NovelToon NovelToon
TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

TAK TERKALAHKAN SETELAH DIUSIR KELUARGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.


Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .



Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.


Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.


Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.


Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.



Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6 Transformasi Jiang Hao

Suara lirih terdengar begitu lemah, Jiang Hao perlahan membuka kedua matanya.

Saat matanya menatap ke atas, hanya kegelapan yang bisa dipandang.

" sungguh sakit sekali " rintihnya seraya memegang bahunya yang terasa kaku dan sulit digerakkan.

Perlahan ia duduk dan mencoba mengingat apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya.

Yang ia ingat hanya pemukulan dirinya dan pembelaan di kediaman klan Jiang.

" dimana Caier.. !"

Jiang Hao masih bingung , dan tidak tahu apa yang harus dilakukannya.

" ternyata aku dibuang begitu saja , tapi bagaimana nasib Caier, apakah ditangkap anggota klan Jiang!"

Saat dirinya akan berdiri , kepalanya secara tiba tiba terasa berat , lebih berat dari sebelumnya.

Brukk

" ahhh .. tidak... kenapa sangat sakit, surga apakah kamu ingin aku hidup dengan kesengsaraan, lebih baik bunuh saja.. !" Teriak keras Jiang Hao kesakitan.

Deg

Saat itu juga ia kembali limbung dan jiwanya secara mengejutkan tiba di sebuah hamparan gurun yang tenang .

" di mana ini ?"

" apakah ini ada di barat ?"

" aku sudah mati .. !"

Sejauh mata memandang , hanya hamparan gurun kering tanpa adanya kehidupan.

Tidak ada suara binatang buas atau suara aktivitas manusia di sekitarnya, seolah olah dirinya hanya seorang diri saja di dunia gurun yang sepi itu.

Perlahan jiwanya melayang, mencoba untuk keluar dari bayangan gurun panas di sekelilingnya.

Tidak ada tempat untuk berteduh, dan tidak ada pula rumah ataupun kediaman untuk tempat tinggal.

Bahkan pohon , semak belukar , tidak ada sama sekali, hanya hamparan pasir gurun yang membentang luas sejauh mata memandang.

" mungkin ini neraka di akhirat .. !"

" dosa apa yang telah aku lakukan saat hidup. ?"

Gemuruh..

Dari bawah permukaan gurun terdengar suara gemuruh yang mengguncang seluruh gurun .

Menyebabkan tanah terbelah di mana mana .

Perlahan tapi pasti, retakan tanah semakin lebar dan membesar, membuat lubang seluas 1 mil , karena gurun sudah tidak terlihat lagi ujungnya.

Dari lubang yang baru muncul itu, sebuah tangan raksasa menjangkau tepi jurang dan wajah menakutkan bak dewa iblis terlihat oleh jiwa Jiang Hao.

" ya dewa apa ini ?"

" apakah dia dewa iblis yang akan menghukum orang seperti diriku !"

Jiang Hao merasa seperti setitik debu di hadapan matahari , bisa kapan saja menguap dan menghilang dari peradaban .

Sosok raksasa itu memiliki wajah menakutkan, tubuh sebesar samudera , dengan ketinggian sampai bisa menutupi bulan .

Di belakang punggung sosok raksasa kuno berputar roda takdir dengan sembilan bola matahari yang sangat panas.

Sosok tersebut tidak berbicara , hanya menatap hampa ke arah jiwa Jiang Hao.

Tatapan tersebut membuat Jiang Hao merasakan getaran yang sangat luar biasa dan juga tatapan familiar.

" kenapa mata itu sama seperti mataku , tidak memiliki ambisi dan juga ketenangan yang tidak tergoyahkan "

Dari sosok raksasa kuno itu , muncul baris demi baris hieroglif emas dan mulai menyusun secara otomatis di depan jiwa Jiang Hao .

" kekacauan alam dewa surgawi telah datang , dewa dan iblis saling bunuh "

" lima ratus bloodline ( garis darah ) tingkat dewa hancur tak tersisa "

" Kaisar Dewa Iblis Tyrant kuno telah jatuh , "

" menyembunyikan darah sejati Kaisar Tyrant "

" putra terpilih telah datang , tubuh Kaisar Tyrant Dewa Kuno telah bangkit "

" menjaga Hegemoni Alam dewa dan Iblis ,"

Setelah baris baris aksara kuno itu tersusun rapi ,cahaya emas dari aksara kuno tersebut memasuki Jiwa Jiang Hao .

Memperkuat dan meningkatkan kekuatan secara signifikan.

Sedangkan untuk sosok raksasa kuno perlahan memudar, menjadi cahaya berwarna merah darah dan bersama sama ,masuk ke dalam jiwa Jiang Hao.

