NovelToon NovelToon
Transmigrasi Claudia

Transmigrasi Claudia

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105.9k
Nilai: 5
Nama Author: Amelia Chisuga

Saat membuka mataku aku sudah berada didalam tubuh seorang tokoh Antagonis dalam novel yang berakhir tragis akibat mencoba mencelakai pemeran utama wanita.

sekarang aku yang berada didalam tubuh pemeran Antagonis tersebut dan mencoba membanting setir agar akhir baik untuk antagonis dan hidup bersama tokoh kedua protagonis pria kedua.

Hari-hari berganti ke Tahun aku hidup dalam novel dan berhasil merubah alur tersebut namun tidak dengan takdir, Tubuh yang ku tempati mati terkena racun dan jiwaku terlempar kembali ke masa depan.


Revisi :
Judul sebelumnya : Princess Vilainess
Judul Revisi : Transmigrasi Claudia

yuk ikutin perjalanan waktu bersama Claudia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amelia Chisuga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Jangan lupa Likenya!!^^

Happy Reading!

.

.

.

.

.

.

Ruang Baca

Kini Claudia sedang duduk di sofa yang ada didalam ruangan tersebut sembari meminum teh yang telah disediakan oleh pelayan Raphael.

Hanya ada keheningan diantara mereka berdua. sudah satu Minggu mereka berdua tak pernah bertemu apalagi berbicara satu sama lain.

"jadi....? kau ingin berbicara apa denganku?" ucap Claudia yang memecahkan keheningan dalam ruangan tersebut.

"aku rindu padamu... sampai kapan kau akan mendiamiku?" ucapnya sedikit pasrah.

"aku? mendiamkan dirimu?" tanyanya yang dibalas dengan anggukan. "bukannya dirimu yang selalu sibuk dengan pekerjaan mu?" tambhanya lagi.

Ia berdiri dari duduknya lalu duduk disamping Claudia lalu memeluk Claudia dengan erat.

"aku merasa jika dirimu semakin jauh dariku Claudia, aku ingin kita seperti dahulu" ucapnya.

Claudia hanya pasrah dengan pelukan Raphael dan mengusap kepala Raphael dengan lembut.

"aku pun merasa jika dirimua akan lebih memilih dia daripada aku" jawab Claudia ragu.

Lalu Raphael melepas pelukannya setelah itu menatap Claudia dan menyentuh kedua pipinya lalu menggelengkan kepalanya.

"aku tahu jika diriku pernah berbohong padamu tentang identitas Luca dan juga tentang soal aku pernah menikah tapi percayalah jika aku hanya mencintaimu Claudia, aku mencintaimu dan juga bayi kita" jelasnya.

Claudia menganggukkan kepalanya lalu melepas pelukannya dari Raphael.

"satu kesempatan untuk mu, aku akan memberi mu kesempatan sekali lagi kau tidak menyembunyikan sesuatu dariku lagi kan?" tanyanya. "walau aku juga punya banyak rahasia darimu tapi ini demi kepentingan bersama juga" batinnya.

Raphael menggelengkan kepalanya cepat memberikan jawaban pada Claudia "tidak ada.. hanya itu saja, terimakasih aku akan berusaha sebaik mungkin berada disamping mu apapun yang terjadi" ucapnya yang mengacungkan jari kelingking nya.

"baiklah aku percaya padamu" jawab Claudia yang menggaet jarinya kelingking nya pada jari milik Raphael.

"Terimakasih....." ujarnya yang langsung memeluk kembali Claudia.

******

Magic Tower.

Tempat yang begitu suram,sunyi seperti tak berpenghuni seperti tempat horror paling seram didunia. Bagaimana tak terlihat seram jika disekelilingnya terdapat hutan yang berisikan pohon besar dan juga hewan buas didalamnya.

Namun dalam magic Tower terdapat ada beberapa wizard atau disebut dengan penyihir yang bisa mengendalikan kekuatan dalam dan mengatur kota.

Seperti yang kalian ingat dalam episode sebelumnya, wizard memiliki seorang kepala yang sudah lansia namun kemampuannya masih terbilang kuat dan tak terkalahkan.

Yap benar seorang kakek yang menyelamatkan Claudia saat tak sadarkan diri setelah melahirkan bayi kembarnya.

Dia adalah Eljandro Kedrey seorang raja dari kerajaan Iceland yang menyamar sebagai tetua Wizard. Alasan kenapa Eljandro menyamar menjadi seorang wizard adalah tentunya untuk melindungi hidup cucu kecilnya yaitu Claudia dan juga Ardhan.

"keadaan sekarang semakin rumit dan hidupku tak akan lama lagi alferd, demon king sudah bangkit kembali aku takut jika keturunan ku akan menjadi korban kembali, kita harus berbuat sesuatu" ucap seorang pria paruh baya tersebut.

"tuan muda ardhan sudah di kirim ke kerajaan Iceland lalu Duke Nilson menolak untuk pindah ke kerajaan kita lalu lady Claudia seperti nya ada masalah di keluarga Duke Effrand" ucap alferd yang berdiri dibelakang pria paruh baya tersebut.

"kau cari tahu lagi keadaan keluarga Effrand aku tak ingin cucu dan cicitku terjadi sesuatu" jawabnya.

Alferd menganggukkan kepalanya mengerti lalu segera pergi meninggalkan magic Tower.

"hidupku tak lama lagi, aku sudah tak mampu menyembunyikan keberadaan Claudia satu jalan terakhir sebelum aku pergi adalah......." pria paruh baya tersebut menganggukkan kepalanya lalu mengusap jenggot putihnya yang tumbuh panjang di dagunya.

