubuh Witma yang sedikit agak kurusan.

"Nggak apa-apa, Din," kata Witma yang membalas pelukan Dina.

Beberapa detik mereka masih betah berpelukan hingga Witma yang terlebih dahulu berkata, "Ya udah, ayo kita duduk dulu," ujarnya sambil melepaskan pelukan Dina. "Oh ya, kenalin ini Kak Furqon yang aku ceritain ke kamu. Kakak aku." Witma melirik ke arah Furqon.

Dina langsung tersenyum sambil membungkuk. "Hai kak, saya Dina teman Witma." Ia memperkenalkan diri meski ia masih terlihat malu-malu.

"Kalian aku tinggal dulu, ada urusan sebentar, lanjutkan saja berpelukannya," balas Furqon yang kemudian pergi dari sana sambil mengulum senyum karena melihat Witma kembali ceria seperti tadi membuatnya sedikit merasa lega.

Sedangkan Witma dan Dina sama-sama saling tatap kemudian mereka kembali berpelukan lagi seperti tadi, mungkin karena efek tidak pernah bertemu jadi mereka begini jadi merasa kangen satu sama lain mengingat Dina sudah menganggap Witma seperti saudaranya.

*

"Jangan berhenti deh, nanti siapa yang jadi teman aku di sana?" Dina cemberut saat mendengar penjelasan Witma yang ingin berhenti bekerja. "Aku mohon … jangan, ya." Dina berusaha membuat pendirian Witma goyoh dengan cara terus memohon. "Ayolah, kerja di cafe memang gajinya tidak gede, tapi lumayan bisa kok buat memenuhi kebutuhan sehari-hari."

"Keputusanku sudah bulat, Din. Jadi, maafkan aku," kata Witma lirih.

Dina yang tidak mau Witma mengundurkan diri terus saja berusaha membujuknya. "Kamu tahu, kata teman-teman yang lain bos mau menaikan gaji kita, maka dari itu kamu jangan berhenti bekerja lagi pula cari pekerjaan sekarang sangat susah." Dina berharap setelah ia berkata demikian Witma akan berubah pikiran.

Witma membenarkan kata Dina yang dimana katanya mencari pekerjaan memang sangatlah susah untuk saat-saat ini, tapi mau bagaimana lagi ia masih takut kalau Baron akan sampai menemuinya lagi mengingat penuturan Furqon yang mengatakan Baron sudah dibebaskan.

"Gimana? Kamu jangan berhenti ya," kata Dina sambil menaik turunkan alisnya.

"Maaf … aku tidak bisa. Din," balas Witma.

Dina menghela nafas ia banar-benar tidak tahu harus membujuk Witma seperti apa lagi.

1
Heriyani Lawi
novel ini byk kata2nya yg membingungkan??????
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
Heriyani Lawi
makan tu cinta Wilma, kd wanita kok bodoh, sdh dikhianati masih aja mengharapkan cinta
Heriyani Lawi
wanita bodoh, hrsnya Wilma minta tunjukkan bukti cctv kalo benar dia yg culik bayi
aku mau duit💸💸💸
solat berjemaah dlm masa yg sama berhalangan ..ape da??????!!
Jue
Makin kurang like Novel , Itu bermaksud gaya penulisan novel bermasalah , Tata bahasa juga berselerakan , Pameran utama wanita juga tidak berfungsi kerana tidak mampu menggerakkan keseluruhan isi cerita , Aku harap Author perbaiki sebelum bertambah kurang like lagi .
Ficky Amalia
kok udh tamat aja sih, gak ketauan dong tu yg jahat2.. 🤭🤣
Andi Fitri
yah ga ketahuan dong kelakuan bpk nya si aras..
Andi Fitri
tami kirain wanita sholeha ternyata tak menerimah kenyataan klu aras bukan jodohnya sadar tami aras hanya menyukai Kaka'mu..saudara aja gtu mau jdi pelakor.. seharusnya tami bahagia dan terima kasih klu bukan krn witma kmu jdi gelandangan..
Andi Fitri
ayahnya aras seperti orang benar aja tuh anakmu sm lisa akui depan klrg mu..
Andi Fitri
wilma kelewat pintar sdh tau lisa gmn msh mau aja terima anaknya..
Andi Fitri
dasar baron noh pergi ke lisa pasti di layani dgn puas asalkan uangx ada..
Andi Fitri
ga usah di satukan lgi reka dan ibunya tak punya hati..
Andi Fitri
astaga arash Soleh tpi punya bpk tak bener...
Andi Fitri
witma move on lah
Andi Fitri
witwa sadar balas dendam dgn menjadi lbh baik mantan mu akan menyesal..
Andi Fitri
Luar biasa
Andi Fitri
jadi wanita jgn terlalu lemah..
Andi Fitri
ntar klu raka sdh tau yg mandul siapa menyesal tingkat dewa loe
Andi Fitri
witwa jilbab wajib seharusnya yg di perintahkan suami mu itu jgn di ikuti cinta sich cinta tpi itu sdh ga bener..
Andi Fitri
dasar suami laknat..mertua seperti ini yg banyak buat rmh tangga anaknya hancur terlalu ikut campur bukan kh anak itu atas kehendak Allah..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!