NovelToon NovelToon
Kekasihku Adik Iparku

Kekasihku Adik Iparku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lusica Jung 2

"Saat ini aku sedang mengandung anak, Zian. Dan aku tidak ingin menikah denganmu!!"

"Gugurkan anak itu, atau ku bunuh kau?!"

"Memang lebih baik aku mati daripada harus menikah dengan orang sepertimu!!'

-

Sherly Garcia Davis adalah putri tunggal dalam keluarga Davis. Dara cantik keturunan Korea-Amerika ini di paksa oleh kedua orang tuanya untuk menikah dengan putra sulung keluarga Lu.

Sherly yang tidak ingin mempermalukan keluarga dan nama baik ayahnya terpaksa menerima perjodohan itu. Sherly yakin jika cinta bisa tumbuh dengan sendirinya seiring berjalannya waktu.

Satu tahun mereka bertunangan, namun tidak ada cinta di hati Sherly untuk Marcell. Sherly tidak bisa melupakan pemuda itu, Sahabat yang merangkap menjadi cinta pertamanya. Pemuda yang tiba-tiba menghilang setelah mendengar ia akan bertunangan dengan orang lain.

Satu tahun kemudian mereka kembali di pertemukan. Dan siapa yang menduga jika brandalan tampan nan cantik yang telah mencuri hatinya adalah adik kandung dari pria yang menjadi tunangannya.

Mampukan Sherly mengendalikan perasaannya? Dan apakah kali ini takdir akan berpihak pada cinta mereka? Dan apakah Marcell akan melepaskan Sherly untuk adiknya dan merelakan mereka hidup bahagia??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Huru Hara Pernikahan

Para tamu undangan sudah mengisi meja bundar yang tersedia di masing-masing sisi ruangan dan bertepuk tangan dengan meriah ketika Marcell berjalan di atas altar, pria itu menatap bangga pada para tamu undangan yang datang untuk memberikan selamat berbahagia padanya.

Dengan penuh percaya diri, Marcell berdiri menunggu kehadiran pengantin wanitanya. Marcell sudah tidak sabar menunggu kedatangan pengantin cantiknya.

"Sekarang, mempelai wanita akan memasuki ruangan."

Para tamu secara bersamaan menoleh ke belakang. Pintu besar terbuka dan menampilkan seorang wanita dalam balutan gaun pengantinnya yang cantik.

Membuat seluruh mata memandang kagum dan bisik riuh mulai terdengar, bukan sebuah pujian melainkan rasa penasaran, pasalnya sang mempelai wanita menutupi wajahnya dengan tudung putih yang biasa di pakai oleh pengantin wanita.

Benny Davis yang berdiri di samping mempelai wanita membuka telapak tangannya, menerima sambutan genggaman tangan si mempelai dan bersiap untuk menemaninya berjalan di atas altar sebelum akhirnya melepas pengantin itu pada Marcell.

Sama seperti Marcell, Benny juga berpikir jika itu adalah Sherly. Benny tidak merasa curiga sedikit pun pada mempelai di sampingnya. Pasalnya sosok dalam balutan gaun pengantin itu memiliki jari-jari yang lentik dan kulit yang sangat lembut dan halus.

"Mari kita sambut kehadiran mempelai wanita!"

Para tamu kembali bertepuk tangan ketika sang mempelai yang ditemani Benny mulai berjalan menyusuri altar yang bertaburan bunga, menuju Marcell yang sudah menunggu di ujung sana dengan senyum lebar di bibirnya.

Benny menyerahkan mempelai wanita itu pada Marcell yang kemudian di sambut dengan hangat olehnya. Jari-jari lentik nan runcing itu di genggam oleh Marcell dengan lembut.

"Aku sangat penasaran apa yang membuatmu sampai-sampai kau menyembunyikan wajah cantikmu itu," ucap Marcell setengah berbisik.

"Karena aku ingin hanya kau yang melihat wajah cantikku."

Mata Marcell memicing mendengar suara Sherly yang terdengar sedikit berbeda dari biasanya. "Kenapa dengan suaramu? Kenapa terdengar aneh dan sedikit berat?" tanya Marcell penasaran.

"Pilek,"

"Kau sakit?"

