NovelToon NovelToon
Pewaris Makam Para Raja 2

Pewaris Makam Para Raja 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Beranjak dari takhtanya sebagai penguasa berdarah di perbatasan selatan.

Lin Xiao kini melangkahkan kaki ke dalam pusaran konspirasi mematikan Kota Awan Suci, tempat di mana eksistensi Jiwa Murni berkeliaran layaknya prajurit biasa dan Empat Sekte Suci mengendalikan langit.

Di musim kedua ini, tirai misteri Makam Para Raja perlahan ditarik lebih lebar melalui sebuah ekspedisi menegangkan ke dalam reruntuhan dimensi kuno yang tidak hanya menguji batas kekuatannya untuk menembus ranah Jiwa Murni, tetapi juga menguak luka, penyesalan, serta masa lalu dari para roh kaisar yang bersemayam di dalam tubuhnya.

Ditemani oleh Xue Mingyue, raksasa setia Meng Shan, dan seorang gadis bercadar misterius yang menyimpan rahasia terdalam dari pusat benua, Lin Xiao harus menyeimbangkan ambisi penaklukannya dengan ikatan emosional yang semakin kuat, membuktikan bahwa di balik arogansi dan kekejaman seorang Kaisar Bayangan, terdapat jiwa manusiawi yang terus berjuang mendobrak takdir para dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Sring.

Lin Xiao akhirnya menolehkan kepalanya dan melepaskan sedikit Niat Pedang Haus Darah melalui tatapan matanya langsung ke arah kedua pengawal tersebut.

Hanya melalui tatapan itu, kedua pengawal tersebut seketika membeku di tempat dengan kaki yang bergetar hebat.

Mereka merasakan hawa kematian yang luar biasa pekat menekan leher mereka, membuat udara di ruangan itu terasa sangat sulit untuk dihirup.

Lin Xiao kembali menundukkan pandangannya, menatap Tuan Muda Lu yang sedang merintih kesakitan di lantai dengan tangan yang hancur.

"Di tempat asalku, tamu yang tidak diundang biasanya dipotong menjadi beberapa bagian sebelum dijadikan makanan anjing." bisik Lin Xiao dengan senyum kejam.

"Namun karena Nona Yue yang mentraktir hari ini, aku akan menunjukkan sedikit kebaikan sebagai bentuk rasa hormat pada tempat ini."

Bugh.

Lin Xiao menendang dada Tuan Muda Lu dengan gerakan yang terlihat sangat santai dan pelan.

Namun tubuh pemuda dari Istana Bayangan Bulan itu langsung melayang keluar dari pintu dan menabrak dinding koridor dengan keras.

"Bawa majikan kalian pergi dari hadapanku sebelum aku mengubah pikiranku ini." perintah Lin Xiao kepada dua pengawal yang masih gemetar.

Mereka buru-buru menyarungkan pedang dan menyeret tubuh Tuan Muda Lu menjauh dari ruangan itu secepat yang mereka bisa.

Lin Xiao menepuk tangannya seolah baru saja membersihkan debu, lalu kembali duduk rileks di kursinya.

Dia menatap Nona Yue yang sedang tersenyum lebar di balik cadarnya melihat pertunjukan brutal namun terkendali tersebut.

"Kau cukup baik, Tuan Lin Xiao." puji Nona Yue mengangkat gelas kristalnya ke arah pemuda itu.

"Aku benci obrolan yang bertele-tele dengan orang-orang bodoh." balas Lin Xiao menyentuhkan gelasnya ke gelas Nona Yue.

Ting.

"Sekarang lalatnya sudah pergi, jelaskan tentang pembagian hasilnya jika kami setuju untuk mengawalmu ke Domain Bintang Jatuh." tuntut Lin Xiao kembali ke topik utama.

"Aku hanya menginginkan satu artefak kuno berupa Cermin Pemulih Jiwa yang ada di pusat makam tersebut." jawab Nona Yue dengan jujur.

