NovelToon NovelToon
My Love Rafa Aditya

My Love Rafa Aditya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:265.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Almira nur habibah

OTW Revisi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Almira nur habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan tidak nyaman

Setelah keluar dari kantor Rudi. Ira menarik kuat-kuat rambutnya, Ira pusing dengan permasalahannya. Sementara suaminya dengan wanita lain.

"Apa yang harus aku lakukan, sementara aku tidak punya pendukung saat ini?" Ira memijat pelipisnya.

Tak terasa hari berganti, sementara Rafa masih bersihkukuh dengan pendiriannya, namun entah apa yang terjadi. Sampai saat ini misinya tidak ada tanda-tanda jika Meisie mau menjadi saksi.

Atau mungkin Rafa sudah tidak mau bercerita, setelah kejadian beberapa waktu lalu. Saat Ira tidak sengaja melihat Rafa dan Meisie di kantor Rudi. Rafa semakin berubah.

Entah apa yang sudah di ucapkan Meisie atau Rudi kepada Rafa, hanya mereka yang tahu.

Hari berganti bulan, hari ini hari pemeriksaan kandungan Ira, namun Rafa menolak mentah-mentah. Saat ini Ira dan Rafa pernikahannya seperti di ujung tanduk.

Untung bayi yang di kandung Ira tidak meminta macam-macam, hanya saja meminta makan yang mudah di jumpai oleh Ira.

Ira segera melajukan mobilnya ke puskesmas ia malas pergi ke RS, malas di tanyai tentang suami. Setelah melakukan pemeriksaan Ira menelpon Mamanya dan ingin mengajak bertemu.

Mama Novi begitu sangat bahagia setelah sekian lama akhirnya Ira mau menghubunginya lagi.

Restoran Bahagia.

Saat berada di restoran hanya ada keheningan yang terjadi. Padahal keadaan restoran begitu ramai. Ira menatap tajam mata Mamanya begitu juga dengan Mama Novi yang tidak kalah tajam.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan kepada Mama." Ucap Ira menghilangkan kecanggungan.

"Apa, apa yang ingin kamu ketahui dari Mama?" ucap Mama Novi tegas.

"Dimana Papa. Apa dia ada di Indonesia?" tanya Ira langsung tanpa basa basi.

Mama Novi diam sejenak dan mengambil nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkannya.

"Terus terang Mama tidak tahu Ira, semenjak kamu di dalam kandungan Papamu pergi meninggalkan kita. Sebenarnya Mama tidak ingin kamu membencinya, maka dari itu Mama menutupi ini semua sendirian. Dan satu lagi Mama dan Papamu sudah berpisah!" ucap Mama Novi bersedih.

JJJEEDDEERRR..., Ira menutup mulutnya untuk menahan rasa sakit saat ini. Mendengar ucapan Mamanya barusan. Serasa tidak percaya dengan apa yang di dengar.

"Bukannya kata Mama barusan Papa meninggalkan kita, terus kenapa Mama bilang kalian sudah berpisah?" Ira mencari kejelasan tentang pertanyaan tersebut.

"Setelah satu bulan Papamu tidak ada kabar, tiba-tiba Mama menerima surat gugatan perceraian dari Papamu. Mama menandatangani surat itu karena orang yang mengirim surat itu adalah pengacara Papamu!" menghapus air mata yang hampir jatuh.

Ira menggengam erat kedua tangan Mamanya berusaha menguatkan.

Apa salah kami berdua Pa, sehingga Papa meninggalkan kita berdua. Pantas saja Mama seperti ini saat ini. Untuk menghibur dirinya yang terluka, Mama bermain cinta dengan orang yang bukan suaminya. Dalam batin Ira.

Setelah berbicang dengan Mamanya. Ira menuju tempat dimana ia bertemu Raden Sakti yaitu di sebuah padepokan pencak silat.

Ira memarkirkan mobilnya dan membawakan beberapa bingkisan untuk anak-anak yang sedang berlatih, sambil menanti anak kecil laki-laki itu datang.

Setelah selesai membagi-bagikan bingkisan Ira bertanya kepada guru yang melatih pencak silat.

Namun setelah Ira bertanya tentang salah satu murid bernama Raden Sakti, Guru pelatih tersebut menyatakan tidak ada nama murid Raden Sakti.

Seketika bulukuduk Ira merinding di tempat tersebut. Dan secara gamblang Guru pelatih tersebut menceritakan tentang orang yang mendapatkan titisan pembaca hati.

Hanya orang-orang yang istimewa yang bisa mendapatkannya. Ira yang barusan di ceritakan sedikit ada ketakutan didirinya. Bagaimana jika itu terjadi di kehidupannya, bagaimana jika ia dapat membaca hal tersebut, serasa tidak percaya jika nanti mendengarkan kenyataan yang amat pahit sekali dari orang yang di jumpainya.

Ira segera berpamitan kepada Datuk Wagimin, nama Guru pelatih tersebut.

Ira masih dalam pikirannya yang kacau tiba-tiba ada anak kecil yang melitas secara tiba-tiba dan menyebabkan Ira banting setir sampai menabrak pohon besar.

Dan terjadilah kecelakaan tersebut, perut Ira yang masih rata terkena setir mobil dan mengakibatkan perut Ira kesakitan yang luar biasa. Para warga menolong Ira dan segera membawanya ke RS terdekat.

Saat di rumah sakit Ira melakukan operasi untuk pengangkatan bayi yang ada di dalam kandungannya. Karena pendarahan hebat yang membuatnya harus terpaksa melahirkan bayi yang belum genap 2 bulan tersebut.

