NovelToon NovelToon
Marry Me, Please

Marry Me, Please

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:446.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi wahyuningsih

Cinta pandangan pertama seorang Dokter tampan yang membuatnya begitu menggila untuk mengejar cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi wahyuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pertama

" Ah! " Sherin terperanjak lalu sontak menjauh setelah mendorong tubuh Kevin. Sungguh dia begitu terkejut setelah Kevin menuntun tangannya untuk menyentuh bagian bawah, alias tongkat ajaib nya. Tentu saja Sherin dengan jelas dapat merasakan sebuah benda panjang yang mengeras dari balik celana Kevin. Tapi, masalahnya adalah Sherin begitu tidak terbiasa dengan ini. Tentu saja sebagai seorang Dokter, di pernah mempelajari apa yang harus dilakukan untuk mereproduksi anak. Tapi kan dia adalah seorang gadis yang belum pernah berpacaran. Memang sih, dia dan Kevin sudah pernah berciuman beberapa kali. Tapi kan hanya ciuman saja, yang lain-lainnya dia belum pernah mencobanya.

" Sherin, jangan bermimpi untuk mendapatkan suami yang pengertian dan siap menunggu mu siap. Asal kau tahu, aku adalah orang yang tidak sabaran. "

Sherin menelan salivanya saat bola mata mereka berdua bertemu dengan intens. Sialnya, Sherin sama sekali tidak bisa menghindari tatapan mata itu. Bahkan saat Kevin mendekat, tubuh nya seolah terkunci. Dia hanya bisa membiarkan matanya terus menatap Kevin sementara tubuhnya yang tidak bisa bergerak juga sudah dia pasrahkan saja. Tapi besar harapan di dalam hatinya agar Kevin menghentikan niat mesum nya itu sampai dia siap.

Setelah jarak mereka begitu dekat, Kevin menjalankan tangannya untuk mengusap wajah Sherin. Rambut yang tergerai indah itu juga mulai di jamannya dengan lembut. Tak hanya menjamah, Kevin juga mulai menghirup aroma yang keluar dari rambut Sherin. Begitu menggoda hingga ia tidak tahan untuk tidak menutup mata dan menikmati aroma wangi itu.

" Sherin, tolong jangan menolak ku. Aku sudah memastikan ini sedari lama. Menanti kapan aku bisa berada di satu kamar dengan mu di dalam ikatan pernikahan. Bermesraan, saling menyayangi satu sama lain. Dan, " Kevin mengarahkan bibirnya ke telinga Sherin.

" Melakukan hubungan badan dengan perasaan cinta. Saling menikmati tubuh satu sama lain saat bergulat di atas tempat tidur. " Kevin mengubah kembali posisi wajahnya menjadi berhadapan dengan Sherin. Dia tersenyum bahagia saat wanita pujaannya begitu tersipu di lihat dari wajahnya yang memerah. Pandangan mata nya juga sudah mulai turun seolah menahan malu.

" Ayo kita lakukan, jangan menolak ku dan biarkan aku menikmati, maksud ku, kita nikmati malam ini sebagai pasangan yang bahagia karena ini adalah malam pertama kita. " Kevin menggerakkan tangannya yang mulanya dari pinggang Sherin, kini mulai berada di punggung nya yang sudah terbuka karena Kevin berhasil membuka resleting itu beberapa saat lalu. Di usapnya pelan punggung mulus itu penuh gairah. Bibirnya juga sudah mendaratkan beberapa kecupan. Mulai dari pipi, leher, tengkuk, dan kini sudah berada di pundaknya.

Apa-apaan ini?! aku tidak tahu apa yang sedang dia lakukan. Geli! tubuh ku semua terasa geli dan panas. Eh, tunggu! dari pada memikirkan rasa geli, tapi aku hampir telanjang! huaa huaa bagaimana ini?!!!

" Tunggu dulu! " Sherin menghentikan satu tangan Kevin yang sudah meraba bagian dadanya. Sungguh ini sambat menggelikan. Dia bahkan tidak pernah meraba tubuhnya seperti ini. Bagaimana bisa Kevin meraba dadanya dengan begitu santai?

" Apa yang harus di tunggu? ini sudah akan larut. Dan aku, tidak mungkin cukup satu kali. " Kevin memulai kembali aksinya. Dia bahkan tidak ragu-ragu meremas dan menekan bagian dada Sherin penuh hasrat. Sebenarnya Sherin masih ingin mencegahnya, tapi belum juga di bicara, bibirnya sudah di sergap oleh Kevin sampai dia sama sekali tidak bisa mengeluarkan satu kata pun selain em.

Tentu Kevin tahu, tindakan memaksa seperti inilah jauh dari kata pantas. Dia juga tidak pernah melakukan itu sebelumnya, tapi demi berjaga-jaga agar Sherin tidak kabur, maka membuatnya hamil secepat mungkin adalah jalan satu-satunya. Ditambah lagi, dia juga sudah berbohong kepada Ibu Sherin kan? untuk membuat kebohongan itu menjadi nyata, ya tentu saja harus melakukan apa yang seharusnya agar Sherin hamil.

" Em! " Sherin mencoba menjauhkan tubuhnya dari Kevin yang sepertinya sudah tidak bisa mengontrol diri lagi. Pria itu bahkan begitu aktif menjalankan kedua tangannya menyentuh bagian-bagian sensitif di tubuh Sherin.

