CERITA INI MENGANDUNG IRISAN BAWANG, KEUWUUAN YANG BIKIN MUAL, KESETRESSAN, SAMPAI KEGILAAN BUDAK CINTA
🥀🥀
Evelyn dan Darren sudah menikah selama 5 tahun. 5 tahun mereka arungi bersama dalam sebuah ikatan pernikahan tanpa adanya rasa cinta. Siapa sangka jika pasangan yang digadang-gadang sebagai couple goals itu memiliki perjanjian hitam di atas putih selama pernikahan terjadi.
Lantas, akankah pernikahan tanpa landasan cinta itu bertahan lebih dari angka 5? sedangkan ada sosok lain yang mulai menggoyahkan satu pihak di antara mereka. Membuat cinta juga perhatian terbagi.
Ev menyebutnya Mistress. Wanita yang telah dipersunting suaminya tanpa sepengetahuan. Lantas, siapakah yang akan bertahan dalam biduk rumah tangga bersama Darren?
Apakah Ev yang sudah 5 tahun menemani, atau sang Mistress yang baru 5 bulan dinikahi?
🥀🥀
JANGAN LUPA LIKE, KOMENTAR & FOLLOW AUTHOR @Kaka Shan
IG : Karisma022
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
M31 : TOXIC RELATIONSHIP
M31 🥀 : TOXIC RELATIONSHIP
“Ini lagu apa, Dean?”
Seorang gadis cantik yang mengenakan baju balet tampak mendekat sembari bertanya.
“Fur Elise. Sir Walcent baru saja memberiku PR lagu ini,” jawab remaja lelaki yang baru saja mengakhiri kelincahan jemarinya di atas tuts-tuts piano.
“Kedengarannya indah. Bisa kamu ulang untukku?”
“Tentu saja, Ev. Apapun untukmu.”
Dengan lihai, remaja lelaki itu kemudian memulai pertunjukkan kembali. Walaupun pada dasarnya dia belum sepenuhnya hafal lagu klasik yang baru dipelajari sehari itu, dia tetap berusaha semaksimal mungkin. Menampilkan yang terbaik bagi gadis cantik tersebut.
Sejak kecil, Dean memang suka memainkan berbagai jenis alat musik. Mulai dari gitar, drum, piano, biola, dan sebagainya. Kecintaan tersebut tentu sangat didukung oleh kedua orang tuanya. Oleh karena itu, Dean memiliki banyak sekali jadwal les musik dalam seminggu.
“Lagu yang sangat indah. Aku suka.”
Dua kalimat singkat. Namun, mampu membuat suasana hati tuan muda itu berbunga. Tuan muda di keluarga Wijaya itu memang dekat sekali dengan tuan putri dari keluarga Atmarendra. Dean bahkan mendapatkan kepercayaan secara pribadi untuk menjaga dan mengawai sang tuan putri kala tengah berada di luar rumah. Siapa juga yang tidak mau dekat dengan Evelyn Angelista Atmarendra. Putri tunggal dari keluarga kaya raya yang pembawaannya ceria, humble, care, rendah hati dan tentu saja good attitude. Ev mudah sekali bergaul dengan orang yang baru. Oleh karena itu dia tidak pernah kekurangan teman.
Karena dekat sejak kecil, Ev dan Dean tentu sudah mengenal jauh tabiat masing-masing. Perihal apa yang masuk kategori ‘like’ dan ‘dislike’, mereka tentu sudah saling mengetahui. Dean selalu melakukan yang terbaik untuk Ev, memposisikan diri sebagai seseorang yang selalu ada kala Ev membutuhkan. Dean bisa mendalami peran apa saja untuk Ev. mulai dari berperan sebagai kakak yang selalu sigap melindungi, sahabat yang selalu ada untuk mendengarkan keluh-kesah, hingga tempat untuk bersandar kala hati sang tuan putri ada yang berani mematahkan.
