NovelToon NovelToon
Raja Bertemu Ratu

Raja Bertemu Ratu

Status: tamat
Genre:Komedi / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:603.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marica

Raja, Adi Gunawanria, Pemuda super keren merubah penampilannya menjadi cupu demi untuk mengejar seorang gadis.

Ratu Alemia Wijaya, gadis gendut yang berubah menjadi bidadari karena ingin mendapatkan hati pemuda yang pernah menolongnya.

Siapa sangka keduanya ternyata sudah dijodohkan dari kecil oleh orang tua masing-masing. Raja yang belum siap dengan pernikahan menolak, juga karena dirinya sudah memiliki kekasih. Namun, demi mengabulkan permintaan terakhir mendiang ibunya, Raja akhirnya menerima perjodohan itu, begitu juga dengan Ratu.

Perasaan cinta Ratu mulai tumbuh untuk Raja, namun kekecewan harus dia terima saat Raja lebih memilih kekasihnya, Suci.

Apakah pernikahan mereka tetap bertahan atau berakhir dengan cepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penculikan Ratu

Raja sedang berkumpul bersama teman-temannya di lapangan sekolahnya. Menggunakan seragam olahraga yang di dominasi warna biru, Raja sedang melakukan pemilihan anggota baru tim basketnya serta kapten tim basket yang baru.

Raja yang sudah berada di akhir sekolah ingin fokus pada ujian akhir sekolahnya. Bukan hanya itu, sudah 2 Minggu ini Raja sudah mencoba untuk bekerja paruh waktu di salah satu restoran milik sang ibu mertua. Rasa lelah sering kali ia rasakan. Namun, ia juga harus bertanggung jawab atas statusnya yang sekarang, menjadi suami dari seorang Ratu Amelia Wijaya.

Raja merasa malu kalau harus terus-menerus menerima uang bulanan dari sang ayah, meski nantinya semua harta itu akan menjadi hak penuh atas dirinya, karena ia anak tunggal dari Gunawan.

Saat Raja dan anggota tim basket lainnya sedang serius melakukan penilaian pada siswa yang sudah mendaftar diri, Alan dan teman-temannya datang ke lapangan basket itu. Pasti dia ingin mengacau.

"Gaes, lihat! Sang Raja Adi Gunawan, dia kayaknya udah gak sanggup mimpin tim basket kita," ledek Alan.

Raja masih tak memperdulikan ocehan Alan. Ia memilih untuk fokus pada kegiatannya.

"Raja, kenapa lo susah-susah buat bikin audisi seperti ini? Lo liatkan banyak anggota tim basket yang ikut sama gue?"

Tim basket sekolah Raja memang pecah, banyak yang ikut ke kubu Alan, itu juga karena sebuah sogokan uang.

"Iya, Ja. Mending lo langsung aja kasih jabatan tim basket itu kembali ke Alan," ucap salah satu teman Alan yang berdiri di samping Alan.

"Dan itu berarti lo pada siap-siap terima kekalahan terus-menerus." Raja tersenyum miring mendengar ucapan Aldo.

"Diem lo, Aldo. Lo mau aja jadi kacungnya Raja, pengin numpang tenar?"

Aldo bisa melihat rasa kesal di mata Alan, tetapi justru itu membuat Aldo tertawa.

"Berarti lo udah ngakuin kalo Raja memang lebih tenar dari pada lo?" balas Aldo, disambut gelak tawa siswa yang berada di kubu Raja.

Rasa kesal di diri Alan sudah tak terbendung, ia dan teman-temannya menghampiri Aldo dan menarik seragam basketnya. Melihat itu para siswa yang ada di kubu Raja dengan sigap menghadang Alan dan teman-temannya. Seketika lapangan basket itu siap menjadi area fight bagi mereka.

"Woy, santai!" Raja berusaha menengahi. Raja berjalan ke tengah-tengah, memisahkan Aldo dan Alan. Raja membelakangi Aldo dan menghadap ke Alan.

"Lo!" Raja menunjuk Alan dengan jari telunjuknya, "Kalo mau jadi ketua tim basket, kalahin Radit." Semua orang melihat ke arah Radit, anak kelas 11 yang ikut mendaftar menjadi anggota tim basket.

"Gue, Kak?" Radit menunjuk dirinya sendiri.

