NovelToon NovelToon
Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Tamat
Popularitas:408.5k
Nilai: 5
Nama Author: Farida Alsa

jangan dibaca..beberapa bab terhapus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Farida Alsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menerima jalanNya

"Ma..Mama..Ma.. bangun ma." Panggil Saf dengan raut sedih melihat keadaan Mamanya.

"Kak, Mama kenapa belum bangun?" Tanya Aif

"Kakak juga gak tahu dek, Ma bangun Ma..." Saf sudah mulai menangis melihat kondisi Mamanya, hatinya juga sedih tapi apa yang bisa Saf dan adiknya tahu diusia yang masih kecil. Dia hanya mendengar polisi bercerita tentang kecelakaan dan Mamanya pingsan disaat mereka baru sampai mengejar Mamanya. Takut terjadi apa-apa dengan Mamanya Pak Camat dengan segera memanggil bantuan terdekat agar bisa memeriksa keaadaan Mamanya.

"Ma, banguunn. Jangan tinggalin Saf dan Aif Ma, maaf kalau kami selalu nakal Ma. Ayah ntar pasti sedih lihat Mama gak bangun. Ayah pasti bentar lagi kesini lihat Mama. Ayah pasti ntar cerewetin Mama lagi karena kecapean dan gak jaga kesehatan. Ma, ayo bangun." Kata-kata memelas penuh bujukan diucapkan Saf,

Pak Camat dan Bu Camat yang mendengarkannya merasakan ngilu dihatinya. Bagaimana saat mereka tahu Ayah yang disayangnya sudah pergi menghadap Ilahi? Mereka tidak sanggup membayangkannya.

Begitu juga lelaki yang dari Zia pingsan mengikuti dari belakang dan mengintip dari celah jendela. Sungguh dia tidak sanggup melihatnya ingin rasa waktu bisa diulang, tapi apa yang dia bisa selain mengutukin kebodohannya berulang kali yang terbawa emosi.

"A..Ayah.. M..Mas Farhaaan.." Dengan berlahan Zia mulai membuka mata sambil memanggil suaminya. Dengan reflek tangannya memegang kepala yang terasa sakit dan berat.

"Mama..!!" Teriak Saf dan Aif secara bersamaan saat mendengar suara Mamanya. merekapun lamgsung berhambur memeluk Mamanya.

Seketika Zia tersadar akan situasi sekarang dan langsung terduduk hendak berdiri tetapi langsung ditahan Bu Camat.

"Jangan langsung berdiri Zia, tenagamu belum pulih." Nasehat Bu Camat.

"Gak Bu, Zia uda gak kenapa-napa. Zia mau lihat Mas Farhan Bu tolong. Kasian Mas Farhan Bu. Tolong Bu telponkan warga sana Bu untuk mempersiapkan semuanya Bu, kasian Mas Farhan kalau kelamaan disini Bu." Zia berusaha kuat dan menahan air mata yang akan kembali menetes tapi dia juga tidak sanggup membendung hingga akhirnya luruh juga membasahi pipi Zia.

Diliriknya jam yang sudah menunjukkan jam 1 siang. Ziapun menghela nafasnya dia sudah ketinggalan zuhur tapi dilihat kondisi yang tidak memungkinkan dengan terpaksa nanti dijamaknya di ashar sesampai membersihkan diri di rumah. Zia harus segera mengurus jenazah suaminya.

Bu Camat menatap lekat manik mata Zia, dilihatnya ada sedikit kekuatan dan keikhlasan terpancar disana walau dibalut kesedihan mendalam. Bu Camatpun hanya bisa menghela nafas.

"Baiklah, ayo Ibu tuntun. Ibu takut kamu gak kuat jalan. Biar Bapak nanti yang menghubungi warga disana agar Farhan bisa segera beristirahat setelah ba'da ashar.

Saf dan Aif hanya bingung apa yang terjadi, mereka hanya mengikuti langkah Bu Camat dan Mamanya dari belakang sedangkan Pak Camat mulai menghubungi warga agar segera mempersiapkan keperluan jenazah Farhan.

"Tu..tunggu." Terdengar suara seperti memanggil mereka hingga mereka menoleh kebelakang nelihat siapa yang menunda langkah mereka.

Tiba-tiba lelaki itu menghampiri Zia dan duduk berlutut tepat dihapan Zia membuat Zia terkejut seketika, kenapa lelaki ini?

