NovelToon NovelToon
Belenggu Masa Lalu

Belenggu Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Momy Ida

Kepulangannya dari luar negri disambut oleh berita kebangkrutan perusahaan keluarga. Hanya ada satu pengusaha yang sudi menolong keluarganya.

Alice menyetujui pernikahan dengan cucu dari pengusaha Wijaya, meski harus mendapatkan perlakuan dingin dan kejam.

Perlahan keduanya menjalin hubungan baik, hingga membuat Alice berharap rumah tangga bahagia yang diimpikannya terwujud, namun semua hancur saat Kenan mengatakan akan menikahi mantan kekasihnya yang sedang hamil.

Apakah Alice menerima pernikahan kedua Kenan atau pergi jauh meninggalkannya dengan membawa separuh jiwa Kenan yang tumbuh didalam rahimnya?

Bagaimana perjuangan Kenan setelah mengetahui jika Alice tengah mengandung? Apakah tetap bersama kekasihnya atau pergi mencari sang istri?

Ikuti terus kisahnya, jangan lupa beri dukungan. Berikan kritik & saran yg baik.

IG : frd_95
FB : Momy Ida

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momy Ida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Siang

Happy Reading

Dering ponsel berbunyi nyaring di kamar dengan nuansa ungu muda, segera pemilik ponsel

mengambil ponselnya. Senyum tipis terbit dari bibir tipisnya.

 "Halo, tante." Ucap Mourin di sebrang telfon.

 "Mourin, apa tante mengganggumu?" Tanya Citra di sebrang telfon.

 "Tentu saja tidak tan." Jawab Mourin dengan sangat manis.

 "Bisakah kamu mengantarkan makan siang untuk Kenan." Ucap Citra.

 Mourin yang menjawab sembari berbaring segera mendudukkan dirinya cepat, "A-apa

tante, mengantar makan siang?" Tanya Mourin memastikan.

 "Iya, jika bisa hasil masakanmu sendiri karena Kenan sangat menyukai masakan rumah.

Kamu bisa menggunakannya untuk mendekati Kenan." Jelas Citra di sebrang telfon.

"Wah, benarkah tante. Istri Kenan sering memasakkan apa?" Mourin bertanya tanpa

alasan karena Mourin akan menyainginya.

 "Dia tidak pernah memasak." Jawab Citra cepat.

Senyum Mourin semakin lebar, "Kenapa bisa Kak Kenan memiliki istri pemalas

seperti itu, meskipun memiliki maid seharusnya tetap memasak untuk

suaminya." Kata Mourin seakan perhatian kepada Kenan di depan Citra.

"Huh! Memang Ayah memilihkan menantu benalu. Tante ingin kamu menjadi menantu di keluarga Wijaya dan menendang wanita itu dari mansion ini." Citra berdecak kesal kala mengingat Alice.

"Baiklah Tan, Mourin akan segera memasak karena sebentar lagi waktunya makan siang." Kata Mourin yang ingin mengakiri pembicaraan ini.

"Kenan tidak suka makanan pedas Mourin, kamu harus ingat."

 "Baik tante."

Panggilan telfon segera Mourin akhiri, dirinya segera bergegas masuk kedalam kamar mandi. Memasak? tentu tidak akan pernah Mourin lakukan, bagaimana bisa dirinya memasak padahal sudah pedicure jutaan rupiah dan itu akan merusak kuku indahnya.

Suara gemericik air terdengar menandakan jika Mourin telah memulai aktivitas mandinya, dengan menggosok setiap lekuk tubuhnya dengan sabun mewah yang baru dia order dari prancis. Tidak lupa Mourin membersihkan giginya dan memastikan jika tidak bau mulut.

Selama tiga puluh menit Mourin habiskan di dalam kamar mandi, pintu kamar mandi terbuka Mourin segera berjalan menuju walk in closet dengan bathdrop berwarna ungu tua.

Banyak pakain berjejer rapi, pilihannya jatuh pada gaun berwarna maroon dengan motif bunga-bunga dan bagian dada sedikit rendah.

Mourin segera merias wajahnya dan mengenakan pakaian yang telah dia pilih, memutar tubuhnya di depan cermin panjang "Perfect, Kenan tidak akan dapat menolak tubuh sexy ku ini." Ucap Mourin dengan rasa percaya diri tinggi.

Mengambil tas slempang merk CUCI berwarna hitam, Mourin segera turun dari kamarnya dan menuruni anak tangga menuju lantai satu.

Mira yang melihat putrinya berdandan sexy hari ini mengerutkan keningnya, "Mau kemana sayang?" Tanya Mira kepada Mourin.

"Mourin ingin ke perusahaan Wijaya, Ma." Jawab Mourin.

 "Ada apa kamu ke sana? Apa Kenan menghubungimu?" Selidik Mira dengan wajah bahagia.

"Tidak, tadi tante Citra menelfonku." Jawab Mourin.

 "Ada apa?"

Mourin menjelaskan kepada Mira dengan cepat, "Sudah dulu ya Ma, Mourin sudah terlambat." Mourin meninggalkan Mira begitu saja dengan bibir tersenyum puas.

Mira melambaikan tangan ke arah Mourin yang sudah berada di dalam mobil.

"Bagus, jika begini aku bisa menjadi orang terkaya di kota ini." Gumam Mira dengan bersedekap dada.

 Mourin di dalam mobil mewahnya terlihat tersenyum lebar, dengan dukungan Citra semuanya akan mulus dan lancar seperti jalan tol tanpa hambatan apapun. Hanya tinggal berdrama memainkan peran dengan baik di depan Kakek Wijaya.

