NovelToon NovelToon
GARIS CAKRAWALA

GARIS CAKRAWALA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:44.1k
Nilai: 5
Nama Author: RindiAntini

Cakrawala, itulah namanya yang memiliki arti alam semesta.
Cakrawala yang memiliki sifat receh, mudah tersenyum dan ramah yang membuat dia di sukai, tapi berbeda dengan Mentari sang murid pindahan.

Cakra merupakan ketua genk yang bernama Semesta.

Mentari anak pindahan yang sekarang menjadi kutu buku karena hukuman dari orang tuanya. Karna dulunya mentari adalah seorang bad girl.

"Seberapa pun lu menjauh dari gue, lu pasti bakal ketemu sama gue mentari. Karena cakrawala dan mentari tidak boleh berpisah"
RADITYA GAVIN CAKRAWALA


"Kemanapun gue pergi, yang menyambut dan melihat gue adalah cakrawala. Sesuai dengan nama lu, lu adalah alam semesta yang selalu pertama kali melihat dan menyambut gue saat datang"
FREDELLE ANGELINA YARA MENTARI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RindiAntini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 31

"Kerja lu bagus juga"puji regina sambil menepuk nepuk punggung azkia dengan pelan. Azkia menepis tangan regina "Iya asalkan lu gak nganggu keluarga gue!"ujar azkia dan langsung pergi dari hadapan regina. Regina tersenyum miring. Ya mereka berada di belakang sekolah setelah pergi dari cakra dan yang lainnya. Tanpa di sangka, ada yang mendengar percakapan azkia dan regina.

Cakra, fathan, kanza dan indra sedang berkumpul di kantin sambil memakan kacang. Mereka berempat sesekali cekikikan dan mengejek satu sama lain.

"Hahaha benar benar. Lu ingat gak dra saat lu nembak cewek tapi malah di siram?"tanya cakra sambil tertawa dan di ikuti oleh kanza dan fathan. Indra menatap cakra dengan kesal "Gak usah bahas itu lagi"jengkel indra.

"Biar sama. Lu tadi ngejek gue dan sekarang giliran gue".

"OIII!!!"teriak mentari dari ambang pintu kantin. Mentari menatap mereka berempat dengan tas yang ia bawa. Mereka ber empat menoleh ke arah mentari.

"Kenapa yang?"tanya cakra dan mentari terpaksa menghampiri mereka.

"Pulang"ujar mentari dengan singkat.

"Emang udah jam pulang? Atau lu mau bolos?"tanya cakra sambil memakan kacangnya. Fathan, kanza dan indra ikut makan kacang sambil menatap mentari tanpa ikut bicara.

"Udah dari tadi! Gue dari tadi nungguin lu!"teriak mentari tepat di telinga cakra. Cakra mengusap ngusap telinganya "Masa sih? Kok gue gak dengar ya?"gumam cakra sambil berdiri.

"Ayo pulang. Cabut!"ujar cakra sambil ngerangkul bahu mentari. Mentari berjalan sambil bersedekap dada. Fathan, kanza dan indra menyusul cakra.

Sindi dan dewi yang sedang menunggu cakra di parkiran mendengar suara tertawa dari cakra. Sindi yang berada di dalam mobil pun keluar dan menghampiri cakra "Cakra"panggilnya sambil tersenyum. Cakra dan yang lainnya menoleh kebelakang.

"Oh lu. Kenapa?"tanya cakra yang masih ngerangkul bahu mentari.

"Nanti datang ya ke rumah gue. Soalnya gue ngadain ulang tahun nyokap gue. Kalian ber tiga juga datang ya"ujar sindi sambil memberikan kartu undangan ke cakra, fathan, kanza dan indra. Cakra menatap sindi "Lu ngundang gue tanpa mentari?"tanya cakra dan sindi membalikkan kartu undangan cakra "Tuh ada tulisan cakra dan pasangan"ujar sindi dan cakra mengangguk.

"Mentari gak bakal kemana mana malam ini"ujar ragil yang baru datang bersama regan.

Semua menoleh ke arah ragil dan regan. Mentari memalingkan mukanya. Ragil menghampiri mentari "Yara ayo pulang. Sudah seminggu lebih yara gak pulang"ujar ragil dengan lembut.