*****

Tak ada hal lain yang Claudia lakukan setiap hari seperti merawat si kembar lalu merawat bunga yang ia tanam dan juga melihat Luca latihan dan belajar.

Kini Claudia seperti biasa tengah duduk di bangku rumah kaca dan membaca buku tua peninggalan ibunya tersebut.

"satu kesempatan untuk mu, pergilah sebelum terlambat"

begitulah tulisan yang ada didalam buku tersebut.

"satu kesempatan? apa maksudnya?" gumamnya.

Lalu Roxi tiba-tiba muncul dan memberikan sebuah clue pada Claudia.

"yang mulia, satu kesempatan itu berarti hal yang diinginkan oleh yang mulia dalam lubuk hati"

"hal yang ku inginkan? aku ingin kembali ke masa kecilku yang tak kuingat" jawab Claudia.

"itu bisa terjadi yang mulia tapi itu akan merubah semua yang ada dimasa depan"

"maksudmu? akan ku pikirkan kembali tapi Pakah Aidan dan Keianna akan terlahir dari rahimku kembali?"

Peri itu menggelengkan kepalanya ragu bertanda tidak tahu. "aku tidak tahu yang mulia, tapi yang mulia bukan kah anda punya teman seorang wizard? dia pasti punya jawabannya"

"Alferd? aku tak yakin namun akan kucoba tanyakan padanya tapi sebelum itu aku ingin tahu seperti apa perasaan suamiku padaku yang sebenarnya" ucap Claudia yakin.

"aku tahu sedikit tentang keluarga Effrand namun tak begitu yakin, darah keturunan Effrand biasanya mereka mampu menyembunyikan emosinya yang mulia"

"maksudmu bisa saja dia memanfaatkan diriku? tapi untuk apa?" ucapnya bertanya pada diri sendiri.

..

"Lady Claudia....!" teriak seorang maid yang masuk dalam rumah kaca tersebut dengan tergesa-gesa. "Duchess cepat! terjadi sesuatu didalam!" ucap maid tersebut tak lain adalah Larin.

Sontak Claudia langsung berdiri dan segera pergi kedalam mansion dan pergi ketempat yang maid itu maksud.

"ada apa ini?!" tegas Claudia yang memblalakan matanya melihat keadaan ruangan yang kacau.

"Milady tadi lady Laurent ingin menyiapkan keperluan untuk tuan muda Luca namun tuan muda menolak nya tetapi lady Laurent memaksanya dan tuan muda marah padanya mengakibatkan ruangan ini hancur" jawab Hans.

Lalu Claudia datang menghampiri Luca dan berjongkok didepannya.

"kau jangan berperilaku seperti ini, cepat minta maaf pada ibumu!" ucap Claudia tegas namun dijawab oleh gelengan kepala dari Luca. "kau ingin membantah perkataan ibu?" tambahnya.

Dengan terpaksa Luca mendekati Laurent dan mencium tangannya tanda perminta maafkan darinya.

"maafkan aku.." ucapnya lirih.

"baiklah kalau gitu kalian tolong bersihkan ruangan ini dan Luca sementara kau tidur bersama adikmu ya" ucap Claudia menunjuk para maid.

Namun sepasang mata menatapan kearah Claudia tak senang dan mengepalkan tangannya lalu berpura-pura tersenyum menahan amarahnya.

"terimakasih lady Claudia" ucapnya sambil tersenyum simpul. "bagaimana bisa anakku lebih patuh padanya? apa aku harus melakukan caraa ekstrim untuk menyingkirkan nya?" batin Laurent.

Cluadia dan juga Larin segera pergi meninggalkan ruangan tersebut untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"yang mulia, aura dalam wanita tersebut tak beres aku tak bisa membaca pikiran nya sama seperti tuan Duke aku tak bisa membaca pikiran mereka berdua"

"benarkah? apa ada sesuatu yang wanita itu sembunyikan?" ucap Claudia pada Roxi.

"saya tidak yakin yang mulia tapi yang mulia harus berhati-hati mulai sekarang"

"baiklah aku mengerti kekhawatiran mu Roxi, terimakasih" ucap Claudia sembari tersenyum.

1
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
cerita taiiiiiiiiiiikkkkkk
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
haduhhhhh...kenapa alurnya jadi begini......saya pusing bacanya
Qur Assyifa Sutanato
ok
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Siti Nurain
selalu tunggu cerita ni up....
Lia
akhirnya up juga❣️
Seira: Terimakasih 🙏🏻
total 1 replies
Lia
lanjoottttt
Lia
up dong thor!!!!
Seira
masih rame gak nih?
Rieanty
Nex thor
Rieanty
buat cerita ini gua sangat mendukung kaisar barat buat jadi pembinor 😂😂😂😂
Rieanty
kesel banget sama Raphael ,,,
nuke
ambil aja tuh raphael. duke kok goblok
nuke
Raphael goblok
Almira Homestore
jangan mati thor, mending cerai aja sama raphael.
vania
penuh banyak misteri
Rieanty
semoga aja ntar Duke pulang ga, bawa bini baru
Riskiya depot
yang salah itu bukan ceweknya tp cowoknya, karena gak punya pendirian.. yah gitu lah cowok 😌
vio~~~~
aku kira raphael lebih baik dari putra mahkota.. eh ternyata lebih buruk... ingatlah hubungan yg diawali dengan ketidak jujuran tidak akan berjalan dengan baik apalagi pernikahan...😔😔
aku aja kecewa sama kamu raphael palagi claudia..😣😣
☠️えぅしあ。じぇっしえ
MATI LAU J*LANG B*NGSAT!!!
AAA, SUMPAH KESAL BANGET AKU LIHATNYA!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!