"Hachu, cuma batuk dan sedikit pilek."

"Tenang saja, aku akan mengobatinya malam ini, di jamin langsung sembuh dan kau sehat kembali."

"Aku sangat menantikannya,"

Di balik tudung putihnya. Mempelai wanita yang tak lain dan tak bukan adalah Miranda tengah tersenyum lebar. Seperti kejatuhan buah durian, Miranda mendapatkan rejeki nomplok karena di nikahi oleh pria seperti Marcell.

"Kedua mempelai silakan saling memberi hormat."

Suara MC kembali terdengar. Si pemandu acara memberikan intruksi supaya kedua mempelai saling berhadapan, membungkukkan badan dan memberi hormat. Marcell dan Miranda berdiri saling berhadapan lalu saling membungkuk.

Mereka berdua berjanji untuk saling menyayangi dan menerima baik suka maupun duka. Marcell begitu bahagia bahkan senyum tak pudar sedikit pun dari bibirnya. Tanpa dia sadari jika sebuah kejutan besar tengah menantinya.

Suasana mendadak hening. Para tamu undangan duduk di kursi masing-masing dan mengikuti upacara dengan rasa hikmat. Marcell dan mempelai wanitanya sedang mengucapkan janji suci mereka di depan sana dengan panduan dari sang pendeta.

Tepuk tangan meriah mulai terdengar saat sang pendeta mengesahkan kedua pengantin sebagai pasangan suami istri. Marcell memasangkan salah satu cincin yang ada di kotak beludru di jari manis Miranda, begitupun sebaliknya.

Mahluk dua alam itu juga menyematkan cincin pasangan cincin emas putih itu di jari manis Marcell. Marcell tersenyum senang saat upacara pernikahan telah berjalan lancar sesuai rencana.

Dihadapkannya tubuh mereka kepada tamu undangan dan membungkuk sejenak sebagai tanda terima kasih.

"Hei, Paman! Apa yang kau lakukan? Cium pengantinmu!"

Sammy dan Sean yang tiba-tiba berseru membuat seisi gereja menjadi heboh. Mereka berseru serempak seakan menyetujui ucapan kedua pemuda itu.

Kedua pemuda itu berani bersumpah jika tak lama lagi Marcell akan terkena serangan jantung setelah mengetahui siapa sebenarnya yang telah dinikahinya tersebut.

"Cium"

"Cium"

"Cium"

Para tamu undangan semakin semangat meneriakkan kata itu hingga membuat Marcell semakin bersemangat untuk mencium bibir mempelainya.

Marcell maju dua langkah lebih dekat. Pria itu mengangkat kedua tangannya dan menarik keatas tudung pengantin itu dan... "KKYYAA...!! SETAN!!!" berteriak sekencang-kencangnya setelah melihat wajah orang yang baru saja dinikahinya itu dan kini telah resmi menjadi pasangan hidupnya.

Marcell terkejut setengah mati saat mengetahui jika orang yang dia nikahi bukanlah Sherly, melainkan mahluk dua alam, atau yang sering di sebut wanita jadi-jadian.

"Si-siapa kau?" tanya Marcell terbata-bata.

"Kau tanya siapa aku? Aku Miranda, istrimu!!"

Marcell menggeleng. "Bukan, kau bukan istriku!! Di mana Sherly? DI MANA PENGANTINKU!!" teriak Marcell penuh emosi.

"Tidak ada Sherly, yang ada hanya Miranda!! Dan Miranda ini adalah istrimu, sini biar aku menciummu." Miranda menghampiri Marcell dan kemudian mencium bibirnya dengan keras.

Susah payah Marcell melepaskan ciuman tersebut namun tenaga Miranda ternyata lebih besar dari dugaannya. Dan melihat hal tersebut membuat para tamu undangan menjadi sangat heboh.

Upacara pernikahan yang awalnya begitu hikmat berubah menjadi ajang huru hara karena mempelai wanitanya adalah wanita jadi-jadian.

Beberapa tamu undangan merekam dan mengunggahnya ke media sosial mereka. Dan pernikahan mereka pun menjadi viral dan kini menjadi perbincangan hangat.

