NovelToon NovelToon
Tahanan Adik Kaisar

Tahanan Adik Kaisar

Status: tamat
Genre:Perperangan / Identitas Tersembunyi / Teman lama bertemu kembali / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Huacheng Imut

Demi menghindari pernikahan politik dan memenuhi permintaan Ayahnya, Xiao Su Jin memalsukan identitasnya sebagai seorang laki-laki bernama Xiao Su Yeo ditengah-tengah krisis ekonomi dan politik yang sedang terjadi serta tindakan korupsi yang dilakukan oleh anggota kerajaan hingga merugikan rakyat.

Dengan berpura-pura menjadi anak angkat dari pasangan Eun Ji dan Xiao Xuluan, Xiao Su Yeo banyak menemukan masalah dalam hidupnya bahkan harus terlibat dalam urusan politik istana dan terikat hubungan Tuan dan Pelayan dengan Pangeran ketiga bernama Zhou Yuan.

Di waktu yang berbeda, Adik dari sang Kaisar, Mu Xinyang mulai mencurigai kebenaran dibalik Xiao Su Yeo. Dia mulai mencari tahu dibalik sosok Xiao Su Yeo yang merupakan Xiao Su Jin yang asli.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Huacheng Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 - Keputusan (TAMAT)

”Pangeran ketiga, Anda sudah kembali?” seorang Kasim langsung menghampiri Zhou Yuan ketika dirinya baru saja sampai di depan rumahnya.

”Bagaimana dengan Su Yeo? Apakah dia sudah sadar?” tanya Zhou Yuan.

Kasim itu mendadak mengalihkan perhatiannya, ”Mengenai itu, Yang mulia Putra mahkota membawanya ke istana kekaisaran untuk dirawat di sana. Kami mohon maaf karena tidak bisa menghentikannya.” ucapnya sopan dengan penuh rasa bersalah.

Zhou Yuan menghela nafas. Dia sudah tahu hal ini akan terjadi. Dia pun segera berjalan pergi menuju Istana kekaisaran yang tidak jauh dari istananya. Di sana terdapat beberapa baris pohon bunga yang digunakan sebagai pasokan udara. Beberapa penjaga yang berada di sana tampak risau dan cemas. Mereka sedang mencari-cari sesuatu dari kamar ke kamar dan tidak sedikit penjaga yang mencarinya di sekitar taman istana.

Ia merasa bingung mengapa penjaga istana melakukan pencarian secara berbarengan. Zhou Yuan menghentikan salah seorang penjaga yang hendak melewatinya. ”... Apa yang terjadi di sini?” tanyanya.

”Tuan putri tiba-tiba menghilang.” jawabnya.

Zhou Yuan tidak mengerti siapa yang dimaksud Tuan putri olehnya. Seingatnya tidak ada satupun putri yang mendapatkan undangan untuk pergi ke istana kekaisaran. Bahkan nyaris tidak pernah ada satupun putri dari keluarga bangsawan yang datang ke istana kekaisaran jika tidak mendapatkan undangan.

”Putri siapa yang kau maksud? Apakah dia Putri dari keluarga Xu?”

”Bukan. Kami sebenarnya juga terkejut setelah mendapatkan perintah dari Yang mulia Putra mahkota untuk menemukan Putri dari keluarga Xiao, Su Jin.”

~o0o~

Xiao Su Jin berada di sebuah hutan bambu terpencil yang tidak jauh dari istana kekaisaran. Ia menangis karena sesuatu. Tangannya menggenggam salah satu bambu hingga kukunya sendiri menusuk dagingnya. Ia masih terlihat lemah. Tubuhnya sedikit terlihat kurus dari biasanya. Tidak ada satupun orang yang mengikutinya saat ia berjalan pergi meninggalkan kamarnya.

”Kenapa aku menangis? Aku merasa Su Jin dalam diriku sedang sedih sekali karena identitasnya diketahui Xinyang. Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku, Su Jin? Kau ingin identitasmu sebagai perempuan tidak tersebar? Tapi, itu sudah terlambat. Aku rasa ini adalah salahku karena tidak bisa menjalani kehidupanmu dengan baik.”

Xiao Su Jin bersandar pada sebuah batu besar. Ia terus mengusap matanya dan berusaha menahan isakannya. Saat ia nyaman dengan kesendiriannya karena tidak ada yang melihatnya menangis tersedu-sedu seperti ini, seseorang tiba-tiba muncul di depannya dan langsung meraih wajahnya.

Sosoknya terlihat. Kedua mata Xiao Su Jin terbelalak saat menatap Wu Xing duduk di hadapannya!

Wu Xing menatapnya dengan sedih. Ia juga membantu mengusap air mata Su Jin agar berhenti mengalir. ”... Aku senang, kau akhirnya bisa bangun kembali. Tetapi, mengapa kamu menangis? Mengapa kau tidak menyambut kedatanganku yang baru saja pulang dari bertaruh nyawa untuk menyelamatkanmu?” ucapnya sendu.

”Apa maksudmu? Kau melakukan apa?” tanya Su Jin kebingungan.

”Terserah. Pokoknya aku sudah berjuang bertaruh nyawa untuk menyelamatkanmu. Kau tahu, ini tidak gratis. Sebagai bayarannya, berjanjilah bahwa kau akan menjadi dirimu dan akan selalu bahagia bersama orang yang kau cintai.” Wu Xing memberi jeda untuk tersenyum padanya. Ia menghela nafas kemudian berkata, ”... Kamu lebih terlihat lebih cantik ketika memakai hanfu berwarna biru. Aku akan mengingatmu.”