Raja mengangguk. "Kalo lo bisa ngalahin Alan, gue bakalan langsung jadiin loe ketua tim basket sekolah ini, gantiin posisi gue," ucap Raja pada Radit. " Dan lo, Alan ... kalo lo menang lawan Radit, jabatan ketua tim basket gue balikin ke lo!" Raja menatap Alan dengan senyum miringnya.

"Lo gak salah nyuruh gue lawan tuh anak bau kencur kaya dia?" Alan menunjuk Radit dengan jari telunjuknya yang langsung membuat Raja mengangguk. "Lo sudah ngakuin kekalahan lo, Raja!" Alan tersenyum penuh kemenangan.

"Jangan sombong, buktiin aja dulu." Raja dan Aldo menyuruh semua orang minggir ke lapangan, kecuali Radit dan Alan.

"Kalahin si anak sombong itu," perintah Raja pada Radit. Raja pu menepuk sebelah pundak adik kelasnya.

"Siaap, Kak." Raja dan Radit pun bertos dengan mengadu kepalan tangan mereka dan tersenyum tipis.

Raja menjadi wasit di pertandingan itu, Raja memegang bola di tangannya berdiri di antara Radit dan Alan.

"Siap lo berdua?" tanya Raja menatap Alan dan Radit secara bergantian.

Alan dan Radit mengangguk bersama-sama, setelah itu Raja melambungkan bola basket di tangannya. Detik itu juga pertarungan antara Radit dan Alan dimulai.

Di saat awal pertandingan Radit terlihat kewalahan menghadapi permainan Alan. Rasa khawatir terselip di hati Aldo, tetapi Raja nampak tenang.

"Ja, lo gak salah, pilih Radit?" tanya Aldo pada Raja.

Raja menyeringai, "Lo liat aja nanti." Raja sebenarnya sudah sering memperhatikan Radit saat bermain basket di sekolah dan menurutnya, Radit bisa menggantikan posisinya karena permainannya bagus. Maka dari itu Raja sengaja mengajak Radit untuk ikut audisi tim basket yang baru.

Aldo mengangkat satu alisnya, ia tak tahu apa yang ada di kepala Raja. Ia hanya tak rela jika Alan menjadi ketua tim basket lagi, karena jika iya, pasti Alan bakal semena-mena pada anggota tim basket lainnya, seperti yang dulu ia pernah alami. Namun, Aldo mencoba untuk percaya pada sahabatnya itu, ia yakin Raja tak akan main-main jika menyangkut masalah basket.

Terdengar kembali tepukan tangan dari teman-teman Alan karena dia berhasil memasukkan bola kembali.

"Lo, anak kecil," ucap Alan sembari melempar bola kepada Radit. "Nyerah aja, lo gak bakalan bisa ngalahin gue." Alan berucap dengan begitu percaya diri.

Namun Radit membalasnya dengan santai. "Gue hanya mencoba untuk berbaik hati memberikan lo sedikit kemenangan," balasnya.

Kemarahan di diri Alan sudah memuncak. Keduanya kembali berebut bola. Dan kini Radit benar-benar menyerang balik Alan, membuatnya kalah telak dengan selisih poin yang sangat jauh.

Raja dan teman-temannya menghampiri Radit dan Alan begitu juga dengan teman-teman Alan.

"Ngadepin Radit aja lo kalah, mau sok-sokan jadi ketua tim basket lagi." Aldo membuka suara dan ditanggapi senyuman tipis oleh teman-temannya.

"Jadi, Lan ... lo kalah. Sesuai perjanjian, Radit yang bakal ganti posisi gue," ujar Raja.

"Gue bakal bales ini, Raja," ancam Alan.

"Terserah. Dan satu hal lagi Alan ... jika lo berani ngelukain temen-temen gue lagi, gue bakal bikin perhitungan sama lo." Raja mengancam balik Alan.

Raja dan Alan saling pandang dengan tatapan penuh kebencian.

Alan menyeringai licik, ia menyuruh teman-temannya untuk pergi dari lapangan basket itu.

"Selamat, Dit. Gue gak salah milih lo buat jadi ketua tim basket," ucap Raja.

"Thank, Kak!" ucap Radit.

Raja dan Aldo berada di ruang ganti di sekolahnya, setelah acara pemilihan ketua tim basket yang baru selesai, keduanya bersiap untuk pulang. Keduanya berniat untuk mengunjungi Egi di rumahnya.

Dering ponsel Raja menghentikan langkah Raja saat akan keluar dari ruang ganti. Raja melihat nomer ponsel yang tertera di layar, Raja mengerutkan keningnya. Meskipun tak ada nama, tetapi Raja tahu itu nomer mantan pacarnya, Suci.

