berkisah tentang seorang gadis yang tidak sengaja mendapat bantuan dari seorang pria tentara yang akan dijodohkan oleh keluarganya, namun mereka sama sekali tidak saling mengenal. atau bahkan satu tempat protagonis wanita adalah seorang mahasiswa, hafidzah dan seorang pengajar sedangkan protagonis laki-laki adalah seorang tentara yang baru saja naik pangkat menjadi kapten pasukan khusus.
lalu bagaimana kelanjutannya tunggu kisahnya akan segera hadir di noveltoon, jangan lupa like share dan dukung author ya dukungan mu adalah semangatnya author serta tinggalkan saran/kritik di kolom komentar.😍🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @alhumaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KHPL 31
Tak lama Arkan dan Hana sampai di restoran tempat makan favorite Arkan.
" nah dek ini adalah tempat makanan yang biasa mas dan teman-teman mas kalau lagi libur makan ke sini makanan disini enak banget pokoknya rekomendasi deh ". jelaskan Arkan
" Emang dulu mas juga suka kuliner juga sama ". tanya Hana
" iya, kebetulan ada rekan mas tuh yang Emang dia rumahnya jauh banget, nah karena liburnya cuman paling lama seminggu atau paling beberapa hari saja, jadi mas biasanya aja TEMAN mas itu kuliner di tempat ini ".
Ketika mereka memasuki restoran, ada salah satu pelayan perempuan berjalan ke arahnya.
" Halo bang arkan ya Allah makin hari makin ganteng aja, ke mana aja nih udah lama banget nggak suka main ke sini emang nggak kangen nih sama aku ? ". ucap gadis tersebut
Tak lama datang juga beberapa pelayan menuju ke arah Arkan
" wah pujaan kita baru datang nih ke mana aja nih mas tentara, kita udah pada kangen tahu ". ucap beberapa gadis tersebut
Mendengar semua perkataan para pelayan itu membuat Hana cemburu, iya berjalan kembali keluar restoran dengan tergesa-gesa.
" dek tunggu dek, tunggu mau ke mana ?". tanya akan sambil berlari mengejar
" oh pantesan mas favorit banget makan di sini ya ternyata banyak para gadis di sini udah ah adek nggak mau makan di sini makan tempat lain aja ! " . sambil memasang wajah yang cemberut
" hehehe kayaknya ada bau-bau cemburu nih, adek cemburu sama perempuan yang di dalam tadi itu ? ". tanyakan sambil menggoda
" lah enggak siapa yang cemburu ?, adek gak cemburu kok terserah mas lah mau di sapa berapa banyak perempuan yang terserah itu bukan urusan adek ". jawab Hana dengan ketus
" yakin bukan urusan adek sini sini masuk dulu yuk nanti mas jelasin di dalam oke, kasihan tuh dedeknya udah pengen duduk. adek juga pegel kan yuk kita duduk dulu nanti mas jelasin sambil pesen makan oke udah ya nurut sama mas ya
karena Hana juga merasa sangat pegal akhirnya ia menuruti perkataan Arkan namun dengan sedikit kesal, ia memilih tempat duduk yang jauh dari di mana perempuan tadi berdiri.
" jauh banget sayang duduknya oh sengaja pengen deketin jendela ya pengen di pojokan ya pengen berduaan sama mas " . goda Arkan
" eh mas kepedean deh siapa juga yang mau berduaan sama mas, mas kalau mau melayani itu perempuan-perempuan gatal ya udah, adekmu di sini aja atau adek juga bisa loh mas ngobrol sama para pelayan laki-lakinya ". yang mana putus
" nggak, nggak boleh Adek nggak boleh ngobrol sama pelayan pria itu, dek istighfar dulu deh istighfar 3 kali jangan sampai rasa cemburu adek menguasai pikiran adek yaa. Jadi ceritanya mereka itu semua udah Abang anggap sebagai adik Abang karena apa Karena mereka adalah pasangan dari teman-teman Abang, Jadi Abang ke sini nggak ada apa-apa cuman nemenin teman Abang makan aja kecuali mereka yang emang lagi mengincar para perempuan itu cuma kebetulan mungkin karena mereka menganggap Abang sebagai kakak jadi ya agak sedikit blak-blakan bicaranya Oke adek percaya kan sama Abang ?.".
" lagian Abang udah punya adek yang super-super cantik solehah lagi dan dedek kecil ini ". ucapnya sambil mengelus perut hana yang terlihat sedikit besar.
" seperti itu padahal mas nggak usah ceritain juga lagian kan itu nggak penting ". jawab hana sambil tersenyum
" tapi mas harus jelasin ke orang terpenting mas biar hati kecil adek tidak ada unek-unek sama mas, ya udah yuk kita makan ya ".
mereka menikmati makanan terutama Hana yang begitu lahap seperti orang yang tidak ingin berbagi makanan dengan orang lain.
😁