" Dokter Ke, em! " Ucapan Sherin lagi-lagi terhenti karena Kevin kembali menyerang bibirnya. Dengan tenaga nya yang luar biasa, tentulah mudah baginya untuk memindahkan tubuh sherin ke tempat tidur tanpa melepas tautan bibir yang masih kukuh di sana.

Dengan satu gerakan, Kevin mampu melepas gaun pernikahan ya h dikenakan Sherin. Dia juga membuangnya ke sembarang arah. Hais,... tentu saja ini adalah hal yang sangat memalukan untuk Sherin. Sebelum berhasil meraih selimut tebal di tempat tidurnya, dia mencoba menutupi tubuh polos bagian atasnya menggunakan lengannya. Sementara Kevin mulai melucuti pakaian yang melekat di tubuhnya.

" Dokter Kevin, dengar dulu. Aku tahu kalau pasangan menikah memang harus melakukan ini. Tapi, bisakah jangan seperti ini? bertelanjang begini sangat memalukan. Dan kalau bisa, tolong tunda terlebih dulu sampai malam besok. Aku perlu mempersiapkan diri dengan baik. "

Kevin tak mengindahkan Ucapan Sherin sama sekali. Menundanya? hah! mana bisa begitu, dia sendiri sudah tidak bisa menahan diri untuk satu detik saja, bagaimana mungkin sampai besok malam? lagi pula, apa bedanya malam ini dan besok?

" Sherin, kalau kau seperti ini terus, aku malah jadi semakin tidak sabar. "

" Tunggu! " Sherin menutup mata menggunakan sebelah telapak tangannya karena sebelah tangannya lagi menahan selimut yang menutupi tubuhnya saat Kevin hendak membuka celana nya.

" Apa yang mau di tunggu lagi? " Tanya Kevin tapi tak menghentikan kegiatannya. Setelah celana nya berhasil lepas dari tubuh bagian bawahnya, Kevin menyeringai melihat Sherin yang masih menutup matanya menggunakan telapak tangan. Dia berdiri dengan lutut yang menopang tubuhnya tepat di hadapan Sherin. Dia meraih paksa satu tangan Sherin yang ia gunakan untuk menutup matanya. Dia meletakkan di bagian inti bawahnya.

" Ah! " Keluh Kevin saat jemari Sherin mengenai kulit benda inti bawahnya. Nikmat, itulah yang dirasakan Kevin. Sungguh dia sendiri juga merasa begitu tersentak karena rasa jemari Sherin benar-benar sangat berbeda dari beberapa gadis yang sudah pernah tidur dengannya.

" Apa-apaan?! " Sherin yang tak kalah terkejut tentu saja ingin menarik tangannya untuk menjauh. Tapi mana mungkin Kevin membiarkan itu terjadi. Sekuat tenaga Sherin mencoba menarik tangannya, Kevin justru semakin menahannya kuat bahkan tak terlihat mengeluarkan tenaga sama sekali. Sekarang Kevin bertindak gila karena ketagihan dengan rasa jemari Sherin. Dia mengarahkan kembali tangan Sherin dan membuatnya mengusap benda inti milik nya.

" Hentikan! " Sherin akhirnya menggunakan satu tangannya yang tegah menahan selimut untuk menutupi tubuhnya agar bisa mengambil alih satu tangannya yang tertahan oleh Kevin. Tapi sepertinya itu juga malah menjadi tindakan yang semakin membuat Kevin terprovokasi saat melihat selimut itu melorot dan menunjukkan dua benda kembar yang begitu indah.

Bruk.....

Kevin dengan cepat mengubah posisi dan membuatnya berada si atas tubuh Sherin.

TBC

1
Dysha♡💕
somplak emang dokter Kevin,, tapi kayaknya dokter Kevin Sangat ngeri kalau marah
Dysha♡💕
hahaha beryl²
Ran Aulia
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ran Aulia
reaksi Sherin selalu wow , di luar ekspektasi 🤣🤣🤣🤣
Ran Aulia
ceritanya bagus, sungguh menghibur , Sherin yg polos Kevin yg menyebalkan 🥰🥰🥰🥰🥰

terima kasih ya kak 😍😍😍❤️
Husna Farahdiba
sekarang serin gak punya mobil lagi kah,kok nunggu bis🙄,Thor tolong di revisi biarpun ini novel lama .. bnyk yg TDK sinkron...
Husna Farahdiba
serin kan gak punya mobil katanya lebih suka jln kaki dan naik umum...kok tiba-tiba kencan buta bawa mobil
sherly
Luar biasa
sherly
nyosor aja otakmu Kevin.. Ama Renata saja woiii
sherly
terlalu berlebihan sikap perawatnya ke dokter Sherin..
sherly
pede kalilah belum apa2 dah mengklaim kalo kamu itu berjodoh Ama sherin
sherly
maksudnya di Kevin nih suka teh celup juga
christina lilik
perbesar ukuran huruf 2x
martina melati
berhub dg mafia???
fa _azzahra
Luar biasa
Dessy Arisandy
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
aira aira
yey
Ernii Erni
bagus
Ririn Santi
benar2 tipe ibu durhaka. pantas utk ditinggalkan
Windarti08
anak tunggal kedua orang tuanya, dan anak kedua ayahnya setelah ibunya meninggal dunia, maksudnya?🤔🤔🤔
Dessy Arisandy: ayah ibunya cuma punya anak tunggal, sherin. trus ayahnya nikah lg punga anak. trus ibunga nikah lg punya anak juga🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!