"Maaf kan saya. Saya yang sudah menabrak suami anda karena saya membuat keluarga kalian kehilangan sosok suami dan ayah secara bersamaan. Maafkan kecerobohan saya. Saya sangat malu dan kecewa sama diri saya sendiri yang sudah membuat anda seperti ini. Maafkan saya." Lelaki ini terus mengucapkan kata maaf tanpa berani menatap wajah Zia bahkan air mata sudah menetes dipelipis matanya. Padahal sekecewa dan sesedih apapun dia tidak pernah sekalipun menangis. Baru ini dia menangis dihadapan seorang wanita.

"Bangunlah Pak, saya tidak tahu apa masalah anda tapi jangan seperti itu. Saya sudah memaafkan, saya ikhlas Mas Farhan kembali kesisiNya. Mungkin ini sudah suratan saya. Walau sedih tapi ini sudah ketentuan Allah yang tidak bisa saya ubah yaitu janji kita kembali kepadaNya." Setelah mengatakan itu Zia kembali melangkah diikutin oleh yang lainnya.

Lelaki itu terpaku disana masih dengan posisi duduk berlutut dengan berlahan dia mendongakkan kepalanya menatap langkah kaki yang makin menjauh dengan rasa yang entah apa, terkesima dan terkagum? mungkin,, yang pasti kata-kata Zia membuat keteduhan dihatinya.

"Masih ada wanita dengan hati selapang dirinya. Andai..." Tapi sebelun kata itu selesai terucap dihatinya ia langsung tepis langsung. Diapun berdiri segera menyusul keluarga korban.

semangat!!

like comment dan vote ya dears..

