NovelToon NovelToon
Guruku Suamiku

Guruku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:400.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ria Martha

Perasaan yang benci lama-lama terluluhkan oleh seorang siswa yang super duper nakal yaitu Gita. Namun ia menemukan sikap dan sifat yang berbeda dari Gita yang membuat seorang guru sangat menyukainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Martha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai rencana

Seperti yang sudah di sepakati bersama hari ini geng Niken akan memulai aksi mereka. Karena saat jam istirahat mereka di hukum membuang sampah dan membersihkan kamar mandi jadi mereka akan memulai aksinya ketika pulang sekolah nanti.

"guys, gue ngga mau rencana kita gagal ya." ujar Niken kepada Prita dan Novi. Saat Andini menghampiri mereka, mereka lalu menjauh dari Andini. Mereka tidak ingin berteman dengan Andini karena Andini tidak sesolid dulu.

Gita yang melihat mereka menjadi curiga, kenapa mereka tidak ingin berteman dengan Andini. Padahal mereka selalu bersama sejak masuk sekolah, dan keluarga Andini juga di kenal kaya.

Seperti yang ditugaskan oleh ibu kepsek mereka lalu menjalankan hukumannya. Dan Gita memperhatikan mereka, Gito yang melihat Gita pun langsung menghampirinya.

"kamu kenapa?" tanya Gito yang membawa minuman mineral kepada Gita

"ngga, aku aneh aja. kok mereka sepertinya menjauh dari Andini ya? padahal kan mereka seperti permen karet ngga bisa di pisahkan."

"eh mereka di hukum sampai kapan sih?" tanya Gita yang penasaran

"sampai mereka seminggu sebelum UN."

"mereka pantas mendapatkan hukuman itu, karena mereka perlu didikan yang sewajarnya. udah minum dulu"

"kamu ngga pinjam buku di perpustakaan? siapa tau kamu perlu materi tambahan buat belajar" ujar Gito

"ngga perlu mas. Gita capek belajar terus, mau muntah rasanya" ujar Gita

"hmmmm hmmmm"

"masih di sekolah pak Gito" singgung pak Burhan karena tidak enak jika para murid melihat mereka. Pak Gito pun langsung berjalan bersama pak Burhan ke ruangan.

Tiba-tiba ibu Hila menghampiri Gita,

"Gita. seharusnya kamu jangan centil jadi orang. kamu masih anak SMA tidak pantas jika kamu berhubungan dengan guru kamu sendiri. Disini kan guru sebagai orang tua kamu di sekolah" jelas ibu Hila. Ia tahu jika Bu Hila cemburu melihat mereka, karena Gito sudah menceritakan segalanya. Apalagi saat ketika ibu Hila mencari perhatian kepada Gito. Namun Gito tidak memperdulikannya, karena Gito hanya menganggap ibu Hila sebagai rekan kerja saja dan tidak lebih. Apalagi ibu Hila saat ini sudah menjadi tunangan orang lain.

"iya Bu, maaf ya Bu" ujar Gita. ibu Hila lalu meninggalkan mereka.

Saat pulang sekolah Gita pun di jemput pak Seno. Ia melihat Meta sedang di hadang oleh geng Niken, mereka mengambil tas Meta lalu menaburi Meta dengan tepung dan telur. Gita pun langsung menyuruh pak Seno berhenti, Gita pun langsung menghampiri mereka.

"cukup Niken, Lo ya ngga bisa berubah." ujar Gita lalu membantu Meta bangun

"eh Lo, jangan sok jadi pahlawan deh. gue ngga takut ya siapa Lo, terlebih ini udah di luar jam sekolah jadi Lo pergi aja gih sebelum gue berubah pikiran" ujar Niken. Dari kejauhan Andini sudah mengambil video mereka, hal tersebut sebagai antisipasi supaya itu dapat mengancam Niken dan teman-temannya jika mereka membuat ulah kepada Andini.