"Sisa harta, batu spiritual, dan warisan kaisar yang ada di sana sepenuhnya menjadi milikmu sebagai bayaran pengawalan." tambahnya memberikan tawaran yang sangat menggiurkan.

Di dalam ruang batin, para roh kaisar kembali berdengung memberikan analisis mereka.

'Cermin Pemulih Jiwa? Gadis ini pasti sedang mencari cara untuk menyembuhkan luka fatal pada rohnya atau roh kerabatnya.' analisis Kaisar Roh Kematian.

Lin Xiao menatap mata amethyst Nona Yue sejenak, mencoba mencari setitik kebohongan di sana, namun pandangan gadis itu sangat jernih.

"Tawaran yang sangat dermawan untuk seorang penyewa jasa pengawal." nilai Lin Xiao meletakkan gelasnya.

"Kapan kita berangkat ke tempat terkutuk itu?"

"Tiga hari dari sekarang, setelah kita selesai menyiapkan perbekalan khusus penahan gravitasi dari pasar kota." jawab Nona Yue berdiri dari kursinya.

Gadis bercadar sutra itu merogoh lengan gaunnya dan melemparkan sebuah token berwarna emas murni ke atas meja.

"Gunakan token ini untuk berbelanja apa pun yang kalian butuhkan, aku yang akan menanggung semua biayanya." ucap Nona Yue dengan santai.

Xue Mingyue menatap token emas itu dengan tatapan curiga yang sangat tajam.

"Mengapa kau begitu mempercayai kami, Nona Yue? Kami bisa saja mengambil token ini dan melarikan diri dari kota tanpa menemuimu lagi." selidik Xue Mingyue.

Nona Yue berjalan menuju pintu keluar, lalu menoleh ke belakang dengan senyum mata yang menyipit indah ke arah Lin Xiao.

"Karena mataku tidak pernah salah dalam menilai ambisi dari seorang pria." jawab gadis misterius tersebut.

"Orang dengan mata seperti milik bosmu itu tidak akan pernah melarikan diri dari tantangan yang menawarkan kekuatan absolut."

Kriet.

Pintu ruangan ditutup dari luar, menyisakan Lin Xiao, Xue Mingyue, dan Meng Shan di dalam kemewahan paviliun tersebut.

Lin Xiao memutar-mutar token emas itu di antara jari-jarinya sambil tersenyum tipis.

"Gadis yang sangat menarik dan berbahaya." gumam Lin Xiao menilai calon rekan ekspedisinya tersebut.

"Tapi dia benar tentang satu hal, Xue'er, kita memang sangat membutuhkan warisan di dalam makam itu." ucap Lin Xiao menatap langit-langit paviliun.

Langkah pertama mereka di pusat Benua Surgawi berjalan sangat mulus dan sesuai dengan rencana.

Aliansi yang saling menguntungkan telah terbentuk tanpa harus melibatkan pembantaian berdarah skala besar.

Kini, target untuk menembus batas tahap Jiwa Murni melalui reruntuhan kuno telah terpampang jelas di depan mata sang Kaisar Bayangan.

1
VirgoRaurus 31Smile
cincin kan di pakai di jari... kenapa Meng Shan pakai peluk mayat segala, kalau cuma mau ambil cincin....
VirgoRaurus 31Smile
emangnya orang koma itu pasti tubuhnya kaku ya ..
Muh, Manan
mc lemah banyak ngomong..
VirgoRaurus 31Smile
menikah dg siapa... bukankah calon pengantin pria sudah mati...?
Salafudin
lanjut....
Hironimus Dachi
cadassss
aliff mocet
bagusssss
sutrimo trimo
semangat thir lanjut💪💪💪💪
Hironimus Dachi
mantaps
Bambang Hartono
lanjut Thor... semangat
VirgoRaurus 31Smile
mati aja belum kok terbaring kaku... 🤭
VirgoRaurus 31Smile
mencabut pedang es nya ke arah leher MC... maksudnya gimana Thor...?
Ironside
Request tambahkan makam raja insect Kak /Smile/
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Busetttt, ditunggu insect nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!