NovelToon NovelToon
CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN

CINTA TERLARANG DENGAN SANG MAJIKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.5
Nama Author: raisya ramadhan

Maya terpaksa menggantikan ibu nya yang tengah sakit untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah seorang pengusaha kaya raya yang sudah memiliki seorang istri yang berprofesi sebagai model.

Karna kesibukan sang istri yang begitu padat membuat Alvian lebih banyak mengahabiskan waktunya di rumah bersama pembantunya daripada dengan istrinya sendiri, hingga pada suatu hari ia melakukan kesalahan yang fatal terhadap pembantunya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon raisya ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Ketika Maya membuka kedua matanya, ia mendapati dirinya sudah berbaring di atas tempat tidur, dengan sebuah selimut yang membalut seluruh tubuh nya, ia benar-benar merasa heran kenapa dirinya bisa berada di dalam kamar tersebut, bagaimana caranya ia bisa sampai berada di sana, karna seingatnya... semalam ia tengah berada di dalam mobil Alvian.

Saat Maya beranjak dari tempat tidur, ia juga melihat Suaminya tengah tertidur di atas sofa, Maya mengerutkan keningnya, kenapa Alvian tidur disana, kenapa ia tidak kembali ke kamarnya bersama Bella.

Maya bejalan mendekati Alvian dengan membawa sebuah selimut yang ia pakai tadi, karna masih terlalu pagi untuk membangunkannya.

Maya menatap lekat wajah pria yang ada di hadapannya itu, pria yang terlihat sangat tampan meskipun sedang tertidur, ia benar-benar tidak menyangka bahwa orang yang ada di hadapannya itu telah menjadi suaminya, tak pernah terbayangkan sebelumnya jika ia akan menikah dengan sang majikan, semuanya terasa seperti mimpi baginya.

Saat Maya membalutkan selimut tersebut, tiba-tiba Alvian menggeliat dan membuka matanya, ia sangat terkejut saat Maya berada di hadapannya.

"May... kamu sudah bangun" tanya Alvian dengan suara serak khas bangun tidur.

"Mas... kenapa kamu tidur di sini, kenapa Mas gak bangunin aku semalam" Bukan menjawab, Maya malah balik bertanya.

"Semalam kamu tidur nya pules banget, saya gak tega bangunin kamu" jelas Alvian sambil beringsut bangun.

"Trus kenapa tidur sini, kasian Mbak Bella pasti nungguin Mas di kamar kalian"

"Saya gak tega ninggalin kamu sendirian, takut kamu kebangun tengah malam dan butuh sesuatu, tapi malah saya yang ketiduran" jelas Alvian lagi.

*

*

"Mel.... kayanya gue gak bisa lagi deh kerja di tempat itu" ucap Rara kepada sahabatnya Melly, mereka sekolah di tempat yang sama, bahkan sekarang mereka tinggal satu kostan, dan Melly lah yang mengajak Rara kerja di tempat itu, ia sudah lama kerja di tempat itu.

"Kenapa ? pasti karna kejadian semalem ya" Tebak Melly.

"Ia... gue gak nyaman kerja di sana, banyak cowok hidung belang, gue takut di perkosa" ucap Rara bergidik ngeri.

"Hahaha.... polos banget si Lo jadi cewek" ledek Melly.

"Lama-lama lo juga bakalan terbiasa Ra... "

"Hal kaya gitu udah gak aneh lagi"

"Lo gak usah terlalu jutek sama cowok"

"Nih ya... gue kasih tau sama lo, kalo Lo bisa ngambil hati mereka, Lo bakalan gampang dapetin duit,m"

"Mereka itu cuman perlu di rayu-rayu sama di belai-belai dikit, langsung deh keluar semua isi dompet nya" Melly menceritakan pengalamannya kepada Rara.

"Ihhhhh ogah banget gue dapetin duit dengan cara kaya gitu, pokok nya gue mau berhenti kerja"

"Trus Lo mau kerja di mana"

"Lo tau sendiri kan, jaman sekarang ini susah cari kerjaan"

"Bukannya lo sendiri yang bilang pengen bantuin nyokap lo cari duit"

"Masa baru segitu aja lo udah nyerah sih"

"Lo gak kasian sama nyokap Lo"

"Pokoknya kalo kerja bawa satai aja deh.." "Jangan terlalu di bawa serius, lama-lama juga Lo bakalan nyaman kerja di situ, apalagi kalo udah liat hasilnya".

"Gue juga awalnya kaya gitu, tapi gue gak mau nyerah gitu aja, apalagi gue itu tulang punggung, gue harus ngebiayain adik-adik gue, dan bukan hanya itu saja, dulu bokap nyokap gue sebelum meninggal ninggalin hutang banyak banget, sampe gue harus mati-matian cari duit buat bayar hutang-hutang mereka" jelas Melly panjang lebar.

Rara tampak memikirkan ucapan Melly, ia tengah mempertimbangkan keputusannya untuk berhenti kerja dari tempat itu.

"Oia Mel... lo kenal gak sama cowok yang nolongin gue semalem" tanya Rara penasaran, karna semalam ia belum sempat berkenalan terlebih dahulu.

"Oh... Namanya Farel, dia emang langganan datang ke tempat itu, kalo gak salah di kuliah jurusan kedokteran, kata orang-orang bokap nya tajir banget" jelas Melly yang memang hampir mengenal semua pengunjung yang sering datang ke tempat kerjanya.

"Kenapa ?!Lo naksir sama dia, gak usah mimpi de Lo"

"Apaan si Mel.. gue kan cuman nanya doang" Bibir Rara tampak mengerucut.