Pak Gito yang melihat Gita sedang berhadapan dengan Niken lalu menghampiri mereka.

"ada apa sih ini? dan kamu Meta kenapa bisa seperti itu? jangan bilang ini perbuatan kamu Niken. Kamu ya udah di hukum masih saja belum berubah. Perlu saya beritahu kepada pihak kepolisian kalau kamu suka membully?" tanya Gito dengan tegas. Mereka pun langsung meninggalkan Gita dan Meta.

"kamu ngga apa-apa kan Gita" tanya Gito yang khawatir jika terulang kembali.

"ngga apa-apa kok" jawab Gita

"kamu bareng aku aja, biar aku antar kamu ke rumah kasihan kamu kotor gini" tawar Gita yang kasihan melihat Meta.

"iya iya, makasih ya Git" ujar Meta lalu masuk ke mobil Gita

"rumah kamu dimana Met?" tanya Gita.

"di sana Gita" jawab Meta, meta menjadi menyesal mengingat perlakuannya dulu kepada Gita saat bersama geng Niken. Selain itu yang mengirim foto mereka berdua adalah dirinya yang membuat pak Gito terlibat.

"Makasih ya Git." ujar Meta

"iya sama-sama" jawab Gita sambil melambaikan tangannya.

Aksi mereka tidak berhenti di situ saja, saat malam hari Niken datang ke rumah Meta dan di sambut hangat oleh ibu Meta.

"Meta nya ada Tante?" tanya Niken yang datang bersama Novi dan Prita

"ada nak Niken. Silahkan masuk, Meta masih belanja ke depan sana. Tunggu sebentar ya" ujar ibu Meta

Saat ibu Meta meninggalkan mereka di ruang tamu. Niken masuk ke kamar Meta dan menaruh rokok ke dalam tas Meta. Lalu mereka pun bergegas pulang. Mereka sudah merencanakan dengan teliti. Karena besok yang piket adalah Pak Yuda tentu saja pasti ada razia. Karena jika ada yang melapor pak Yuda tidak segan-segannya melakukan razia.

Seperti yang sudah di rencanakan, mereka pun memberi tahu Pak Yuda kalau mereka melihat rokok di belakang gudang. lalu mereka memberikan kepada pak Yuda, dan hari itu juga pak Yuda langsung melakukan razia.

Tetapi mereka terlambat, karena pada saat Meta datang, Meta langsung membuka tasnya dan melihat ada rokok. Meta langsung segera membuangnya ke tempat sampah. Meta pun sadar jika ini adalah perbuatan Niken dan teman-temannya terlebih mereka kemarin datang di saat dirinya sedang di luar dan mereka pergi tanpa pamit dengan ibunya Meta. Meta pun menjadi sangat geram terhadap Niken.

"aduhhhhhhh aduhhhhhhh untung ngga ketahuan" ujar Meta sambil bertepuk tangan

"Makanya jadi orang tu pintar dikit kenapa? Lo pikir dengan mudah jatuhin gue? sorry Niken, Meta yang sekarang beda dengan Meta yang dulu"

Mereka pun menjadi sangat geram melihat Meta.

"iiiiiiiihhhh kok dia tau sih? padahal kita udah simpan di dalam banget rokoknya" ujar Prita yang sangat kesal

"tunggu aja Lo Meta" ujar Niken sambil melempar Bukunya kelantai.

Kehidupan Meta semakin membaik karena uang yang di berikan oleh Pak Yuda. Mereka sudah mampu membeli Gerobak dan membuka usaha kecil-kecilan. Meta sangat bersyukur, tetapi juga ada rasa penyesalan terhadap pak Gito dan Gita.

Saat keluarga Meta sudah menutup jualannya mereka pun beristirahat. Niken dan teman-temannya datang secara diam-diam lalu membakar gerobak milik ayah Meta. Gerobak tersebut pun tak bersisa lagi. Mereka lalu masuk ke mobil lagi, para tetangga yang panik lalu menggedorkan pintu mereka. Betapa syok nya ini orang tua Meta melihat hal itu. Niken merasa sangat puas.