"Yara pulang sama cakra"

"Kamu pulang sama abang. Nanti malam mama sama papa balik dari inggris. Kalau kamu gak ada di rumah, nanti mereka berpikir macam macam"ujar ragil. Mentari menggeleng dan cakra mengelus rambut mentari "Pulang sama ragil ya. Jangan terlalu membenci ragil. Seberapa pun lu benci dia, lu pasti akan balik sama dia. Jangan sampai menyesal"bisik cakra. Cakra gak mau mentari seperti dirinya.  Mentari langsung mengangguk "Nanti makan malam ke rumah gue ya. Siapa yang akan masakin lu selain gue"bisik mentari dan cakra mengangguk.

"Oke yara pulang. Tapi cakra nanti kesana ikut makan malam"ujar mentari. Ragil dan regan mengangguk.

"Ingat ya kalian harus ke rumah gue nanti"ujar sindi langsung pergi. Regan dari tadi melihat sindi "Cantik"gumam regan yang di dengar oleh mentari. Mentari mendelik dan menggeplak lengan regan "Cari cewek lain!"ketus mentari. Regan meringis "Emang kenapa?"tanya regan dan mentari mendelik "Gak usah banyak nanya!".

Cakra, fathan, kanza dan indra tertawa pelan. Ragil yang tidak mengerti hanya terdiam.

"Udah udah ayo pulang"ujar ragil dan langsung menarik tangan mentari. Mentari melambaikan tangannya "Bye bye". Regan menyusul ragil dan mentari. Cakra, fathan, kanza dan indra menaiki motornya dan meninggalkan sekolah.

Saat di jalan, mereka ber empat kebut kebutan dan menyalip kendaraan lain. Orang orang bahkan mengumpat ngumpat karena mereka ber empat membuat orang dijalanan takut.

CITTTTTT

Suara ban motor cakra berdecitan dengan aspal. Cakra berhenti karena ada orang yang berdiri di tengah jalan. Fathan, kanza dan indra ikut berhenti dan membuka kaca helmnya.

"Lu gak waras ya? Main kok di tengah jalan?!"tanya cakra melepaskan helmnya. Orang yang memakai hoddie hitam, sepatu bots, masker hitam, celana panjang hitam itu menatap cakra "Cakrawala hahaha. Kita ketemu lagi"sapanya sambil ketawa hambar. Cakra dan yang lainnya terkejut karna buronan yang ia dan genk semesta cari cari selama ini. Bahkan polisi tidak bisa menemukan jejaknya.

Cakra turun dari motornya dan menghampirinya "Ternyata lu keluar juga raven! Lu sembunyi kayak pengecut! P-E-N-G-E-C-U-T!"ejek cakra. Raven. Ya namanya raven. Lebih tepatnya Raven putra. Raven itu bisa ada di mana mana. Raven itu buronan karena raven sering membunuh orang, mencuri bahkan terjerat kasus narkoba dan sering mencari masalah dengan genk semesta.

Raven yang di katain pengecut tersenyum miring. Cakra gak bisa melihat smirknya raven karna ia memakai masker.

Bugh

Bugh

Bugh

Raven menyerang cakra dengan tiba tiba. Cakra yang di serang pun membalas menyerang.

Bugh

Bugh

Dugh

Bugh

Tudung hoddie raven terbuka dan raven dengan cepat memakainya kembali "Kemampuan lu lebih meningkat sedikit"puji raven yang langsung lari. Cakra yang ingin mengejar raven di hentikan oleh fathan "Percuma lu ngejar dia cak. Lu gak bakal bisa nangkap dia"ujar fathan dan cakra berdecak sebal.

"Gue hampir membuka maskernya!"ucap cakra dengan kesal. Karna hampir saja ia membuka masker raven. Semua orang gak tau wajah asli seorang raven putra.

"Nanti saatnya kita bakal tau sendiri"ucap kanza kembali menutup kaca helmnya. Cakra menaiki motornya dan memakai helmnya.

Brum

Brum

Brum

Cakra melajukan motornya dengan diatas kecepatan rata rata. Fathan, kanza dan indra mengejar cakra dengan kecepatan yang sama. Raven keluar dari balik pohon dan menatap motor cakra menjauh. Raven membuka tudung hoddienya dan masker "Target gue selanjutnya adalah pacar lu cakra. Gue gak mau lihat lu bahagia sedikit pun. Karna lu harus bahagia hanya bersama gue. Hanya gue seorang"ujarnya pada diri sendiri.

Cakra memberhentikan motornya di depan markas genk semesta. Cakra membuka helmnya dan menatap sekitarnya. Fathan, kanza dan indra ikut memberhentikan motornya di samping cakra.

"Kalian gak pulang?"tanya cakra sambil menyisir rambut.

Fathan membuka helmnya "Trus lu sendiri gimana?"tanya fathan balik. Cakra menatap lurus kedepan "Nanti gue balik setelah urusan gue selesai"ujarnya.

