Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. Episode 32.
Khay sudah selesai memandikan Alessia dan sedang menyuapinya ketika Alex tiba dan putri kecilnya sangat semangat memangil Papinya dia langsung berlari menghampiri, tetapi ketika sudah berada didepan papinya ia langsung berhenti .
" Papi kotor.papi belum bersih. mammiiii...," ucap Alessia membuat Alex tertawa dan khay yang mendengarnya tertawa geli.
Sambil menggandeng tangan Alessia mereka masuk kedalam rumah.
" Alessia sama mba Lastri dulu ya !" ucap Khay ketika Lastri sudah ada disampingnya. dan putrinya mengangguk dengan cepat.
" Alessia tidak rewel kan dengan tempat yang baru ?" tanya Alex saat Khay mengambilkan baju untuknya .
" Tidak, kadang aku iri Alessia sangat mudah adaptasi dengan lingkungan baru, " ucap Khay dan ia tersenyum melihat Alex memperhatikan dirinya dengan dalam.
" Apakah dengan kata lain kamu tidak menyukai tempat ini ?, Tanya Alex pelan.
" Hanya wanita yang tidak tahu terima kasih yang tidak menyukai rumah seindah dan sehangat ini. Walaupun bagiku ini sangat berlebihan tapi untuk dirimu aku sangat bersyukur" ucap Khay sambil memberikan pelukan hangat.
" Terima kasih sayang kamu sudah menghargai apa yang kuberikan. Dan aku harap aku bisa terus menjadi yang terbaik untukmu dan juga Putri kecil kita. " ucap Alex sambil memberikan ciuman ringan di kepala Khayrani.
" Apakah kamu mau mandi sekarang ?" tanya Khay saat dilihatnya Alex belum memakai pakaian yang sudah disiapkan .
" He eh, aku akan mandi dulu, Alessia semakin pintar ia tidak mau dekat denganku kalau aku belum mandi " ucapnya tertawa mengingat tingkah putrinya tadi.
" Hemm, mandilah aku akan melihat apakah Alessia sudah selesai makannya " ucap Khay saat Alex berjalan ke kamar mandi.
Khay dan Alessia sedang main tebak tebakan saat Alex bergabung bersama mereka.
" Pappi..." panggilnya agar duduk disampingnya. dan Alex pun segera duduk disampingnya tapi baru saja Alex duduk putrinya langsung bangkit dan duduk di pangkuannya membuat Alex tertawa geli begitu juga dengan Khay.
Mereka kembali melanjutkan main tebak tebakan, yang salah menebak wajib makan buah dan selama permainan Alessia yang selalu makan buah karna ia salah menebak gambar dan suara.
Alex sangat mengagumi cara Khay agar Alessia mau makan buah tidak melalui paksaan ataupun suara yang keras, melainkan melalui permainan yang cukup mendidik karna mengenalkan jenis suara dan juga gambar yang mudah dimengerti untuk anak usia 18 bulan.
" Mammi stup, ga mau "ucap Alessia tiba tiba dan Khay melihat piring buahnya sudah berkurang cukup banyak sehingga ia menuruti kemauan putrinya, yang kini sudah berada dalam gendongan papinya.
" Pih, apakah mau disiapkan makan malam sekarang?" tanya Khay berniat untuk pergi membawa piring buah sisa Alessia.
" Boleh, siapkan sekarang saja, mumpung belum terlalu malam " ujarnya sambil membawa Alessia keluar untuk melihat ikan hias dikolam yang berada diantara aneka tanaman hias sebagai penghias ruang terbuka hijau yang berada di dalam ruangan .
Alex bersama putrinya memasuki ruang makan dimana Khay sedang menyiapkan hidangan dibantu oleh bude Parmi yang sengaja diminta datang oleh Khay dan baru sore tadi tiba di Jakarta.
Alessia bermain di arena Playground mini yang sengaja disiapkan Alex dengan diawasi oleh Lastri selama mereka menikmati makan malam.
" Oh ya Pih, anak anak titip ucapan terima kasih karna sudah diberikan motor untuk transportasi mereka. Kau tahu apa yang dikatakan Astri diakhir ucapan terima kasih nya ?" ucap Khay menyampaikan pesan anak anak kost pada Alex.
dan Alex tersenyum menunggu perkataan Khayrani.
" Astri bilang ' Bu tolong sampe in ucapan terima kasih dari kami. kami benar benar tidak menduga Tuan akan memberikan hadiah seperti ini. semoga ini bukan mimpi, dan kalau bukan mimpi semoga kami tidak dikejar kejar bayar cicilan perbulan nya. Terima kasih ya Bu ' itu pesan dari Astri untukmu " ucap Khay dengan menirukan bicara Astri padanya.
" Anak itu lebih ceria dibandingkan yang lainnya atau mungkin karna dia yang paling muda usianya ?" ujar Alex.
" Astri memang anak kost yang usianya paling muda dan juga paling bersemangat. Ketika ia tahu aku membuka bisnis online dan hanya dibantu Gita , ia bersemangat sekali memintaku untuk memberikan kesempatan agar dia bisa turut membantuku. " ucap Khay lagi.
" Apakah dia berasal dari keluarga yang kurang mampu ?". ucap Alex saat ingat tentang ucapan Astri yang belum bayar semesteran.
" Tidak, Keluarga nya cukup mampu, Astri sebenarnya lebih tertutup dibandingkan diriku dalam hal urusan pribadi ." beritahu Khay dengan pelan.