Rafa yang menerima panggilan dari pihak rumah sakit segera pergi meninggalkan Meisie yang berada di restoran. Meisie kesal dengan perlakuan Rafa barusan.

Membuat Meisie bertekat menghancurkan rumah tangga Rafa dan Ira dengan cara lain.

Sesampainya Rafa di ruangan Ira yang baru saja selesai operasai, tubuh Rafa lemas seketika. Calon bayi yang di harapkan kini kembali kepada Sang Maha Pencipta.

Rafa segera mengurus pemakaman anaknya tersebut, dan mengabari Paman Adi dan Bibi Nilam jika Ira baru saja mengalami kecelakaan dan menyebabkan kehilangan buah hatinya.

Langsung saja Paman Adi dan Bibi Nilam pulang dari luar kota dan menyusul ke rumah sakit tempat Ira di rujuk.

Sesampainya di rumah sakit, Bibi Nilam dengan Paman Adi bertanya kepada resepsionis ruangan ibu melahirkan. Setelah tahu keberadaan ruangan Ira, tubuh Bibi Nilam lemas seketika saat melihat Ira terbujur belum sadarkan diri setelah operasi.

Bibi Nilam masuk kedalam ruangan Ira. Menggengam erat tangannya dan mendoakan Ira agar segera sadar.

15 menit kemudian.

Ira membuka matanya sedikit dan terkejut saat merasakan perutnya yang masih sedikit sakit. Ira meraba perutnya, tangannya menyentuk plaster besar.

Air mata Ira seketika jatuh membasahi pipi. Bibi Nilam yang baru saja keluar dari kamar mandi. Langsung memeluk Ira sebentar dan menguatkan perasaan Ira saat ini.

Rafa yang baru saja selesai dari pemakaman langsung membersihkan diri sebelum masuk keruangan rawat Ira. Paman Adi yang melihat Rafa baru datang langsung mengulurkan tangannya.

"Yang sabar ya Rafa, Paman yakin kamu bisa kuat dan menguatkan Ira istrimu." Menepuk dan mengelus pundak Rafa.

"Terimakasih Paman. Paman apa Ira sudah sadar?" Rafa tidak sanggup melihat Ira dan tidak sanggup di tanyai macam-macam oleh istrinya.

"Masuklah, Paman akan melihat Ira juga, ayo." Ajakan Paman Adi kepada Rafa.

Suara pintu terbuka terdengar dari dalam ruanhan Ira. Ira menatap Rafa dan Paman Adi yang bersedih.

Rafa segera memeluk Ira dan menguatkan Ira. Tangisan Ira pecah di pelukan Rafa. Begitu juga Rafa, ia menangis tetapi tetap menguatkan Ira istrinya.

Setelah lelah menangis Ira tertidur di pelukan Rafa. Rafa yang merasa Ira tertidur langsung membaringkannya. Dan beranjak pergi dari ruang rawat Ira.

Bibi Nilam menanyai apa yang menyebabkan Ira keguguran bayinya pada Rafa, Rafa menjelaskan kronologi dari kecelakaan Ira waktu menanyai salah satu warga yang menjadi saksi.

Bersambung.

Dukung Author biar bisa trus up ya teman-teman. Tinggalkan jejak yaaa😊

1
Rahma Inayah
mending cr kerja tmpt lain aja ira dr pd liatin aris trs sm pacr br nya
Rahma Inayah
mending cr kerja tmpt lain aja ira dr pd liatin aris trs sm pacr br nya
Rahma Inayah
nyimak..
Tri Aptiningsih
ceritanya bagus lucu jg bikin baper tpi coba ira panggil suaminya jangan rafa mulu kaya kurang greget aja...rafa aja panggilnya sayang ke ira masa ira ke suaminya rafa" aja pake ms rafa ke apa panggil sayang jg kan jd lebih bagus thorr hanya saran sie mf ya thorr
Renitha Anto
kayak seru nich crita y
COLECTOR COGAN🤩😂: terimakasih banyak kka sudah mampir 🥰🥰
total 1 replies
Kim Taehyung ♥️
hai..
Kim Taehyung ♥️
assalamualaikum😊

yg merasa islam wajib jawab!!
COLECTOR COGAN🤩😂: waalaikumsalam
total 1 replies
Kim Taehyung ♥️
good morning semua.....
Kim Taehyung ♥️
hai....



selamat malam
Kim Taehyung ♥️
p
mamayot
mampir di cerita,siapa tau ada yang suka
mamayot
mampir ya di cerita ku,siapa tau suka
mamayot
sudah pencet jempol banyak untuk author
mamayot
hai mungkin berkenan..mampir di cerita ku ya
mamayot
mampir di cerita ku ya
mamayot
hai thor sudah mampir dan meninggal kan jempol untuk autor,mampir di cerita ku juga ya thor dan jangan lupa jempol nya...trimakasih
Mio Mangna
knp rafa dan ira gk selidiki kejadiaannya malah nyimpulin sendiri itu kan jebakan amir yg ada rmh tangganya renggang lagi
Mio Mangna
begitulah pasangan yg jarang trbuka dan jarang komunikasi jd salah paham mulu percuma cinta klo saling trbuka dan percaya gk ada apalagi ada pelakor skrg
Mbah Edhok
semangat thor...
Mbah Edhok
ini orgtua pd gila ... smudah itu lepas tanggungjwb pd anak, trlebih anak perempuan. aq jg org tua ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!