1
cerita tamatnya cek di f***zo y kak.. udah tamat disana. penulis sasacuap
Fransiska Siba
Mungkin itu yg terbaik Fanny, Fanny juga begitu krn sifat keras hatinya. apalagi dimasalalu disebeb kan neneknya dan istri pertama papanya
Fransiska Siba
papanya aja udah jail gimana anaknya ga jail wkwkwk
Fransiska Siba
aku tetap Zia dan Abi, soalnya Fanny sdh kelewatan bangett. bertindak sesuka hatinya tanpa berpikir apa yg akan terjadi kedepannya
Fransiska Siba
makanya Abi kau jgn kayak Beny yaa, lembek. kasihan sekali keluarganya Rianti dan Beni akibat neneknya dan istri pertamanya Beny
Fransiska Siba
astga Fanny kau akan menyesal seumur hidup
Fransiska Siba
Nah org sepeti Radit yg bisa mendampingi Fanny, org bisa membuat Fanny turut padanya, ga sepeti Abi kesanya lemah terhadap Fanny jadi kalau ketemu kebawa emosi bisa istilahnya mereka tdk cocok disatukan krn sama2 keras
Fransiska Siba
kan dlu sdh Abi peringati tp kau ngeyel dgn ambisimu. padahal Abi dgn mati matian menjaga mu dan mencintai mu sepenuhnya tp kau saja yg tidak move onn dari masa lalu.
kayaknya Bagas dan Fanny membalas dendam masing2 deh padahal yg bersalah adalah bapaknya sendiri
Fransiska Siba
waduh berarti keluarga mama tiri dan bapaknya Fanny yg tdk beres, masa Bagas yg dlu tdk tahu apa2 ikut terlibat membenci saudara tirinya. pasti ada yg menanamkan kebencian itu
Fransiska Siba
aku malah dukung Abi sama Zia mereka cocok, kalau sama Fanny yg ada tdk ada kebahagian krn Abi sama Fanny sama2 keras dan berambisi dgn tujuan mereka. Zia hadir dihiduo Abi krn takdirnya membawanya dan Fanny hadir di hidup Abi krn Abi yg membawa dgn ambisi utk menyembuhkan Fanny, dia punya keyakinan utk menunjukkan gini lohh berumah ttangga yg seharusnya, Tp Abi tdk bisa memberikan itu krn dia tidk bisa membimbing istrinya bahkan dia tdk tahu isi hati istrinya, ga bisa ambil hati istrinya, yg bisa mendampingi Fanny adalah seorg yg ahli yg memahami dunia psikolog sehingga dia bisa baca gerak gerik tingkah Fanny sebenarnya Fanny mau apa2 dan dia dikasih arahan seperti apa. dia harus lembut tp tegas ga sepeti Abi mudah emosian dan tdk sabaran dan dia cepat putus asa
Fransiska Siba
kalian berdua yg gila, sama2 gila, Fanny terjebak dgn permainan gilanya krn masa lalu, dan Abi juga ikut gila krn mengikuti semua kemauan Fanny, seharusnya Abi kalau tujuan menyembuhkan bukan dgn mengikuti kemuan istrinya tp bagaimana cara nya dia lakukan dgn kata lembut supaya Fanny luluh dan ikuti kemauannya. mereka sama2 berambisi dan keras jadi susah utk disatukan
Fransiska Siba
nahkan Fanny dan Abi itu ambisi mereka terlalu tinggi, Fanny ambisi ya jahat sedangkan Abi ambisinya demi kebaikan tp menjadi malapetaka buat diri sendiri dan keluarga nya kelak
Fransiska Siba
makan tuh cinta gila mu Abi, krn itu obsesi mu juga dlu pengen buat Fanny bahagia dan pengen buat Fanny bisa merasakan pernikahan itu bahagia dan indah tdk sepeti org tua Fanny dlu sedangkan Fanny berambisi dgn sama masa lalunya utk mengwujudkan mimpinya sukses dan melampiaskan kepuasaan ya kalau istri pertama tdk terkalahkan dgn istri kedua. pasti itu rencana gila Fanny. dia cari objeknya yaitu Abi dan Zia. Abi dgn bodohnya menyeret Zia yg tdk tahu apa2. kalau aku baca isi novel ini secara tersirat Abi punya ambisi tersendiri utk menyembuhkan Fanny artinya bukan cinta malah dia membuat malapetaka utk keluarganya termasuk anak dan ortu apalagi diri sendiri dan Fanny berambisi dgn masa lalunya dgn membalas dendam dan menunjukkan dia bisa bahagia dgn sukses dan mencari pempiasan pembuktian istri pertama tdk terkalahkan. Abi dan Fanny tdk saling mencintai. Kata lain cinta yg sering mereka ungkapkan adalah cinta ambisi mereka...
cinta sejati yg seharusnya adalah Zia dan Farhan cinta mereka tumbuh krn Allah.
Fransiska Siba
kayaknya disekap itu Ibunya dan Bapaknya Fanny deh. Fanny itu bukan depresi tp psikot.
Fransiska Siba
berarti Fanny tdk cocok dgn Abi, Fanny lebih cocok dgn seorg dokter psikologi yg mendampingi dia, kalau sama Abi dia tdk sabaran mendidik istri apalagi dgn nada marah. Kalau sifat Fanny org nya keras jadi harus dilembutkan kata2 mutiara tiap hari. kalau sama Abi orgnya juga keras dan tdk sabaran jadi dia lebih cocok dgn Zia yg lembut dan juga tegas.
Fanny tdk salah to keadaan masa lalu yg merubah karakternya menjadi ambiisi krn obsesinya belum tercapai membuktikan ke Ayahnya kalau dia sdh sukses, pengen lihat Ayahnya bagaimana rupanya apakah dimasa tuanya ada penyesalan atau tidk, yakin deh pasti menyesal.
Fransiska Siba
berarti Fanny menciptakan keadaan seperi yg dialami ibunya dlu. Fanny rusak krn keluarga ayahnya dan Ayahnya itu sendiri pada akhirnya anak jadi korban
Fransiska Siba
Benarkan, Abi yg tidak bisa mendidik istrinya jadi jgn salahkan Fanny di sini kalau berbuat salah krn Abi tdk bisa tegas sekali buat jera istrinya terlalu lemah sama istri apakah krn cinta matinya
Fransiska Siba
benar kata Zia, suami tdik becus urus istri. tidak heran istrinya begitu suaminya saja lemah. kalian satu keluarga bermasalah tp Zia kalian korbankan dasar keluarga tdk jelas sdh buat Zia dan anak2 nya hilang sosok suami dan anak2 masih saja memanfaatkan kesempatan utk keuntungan keluarga mereka
Fransiska Siba
menurutku sungguh penghinaan bagi Zia, suaminya baru meninggal di suruh org menikah lagi apalagi Fani suka ngatur hidup org, suami mu bisa kau atur tp jgn org lain.
betul kata Zia, Abi sebagai kepala keluarga terlalu lemah dan tidak bisa mendidik istrinya selalu saja kalah
Mawar
mampirrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!