Dean selalu ada di setiap momen terbaik hingga terburuk dalam hidup Ev. Karena Dean sudah seperti bayangan bagi Ev. Pria itu bahkan berani mempertaruhkan hidupnya jika diperlukan, hanya untuk Ev.
“Ev suka, mau dengar lagi?”
Gadis cantik itu mengangguk antusias. “Suatu saat nanti, Ev mau lihat Darren memainkan lagu ini di atas podium. Dilihat oleh banyak orang.”
“Ok. Asal kamu temani.”
Janji bertahun-tahun lalu itu baru bisa dilaksanakan hari ini. Setelah sang tuan putri yang selalu dijaga, diawasi, diwanti-wanti, disayangi, hingga berakhir dicintai setengah mati, menjadi istri pria lain. Poor Dean.
Kendati demikian, Dean tidak pernah menyesali kehendak Tuhan. Hubungannya dengan Ev memang merenggang semenjak Ev dijodohkan dengan Darren. Saat itu, Dean sendiri tidak bisa berbuat apa-apa karena kakek Ev sendiri yang turun tangan secara langsung untuk memastikan cucunya—Ev—mengikat hubungan dengan putra dari keluarga Xander. Dean hanya bisa dekat sebagai teman atau sahabat, tak lebih.
Oleh karena itu, Dean jadi orang paling benci Darren Aryasatya Xander saat tahu jika sosok yang sangat dia lindungi disakiti berulang kali. Awalnya Dean percaya-percaya saja jika pernikahan Ev dan Darren ‘normal’. Seperti pernikahan pada umumnya, sekalipun mereka dijodohkan. Toh, mereka tampak begitu harmonis jika dilihat luar. Namun, siapa sangka jika mereka telah menggali lubang kubur masing-masing lewat toxic relationship yang mereka bangun.
“Ev, you okay?” tanya pria yang tampak murka tersebut. Dengan sigap dia menjauhkan Ev dari pria brings*k yang si*lnya adalah suami wanita tersebut.
“Hm.” Ev merespon singkat.
“Brengs*k, apa begini caramu memperlakukan Ev selama ini?!” tanya Dean sinis, setelah mengamankan Ev di belakang tubuhnya.
“Kenapa, ada masalah dengan caraku memperlakukan istriku?” bukannya menjawab, Darren yang sudah dihadiahi dua pukulan malah balik bertanya.
“Ck. Percuma saja bicara dengan pria sepertimu.” Dean berdecak sinis. “Lebih baik jaga perilakumu terhadap, Ev. Karena dia tidak pantas kamu perlakukan seperti itu.”
Darren menyeringai tipis mendengarnya. “Kau terlalu ikut campur. Dia istriku. Baik secara hukum dan agama, aku berhak atas dirinya.”
Mendengar kalimat yang terlontar begitu saja dari mulut Darren, Ev tanpa sadar mengepalkan tangan. Kau tidak pernah berhak atas diriku, Darren—batin Ev di dalam hati.
“Enak sekali kau mengklaim Ev hanya karena status kalian yang sudah menikah. Lupa, jika ada something yang menjadi dasar pernikahan kalian.”
Darren menautkan kening mendengarnya. Benaknya menerka-nerka maksud dari ucapan Dean. Apa mungkin pria itu sudah tahu soal perjanjian pernikahan dirinya dengan Ev?
“Jangan pernah menyentuh Ev lagi.”
“Dia istriku.”
“Ya, istrimu. Tapi, sekarang dia pasanganku,” ujar Dean enteng.
“Pasangan?” Darren tersenyum miring. Tak ada kepercayaan terpancar di matanya. “Mimpimu terlalu jauh.”
“Terserah apa katamu. Yang terpenting, malam ini Ev milikku,” ujar Dean seraya tersenyum miring. “Ayo, Ev. Yang lain sedang menunggu kita.”
Ev mengangguk tanpa suara. Memilih bungkam dan mengikuti alur permainan Dean.
“Siapa yang mengizinkan kamu pergi, Ev?”