Hal itu menyebabkan jiwanya menjadi lebih besar dan karakteristik raksasa kuno menjadi satu dengan jiwanya.

" arghh... !!"

Proses Fusi tersebut menyebabkan gejala yang sangat luar biasa , di mana tubuh lemah Jiang Hao menguat bersamaan dengan jiwanya yang sudah menyatu terlebih dahulu dengan aksara emas dan karakteristik bayangan raksasa kuno.

Transformasi tubuhnya perlahan mulai terjadi , di mana sosoknya menjadi lebih kuat dan juga lebih tinggi kekar .

Wajahnya yang halus lembut berubah seperti seorang pria dewasa yang sudah memiliki pengalaman ribuan tahun hidup dan rambutnya menjadi panjang berwarna merah terang.

Di antara alis matanya, tato Api berwarna merah darah tercetak abadi .

Sosoknya semakin sempurna tatkala energi emas menyelimuti tubuhnya dan menjadi pakaian jubah spiritual yang begitu menakjubkan.

Dari tubuhnya, aura kusam berganti menjadi aura Perak , setelah itu cahaya emas mulai datang dan membuat lingkaran cahaya dibelakang punggungnya.

Setelah proses Transformasi selesai , keheningan yang datang menjadi kacau,tatkala tekanan aura medan kuno berwarna emas menyebar hingga sejauh 100 meter dari pusat energi.

" inikah kekuatan Dewa Iblis Kaisar Tyrant Kuno, membunuh tanpa pandang bulu "

Mata Jiang Hao berwarna merah , dan ketampanannya begitu dewasa, sehingga siapa saja yang memandangnya akan langsung terpesona oleh kedewasaan dan juga kekuatan yang dimilikinya.

" menurut penjelasan dari guru akademi saat sekolah dulu, kekuatan praktisi beladiri terbagi menjadi 5 untuk manusia biasa dan 10 untuk keabadian "

" tapi kenapa aku merasakan dari warisan ini ada 15 belas kekuatan kultivasi "

" aku belum memiliki teknik apapun, sepertinya aku harus sedikit demi sedikit meningkatkan kekuatannya "

" tubuh ini sangat kuat , tapi aneh warisan setingkat Dewa Iblis kuno tidak memiliki teknik "

Yang ia tidak tahu bahwa tubuh Tyrant Dewa Kuno hanya menggunakan tenaga murni tanpa teknik dalam hal pertarungan.

" entah apakah ini musibah atau berkah , tapi warisan ini harus aku jaga sampai mati "

Mata merah Jiang Hao menatap ke arah depan, di mana hutan lebat pegunungan Jiangshan terbentang gelap di hadapannya.

" untuk meningkatkan kekuatan kultivasi dan tubuh , aku harus berlatih dengan penghuni pegunungan Jiangshan " gumamnya perlahan berjalan .

Krik....krik....

Jiang Hao berhenti saat mendengar suara serangga yang sangat familiar bagi dirinya.

" jangkrik , lumayan juga , besok aku pergi ke kota Chenjing , siapa tahu Chen Lie ingin membelinya "

" ya , cukup untuk makan satu kali !"

Menggunakan tangannya yang terampil, Jiang Hao membungkus beberapa puluh serangga bersuara berisik itu , lalu mencari daun untuk membungkusnya.

Saat ia sedang sibuk , selembar kain jatuh dari tubuhnya.

Jiang Hao memungut kain yang tampak wangi ,kain tersebut memiliki motif bunga teratai dan ada beberapa kalimat yang menyentuh hati sekaligus mengungkapkan identitas sesungguhnya.

" kakak Hao , mohon maafkan Caier karena pergi meninggalkan kakak yang lemah , Caier tidak berdaya , ayahanda tidak mengizinkan Caier membawa kakak Hao pulang , semoga saja kakak masih hidup dan Caier sudah memberikan pil emas untuk kakak Hao , andaikan kakak Hao seorang kultivator, kita tidak akan berpisah secepat ini ,"

" selama dua tahun, kakak Hao melindungi Caier dari hujan, panas dan dingin , selalu baik dan tidak pernah marah "

" Caier ingin memberi tahu semua yang dulu ditanyakan oleh kakak Hao , Caier adalah putri sembilan dari kerajaan Qi "

" datang ke kerajaan Jiang untuk mencari informasi tentang talenta muda yang akan datang kompetisi turnamen antar negara "

Jiang Hao tersenyum tipis, ia tidak marah dan merasa lega karena Qi Caier telah kembali ke rumahnya.

" pangeran kedua, apakah kamu tampan atau tidak, aku Jiang Hao datang untuk membunuh !"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!