"Urusan apa?"tanya kanza dan indra serempak.

"Ada lah".

Fathan menghela nafasnya "Oke kalau gitu. Kalau gitu, gue cabut duluan. Kalian ikut?"tanya fathan ke kanza dan indra.

"Gue ikut cabut. Kasihan mama gue sendirian"ujar kanza.

"Lu dra? Gimana?"tanya fathan. Indra mengangguk "Ikut aja lah. Takutnya kalau gue gak pulang, bunda gue marah"ujar indra.

"Yaudah balik dah. Inget jangan hati hati"ujar cakra sambil tertawa. Fathan yang mau memakai helmnya menatap cakra "Dimana lu masuk sd?"tanya fathan yang membuat cakra tertawa keras. Kanza dan indra menatap satu sama lain dan mengangguk. Kanza dan indra langsung tertawa keras "BWHAHAHAHAHAHA". Tawaan kanza dan indra membuat anak buah cakra keluar. Cakra dan fathan menoleh ke arah kanza dan indra. Cakra memukul punggung indra "Oi! Lu ngetawaiin apa sampai segitunya?"tanya cakra. Indra meringis "Oi! Kalau mau mukul kira kira dong! Sakit njir!"jengkel indra.

"Oi! Oi! Gak ada kata lain selain oi?!"ejek kanza.

"Ternyata kalian. Gue kira musuh njir"ujar arya dan di ikuti oleh yang lain yang baru keluar dari markasnya. Semua menoleh ke arah arya "Ya, ada makanan gak di dalam?"tanya indra sambil membuka kaca helmnya. Emang dari tadi si indra gak melepas helmnya. Kanza juga.

Arya menggeleng "Lagi miskin gue"ujar arya.

"Ha? Miskin?"tanya cakra dengan raut muka serius.

"Lu serius?! Miskin?! Wah gila sehh"sambung cakra sambil tepuk tangan.

"Maksud dia miskin kagak punya duit di sakunya atau di dompet. Kalau di rumah pasti ada. Betul kagak?"ujar fathan dan di ancungi jempol oleh arya "Betul betul betul".

"Gak usah kayak ipin lu sapri!"ujar eka.

"Heh! Nama gue itu arya bukan sapri bujang"ucap arya setengah jengkel.

Brum

Brum

Brum

Semua langsung menoleh dan menganga karena cakra tiba tiba melajukan motornya dengan cepat.

"OIII BOSS!!! KALAU MAU PERGI BILANG BILANG DONG! ASAPNYA KENA KE MUKA GUE WOII!!!"teriak arya dengan jengkel.

Plak

"Aduh!"ringis arya sambil mengusap ngusap lengannya.

"Percuma lu teriak teriak! Boss cakra udah jauh bego!"ujar eka yang langsung meninggalkan arya.

Fathan, kanza dan indra juga ikut meninggalkan arya. Begitupun yang lain masuk ke dalam markas. Arya menghela nafasnya "Selalu gue yang ternistakan".

1
Aksara
astaga tiap baca part nya selalu ngakak.
walau awal ny bingung alur cerita nya Giman cuma seru kalo d baca...
ngalir aja asik pokok nya
De..
👍🏻👍🏻👍🏻
Chauli Maulidiah
bgg sama ceritanya. tokoh utama pria nya spa sih sbnrnya?
StrawCakes🍰
lanjut thor
StrawCakes🍰
mampir 🌸 dari Teduhnya Wanita
Chauli Maulidiah
msh bgg sama si mentari.. dan sdkt bgg jg sama ceritanya
Fitaloka Damanik
lanjut ka
iis_putria
mampir lagi kak
Sitihasanah Titi
oh mentari, cakra orang bali ya
Nonha Seram
iya kak plisss lanjutin ceritanya kak😭😭
*Nona*
Next thor semangat ngetiknya
Vronc
semangatt up nya thor
Fitaloka Damanik
lanjut ka plis 😭😭😭
iis_putria
Romansa Kala Senja, mampir kak.. 🤗
Fiah
👍🏻
liyuna
min up yh banyak ya semagat
heyy bill
kembliin mentari sama kluarganya ya thor biar bisa kumpul lgi tpi sikap mntari yg skrng tetep ya tpi ke orng yg ud sakitin dia aja
heyy bill
lnjuttt thorrrrrrrrr
Fitaloka Damanik
lanjut ya ka plis 😭😭😭😭😭🤧🤧🤧🤧🤧🤧😭😭 mentari nya sama kevin aja ya ka
Mil Na
next min😅✌️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!