Wu Xing mendekat kemudian mengecup dahinya setelahnya, ia pun menghilang dari pandangan juga dari ingatan Su Jin. Hanya beberapa detik setelahnya, Su Jin kembali mendengar suara langkah kaki yang mendekatinya. Hanya satu orang dan ia pun langsung menoleh ke belakang untuk melihatnya.

”Su Jin! Ahh, akhirnya aku menemukanmu. Aku khawatir sekali.” Mu Xinyang yang baru saja menemukannya langsung memeluk Su Jin erat seolah ia tidak mau melepasnya sedikitpun. Wajahnya tampak sedih ia tidak menduga akhirnya dia bisa memeluk tubuh mungil Su Jin yang telah kembali menjadi perempuan. Harum wangi bunga persik. Sudah lama ia tidak merasakannya sejak 12 tahun lalu.

”Aku tidak akan melepaskanmu lagi.”

Su Jin merasa terharu mendengarnya. Perlahan ia mencoba melepaskan diri dan memberanikan diri menatap langsung kedua mata Mu Xinyang yang tampak bercahaya. ”... Apakah, Yang mulia tidak marah padaku? Padahal sudah jelas aku menghindari pernikahan ini dengan merubah identitasku menjadi laki-laki. Apakah Yang mulia tidak merasa kecewa padaku? Bisa saja aku membenci Yang mulia mulai saat ini karena kebenaranku terbongkar. Aku—

Mu Xinyang tiba-tiba mengecup bibirnya sampai membuat Su Jin menghentikan kalimatnya. Sungguh sangat tidak terduga olehnya dan datang tanpa undangan darinya. Kedua matanya kembali terbelalak, menatap bulu mata lentik milik Mu Xinyang yang hanya berjarak beberapa senti dari matanya. Kedua tangannya menggenggam tangan Su Jin hingga membuatnya tidak bisa bergerak. Suhu tubuh keduanya seketika berubah menjadi hangat saat kedua mata mereka saling bertatapan dan perlahan saling menjauh.

Su Jin yang masih merasa terkejut terus terdiam, menatap Mu Xinyang dengan tatapan tidak percaya. Ia menggigit bibirnya dan menunggu Mu Xinyang mengatakan kalimatnya.

”Aku tidak peduli apakah Su Jin membenciku atau tidak. Perasaanku tidak akan berubah meski kau menghunuskan pedangmu ke arahku. Kamu adalah Su Jin yang aku kenal 12 tahun lalu. Gadis dengan hanfu merah muda yang selalu membawakanku permen setiap hari bahkan saat aku berada di posisi terendah. Melihatmu sudah membuatku candu seakan hanya kaulah yang aku miliki saat ini. Inti dari semua yang aku katakan ini adalah, aku mencintaimu, Su Jin. Aku hanya akan mencintaimu seumur hidup. Kumohon, percayalah padaku dan menikahlah denganku. Aku akan menjagamu.”

Wajah Mu Xinyang terlihat begitu meyakinkan. Su Jin meremas pakaiannya dan memikirkannya selama beberapa saat. Su Jin terlihat kesulitan saat mengatakan kalimatnya. Tetapi ia tahu kalau ia akan menyesalinya jika tidak segera mengatakannya. ”... Aku, aku juga menginginkan Yang mulia. Tetapi, aku merendah karena bukan hanya aku saja yang menginginkan Yang mulia. Aku tidak ingin serakah dan membiarkan Yang mulia menemukan cinta Anda sendiri.”

Mu Xinyang terdiam sejenak, menatapnya. Ia tersenyum. Tangan kanannya meraih wajah Su Jin yang terus menunduk hingga akhirnya mereka berdua saling bertatapan. ”... Dan kamulah orangnya. Akan sangat merepotkan jika aku mencari yang baru lagi. Apakah perasaanku yang aku tahan selama bertahun-tahun kamu anggap sebagai candaan? Hanya kau yang aku minta tidak yang lain. Sekarang, aku memiliki sesuatu yang berharga untuk aku lindungi.”

Keduanya saling mendekat sembari memegang tangannya masing-masing. Sayangnya hal itu terjadi di depan mata Zhou Yuan yang menyaksikannya. Sejak saat itu, ia tidak bisa melakukan apapun. Tidak ada celah diantara mereka berdua. Ia bahkan belum menyatakan perasaannya. Mungkin ini akan menjadi kisah akhir penantiannya, menyaksikan gadis yang disukainya telah memilih orang lain.

1
Murni Murniati
ini kok bisa dia dtuduh mau mmbunuh kaisar, apa dia djebak ato apa,
MelatiVrindavan
semoga selalu berbahagia & selalu mencintai..💃🕺🌹💃🕺🌹💃🕺🌹
Mdede91
kok udah end Thor..aku nggak setuju su Jin sama putra mahkota.aku maunya sama Zhou yan.dia yg awal mula bersama2 su jin.adegan mereka lebih banyak tp kenapa akhirnya sama putra mahkota?wu xing jg karakter yg mengesankan..terasa mau d cepat end aja nih
Lina Anna
ini kasim minta digeprek ganggu aja
Purwanto Purwanto
sangat bagus. singkat dan jelas, ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!