Petang menjelang fajar.seorang wanita terlelap dengan mimpinya,
namun apalah daya hanya karena kelaparan,dia malah keluar saat hujan deras mengguyur bumi
sambaran petir menggelegar sepanjang jalan,membuatnya menjadi mundur mencari tempat berteduh.
namun malang nasib seorang gadis bernama syalila,entah apa yang terjadi..petir malah membawanya menuju tempat yang asing.dan bertemu seorang penguasa d kerajaan langit.
penasan kelanjutannya yuk baca...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31. Kau harus memilih
Suasana di perbatasan Kerajaan langit menjadi sedikit dingin. karena ulah Syalila yang mamakai ilmu pengendali air.
"Iya, kau tak apa- apa. " tanya Zarkha pada Syalila.
"Iya, aku tak apa- apa. kau tak usa khawatir!" seru Syalila yang membantu para warga.
"Terima kasih, Nona!" seru beberapa warga.
"Iya, sama- sama." jawab Syalila.
"Istirahatlah, pasti kau capek." guman Kaisar Xion dengan lembut.
"Tak usah, aku baik- baik saja. cuma aku lapar saja." jawab syalila sambil tersenyum.
"Nona Sya, bagaimana bisa kau mengendalikan kekuatan itu?" tanya Jendral Zeus tanpa basah basi. karena sangat ingin tau.
"Entahlah.." jawab Syalila sambil mengangkat pundaknya.
"Padahal kau gadis biasa nona, bukan manusia seperti kami." guman Jendral Zeus jujur.
"Entahlah." jawab syalila lagi.
Sedangkan di istana kerajaan bintang
***** Kerajaan Bumi ****
Suasana kerajaan bintang sangat riuh, karena berita tentang gadis yang sangat hebat.
"Siapa gadis itu Kaisar?" tanya Kaisar Ramos pada Kaisar Xander.
"Dialah gadis yang ku cari, Kaisar Ramos." jawab Kaisar Xander sambil tersenyum.
"Wow." timpal kaisar Ramos.
"Dia akan jadi permaisuri ku, seorang gadis yang sangat istimewah. dan tak kan ada tandingan." kaisar xander yang mulai terbawa dalam lamunannya.
Dalam hati Kaisar Ramos seolah berkata tidak setuju.
"Gadis, di Kerajaanku lebih cantik darinya." ucap Kaisar Ramos.
"Jangan sampai kau ikut tergoda olehnya Ramos." guman kaisar Xander yang membuat lamunan Kaisar Ramos buyar.
"Gadis Kerajaanku lebih cantik darinya." jawab Kaisar Ramos enteng.
"Hati-hati lah Kaisar, lidah tak bertulang. Hati tak berdinding." kata Kaisar Xander yang mengelus bibirnya.
"Jangan khawatir, kalau gadis seperti dia...bahkan seratus pun bisa kutiduri dalam sehari." jawab kaisar Ramos yang menghina.
" ingat ucapanku." guman kaisar xander sambil menepuk pundak kaisar Ramos.
Sedangkan, di kerajaan langit. Syalila sedang bersin-bersin.
"Ada apa ini." gerutu Syalila sambil mengusap hidungnya.
"Ada apa, Nona Sya." tanya Komandan Fheng.
" Gak tau Komandan, mungkin ada yang membicarakan aku dan memujiku." guman Syalila.
"Nona, istriku ingin bertemu denganmu, apakah boleh." ucap Komandan Fheng penuh harap.
"Oo, di mana kediamanmu Komandan." tanya Syalila. yang mengambil cemilan.
"Di dekat sini nona." jawab komandan fheng
" ayok, dari pada di sini. suntuk." gerutu Syalila yang sudah berdiri.
"Mau ke mana kau sya?." tanya zarkha yang tiba-tiba datang.
"Mau ikut Komandan Fheng." jawab Syalila.
"Aku akan mengantarmu." seru Zarkha.
"Jangan. nanti binimu ngamuk." jawab syalila dan sesaat kemudian, Clara sudah nongol di tempat itu.
"Kami bisa ikut, Nona Sya." seru Clara yang tersenyum.
"Idih..kalian mau apa? kalau mau bulan madu jangan ngajak- ngajak aku." gerutu Syalila.
"Nona sangat mengerti." guman Clara sambil tersenyum.
jujur saja, Clara tau kalau Zarkha menyukai gadis itu, dan dia tak berniat untuk melepas Zarkha. karena itu dia tak akan membiarkan Zarkha mendekati Syalila.
"Kau dan suamimu cari tempat lain, jangan ngikutin aku." seru Syalila. kemudian karena kesal Zarkha menarik lengan Syalila.
"Sya!! kau adalah milikku.mi-lik-ku!" seru Zarkha.
"Aku bukan tipe gadis yang mau berbagi, kalau aku mengatakan...tinggalkan gadis itu." seru syalila sambil menunjuk pada clara.
"Sya...aku." ucap Zarkha yang tak berlanjut.
"Makanya, jadi pria jangan serakah. sudah punya kekasih malah mengejar gadis lain. dasar belut." hardik Syalila sambil menunjuk-nunjuk dada zarkha.
Keberadaan syalila di kerajaan langit sangat agungkan. Namun hal itu tak membuatnya merasa bangga atau pun menjadi sombong.
namun perasaanya semakin gunda, saat setiap pejabat kerajaan langit mencoba melamarnya.
"Ada apa Nona Sya." tanya Ratu Axiva yang tiba-tiba datang ke kediamannya.
"Capek banget Ratu." jawab Syalila
"Kenapa." tanya Ratu Axiva lagi sambil tersenyum.
"Tiap hari kena spot jantung." seru Syalila yang memegang dadanya.
"Nona Sya memang hebat." seru ratu axiva sambil mengacungkan jempol nya.
"Hebat apanya ratu, yang ada malah saya jadi kurang mood." jawab syalila lagi sambil memutar mutar cangkir teh.
Sesaat kemudian seorang pelayan datang menghadap ratu axiva.
"Hormat hamba yang mulia!!." seru pengawal.
"Ada apa?" tanya Ratu Axiva.
"Sepuluh anggota kerajaan diminta keruang istana." seru pengawal sambil membungkuk.
"Baiklah." jawab ratu axiva, lalu berdiri untuk menuju ruang istana. "lho, nona Sya tdk ikut." tanya ratu axiva.
"Ngak Ratu, lagian aku bukan keluarga Kerajaan." jawab Syalila yang melanjutkan makannya.
"Tapi nona Sya, tadi pengawal bilang kalau kita d suruh kesana, kalau nona Sya tidak ke sana aku juga tidak." ratu axiva yang hendak duduk lagi.
"Ayok." seru Syalila langsung berdiri.
akhirnya mereka melanjutkan perjalanannya menuju ruang istana.
"Ada apa Yang Mulia." tanya Ratu Axiva pada Kaisar Zionis. yang ternyata diruangan itu telah berkumpul para pejabat dan anggota keluarga istana.
"Ratu, Nona Sya." seru Clara yang mendekati Syalila.
** bersambung ***
mohon dukungannya 👍👍❤️❤️❤️🤗🤗
sedangkan mengeluarkan anak satu aja antara hidup dan mati apalagi ngeden untuk sampai tiga kali
nyelem🤣
apalagi disini langsung ke peran kaisar, dan kaisar itu pastinya sangat bijak dan berwibawa..