"HUAAA....!! SIAPA PUN TOLONG AKU, LEPASKAN AKU DARI MAHLUK DUA ALAM INI!!" jerit Marcell dengan histeris.

"Terima saja fakta jika dia telah menjadi istrimu sekarang," seru seseorang dari arah pintu. Seorang pemuda berdiri, bersandar pada daun pintu sambil bersidekap dada.

Suara itu mengejutkan Marcell. Dan semua mata kini tertuju pada si pemilik suara. Kedua mata Marcell membelalak melihat siapa sosok yang baru saja berbicara itu. Tubuhnya sedikit terhuyung ke belakang melihat jika Zian masih hidup dan baik-baik saja.

"Ka-Kau...Jadi kau masih hidup?"

Zian menyeringai dingin. "Kau pikir, kau bisa membunuhku dengan mudah? Kau sudah berurusan dengan orang yang salah, Marcell Darwin!!"

Mata Marcell kembali membelalak. "Apa maksudmu? Kenapa kau memanggilku dengan Marga 'Darwin'? Tanya Marcell meminta penjelasan.

"Bukankah itu adalah nama margamu? Why? Apa kau terkejut aku mengetahui fakta jika kau bukanlah bagian dari keluarga, Lu?"

Berhentilah bicara omong kosong, Zian Lu!! Aku adalah Marcell Lu, putra sulung keluarga ini!!"

"Jika kau adalah putra sulung keluarga, Lu. Lalu bagaimana dengan dia...!!" Marcell mengikuti arah tunjuk Zian. Marcell memicingkan matanya, sementara Benny membelalakkan matanya setelah melihat orang yang baru saja Zian tunjuk. "Devan Lu, dialah putra kandung keluarga Lu, bukan kau!!"

Riuh kembali memenuhi gedung pernikahan. Semua tamu undangan saling berbisik-bisik, keadaan benar-benar mulai kacau dan tak terkendali.

Benny yang melihat Marcell mulai tersudut tak tinggal diam. Pria itu bangkit dari duduknya dan menghampiri Zian. Dengan kasar Benny menampar pipi Zian, dan apa yang dia lakukan tentu saja mengejutkan semua orang.

"Dasar brandalan tak tau diri!! Kau pikir kau siapa bisa bicara seperti itu pada calon menantuku??!! Katakan di mana Sherly? Di mana kau menyekapnya sekarang? Aku tau kau iri pada kakakmu karena Sherly lebih memilihnya di bandingkan dirimu!!"

"Benarkah?! Sayangnya itu tidaklah benar!!" sahut seseorang yang datang bersama seorang pria paruh baya. Siapa lagi jika bukan Sherly dan Daniel Davis. Dialah yang sebenarnya tuan Davis, bukan Benny.

"Siapa bilang jika aku bersedia menikah dengan pria brengsek tak tau diri seperti dia!!" ucap Sherly dengan nada dingin. "Lagipula yang aku cintai adalah Zian, bukan dia!! Dan aku memang akan menikah hari ini, tapi dengan Zian, bukan dengannya!!"seru Sherly sambil menunjuk Marcell.

"Jangan main-main denganku, Sherly Davis. Ibumu masih ada di tanganku, berani berulah maka dia akan mati!!"

"Sayangnya hal itu tidak akan pernah terjadi. Bahkan ibuku ada di sini, dan asal kau tau saja. Zian-lah orang yang selama ini kau hubungi, dan semua yang terjadi adalah kepalsuan. Kau sangat bodoh, Marcell Darwin, kau benar-benar bodoh!!"

"AARRRKKHHH!!! BRENGSEK KALIAN SEMUA!!"

Marcell pun menjadi murka. Pria itu mengeluarkan sebuah senjata api dari balik pakaian yang dikenakannya. "Sudah cukup aku bersabar. Hari ini aku akan mengirim kalian semua ke Neraka!!!"

Marcell menarik pelatuknya dan..."APA-APAAN INI!!" kaget Marcell saat mengetahui yang keluar dari senjata apinya bukanlah amunisi melainkan air.

"Kami sudah menukarnya!!" seru si kembar dengan kompak.

"KALIAN SEMUA BRENGSEK-......!!!!"

CHU....

