Apa jadinya jika dua insan berbeda terlibat dalam satu perkara yang sama?
Akibat hasrat dan gairang Sang Pangeran, Jesslyn harus menanggung luka dan derita. Ia bukan hanya direnggut kesuciannya, tapi sekarang ia hamil anak duyung dan terancam dibunuh oleh bangsa duyung.
Apa salahnya?
Kenapa setelah diselingkuhi mantan ia malah dihamili pangeran?
Dan yang lebih sial lagi, nyawanya terancam karena ada bayi terlarang tengah bersarang di perut Jesslyn. Jalan satu-satunya Jesslyn harus dibunuh agar tidak terlahir DNA duyung dan manusia.
Bagaimana nasib Jesslyn selanjutnya?
***
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Ayah Dan Ibu
Selagi Raven mempersiapkan misi untuk membunuh Jesslyn, Rumi sahabat Jesslyn malah memutuskan untuk menjadi cepu abadi.
Dengan percaya dirinya Rumi memberi tahu kedua orang tua Jesslyn bahwa anak itu sedang hamil. Jelas mereka langsung marah dan murka.
Mendapat kabar seperti itu, kedua orang tua Jesslyn gagas pergi ke kota. Mereka mendatangi kamar kos-kosan anak itu, tapi sayang Jesslynnya tak ada di tempat. Akhirnya mereka memutuskan untuk menunggu di dalam sampai Jesslyn tiba. Kebetulan Rumi memegang kunci cadangan kamar Jesslyn, jadi tidak susah untuk kedua orang tua Jesslyn masuk.
"Ya sudah! Rumi pamit pulang dulu ya, Om, Tante! Tadi katanya Jesslyn sedang dalam perjalanan pulang. Jadi sebentar lagi anak itu pasti sampai ke sini," ujar Rumi berpamitan. Gadis itu segera pergi setelah menyalami kedua orang tua Jesslyn. Demi nyawany yang cuma satu biji, ia tidak mau bertemu Jesslyn dulu sampai semua masalah itu bisa diatasi dengan jelas.
"Duh, besok pagi Jesslyn pasti ngamukin gue abis-abisan karena masalah ini!" Rumi bergumam cemas sepanjang menuruni anak tangga. Kosan Jesslyn terdiri dari dua lantai, dan anak itu tinggal di lantai paling atas.
"Bodo amatlah! Toh ini buat kebaikan lo sendiri Jess! Sorry ya, kali ini gue emang bener-bener gak bisa berpihak sama lo!" Rumi terus bermonol seolah Jesslyn ada di depan matanya kini.
Rumi melakukan itu bukan karena sengaja ingin membuat Jesslyn susah atau kena masalah. Ia justru khawatir dengan kondisi Jesslyn yang sering sakit-sakitan sejak hamil. Jadi terpaksa Rumi memberitahu kedua orang tua Jesslyn agar anak itu sedikit terurus kondisinya.
Toh cepat atau lambat perut Jesslyn akan membesar, jadi tidak ada yang perlu ditutupi, tidak masalah juga Rumi memberitahu dari sekarang. Perlahan semua orang nantinya akan tahu kalau Jesslyn tengah mengandung bayi.
"Ayah, Ibu?" Jesslyn terbelalak tak percaya saat melihat kedua orang tuanya sudah ada di dalam kamar. Pikirannya langsung bernegatif ria pada Rumi.
Pasti anak itu yang mengundang kedua orang tua Jesslyn. Karena hanya Rumilah yang tahu alamat orang tua Jesslyn beserta nomor teleponnya. Rumia tahu persis karena ia sering diajak pulang ke rumah Jesslyn.
"Ayah dan Ibu ngapain ke sini? Ko tumben ke sini gak ngabarin Jesslyn?" tanya gadis itu sengaja berbasa-basi.
Kali ini, Ayah Jesslyn yang terkenal paling galak sejagat raya maju dua langkah. "Apa benar yang dikatakan Rumi kalo kamu lagi hamil, Jess?"
Deg!
Jantug Jesslyn nyaris saja copot begitu mendengar perkataan sang ayah barusan. Tak menyangka bahwa Rumi tega menjadi cepu bahkan tega membocorkan rahasia itu pada Ayah dan Ibu.
"Ayah ngomong apaan si, siapa yang hamil? Jangan ngarang deh!" Jesslyn pun berusaha membuat alibi dalam waktu singkat. Namun, ibu sudah dulu menemukan surat hasil USG yang menunjukkan Jesslyn hamil muda dengan status kembar.
"Ini buktinya Jess! Kamu udah gak bisa ngelak lagi kalo ada bukti medis ini," kata Ibu dengan suara lantang.
Jesslyn membeku layaknya es batu. Beberapa saat bibirnya kelu, dan lidahnya mendadak kaku.
"Sekarang kamu masih mau ngelak apa lagi, Jess? Bukti sudah ada di depan mata!" tandas Ibu lagi.
"Siapa yang ngehamilin kamu?" Pertanyaan ayah berikutnya menyusul. Membuat Jesslyn serasa diberondong dengan topik interogasi yang kurang menyenangkan.
pikachu ku yg gemes jadi tercemar karna jadi penghalan senjata tempur
😫😫😫😫😫😫😫
auto terjadi tsunami nih kalau sampai ketemu
😂😂😂
kayak nya nasib nya sialnya sudah di mulai
apalagi setelah bermain selama semingu dengan enten nya dia bilang di jebak,,,uuhhhfffff
pagi² udah bikin naik darah
ini mah namanya duyung hyper sex
kan jessylin udah jadi korban perselingkuhan dan di khianati sahabatnya sendiri,,dan di perkosa duyung,,sekarang nyawa nya pulah ikut terancam
pagi² udah ngakakkkk
gegara baca ikan mandul