"ya Tuhan. ujian apa lagi ini" ujar ibu Meta sambil menangis

"sabar Bu, sabar" ujar Meta yang menenangkan ibunya. Saat ini perasaan Meta sangat kacau, usaha yang sudah di bangun menjadi sia-sia. Namun ia harus tabah karena ia adalah anak tertua. Selain dirinya siapa lagi yang bisa mensupport orang tua dan adik-adiknya.

Dari kejauhan Meta melihat mobil yang baru keluar gang. Meta melihat plat no mobil itu dengan jelas, iya ingat kalau itu adalah milik Niken. Meta pun langsung geram dan ingin rasanya membunuh Niken.

Saat api sudah di padamkan mereka pun langsung masuk ke dalam. namun ibunya tidak berhenti menangis, karena usaha satu-satunya yang baru di bangun malah kebakaran. di Tambah kaki ayahnya belum pulih sepenuhnya karena ayah Niken.

Niken pun langsung memberikan handphonenya kepada ibunya agar bisa di jual kembali. Mungkin hasilnya tidak seberapa tetapi setidaknya bisa membantu ibunya

"ini ambil, ibu bisa jual dengan harga yang selayaknya. Meta nanti akan berusaha supaya bisa mendapatkan uang" ujar Meta, ibunya langsung memeluk meta. Ibunya Meta tahu jika Meta sangat memerlukan handphone tersebut, tetapi Meta rela mengorbankan segalanya demi orang tuanya. Sekalipun itu benda kesayangannya.

"nanti ibu ganti ya Meta, tunggu ibu dapat uang ya nak" ujar ibu Meta sambil berlinang air mata.

"udah ibu pakai aja dulu, lagian meta belum membutuhkannya" ujar Meta yang berbohong.

1
Ria Astrid Hardiana
lanjut thor
Ria Astrid Hardiana
lanjut athor . lama bnerr
kelanjutan nya..
Ria Astrid Hardiana
sangat menarik
Ria Astrid Hardiana
lanjut thor kisah nya
Qaisaa Nazarudin
Iya iyalah udah dibohongin juga mau jelasin apa lagi??mau menyangkal kejadian yg di depan mata…hadeehh..
Qaisaa Nazarudin
Aaeellaahh modus banget loe buk, Tau aja mau mepet yg tajir,,,heeiuhh..
Qaisaa Nazarudin
Mampir thor..semoga ceritanya seru ya,,,
𝙦𝙞𝙡𝙡𝙖 𝙋𝙆𝙓𝘿 🗿
kalimat nya agak berantakan Thor, ada yg terskip kayaknya
𝙦𝙞𝙡𝙡𝙖 𝙋𝙆𝙓𝘿 🗿
bapaknya Gito ...itu Guno Thor 🤪🤭
𝙦𝙞𝙡𝙡𝙖 𝙋𝙆𝙓𝘿 🗿
eciiieeee.... Gito jln² ke Megamall 🤪🤭
𝙦𝙞𝙡𝙡𝙖 𝙋𝙆𝙓𝘿 🗿
ngeselin banget si Niken niy
𝙦𝙞𝙡𝙡𝙖 𝙋𝙆𝙓𝘿 🗿
mampir thoor...
Reniajh
kapan lanjutan nya...,mudah2an cepat y
Nur Aysah
kpn up nya
Noer Anisa Noerma
menyimak dulu
erni aurelia
jadi bikin yg baca bosen
erni aurelia
terlalu lurus
Milah Sod
aku tunggu kelanjutannya
Adila Nisa Ardani
ini sperinya akal"dari Aulia sama ibu tirinya padahal bukan anaknya gito
Adila Nisa Ardani
dasar manusia ularrrrt kpan ketahunnya kalau ibu tirinya sgt jahat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!