"Pak, mampir ke restoran Z." Ucap Mourin.

"Baik, Non." Jawab sang sopir.

Mobil Mourin berbelok ke sebuah hotel berbintang di mana restoran Z berada. Segera seorang pelayan hotel membukakan pintu mobil tamu hotel dengan cepat. Mourin berjalan keluar dengan percaya diri.

Siapapun yang melihat Mourin tidak akan berkedip, karena dia memang wanita yang cantik dan sexy untuk seusianya, terlebih memang perawatan yang selalu di lakukannya tidaklah murah. Namun, jika di sandingan dengan Alice yang memang sudah cantik sejak lahir berbeda bagaikan langit pertama dan ke tujuh.

Segera Mourin menaiki lift dan menekan tombol 31, restoran tersebut berada di lantai paling atas dekat dengan roftoop karena selain terkenal dengan masakannya yang lezat namun juga pemandangan yang di sajikan dari ketinggian gedung hotel itu.

"Pesan makan siang dengan masakan ala rumahan sederhana dan juga masukkan ke dalam box yang mewah." Mourin berkata kepada pelayan dengan cepat karena tidak ingin membuang waktu lama untuk bertemu Kenan.

"Berapa porsi Nona?" Tanya pelayan sopan.

"Dua orang."

Segera pelayan undur diri untuk menyampaikan pesanan Mourin kepada koki hotel, tidak membutuhkan waktu lama pesanan Mourin telah selesai. Mourin dengan cepat menyelesaikan pembayarannya dan kembali turun menuju lantai satu di mana sang sopir sudah menunggunya.

***

Kenan yang tengah mengintip Alice di kagetkan dengan kedatangan Mourin, terlihat Mourin berhenti di depan meja Alice dengan dress sexy yang ketat.

"Hey!" Panggil Mourin kepada Alice.

Alice hanya menolehkan kepalanya saja, melihat penampilan wanita yang berdiri dengan wajah angkuhnya tengah memandang remeh ke arahnya. Sedetik kemudian Alice kembali fokus dengan laptop yang berada di depannya.

Mourin yang seumur hidup belum pernah di acuhkan oleh orang lain kecuali Kenan merasa sangat kesal, "Apa kau tuli, hah!" Seru Mourin.

"Hah heh hah heh! Aku punya nama, jika kamu tidak memanggil namaku aku tidak akan meresponmu." Sembur Alice kepada Mourin.

"Kau! Dasar pegawai rendahan, cepat buatkan minum untuk dua orang." Hina Mourin yang langsung melenggang pergi meninggalkan Alice sendiri.

Alice mendengus kesal, "Dasar mak lampir! masih muda kenapa dandanannya seperti tante-tante, apa aku terlalu giat bekerja hingga tidak tahu jika hari sudah malam." Alice menggerutu di tempatnya.

Sedangkan Mourin membuka pintu Ken setelah mengetuknya dua kali, "Ken." Panggil Mourin dengan suara mendayu.

Mourin berjalan masuk dan menutup pintu kerja Kenan dengan rapat, melangkah mendekat ke arah Kenan yang tengah memunggungi dirinya. Meletakkan rantang di atas meja dan meneruskan langkahnya.

Telihat Kenan tengah beridiri membelakangi pintu rungannya hingga terlihat punggung dan pundak yang lebar, sungguh punggung yang sangat cocok untuk sandaran banyak wanita.

"Ken."

Mourin melingkarkan tangannya di balik punggung Kenan dengan erat dan menyandarkan kepalanya ke punggung yang terasa hangat, tidak lupa menempelkan tubuhnya sehingga Ken pasti merasakannya.

1
Novita Sari
cerita lebay
Lilik Mudrikah
Alice kami cantik, dan cerdas jangan bodoh karena cinta.
ambil sikap tegas,selingkuh itu penyakit.
Lucyana H
Alice pergi bercerai aja,terus merried SM bara,biar nyesel si kenan
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya, trmksh🙏
total 1 replies
Sri Udaningsih Widjaya
Luar biasa kak
Queen kayla
hadir
Maryati Yati
jgn mau di tindas Alice ayoooo bangkit bikin itu si jenan bertekuk lutut
juwita
Luar biasa
Alifah Azzahra💙💙
Aku harap kak author bisa menghadirkan sosok yg bisa mencintai Alice agar si tuan sombong itu menyesal 🥰
Alifah Azzahra💙💙
Dasar manusia kejam 👽👽
Alifah Azzahra💙💙
Sesak bacanya Thor 😭😭
Yulvita Darnel
baru kali ini ada cowok berkelahi sampai jambak rambut.
Erna Sudiastuti
Luar biasa
Erna Sudiastuti
Lumayan
Tuấn Mark
aku nggak sreg deh kalo balikan ama kinan soalnya udah fatal banget kesalahannya kenan,bayangkan aja bercumbu,waktu sks bilang nama cewek lain
Aqil Aqil
pdhl brusn sdh enk2 ehh...mlh skt2 lg,tp alhamdulillah bayix lhr dngn slamt
Khairul Azam
bosan thor, critany mbulet, aku bacanya tak loncat loncat
Khairul Azam
ini cerita apa sih
Hariaini Har
Luar biasa
Nani Upitarini
bikin alice jd wanita tangguh,berkelad dan bisa menunjukkn bhw dia cukup terpelajar dan cerdas,scr dia lulusan luar negri dan anak pengusaha,paling tdk dia bisa bekerja di perusahaanx sendiri,dan bisa mandiri tnp bisa ditindas oleh kel suamix...
Feriza Destriana
kok alice lemah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!