NovelToon NovelToon
Bukan Sepupu Suami Ku

Bukan Sepupu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Mandul / Pelakor
Popularitas:13.4k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Nadila terkejut saat pulang dari butik nya, dia menemukan wanita hamil di rumah nya. Irfan, suami nya Nadila mengatakan bahwa dia adalah Rani, sepupu nya yang baru saja datang dari desa.

Irfan mengatakan bahwa bahwa suami nya Rani baru saja meninggal dunia dan dia tidak punya siapa- siapa di desa.

Itu lah sebab nya dia pergi ke kota, awal nya Nadila percaya dengan semua ucapan suami nya. Tapi tidak berselang lama Nadila menemukan bukti, bahwa wanita itu bukan lah sepupu nya Irfan, melainkan istri sirih nya.

Setelah ketahuan, Irfan membela diri dan mengatakan alasan dia menikahi Rani karena Nadila tidak bisa memberi nya keturunan.

Nadila membalas semua perbuatan Irfan, setelah itu dia membeberkan sebuah fakta yang membuat Irfan menyesal seumur hidup nya.

Ikuti kisah nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Setelah puas berbelanja, Mama Nilam dan Nadila langsung pulang ke rumah. Mereka melihat rumah dalam keadaan sepi, rupa nya Rani belum pulang ke rumah.

"Wanita itu belum pulang saat ini, rupa nya dia sudah berani. Dia tidak membereskan rumah sama sekali!" Mama Nilam geram saat melihat meja makan tidak di bereskan sama sekali.

"Dia sama sekali tidak mengindahkan perintah Mama, seperti nya dia sudah berani berulah!" Nadila berkata pada Mama Nilam.

"Tunggu saja, Mama akan membuat nya menjadi gembel!" Mama Nilam berkata lagi.

Mama Nilam langsung masuk ke dalam kamar tamu yang saat ini di tempati oleh Rani, dia mengemasi semua barang - barang milik Rani ke dalam sebuah koper. Lalu Mama Nilam membawa nya keluar, dia sengaja meletakkan koper itu di depan teras rumah nya.

"Biar tahu rasa dia!" Ujar Mama Nilam sambil membersihkan kedua tangan nya.

Nadila tidak mencegah Mama nya sama sekali, dia sengaja membiarkan sang Mama melakukan apa saja terhadap Rani.

Sekitar jam 4 sore, Rani baru pulang ke rumah. Dia sengaja pulang jam segini sebelum Irfan pulang. Alangkah terkejut nya Rani, saat dia mendapati koper berisi barang- barang nya ada di depan pintu.

"Apa - apaan ini, berani nya mereka mengusir ku!" Guman Rani dengan emosi.

Rani segera menekan bel berkali - kali, dia ingin menunjuk kan pada Nadila dan Mama nya bahwa mereka tidak bisa mengusir nya begitu saja dari rumah ini.

"Nadila, bukan pintu nya Nadila!" Pekik Rani sambil menggedor pintu dengan kencang.

Nadila dan Mama Nilam yang berada di dalam rumah, awal nya diam saja. Tapi lama kelamaan suara Rani semakin berisik, Nadila khawatir tetangga nya akan terganggu dengan kejadian ini.

Ceklek.

Pintu pun terbuka, Nadila berdiri di sana sambil melipat tangan di dada nya.

"Mau apa lagi Rani? Rumah ini bukan tempat penampungan!" Mama Nilam berkata dengan ketus.

"Aku punya hak yang sama atas rumah ini, Nadila. Aku juga istri nya mas Irfan, dan aku sedang mengandung anak nya!" Kini Rani dengan berani nya mengatakan hal itu.

"Apa bukti nya jika anak itu adalah anak nya mas Irfan?" Tanya Nadila dengan tenang nya.

"Aku punya bukti nya, bahwa aku dan mas Irfan sudah menikah!" Rani lalu mengeluarkan ponsel nya dan menunjuk kan foto - foto pernikahan nya pada Nadila.

Rani tampak tersenyum puas, dia merasa dia sudah menang dari Nadila karena sudah mengandung anak nya Irfan.

"Foto ini tidak bisa membuktikan bahwa anak yang ada di dalam perut mu adalah anak nya mas Irfan, bukan kah kau sendiri tidak tahu siapa ayah dari bayi yang ada di dalam kandungan mu!" Nadila berkata sambil tersenyum sinis.

Rani langsung syok mendengar nya, dari mana Nadila tahu tentang anak ini. Dan satu hal lagi, Nadila tampak tenang walaupun dia sudah tahu kebenaran nya, bahwa Rani adalah istri sirih nya Irfan. Nadila sama sekali tidak terpancing emosi, tentu saja hal itu membuat Rani semakin geram.

"Jaga bicara mu Nadila, ini adalah anak nya mas Irfan! Dan aku bisa memberikan keturunan pada mas Irfan, tidak seperti diri mu yang mandul!" Rani berkata dengan percaya diri nya.

"Kau hanya wanita jalang, seorang wanita penjajah seks. Apa kau pikir dengan anak itu, kau bisa mendapat kan semua nya. Jangan mimpi kau Rani!" Mama Nilam ikut berkata dengan geram nya.

"Terserah kalian bilang apa, yang pasti satu hal. Kalian berdua tidak bisa mengusir ku dari rumah ini, aku punya hak yang sama dengan mu!" Ujar Rani.