Kedua mata Marcell membelalak dan semua tamu undangan langsung riuh dan berteriak heboh melihat Miranda, si pengantin jadi-jadian tiba-tiba melompat ke dalam pelukan Marcell dan mencium bibirnya dengan rakus.

Marcell mencoba melepaskan ciuman Miranda tapi tidak bisa. Tiba-tiba Miranda melepaskan ciumannya. "Diamlah!! Atau ku potong sosis beruratmu!!" suara kecil Miranda tiba-tiba berubah berat persis seperti suara pria. Dan ancaman Miranda membuat nyali Marcell menciut.

"Ya Tuhan, mimpi buruk apa ini? Kenapa yang aku nikahi malah wanita jadi-jadian?!"

-

Bersambung.

1
Qaisaa Nazarudin
Hah pinter👏👏👏👍👍👍😂😂
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣💃💃💃💃💃💃
Qaisaa Nazarudin
Pantesan Zia dan Marcell gak pernah COCOK,gak pernah AKUR,inilah alasannya..
Qaisaa Nazarudin
Bagus tuan Lu,Sudah saatnya kau bertindak Tegas ke Marcell sekarang,Tapi hati-hati aja,Marcell dan Beny licik orangnya..
Qaisaa Nazarudin
Lah ternyata deket dong,Kata Beny mengirimkan Marcell asli ketempat yg jauh di pulau terpencil,Eh ternyata cuman 30 menit doang 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Nah pinter Sherly..
Qaisaa Nazarudin
😱😱😳😳 OMG..Pantesan Beny Segitu ngototnya ngejodohin Sherly ma Marcell, Ternyata oh Ternyata Marcell anaknya,Satu Rahasia yg Sherly ketahui,Semoga Sherly merakam semuanya,Terus di mana Marcell asli?? 🤔🤔 wah makin seru nih..
Qaisaa Nazarudin
Halu mu terlalu tinggi bung,Jatoh ntar sakit lho..
Qaisaa Nazarudin
Mending brandalan dari tukang celap celup menjijikkan,Yang ada Sherly yg kena penyakitan akibat ulah mu..
Qaisaa Nazarudin
Yezzz Akhirnya..👏👏💪💪💪Ayo Zain rakam sebagai bukti,Itu bisa membantu mu utk mendapatkan Sherly..Sedikit demi sedikit mulai terkuak kelakuan sebenarnya Marcell..
Qaisaa Nazarudin
Semoga Zian menemukan Marcell di antara mereka,Biar ada alasan Marcell putus dengan Sherly..
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilang kalo Zian juga jeling yg suka celap celup ya,Aku langsung stop bacanya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata cuman mimpi,Tapi boleh lah di jadikan kehamilan jadi alasan untuk kamu mengagalkan pernikahan itu..
Qaisaa Nazarudin
WOOOWW Mulai keluar nih sifat sebenar nya Marcell..Gimana tuan Benny??Ini kah lelaki pilihan mu??Pasti Maria tambah Murka nih, mendengarkan anaknya ingin di bunuh..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya kan orang kaya akan ada bodyguard dan mata-mata..Apakah Marcell terlalu percaya dan Cinta dengan Sherly sehingga dia suntay2 aja,Sehingga Marcell gak tau kemana Tunangannya pergi??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Mengapa kata CANTIK yg di tujukan untuk PRIA itu SANGAT MENGANGGU konsentrasi baca ku ya?? Apakah para riders lain juga begitu?? ANEH aja begitu saat menyebutkan kata CANTIK untuk seorang PRIA,PRIA itu GAGAH dan TAMPAN..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak jujur aja Sherly jangan Egois kamu,Dengan begitu kamu seakan memberikan harapan palsu ke Marcell,Akan lebih sakit saat Marcell tau dari orang lain..
Qaisaa Nazarudin
Kasian juga Marcell,2X tunangan 2X juga di selingkuhin,Sampai di Bab ini Marcell masih pria yg baik2 tidak berulah..Mungkin setelah outhornya menguak sikap Marcell yg sebenarnya aku akan berubah pikiran..
Qaisaa Nazarudin
Jedaarrr..⚡⚡⚡⚡⚡
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkw mampos kau,Di bilangin juga malah ngenyel,Bapak apa yg Egois seperti kamu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!