Ev menoleh ke arah sumber suara tersebut. “Apa aku butuh izinmu, suamiku? Kamu saja mengambil keputusan besar tanpa meminta izinku.”
Bagaikan pukulan telak, Darren terdiam seribu Bahasa karena ucapan Ev. wanita cantik itu sudah pasti menyinggung perihal perselingkuhan yang dia lakukan.
“Ingat status, kamu masih istriku.”
Darren bergerak, hendak meraih pergelangan tangan Ev. Namun, semua gerakan itu terbaca oleh Dean. Oleh karena itu, Dean dengan sigap menampik tangan Darren.
“Jauhkan tangan kotor mu dari pasanganku. Dia tidak berhak disentuh oleh pria bajing*n sepertimu!”
“Tidak usah ikut campur.”
“Aku akan selalu ikut campur jika itu tentang Ev,” balas Dean seraya mendekap pinggang Ev posesif. “Ingat, itu baik-baik.”
Setelah berkata demikian, Dean mengiring Ev untuk segera meninggalkan tempat tersebut. Namun, belum sempat melangkah jauh, wanita cantik itu berhenti. Membuat Dean menautkan kening melihatnya.
“Kenapa, Ev?”
“Lepas, Darren,” ujar Ev dingin, secara tidak langsung menjawab pertanyaan Dean.
“Sudah kukatakan, jangan menyentuhnya.”
BUGH?!
Satu pukulan telak kembali Dean layangkan penuh amarah. Namun, serangan kali ini mampu Darren tangkis dengan mudah. Tak mau kalah saing, Darren yang notabene menguasai bela diri, melancarkan serangan balik. Alhasil rahang Dean jadi sasaran. Ev bahkan sempat terpekik tertahan saat melihat Dean meringis kesakitan karena pukulan Darren. Dua bodyguard yang menjaga pintu juag sigap membantu, kala melihat tuan mereka terlibat perkelahian.
“Si*l.” Dean meringis kecil seraya menyeka sudut bibirnya yang pecah.
“Kamu terluka, Dean.”
Ev yang melihat itu tentu risau. Jemarinya dengan cepat bermukim di wajah Dean. Memberikan sentuhan pelan, seolah-olah lewat sentuhan itu dia bisa membantu meringankan rasa sakit yang timbul.
“Aku tidak apa-apa, Ev.” Dean menjawab kekhawatiran Ev dengan senyum tipis. Tangannya kini ikut ambil bagian menyentuh jemari Ev yang bermukim di wajahnya. “Tidak usah khawatir. I’am okay.”
“Tapi kamu terluka,” lirih Ev. Dia hapal betul jika Dean benci melihat darah. Apalagi jika ada bagian tubuhnya yang terluka dan mengeluarkan darah, Dean semakin benci.
“It’s okay.”
“Kita pergi sekarang, kamu harus segera diobati,” ujar Ev seraya meraih bisep Dean. Dean yang melihat itu hanya mengangguk sembari tersenyum tipis.
“Ingat batasanmu, Ev!” seru Darren yang tengah berontak. Pria itu dijegal oleh dua bodyguard Dean. Hatinya membara melihat perhatian yang Ev tumpahkan untuk luka kecil yang Dean alami.
“Aku masih tahu batasan, Darren. Buktinya aku tidak pernah bermain api di belakangmu.”
Skakmat.
Darren terbungkam.
Sedangkan Dean tersenyum puas. Bangga akan aksi sang pujaan hati.
“Lebih baik kamu pergi, ketimbang merusak pesta orang lain," imbuh Ev.
“Ev!” Darren berseru, mencoba memperingati sang istri. Dia tidak terima diusir begitu saja.
“Ayo Dean,” ajak Ev seraya mengeratkan pegangannya pada bisep Dean.
“Urus dia,” titah Dean sebelum berbalik badan. Pria rupawan itu bahkan sempat melemparkan seringai tipis pada Darren sebelum benar-benar menghilang bersama Ev.
