NovelToon NovelToon
Dangerous Obsession : Undercover Love

Dangerous Obsession : Undercover Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:110.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hais Tauahh

Elara Sterling, seorang agen lapangan CIA yang tangguh dan perfeksionis, mengemban misi paling berbahaya dalam kariernya: mendekati dan menghancurkan Dante Moretti, pewaris tunggal kekaisaran mafia Moretti yang kejam dan sulit diprediksi.

Rencana Elara sederhana menyusup, mengumpulkan bukti silsilah keluarga yang ilegal, lalu menghancurkan organisasi Dante dari dalam. Namun, saat Elara terjerat dalam situasi hidup dan mati di tengah udara, di mana pengkhianatan muncul dari rekan terdekat Dante sendiri, garis batas antara musuh dan sekutu mulai kabur.

Dante Moretti bukanlah monster tanpa hati seperti yang digambarkan oleh laporan agensinya. Ia adalah seorang pria yang jiwanya telah dipaksa mati oleh kekejaman ayahnya sendiri, Franco Moretti. Di balik ancaman senjata dan rahasia kelam masa lalu yang menghantui mereka, Elara menemukan bahwa dirinya bukan hanya sekadar mengamati target, melainkan terjebak dalam obsesi yang membakar.



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hais Tauahh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 | Deklarasi yang Mematikan

Elara berdiri di ambang pintu apartemennya dengan napas yang memburu. Di bawahnya, Dante Moretti masih terikat kencang di kursi kayu yang ia seret paksa dari meja makan. Tali tambang kasar itu memerah di pergelangan tangan sang pemimpin mafia, namun anehnya, Dante tidak menunjukkan tanda-tanda akan melepaskannya. Ia justru menatap Elara dengan seringai yang lebih tajam dari pisau.

"Tadi kau sangat liar Wild Cat," suara Dante merendah, menantang. "Tapi sekarang, kau terlihat seperti pencuri yang tertangkap basah karena ketakutanmu sendiri."

Elara mencengkeram erat pisau dapur di tangannya, ujungnya menempel tepat di tenggorokan Dante. "Aku tidak takut padamu. Dan aku sudah memutuskan: aku tidak akan pernah bekerja untukmu. Aku akan menyerahkan dirimu ke otoritas, atau setidaknya, aku akan memastikan kau tidak bisa lagi mengganggu hidup siapa pun."

Dante tertawa, tawa yang tidak menyentuh mata gelapnya. " Kau ingin menyerahkanku? Lakukanlah. Tapi kau tahu persis, hukum dunia ini tidak berlaku bagiku."

Tepat saat ketegangan mencapai puncaknya, pintu lift di koridor terbuka dengan dentuman keras. Kaelen sang tangan kanan Dante, melangkah keluar bersama enam pria bersenjata lengkap. Mereka terdiam di tempat, pistol terangkat, siap meledakkan apa pun yang ada di depan mata. Pemandangan di depan mereka terlalu absurd bos mereka, pria paling ditakuti di dunia bawah, sedang terikat di kursi oleh seorang wanita yang mereka kenal sebagai mahasiswi.

Elara membeku. Ia tidak sempat memutar tubuh, tapi ia merasakan ujung moncong senjata diarahkan tepat ke kepalanya.

Dante, yang menyadari situasi telah berubah, justru bersandar santai di kursi itu. Ia melirik anak buahnya dengan tatapan membunuh.

" Turunkan senjata kalian."

"Bos Anda " Kaelen tampak bingung, tangannya gemetar di pelatuk.

"Aku bilang turunkan!" suara Dante menggelegar, memenuhi koridor apartemen yang kini terasa sempit dan mencekam. Semua anak buahnya segera menurunkan senjata, meski mata mereka masih menatap Elara dengan kebencian yang mendalam.

Dante menatap Elara yang kini terpaku dengan pisau masih di tangan. " Kau dengar itu, Elara? Mereka patuh padaku. Dan sekarang, mereka akan patuh padamu."

"Apa maksudmu?" Elara bertanya dengan suara lirih.

Dante memutuskan ikatan di pergelangan tangannya sendiri dengan gerakan yang sangat mudah seolah dia membiarkan dirinya terikat hanya untuk melihat sejauh mana Elara berani bermain dengannya. Dia berdiri perlahan, merapikan setelan jasnya, lalu melangkah maju hingga ujung pisau Elara menempel tepat di jantungnya.

"Aku tidak butuh pelayan atau bawahan biasa. Aku butuh seseorang yang bisa membunuhku, tapi memilih untuk tidak melakukannya karena obsesi yang sama," Dante berbisik, menatap tajam ke dalam mata Elara.

Dia kemudian menoleh ke arah anak buahnya. "Mulai hari ini, dia adalah letnan baruku. Siapapun yang berani mempertanyakan perintahnya, atau berani menyentuhnya tanpa izinku, akan berakhir di dasar laut dengan beton di kakinya."

"Tapi Bos, dia agen!" seru Kaelen, suaranya penuh ketidakpercayaan.

Dante tersenyum sinis, menatap Elara yang kini terjebak dalam pernyataan publik yang tidak bisa dibatalkan. " Dia bukan lagi agen. Dia adalah milikku. Dan malam ini, dia akan membuktikan kesetiaannya di pesta aliansi di Grand Royale."

Elara merasa dunianya runtuh Dante baru saja membakar jembatan terakhirnya menuju agensi. Dengan satu kalimat, Dante telah menjadikan Elara seorang pengkhianat di mata CIA sekaligus properti berharga di mata dunia mafia.

Dante mendekat ke telinga Elara, membisikkan sesuatu yang akan menghantui Elara sepanjang hidupnya.

" Selamat datang di neraka, *sayang*. Sekarang, kau tidak punya pilihan selain bertahan hidup di sisiku."

●●●

1
Anonim
😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍
ada saja
ciee cemburu😍😍😍
ada saja
😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
hmmm 😍😍😍
Anonim
next😍😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
pokoknya😍😍😍
Anonim
lanjut deh
Anonim
lanjut😍😍😍pokoknya
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
makin gemes😍😍😍
Tiara
next😍😍😍
Tiara
lanjut😍😍😍
Tiara
lanjut😍😍😍p0ki🤭
Tiara
lanjut😍😍😍
Anonim
lanjut
Anonim
lanjut😍😍😍pokoknya
Anonim
lanjut😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!