Aldo melihat Raja tak berminat untuk menerima panggilan itu, ia pun penasaran siapa yang menghubungi Raja berkali-kali.

"Siapa, Ja?" tanya Aldo.

"Bukan siapa-siapa kok," jawab Raja.

"Angkat, Ja! Barangkali itu telpon penting, gak mungkin kan dia sampe nelpon gak berhenti-berhenti," suruh Aldo.

Raja sebenarnya malas untuk menerima panggilan dari Suci, tetapi ada benarnya juga kata Aldo, gak mungkin Suci menghubungi dirinya seperti itu kalau tak ada yang penting.

Dengan sedikit ragu dan malas, Raja akhirnya menerima panggilan Suci.

"Raja, kenapa kamu lama banget ngangkat telponnya?" Terdengar suara Suci panik dari seberang sana.

"Kenapa loe ngehubungin gue lagi, gue males ngomong sama lo," ucap Raja.

"Ja, aku lagi ngikuti Alan, dia bawa Ratu secara paksa."

"Apa? Lo lagi gak becanda, 'kan?"

"Jangan banyak nanya Raja, cepetan! Aku bakalan shareloc ke loe, buruan aku gak tahu apa yang bakalan dilakukan Alan ke Ratu."

Raja langsung mematikan ponselnya, ia benar-benar marah. "Ba*****t!" umpat Raja. Raja segera mematikan sambungan teleponnya dengan Suci.

Aldo terkejut mendengar umpatan Raja, "Kenapa, Ja?" tanya Aldo

"Alan nyulik Ratu dan sekarang Suci lagi ngikutin mereka."

Aldo membelalakan matanya, lalu ia mengejar Raja yang sudah berlari menuju parkiran sekolah.

Mohon tinggalkan jejak kalian, like,rate, favorit,vote dan komentarnya.

1
ところで
.
mommyarayra
jadi kasian sama egi
Fshion U
apa egi sama suci kah nantinya...???
Fshion U
moga ini salah satu misi mereka buat ambil video yg asli
ig: Marica_Author: ty kakak udah baca sampai bab ini. Maaf ya tulisannya Acak-acakan ini lagi proses revisi
total 1 replies
Fshion U
kok ratu Cs gak mampir kerumahku sih,, rumahku kan di sokaraja 😅 ntar aku kasih makanan khas sini juga, getuk sokaraja
Fshion U
hihii.. 😁
Fshion U
babnya kok diulang thor
bab 14 gak ada langsung ke 15 jadi ceritanya kek loncat gitu..
tau2 daddy udah di rumah sakit aja
ig: Marica_Author: ini lagi aku edit ulang kaka. Karena aku baca ulang kacau banget
total 1 replies
Fshion U
kok gak ada yang ke 14.. jadi kek loncat gitu bacanya
Fshion U
kok aku yg senyum2 ndiri ya 🤭
Fshion U
bukannya apartemen raja ada dua lantai ya, apa aku salah baca yya 😁
Verawati Naycyl
emang bener ya...
ig: Marica_Author: ya katanya sih. bukan cuma itu baturaden tempatku juga sama. 😅😅😅
total 1 replies
Bundanya Robby
semangat KK author 💪💪💪💪💪
Bundanya Robby
komen nya buat author nya ...kau mengantungkan cerita ini ...kau biar kan aku tungguin lama ..salah ku apa dosa ku di mana🤣🤣🤣💪💪💪💪💪semangat kk author di tunggu in ya cerita .ya awas klw gak sampai sampai
Ai Nuroh
👍😘 di tunggu
ig: Marica_Author: pr buat author ini. Edit bab novel ini lebih dari 100 bab 😭😭😭😭
total 1 replies
Bundanya Robby
kamu tega author
Bundanya Robby
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭kok gitu Thor anak raja aja blm lahiran
Bundanya Robby
jaga kesehatan ya ratu ku💞💞💞💞💞💞
Bundanya Robby
allhamdulilah syukur atas Rahmat Allah ya raja dn ratu di jaga baik baik calon anak nya.. semoga sehat ...sampai lahiran ....
Bundanya Robby
gak papa Thor nama nya sama sama di CBU..yg penting seru kok...ceritanya gak sama ...
Bundanya Robby
nah ku tunggu ending bahagia nya ya Thor....awas aja klw air mata yg hadir..oke semangat Thor the sukses 💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!