NovelToon NovelToon
Penguasa Para Dewa

Penguasa Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Angin malam berhembus dingin, membawa aroma pinus yang tajam menyapu halaman belakang sekte pinggiran. Lin Chen duduk bersila di atas batu basal yang dingin, menarik napas panjang. Malam ini terasa berbeda. Setelah bertahun-tahun menderita dan dihina oleh sesama murid, ia akhirnya bangkit dan menyadari satu kebenaran mutlak yang selama ini tertidur di dalam darahnya: tubuhnya sama sekali bukanlah sampah. Meridian yang selama ini tersumbat perlahan mulai beresonansi, menandakan ia telah melangkah mantap di tahap awal kultivasi, yakni ranah Penempaan Tubuh.

Ia membuka mata perlahan. Tepat pada saat itu, dari kejauhan di bawah cahaya bulan purnama yang pucat, pandangannya tertuju pada sesosok gadis yang sedang berdiri di anjungan tebing.

Gadis itu adalah Su Qingyue. Untuk pertama kalinya, Lin Chen melihatnya dari jarak sejauh ini, tampak sangat dingin dan cantik tiada tara, seolah-olah ia bukanlah makhluk yang berasal dari dunia yang fana ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6: Paviliun Kitab

Sesampainya Lin Chen kembali ke gubuk kayunya setelah membersihkan diri di Mata Air Dingin, aroma gurih kaldu menyambut penciumannya. Di sudut ruangan, sebuah panci kecil mendidih di atas tungku api seadanya.

Di depannya, Zhu Da sedang sibuk mengaduk kuah dengan wajah berbinar-binar. Pemuda gempal itu memang sosok yang rela menyelinap di tengah malam buta dan menembus hutan berbahaya murni hanya gara-gara ia sangat ingin makan daging. Setelah mendapatkan kembali ketenangannya dari insiden pagi tadi, fokus utamanya kembali pada urusan perut.

"Chen-ge, kau sudah kembali! Cepat, kaldu tulang babi tanduk berbulu ini sudah matang!" seru Zhu Da sambil menuangkan kuah panas ke dalam mangkuk kayu.

Namun, saat ia menyerahkan mangkuk itu, raut wajah Zhu Da seketika berubah cemas. Ia menelan ludah sebelum berbisik pelan, "Tapi... Chen-ge, aku baru saja mendengar kabar dari murid luar lainnya. Wang Hao memang sudah dibawa ke tabib, tapi sepupunya adalah salah satu murid tangguh di pelataran dalam. Kalau dia tahu kau yang membuat Wang Hao babak belur, kita bisa habis!"

Lin Chen menerima mangkuk itu dengan tenang dan meniup uap panasnya. Ia tidak sedikit pun merasa gentar. Sejak pencerahannya semalam, ia menyadari dengan pasti bahwa tubuhnya yang selama bertahun-tahun dihina sama sekali bukanlah sampah. Meridiannya kini terbuka lebar, dan ia telah melangkah mantap di tahap awal kultivasi, yakni ranah Penempaan Tubuh.

Siapa pun yang datang mencari masalah, ia akan menyambutnya.

"Hahaha! Kenapa teman gemukmu ini penakut sekali?" Suara Tua Hitam kembali menggema di benak Lin Chen. Roh kuno yang baru saja terbangun dari tidur panjangnya itu selalu menemukan celah untuk menyombongkan diri. "Bocah, dengar petuahku! Kalau sepupunya itu berani datang, patahkan lehernya, cabut tulang rusuknya, dan jadikan seruling! Lalu, tiup seruling tulang itu di bawah jendela dewi es yang kau temui tadi pagi. Wanita paling suka pria yang romantis dan berdarah dingin!"

Lin Chen hampir saja tersedak kuah kaldu. Walaupun Tua Hitam adalah sosok kuno, Lin Chen tahu persis bahwa semua ilmu asmara yang diajarkannya itu sangat salah dan hanya akan membuatnya terlihat konyol.

Su Qingyue adalah gadis yang selalu dingin seperti es dan menganggap semua orang di sekitarnya sama saja. Membawakan "seruling tulang" ke hadapan gadis itu hanya akan membuat Lin Chen berakhir menjadi patung es abadi.

"Abaikan saja ancaman itu, Zhu Da. Mulai sekarang, fokuslah melatih fisikmu. Aku akan pergi ke Paviliun Kitab untuk mencari teknik dasar," ucap Lin Chen sambil meletakkan mangkuknya yang sudah kosong.

Paviliun Kitab Sekte Pinggiran

Paviliun Kitab adalah bangunan kayu berlantai tiga yang menyimpan berbagai gulungan teknik kultivasi tingkat rendah milik sekte. Saat Lin Chen melangkah masuk, aroma kertas tua dan dupa cendana langsung menyapanya.

Di sudut ruangan lantai pertama, beberapa murid sedang berbisik-bisik. Telinga Lin Chen yang kini lebih tajam berkat ranah Penempaan Tubuhnya tanpa sengaja menangkap percakapan mereka.

"Kau dengar tidak? Kakak Senior Su Qingyue baru saja menembus ranah baru pagi ini." "Benarkah? Dia memang sangat cantik tiada tara dan dingin, seolah-olah bukan makhluk yang berasal dari dunia yang fana ini. Kudengar, tetua sekte merekomendasikannya untuk mengikuti seleksi masuk Akademi Bintang Tujuh bulan depan!"

Langkah Lin Chen terhenti sejenak. Akademi Bintang Tujuh. Itu adalah akademi kultivasi bergengsi yang menjadi tempat berkumpulnya para jenius muda dari berbagai penjuru wilayah. Di masa lalu, Lin Chen hanya bisa melihat gadis itu dari kejauhan dan berpikir bahwa jalan mereka pasti jauh berbeda.

Mengetahui bahwa Su Qingyue akan segera melangkah ke panggung yang lebih besar seperti Akademi Bintang Tujuh, Lin Chen menyadari bahwa ia tidak boleh tertinggal. Ia harus menjadi lebih kuat, bukan hanya untuk melindungi dirinya, tapi untuk bisa berdiri sejajar di puncak yang sama dengan gadis itu.

"Akademi Bintang Tujuh? Bah! Namanya saja terdengar seperti kedai tuak murahan di zamanku!" cibir Tua Hitam. "Bocah, jangan buang waktumu membaca gulungan sampah di lantai satu ini. Berjalanlah ke rak paling belakang, di sudut yang penuh jaring laba-laba itu. Ada satu barang rongsokan di sana yang mungkin... yah, cukup lumayan untuk melatih tubuh kurusmu itu sebelum kau benar-benar mengejar gadis esmu!"

Mengabaikan hinaan roh cerewet itu, Lin Chen melangkah mengikuti arahan Tua Hitam menuju sudut tergelap di Paviliun Kitab.

1
Bernard
Mantap sekali Thor👍👍
mbono keling
💪💪💪👍👍👍👍💪💪💪👍👍👍
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
GEDE JAYANEGARA
bintang Toedjoe, obt sakit kepla
mbono keling
💪💪💪👍👍👍👍👍👍👍
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
mbono keling
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪
Bernard
Pleaseee.., tolong di lanjut
Sang_Imajinasi: lanjut terus kok kak tiap hari jam 3 sore
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
yoi
Bernard: Sangat bagus.., tolong lanjutkan 🙏
total 1 replies
saniscara_Patriawuha
gasss pollll manggg minnnn..
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
MyOne
Ⓜ️🙎🏻🙎🏻🙎🏻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤨🤨🤨Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🔜🔜🔜Ⓜ️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!