"Udah Lo gak usah boong sama gue, keliatan banget kok kalo lo suka sama dia, soalnya semalem gue perhatiin, Lo ngeliatin dia Mulu dari jauh"

"Wajar sih kalo Lo suka sama dia, siapa coba yang gak suka sama cowok kaya dia, udah ganteng, keren tajir lagi"

"Udah banyak banget cewek-cewek yang deketin dia, tapi semuanya gak ada yang berhasil"

"Kalo gue denger-denger sih dia sempet punya cewek, trus putus gara-gara ceweknya selingkuh"

"Kayanya dia Frustasi banget deh, soalnya waktu itu dia pernah mabuk berat Sampai pulang pagi"

"kayanya dia bener-bener cinta deh sama ceweknya"

"Bodoh banget ya tuh cewek, udah punya cowok sempurna kaya gitu juga masih aja selingkuh" jelas Melly panjang lebar.

"Jadi Lo gak usah berharap deh sama dia, mending cari gebetan lain aja, yang lebih ganteng dan lebih tajir dari dia, gue yakin Lo gak bakalan susah dapetin cowok kaya gitu, secara muka Lo cantik, Body Lo juga ok, Lo punya harga jual yang bagus"ucap Melly lagi.

"Apaan sih Mel... gue bukan cewek kaya gitu, gue pengen pokus kerja cari duit"

"Ia kan sama aja, itu juga cari duit, tapi pake jalan pintas biar lebih cepet " ucap Melly sambil tersenyum genit.

"Dasar mesum Lo" ucap Rara sambil melayangkan bantal kepada Melly, kemudian ia bersiap untuk pergi ke sekolah.

"Mel... ayo cepetan siap-siap, nanti kita telat" ucap Rata yang baru selesai mandi sedangkan Melly masih tampak bergulung di atas tempat tidur.

"Gue gak sekolah dulu deh hari ini, gue ngantuk banget" ucap Melly yang masih tampak mengantuk.

"Memangnya semalem lo kemana dulu sih, kok gak langsung pulang" tanya Rara heran, karna Melly baru pulang ke kostan menjelang pagi.

"Biasa lah... semalem gue pergi sama temen kencan gue yang baru, orangnya royal banget Mel... gue dikasih duit banyak banget"

"Kalo Lo mau, nanti gue kenalin deh sama cowok-cowok tajir, di jamin gak sampe sebulan duit Lo bakalan banyak banget, lo bisa beli apapun yang Lo mau, lo juga bisa lunasin biaya sekolah Lo" Ucap Melly mengiming-ngimingi Rara.

"Ogah..." Jawab Rara pendek. ia langsung pergi untuk mengenakan seragam sekolahnya.

Rata tampak tampak kesulitan saat hendak menyebrang jalan untuk pergi ke halte bus, karna jalanan tampak padat dengan kendaraan yang berlalu lalang, apalagi saat ini adalah jamnya orang-orang untuk pergi memulai aktivitas mereka.

Rara terpaksa harus menyerobot untuk menyebrang, ia sedikit berlari kecil sambil melambaikan tangannya ke samping untuk meminta para pengendara agar memberinya jalan untuk menyebrang, namun saat Rara hampir sampai di sebrang jalan tiba-tiba dari arah sana tampak sebuah motor sport melaju dengan sangat kencang.

Saking kagetnya Rara pun berteriak sambil menutup wajahnya, hingga akhirnya Rara terserempet hingga terjatuh ke aspal.

Beruntung pengemudi tersebut masih sempat untuk me rem motornya, hingga tubuh Rara hanya tersenggol saja oleh motor tersebut.

"Kamu gak Apa-apa kan" Pengemudi tersebut langsung turun dan segera menghampiri Rara yang tengah terduduk di aspal, lutut nya tampak lecet dan berdarah.

"Gue apa-apa cuman luka sedikit " ucap Rara yang tengah menunduk sambil memperhatikan lututnya yang luka.

"Gua minta maaf, tadi gue bawa motornya gak hati-hati, ayo gue anter ke rumah sakit" ucap Pria tersebut setelah membuka Helm nya.

"Gak apa-apa, gue juga nyebrang nya gak hati-hati" ucap Rara sambil mengangkat wajahnya ke arah pria tersebut.

"Elo" ucap Rara dan Farel bersamaan.

1
Upriyanti II
kan putri itu alma
Upriyanti II
atau jangan2 baby alma anaknya kak maya sma kak alvian
juwita
mampir
Susi Yanti
kok rumah org kaya nggak ada cctv ya,atau temen2 maminya yg dtg menjenguk,siapa tau ada diantaranya yg ksh keterangan...
Patri Behel
Lumayan
Patri Behel
Biasa
Patri Behel
Kecewa
Patri Behel
Buruk
mariana rinie
di lanjut thor
mariana rinie
lanjutannya kapan
Nopiyanti Daulay Ciut
lanjut sis
bu tedjo
Kecewa
bu tedjo
Buruk
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
SRI HANDAYANI
bukannya alma wkt lari ditolong sama pak joko dan bu marni.
SRI HANDAYANI
maklumi sj kawan terbalek namanya yg penting kita tahu ceritanya🤩🤩😍😍
SRI HANDAYANI
piye2---piye iki sak jane mbulet aeeee😛😛😛
SRI HANDAYANI
penasaran aku sama ceritanya
Satra 2021
kpn up lagi thor?
Liiesa Sariie
menarik👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!