NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta 3 Saudara

Perjalanan Cinta 3 Saudara

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: ulfatun khasanah

Perjalanan Cinta 3 Saudara, yang kompak walau sering berdebat, mereka mempunya kemistri yang sama, tempat ghibah tempat curhat dan tempat berbagi kasih sayang.

Ya Al El dan Il, biasa di kenal Zula, karena dia merasa beda karena perempuan sendiri dan enggan di urutkan dengan kedua abangnya yang nama panggilannya cukup singkat dengan 2 Huruf saja

Mereka kompak bergelar S2 dan S3, kompak pula menemukan jodohnya dengan PERJALANAN CINTA 3 SAUDARA , dengan berbagai karakter dan juga kisah cinta yang akan membawa mereka sama sama kedalam bahtera tumah tangga

Gimana kelanjutan kisahnya saksikan dan setia membaca di novel kami 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulfatun khasanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Boyok ambrol

" Bener La, loe harus ikut, coba nanti reaksi Yasmin gimana, kalau ketemu langsung sama loe" jawab Al justru makin seneng kalau manasi orang lain

Orang yang terlihat panas pada dirinya, lebihnya mending di panasi aja lagi, biar makin hot, sekalian kalau masukkan ke Es batu anyes

" Tapi Kak Heny sama kak Yasmin saling kenal gak? nanti repot lagi " ucap Zula memastikan

Al dan El terdiam sejenak, dan mengingat masa mereka masih sama sama

" Dulu kayaknya kita pernah video call ya bang, bareng cuman sebentar dan cuman sekali, paling udah lupa gak sih, " ucap El teringat dulu saat mereka pacaran

" Alah udah lupa gue aja lupa apa lagi cuman di hp doang" jawab Al dan Zula mengangguk

" Lagian tempat mereka kerja kan beda, gak masalah lah, " jawab El lagi

" Okey jadi nanti pagi gue ikut abang Al ya, " ucap Zula suka aja ikut jahilin orang lain

" Boleh, " jawab Al santai

" Gue nanti pagi jadi nyonya Al," ucap Zula sambil menaikkan alisnya

" Nyonya Al Musthofa pemilik Yayasan BNT, Dan IPTIQ BNT" tambahnya membanggakan diri

" Besoknya jadi Nyonya El Musthofa, pemilik Rumah sakit Jihan Aulia Hospital, " tambahnya sendiri sambil memabayangkan drama yang akan dia buat

" Tapi tiap hari kerjanya sama musuh bebuyutan gak jelas, kayak si Ryan OON itu" tambahnya paling swedih kalau harus ke kantor nya sendiri

" Jangan gitu La, nanti naksir" jawab El menyindir

" Huueeek.... Gak akan ya bang, amit amit punya suami macem Ryan, apa lagi nama Gue ada Ryannya, nyonya Nazula Lailal Musthofa Ryan , " ucap Zula belum selesai tapo sudah di jawab dengan kedua abangnya dengan kata

" Amiin.... Amiin... Amin... Ya mujibassailin" ucap Al dan El kompak

" Kok di aminkan sih" ucap Zula kesal, mereka berdua tertawa

" Mana tau, dia baik lho La, ganteng lagi, cerdas, berwibawa cocok jadi pendampingmu, untuk lanjut sebagai pimpinan perusahaan" ucap Al membanggakan Ryan

" Bukan itu aja, dia juga seorang hafidz Al -Qur'an dan sab'ah, dia lho ahli tafsir juga" tambah El ikut membanggakan

" Kenapa malah jadi ngomongin Ryan sih, ogah, ayo lanjut ghibah tadi" ucap Zula mengalihkan pembicaraan

" Okey okey terus gimana ceritamu tadi?" tanya Al beralih ke cerita El sama Heny

El dan Zula bercerita apa adanya dan Al mengangguk serta memahami di mana letak Henya

" Tapi dia kan udah punya keluarga, kenapa harus se sadis itu? " tanya Al setelah El dan Zula bercerita

" Makanya itu, gue juga heran, terang terangan lho, untung nih bocil bisa dewasa menyikapinya" ucap El juga belum tau kalau Heny belum berkeuarga bahkan masih jomblo

Karena Heny memang beda dengan Yasmin yang sudah punya beberapa mantan setelah putus dari Al

Kalau Heny, sama sekali tidak punya mantan karena prinsip dia kalau belum benar benar lupa ingatan dengan El gak akan cari lagi

Sudah malam sekitar jam setengah 12 malam mereka pun akhirnya pulang, dan pastinya sudah kenyang dengan ghibahan mereka dan juga

Sampai di rumah ternyata si Zula bobok manis di bangku belakang,

" Weleh bocah, udah ketiduran dia" ucap Al sambil menoleh ke belakang

" Bangunin El" ucap Al pada El

" Kasian bang, gak tega gue" ucap El yang kadang sering berdebat tapi suka gak tega bangunin adeknya istirahat

" Iya sih, kasian dia kerja seharian, padahal baru 19 tahun, kita masih enak enaknya kuliah sambil nodong, udah 16 tahun gak jumpa, 3 tahun nodong, lanjut kerja dia" jawab Al sambil membayangkan kehidupan adek perempuan semata wayangnya itu

Zain yang sedari tadi menunggu kedatangan mereka, membuka pintu rumahnya di kala menengar mobil datang, padahal suara mobil Al sama sekali tidak terdengar karena saking halusnya

Ceklek... Pintu terbuka dan Benar filingnya gak salah, anak anaknya habis pulang malam mingguan

Kalau Jihan masih di kamar Umi Zahra yang tadi Abah Hasan sempet masuk angin dan asmanya kumat

