Tiba-tiba menjadi gadis penebus hutang, Aina harus merelakan dirinya dinikahi oleh pria paruh baya, sosok yang lebih pantas menjadi ayahnya.
Namun, siapa sangka, ternyata pria tersebut adalah orang yang terhubung dengan masa lalunya.
Lalu bagaimana Aina keluar dari bayang-bayang itu, sementara masa lalu terus mengejarnya. Bahkan mengikatkan tali tak kasat mata di kakinya.
Salam anu👑
Ig @nitamelia05
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ntaamelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31. Bekerja Sama
Kini Bizard beralih menjadi penasehat hukum Gavin. Dia merasa cukup prihatin karena sepertinya pemuda itu memiliki banyak masalah di keluarganya. Tidak dengan ayah, sekarang lawan Gavin adalah kakaknya sendiri, Danesh.
Setelah mendengarkan semua keluhan Gavin, Bizard mulai memahami bagaimana karakter kakak pemuda itu. Sepertinya Danesh memanfaatkan situasi ini, demi dendam pribadinya terbalaskan.
"Tim penyidik telah menerima obat yang ditemukan Tuan Danesh di kamar anda. Apakah benar itu milik anda?" tanya Bizard, kini mereka berdua sedang bicara empat mata.
Gavin langsung menggelengkan kepala, karena dia tak pernah menyimpan obat apapun di kamarnya, kecuali kotak p3k. Dia sangat yakin kalau ini semua hanya akal-akalan Danesh.
"Siapa yang melayani keperluan Tuan Erzan sebelum menikah dengan Nyonya Aina?"
"Sebelum Aina datang ke rumah utama, semua keperluan Daddy diatur oleh kepala pelayan, Bi Naumi namanya," jawab Gavin. Dia sangat berharap orang-orang yang tinggal di rumah utama bisa menjadi saksi untuknya, meski harapan itu sangat kecil, karena Danesh pasti sudah merencanakan semuanya dengan matang.
Bizard mengangguk-anggukkan kepalanya, lalu meminta nomor Naumi, karena dia tidak mungkin pergi menemui wanita itu di rumah Erzan. Yang ada Danesh akan merasa curiga.
"Semuanya ada di ponselku, tapi benda itu juga disita oleh pihak kepolisian."
"Kalau begitu nanti biar saya yang atur."
"Terima kasih, Tuan," ucap Gavin dengan wajah yang terlihat lebih sumringah.
"Jangan berterima kasih dulu, Tuan. Saya belum melakukan apa-apa," balas Bizard, karena dia akan merasa bangga jika berhasil memenangkan kasus yang menjerat kliennya.
*
*
*
Sementara di sisi lain, Aina sedang bersama Alex. Sebab kemarin dia pergi menemui pria itu dan memohon agar Alex bisa membantu kekasihnya.
Dia sudah tidak tahu lagi harus meminta bantuan pada siapa. Jadi, hanya pria ini satu-satunya harapan untuk membebaskan Gavin dari penjara.
Karena itu pada sore harinya Alex pergi ke rumah utama untuk memeriksa ruang kerja serta kamar Erzan. Barangkali dia menemukan sesuatu di sana.
Akan tetapi dia malah menemukan sebuah fakta baru, tentang Naumi yang tiba-tiba mengundurkan diri dari pekerjaannya.
"Sepertinya ada konspirasi di sini," terka Alex.
"Apakah Bi Naumi juga terlibat?" tanya Aina.
"Bisa iya, bisa tidak, Aina. Jadi, sebaiknya kita bertemu dengan beliau secara langsung."
Aina mengangguk paham, mengingat sifat Danesh, mereka tidak bisa asal terka bahwa Naumi adalah dalangnya.
Akhirnya kedua orang itu pun keluar dari restoran yang semula menjadi tempat temu. Mereka akan pergi ke rumah keluarga Naumi yang ada di ibu kota.
Karena sudah bekerja cukup lama dengan Erzan, Alex pun tahu di mana alamatnya.
Setelah mengukur jalan raya selama 2 jam, akhirnya Alex dan Aina tiba di sebuah pemukiman warga kelas menengah ke bawah.
Akan tetapi saat bertanya pada warga sekitar, ternyata keluarga Naumi sudah pindah. Mereka tidak lagi tinggal di sana sejak Naumi berhenti bekerja.
Aina dan Alex saling pandang, mereka semakin yakin bahwa Naumi menyimpan rahasia tentang kematian Erzan. Jadi, dengan cara apapun, mereka harus menemukan wanita paruh baya itu.
Tak berbeda jauh dengan Bizard yang mencoba untuk menghubungi nomor Naumi. Dia juga tidak mendapatkan hasil apapun, sepertinya nomor itu sudah tidak dipakai.
*
*
*
Pagi harinya, Bizard kembali menemui Gavin di penjara. Di sana dia bertemu dengan Alex dan Aina.
Karena memiliki tujuan yang sama, yaitu membebaskan Gavin dari tuduhan Danesh dan memecahkan kematian Erzan. Akhirnya mereka bekerja sama untuk mencari keberadaan Naumi.
***
Anak uler ikut maen ya gaes, mau membasmi dudungprettt 😌😌