Rani lalu menyeret koper nya, dia masuk ke dalam rumah. Lalu dengan santai nya dia menjatuhkan bokong nya di sofa ruang tamu. Mama Nilam yang melihat nya langsung terpancing emosi, dia ingin masuk dan mengajar wanita tidak tahu diri itu.

Tapi Nadila dengan cepat menahan lengan Mama nya, Nadila melihat Mama Nilam sambil menggelengkan kepala nya.

"Biarkan saja Ma, biarkan dia dengan kesombongan nya. Ini adalah langkah awal bagi kita, dengan begitu kita tidak perlu berpura-pura lagi di hadapan mas Irfan dan juga Rani!" Ujar Mama Nilam.

"Baik lah jika memang seperti itu, tapi aku tidak akan membiarkan wanita jalang itu berbuat sesuka hati nya pada mu!" Ucap Mama Nilam.

"Mama tenang saja, aku tidak akan membiarkan wanita jalang menyakiti ku lagi!" Jawab Nadila sambil menganguk kan kepala nya.

Tidak berselang lama, Irfan pun pulang ke rumah. Wajah nya terlihat lelah, karena seharian bekerja. Dia heran saat melihat Rani yang duduk dengan santai nya di ruang tamu.

"Mas, kamu sudah pulang?" Rani langsung berdiri dan dia memeluk Irfan dengan erat.

"Rani, lepaskan!" Irfan berusaha melepas pelukan Rani.

"Tenang saja mas, istri dan mertua mu sudah tahu bahwa aku adalah istri mu dan aku sedang mengandung anak mu!" Jawab Rani sambil bergelayut manja di leher Irfan.

Muka Irfan mendadak langsung pucat, dia tidak menyangka semua nya akan ketahuan secepat ini. Sementara Rani dan Mama Nilam tampak tenang, tidak ada kemarahan dan emosi sama sekali di mata mereka.

"Nadila, mas bisa jelas kan semua nya!" Irfan langsung melepas kan pelukan Rani.

Irfan langsung berjalan ke arah istri nya, dia meraih tangan Nadila. Tapi Nadila dengan cepat menepis nya, dia jijik jika di sentuh oleh Irfan.

"Jangan sentuh aku dengan tangan kotor mu, Mas. Aku tudak sudi, aku jijik dengan mu!" Nadila berkata dengan ketus.

"Nadila, maafkan mas sayang. Mas terpaksa melakukan semua ini, karena ibu terus mendesak mas agar segera punya anak!" Jelas Irfan pada Nadila.

"Aku tidak perduli dengan semua alasan mu, Mas. Yang pasti satu hal, kau sudah mengkhianati aku!" Ujar Nadila lagi.

"Nadila, mas janji akan berbuat adil pada kalian berdua. Aku mencintai mu, Nadila. Anak itu nanti juga anak menjadi anak mu!" Ucap Irfan lagi.

"Dengar mas, aku tidak sudi menganggap anak dari wanita jalang itu sebagai anak ku!" Jawab Nadila dengan tegas.

Lalu Nadila melangkah kan kaki nya menuju ke kamar nya, begitu pun dengan Mama Nilam. Tinggal lah Irfan dan Rani di ruang tamu, Irfan mengusap wajah nya dengan kasar. Dia sangat frustasi, sedangkan Rani tersenyum puas.

"Sudah lah mas, sekarang tidak ada yang harus ditutupi lagi, Nadila sudah tahu semua nya!" Rani berkata sambil tersenyum.

"Rani, kenapa kau tidak bisa menahan diri. Tunggu lah aku sebentar lagi, biar aku yang bicara dengan Nadila. Jika sudah seperti ini, kita yang akan susah!" Irfan membentak Rani.

"Mas, kok kamu jadi marah. Harus nya kamu itu senang, aku sudah memberi tahu Nadila. Kalau nunggu kamu yang bicara, keburu anak ini lahir!" Jawab Rani dengan kesal.

1
Hatnah Batulicin
nadila dan Mayra ,dari penulis yg sama kah
Heni Setiyaningsih
/Heart/
Heni Setiyaningsih
kurang Thor up nya 🤭
ryuka
jgn lupa ntar harta gono gini ya billl 🤭🤭🤭
ryuka
lanjut lagi thoorrr.. 👍👍👍
ryuka
mampus kamu irfann 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
stela aza
terlalu lemot bertindak 🤦
Heni Setiyaningsih
Rani atau Nadila Thor 🤭
Siti M Akil
lanjut thor
Lee Mba Young
Terlalu bertele tele 🤣.. isinya cm gitu gitu saja
stela aza
kelamaan 🤦
Lee Mba Young: iya bertele tele 🤣. gk seru
total 1 replies
Anonim
Double up dong thor ,jangan lama lama
stela aza
kelamaan Thor orang udh jelas ada bukti nya ngapain si g langsung depak j s Rani dan si mokondo itu🤦
ryuka
labjuutt thootrrr👍👍
Heni Setiyaningsih
next double up Thor 🤭
Yul Kin
lanjut kak
ahs@
typo ...mungkin Nadila,thor
ryuka
lanjut lagi thoorrrr👍👍👍👍👍🔥🔥🔥
ryuka
dasar cowo ga tau diri
ahs@
bagus juga jalan ceritanya setelah di simak 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!