Meninggalkan Dean yang mulai terbakar oleh rasa amarah. Ingin rasanya dia membawa paksa istrinya pulang, entah bagaimana pun caranya. Hanya saja untuk saat ini cukup sulit melepaskan diri dari dua bodyguard Dean. Darren harus segera memutar otak agar bisa lolos dari keduanya, kemudian membawa sang istri pulang. Jika perlu, mulai detik ini dia akan membatasi kegiatan sang istri di luar rumah.
Jika ada yang bertanya, atas dasar apa dia melakukan semua itu? Toh mereka menikah untuk kepentingan masing-masing, tidak ada rasa pula di antara mereka. Darren juga tidak tahu apa yang mendasari perilakunya. Yang pasti, hatinya membara tiap kali melihat Ev—istrinya—yang biasa memperlihatkan perhatian padanya—sekalipun hanya sandiwara—memperlihatkan perhatian itu pada pria lain. Darren tidak suka. Pun tidak rela.
...🥀🥀...
...TBC...
...Nextt??...
...Ev-Dean udah mulai berani 😚...
...Jangan lupa like, vote, komentarrrr hujataan, follow Author & share ❤️...
...Tanggerang 04/02/22...
jadi di awal cuman mimpinya Darren
aku masih ngelag Lo Thor Ampe bab terakhir
wkwkkwkw
entah apa yg diharapkan
keizan belum kelar ni...
but.. anyway
nice ending
beautiful story'
si othor ini memang punya ke khas literasi yg ciamik dalam mengelola kalimat dan data juga memang riset nya yg wow banget.
menambah cerita menjadi lebih hidup dan nyata
kalimat nya sederhana tapi jleb banget ke hati
terimakasih atas cerita indah nya thor
semoga... memberikan kita untuk berhati hati dalam melangkah
apalagi ttg pernikahan
komen apa ya,ga ada yg dihujat
sama Ama kita ternyata🤣🤣😍
antara percaya dan ga percaya
kita aja readers aja masih bingung
apalagi Darren yaa 🥺😔
akhh.. andai
eh.tak apa lah
kan ini kenyataan nya
yg lama sekedar mimpi yg menyakitkan
daripada" mempengaruhi kedamaian rumah tangga
wkwkwkwk
wah.. mudah mudahan khilaf terus ya bang
karena tau bakalan selalu dapet maaf
hadeeh
walaupun pelangi selalu tak terlihat setelah badai
tapi seenggaknya kita bisa melihat lagi langit yg cerah dan udara yg tidak menyesakan jiwa
semangat Ella
kamu berhak mendapatkan yg lebih baik
sederhana tapi bahagia..
ibukota kadang sekejam ibu tiri walaupun ga semua ibu tiri kejam🤣🤣
pesona lebih memukau drpda ibu Pertiwi
tapi juga saking mempesona nya membuai orang bisa melakukan apa saja demi mendapatkan pesonanya.
manipulatif, merendahkan apapunbisa dilakukan disini
pulang lah,ini bukan tempat orang pemula ibukota mah
tapi kan dia yg nyari kesengsaraan nya sendiri
puja aja tuh ego
nikmati aja hasilnya
kalau itu artinya jadi beda
bukan yg sebenarnya
dunia d layar kaca ,dunia tipu tipu
wong suami istri
andai .. dibicarakan baik baik dr awal
pasti hal seperti ini ga bakalan terjadi
satu lagi tersakiti hanya karena asumsi yg salah..
depresi kehilangan anak bukanlah suatu hal yg main main
mknya .sang bodyguard aja tau. hal seperti ini bukan buat bercandaan
mau dr sang ibu ,sang ayah
luka itu sama
entah ..dr orang yg dicintai atau enggak
ya .akal sehat lun pasti ilang.
siapa yg masih bisa menjaga kewarasan kl lagi begini
mknya.. terkadang pasangan yg harmonis pun bisa berakhir pisah karena kehilangan buah hati nya
dia ngerasa dunia nya hilang, pelindung dan penyelamat nya tersakiti
jadinya....begini😔