assalamualaikum temen-temen..
sebelumnya maaf ini karya pertama ku jadi mungkin banyak kesalahan dari penulisannya🙏
Grizella Abraham ada lah seorang gadis cantik,cerdas,ceria, dan ramah.
dia mempunya usaha sendiri yang tanpa di ketahui orang lain kecuali sahabat-sahabat nya.
Devan Rahardian Gavin adalah seorang CEO muda di perusahaan no 1 di dunia,
sifat nya yang arogan, dingin, dan kejam itu malah membuat banyak wanita yang mengagumi ketampanan CEO muda itu
suatu ketika dimana Zella dan Devan di jodohkan oleh kedua orang tua mereka
bagaimana jadinya jika pernikahan yang tanpa di dasari cinta?
dan juga bagaimana jika ternyata Devan masih berhubungan dengan kekasihnya?
dan apa yang akan terjadi setalah ini,
apakah pernikahan ini akan berlanjut? atau malah pernikahan mereka akan berakhir di tempat pengadilan
ikuti terus cerita ini, semoga kalian suka.
jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen, dan jangan lupa juga di vote ya🤗
salam manis dari author
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisa Hidayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 31
kini makan siang sudah dihidangkan di meja makan, Maya pergi memanggil Devan untuk makan siang bersama.
saat Maya dan Devan datang, Zella berlalu pergi meninggalkan Devan dan Maya
"loh zell kamu mau kemana, ayo makan siang bersama" ucap Maya
"tidak, kalian makanlah aku akan pergi" jawab Zella
"mau kemana? bukannya ini waktunya makan siang"
"aku ada urusan"
"sayang apa kau keberatan jika istri mu ikut makan siang bersama kit?" tanya Maya pada Devan
"tentu tidak, mari kita makan bersama" jawab Devan
mau tidak mau Zella mengikuti permintaan Maya
kini mereka duduk di kursi masing-masing, sudah jadi kebiasaan Zella untuk melayani Devan di meja makan, tapi kali ini dia urungkan niatnya untuk mengambil kan Devan nasi serta lauk
Maya pun mengambil kan nasi serta lauk untuk Devan
"sayang ayo makan ini aku loh uang masak" ujar Maya
Zella yang mendengar penuturan Maya sangat kesal, pasalnya Maya dari tadi tidak membantu sama sekali dia hanya marah-marah saja, tapi Zella hanya diam dia ingin melihat sampai mana drama nya yang di mainkan oleh maya
"terimakasih" jawab Devan
"sama-sama"
"sayang aku ingin kau suapi" ucap Maya tiba-tiba
Zella yang mendengar itu hanya tersenyum sinis, sekarang dia tau maksud Maya memaksa Zella untuk makan bersama yaitu ingin membuat Zella kesal karena melihat Devan dan Maya bermesraan
"makan lah makanan mu" jawab Devan menolak permintaan Maya
"ya sudah jika kau tidak mau menyuapi ku, aku tidak akan makan"
"huffhh, baiklah" jawab Devan
Devan pun terpaksa menyuapi Maya sedangkan Zella dia hanya biasa saja
tiba-tiba bi Hana datang dengan membawa ponsel Zella
"maaf nona, tadi saya dengar ada suara ponsel di dapur dan seperti nya ini ponsel nona, dan ini ada yang menelfon" ucap bi Hana memberikan ponsel zella
"oh iy bi saya lupa dan meninggalkan nya disana, terimkasih bi"
"iya non sama-sama, kalo begitu bibi pamit kebelakang dulu ya non"
"iya bi"
" permisi tuan, nona" ucap bi Hana pamit kebelakang
Zella melihat nama Gabriel disana, Zella langsung menepuk jidatnya karna dia melupakan sesuatu.
Zella melihat pelayan yang mau kebelakang, dan memanggil nya
"bi.. bibi" ucap Zella
"iya non ada yang nona butuh kan?"
"iy bi, bi tolong ambilkan tas saya dia atas nakas ya bi"
"baik non"
pelayan tersebut berlalu pergi mengambil tas Zella
"kamu mau kemana bukannya makan mu belum selesai?" tanya Devan
"aku ada urusan"
Zella pun menghubungi Gabriel
"halo zell lo dimana saja sih, ini penerbangannya di percepat dan ternyata ada berkas yang harus lo tanda tangani"
"iy maaf aku lupa, aku akan segera kesana"
"baik, letta juga udah disini"
"baik aku akan secepatnya sampai kesana, ya sudah byeee"
Zella langsung memutuskan sambungan nya
"maaf non ini tas nona"
" terimakasih"
" Dev, may maaf aku harus pergi" pamit Zella pada Devan dan Maya
"kamu mau kemana kenapa kelihatan terburu-buru" tanya Devan
" iya ini sangat penting, ya sudah aku pergi dulu" ucap Zella menarik tangan Devan dan mencium punggung tangan Devan
"assalamualaikum" sambung Zella lagi
"waalaikumsalam, hati-hati" jawab Devan tersenyum
Zella pun pergi menuju bandara menemui Gabriel
sedangkan Maya sangat marah melihat Zella mencium punggung tangan Devan
"Dev kamu apa-apaan sih, kenapa dia cium tangan kamu tapi kamu diem saja, kamu suka sama dia?"
"may dia istri aku, walaupun kita gak mencintai setidaknya kita saling menghargai, sudah lah itu suda jadi hal wajar"
"apa kau bilang, wajar?"
"sudahlah, aku ingin istirahat kamu pulang ya"
"huffhh, baiklah aku pulang "
Maya pun pulang dari mansion Devan, dia sangat kesal dengan perilaku Zella terhadap Devan, dia takut jika Devan mulai mencintai maya dan mengetahui kelakuan nya dibelakang Devan
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#halo semua gimana kabarnya?
semoga sehat semua ya dan semoga kalian selalu setia menunggu cerita selanjutnya 😘
oh iya maaf ya kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan nya atau ada cerita yang agak sedikit kurang nyambung🙏
nah kalo kalian suka jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like komen dan kalo bisa di vote ya 🙏
FL: @aisahdynt_
emosi aku jadinya 😠