NovelToon NovelToon
Sprezzatura

Sprezzatura

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cellestinee

Kyla pikir Roma akan menjadi lembaran baru dalam hidupnya. Tapi itu semua berubah ketika dia terbangun dengan keadaan telanjang tanpa sehelai benangpun di ranjang milik Tuan Muda pewaris tahta keluarga Baird.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cellestinee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senyum Evellyn 1

-Sadeva-

 

Aku terbangun pagi harinya dengan kepala yang terasa berat. Kamarku berantakan, pakaianku berserakan di mana-mana. Pandangan mataku agak kabur, kepalaku rasanya berputar-putar, mungkin efek alkohol tadi malam. Aku beringsut dari ranjang, meraba-raba botol air mineral yang biasanya aku letakkan di atas nakas. Dengan satu putaran, tutup botol itu terbuka dan aku segera menegak habis isinya. Akh.. sensasi segar membasahi tenggorokanku yang kering kerontang. Membuat pikiranku bisa sedikit lebih jernih.

Sebentar, tadi malam? Aku menyibak selimutku, wanita itu sudah tidak disampingku. Namun jejaknya tertinggal, setitik noda merah bukti perbuatanku semalam. Ya, aku telah merengut keperawanannya.

 

Aish, bodoh, tolol, Sadeva kenapa bisa begini. Aku merutuki diriku sendiri, berjalan mondar-mandir di kamar. Bisa-bisanya kau mengambil kesempatan pada wanita mabuk yang hatinya sedang kalut, Deva, you are such a jerk. Bagaimana sekarang? Apa yang harus aku lakukan? Meminta maaf? Beralasan bahwa aku mabuk? Wanita mana yang tidak akan marah jika perawannya direbut dalam keadaan mabuk? Aish, kenapa wajah Evellyn harus semirip itu dengan Clara. Dan kenapa aku tidak bisa menahan diri? Sadar Deva, Evellyn bukan Clara.

 

Tok tok tok.

 

Evellyn? Mungkinkah itu Evellyn?

 

Aku segera berlari membuka pintu, "Ev-, oh Kyla? Ada apa?"

 

Kyla membuang pandangannya ketika mendapatiku bertelanjang dada di balik pintu.

 

"Kau baik-baik saja?" tanyanya.

 

"Aku tidak kenapa-kenapa"

 

"Aku pikir kau sakit. Tidak biasanya jam segini kau belum bangun. Syukurlah kalau kau tidak apa-apa. Sarapannya sudah disiapkan, kau bisa menyusul ke meja makan setelah selesai dengan urusanmu"

 

"Ah, baiklah. Aku akan mandi dulu"

 

Hanya ada aku dan Evellyn di meja makan. Situasi sangat canggung. Kyla sudah selesai makan dan kini sedang bersama Teo. Kaivan sudah pergi dari tadi. Tinggal aku dan gadis yang tadi malam menemani tidurku. Tak ada sepatah pun keluar, kami menghabiskan makan dalam diam.

 

"Ekhm.." aku berdehem setelah kita selesai makan, "Evellyn.."

 

Dia mendongak saat namanya disebut.

 

"Tentang tadi malam-"

 

"Lupakan"

 

Aku mengangkat kedua alisku bingung.

 

"Lupakan semuanya. Tadi malam tidak terjadi apa-apa"

 

Aku menelan ludah, "Kalau itu yang kau mau, baiklah"

 

 

"Deva. Evellyn. Ada yang aneh dengan Teo" Kyla sedikit berteriak dari dalam kamar Teo.

 

Tanpa menunggu lebih lama kami segera menuju ke sumber suara.

 

"Apa yang terjadi?" Evellyn memeriksa dahi Teo. Suhu tubuhnya agak naik.

 

"Aku juga tidak tahu. Tubuh Teo tiba-tiba hangat. Dia tidak menanggapi ketika aku ajak berbicara. Dia terus menangis seperti ini"

 

Aku segera mengambil termometer dan menempelkannya ke tubuh Teo. Tiga puluh delapan koma lima derajat. Dia deman.

 

"Apa yang kau lakukan sebelum ini Kyla? Terlalu lama memandikannya? Lupa membalurkan baby oil?"

 

"Aku tidak lupa?"

 

"Jendela.. kau menutup jendela dengan benar atau tidak?"

 

"Aku hanya membukanya hingga jam delapan pagi. Setelah itu aku tutup kembali. Sesuai instruksimu"

 

Evellyn mengambil stestokopnya sementara aku menghitung detak nadi lewat pergelangan tangannya. Perlahan melemah.

 

"Apa saja yang dia makan hari ini, Kyla?" kali ini aku yang bertanya.

 

"Tidak banyak. Pagi tadi dia minum susu. Kemudian makan bubur bayam. Setelah itu dia makan biskuit dan kudapan."

 

"Kudapan? Kudapannya terbuat dari apa?" Evellyn menyahut.

 

"Sebentar, kalau tidak salah tepung kedelai"

 

Aku dan Evellyn saling menatap, "Kedelai..." lirihnya.

 

"Dan bayam..." aku melanjutkan.

 

Oh tidak. Dua makanan itu tidak bisa dimakan bersama.

 

"Kalsium oksalat" tebak kami bersamaan.

1
Kustri
koq skrg theo 3th
kyla kuliah brp tahun?
trus kerja & ketemu sadewa, klo gk salah pacaran 2 th🤔🤔🤔
apa mgkin theo umur 3th✌
dlm kurun 3th kaivan bs berubah drastis🤔menguasai dunia bisnis👍
Denisya putri
lahh kaya hero mobilegend thorr 🤭
Denisya putri
wkwkkwkw kepergok kannkalian... 🤣🤣🤣🤣
Denisya putri
sabarr buu.. 🫠
Denisya putri
kabeh banam benih.. 🔥🔥🔥
Denisya putri
baru nemu.. thor..bagus I love it..❤️
Syarah Syafira
Luar biasa
scoup
amazing
floren yanti
sosok aqilla kok kayak orang cegukan gitu sih thor 😃😃😃
Movie Act
Very interesting story! Nice storyline with an interesting input about rome history.
monica wijaya
👍
Tania Indah Purnama
wah ayooo dah biar si Deva sama Evelyn jatuh cinta
Tania Indah Purnama
bener nii kaivan dengan kata-kata mu
Tania Indah Purnama
apa lagi ini waduh Deva... semoga Evelyn jatuh cinta sama pesona Deva yaaa hahaha
Tania Indah Purnama
aku Stella perjuangkan anak mu yaaa
Tania Indah Purnama
pembalasan juga buat stella yg udah buang Teo ke panti asuhan, tapi yaaa gua ngeliatnya engga tega juga si
Tania Indah Purnama
udah Evelyn lu kaga malu apa Teo bukan anak lu gih cari laki2 lain aja Napa
Tania Indah Purnama
koq aku meleleh yaaa gara2 omongan kaivan
Tania Indah Purnama
haduh kaivan mau di jodohin seperti nya yaaa makain2 konflik nii
Tania Indah Purnama
kasihan juga sama sadeva 🥺 tapi kayanya bayi yg di kandung Stella bainya kaivar deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!