Ya Jihan pindah ke sana bukan hanya menggantikan posisi Umi Zahra, tapi juga merawat Abah dan Umi di saat seperti ini

Umur Abah sudah gak muda lagi, sudah hampir 90 tahun, dan sakit sakitan sering abah Hasan rasakan, membuat Jihan yang non aktif kembali dan fokus pada kedua mertuanya

Zain berjalan menghampiri anak anaknya, yang belum juga tidur

" Gendong loe ya bang" ucap El pada Al

" Elo lah, badan gue sama elo aja besaran Elo" ucap Al membantah,

" Ya Zula besar juga bang, gak kuat gue kalau harus sampai kamarnya" ucap El membayangkan kamar Zula yang ada di lantai 3

Karena di lantai 2 khusus untuk para tamu atau orang tua yang menginap, jadi kamar kamar mereka berada di lantai 3 rumahnya, dulu yang cuman 2 lantai sekarang sudah Zain renov lama jadi 3 lantai

" Kenapa?" tanya Zain mendekat sambil mengetuk jendela pintu mobil Al

" Eh Abah" ucap El membuka pintunya

" Mana Zula?" tanya Zain paling khawatir sama anak gadisnya

" Tuh bobok di belakang, kami ragu kuat gak kalau harus gendong sampai lantai atas kamarnya," jawab Al di sebelah El

" Iya, mau bangunin kasian, dia capek kerja seharian, gak tega Kami Bah" saut El

" Ya udah buka pintunya biar abah yang gendong" ucap Zain gak segan segan kalau putri kesayangannya

" Beneran ? nanti encok lho bah" gurau El pada abahnya

" Abah punya dua dokter kok repot " jawab Zain sembari mendekat pada Zula dan menggendongnya

" Ya Allah, sama kayak Umi, " ucap Zain yang cukup berat badan Zula, jauh dari badan Jihan yang masih aja langsing dan enteng

Kalau dari segi perawakan tentu besar Zula, nanya juga blasteran, abah Zain dan Umi Jihan, yang mana Abah Zain tinggi besar dan Zula nurun perawakan dari Zain

El mengikuti abahnya takut juga boyoknya ambrol tengah jalan, bahaya glundung adeknya

Tapi Zain cukup kuat kalau cuman untuk gendong Zula, dan sampai juga di kamarnya yang di bantu buka oleh El

Zain membaringkan Zula lembut dan tak lupa membenahkan tidurnya dan menyelimutinya

" Dulu setiap kali kalau Abah sama Umi pulang malam, pasti begini, gendong terus setiap hari, " ucap Zain bercerita pada El

" Pantesan ada turunannya " jawab El sambil melihat Zula yang makin pulas tidurnya

" Kamu besok kalau sama istri juga harus begitu, apa lagi kalau sama sama kerja sama sama capek, Abah walau udah tua gini Umi tertidur juga tetap abah gendong, walau boyok juga hampir copot" ucap Zain dan El menahan tawa

" Cintai sayangi dan haragai istrimu nanti, jaga emosi, pelan dan sabar, cukup abah dan Umi yang merasakan hancurnya kebahagiaan rumah tangga, jangan kamu ikuti, Alhamdulillah semua sudah normal kembali, dengan kebahagiaan yang haqiqi, anak semua akur dan kompak, " ucap Zain lagi menghayati kehidupan yang dia alami

1
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
baca ber ulang ulang tetap aja naca'a sambil😭😭😭
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
setiap baca yg ini pzt 🤣🤣🤣. baca dah ke 10x lbh tp ttp 🤣🤣
zc❖ѕ⍣⃝✰🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Henz🐲⃞⃟🅔ˣᵒ
meleleh hati aqyu bah🤣🤣🤣
Siti Rukanah
Saya masih berjuang garis 2 sampai sekarang,,, masih saja ke guguran sampai 7 x tp tetap optimis hiraukan omongan orang,,, semangat untuk kita pejuang garis 2
Eity setyowati
kok alur ceritanya begini padahal berharap zula sm maul bisa dirubah ndk sih
sesek rasanya baca kalau begini
Eity setyowati
katanya anak pondok kok mau ya dipegang² orang lain ,lha sama tunangannya aja ndk mau
Mynovel
wow keren 19tahun udah S2,halunya kebangetan thor
Bunda Murniati
zula terlalu bar bar menurutku Thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
Rostika Ali
Bagus ceritanya. Senang ma sosok zula, yg kocak.jahil.dan lucu
Sumaniah
subhanallah Alhamdulillah akhirnya cerita cinta yg amat panjang,penuh dgn deraian air mata.dn berakhir amat penuh kebahagiaan
Sumaniah
subhanallah.. mereka di beri hadiah yg tak terdug..dgn baby kembar
Sumaniah
Alhamdulillah, akhirnya Allah memberikan kepercayaan pada Heny juga el.dr sekian tahun
Sumaniah
waduh Mbah Kakung,udh tuue msh keliatan muda bangett🤗
Sumaniah
ya Allah,jd ikut nangis aqu😭😭
Sumaniah
🤣🤣🤣aqu nangis sambil ketawa liur..tuh anak blm tau siapa umi Jihan 😀😀
Sumaniah
Luar biasa
Sumaniah
🤣🤣🤣🤣
Sumaniah
lanjut ke ailza dong,biar ceept ke bongkar
Sumaniah
gmna nasib bang El yyyaa??
Sumaniah
mudah"am sblm akad,udh k bongkar tuh si ailza.
kasian bang El.
udh sma Heny aj😬😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!