NovelToon NovelToon
Wasiat Gila Asisten Suamiku

Wasiat Gila Asisten Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nadia

Hati Lilian hancur seketika setelah sang suami, "Alen" kembali dari dinas di luar kota membawa seorang perempuan hamil bersama nya.

"Siapa wanita itu mas? Kenapa kau membawanya pulang ke rumah kita?"

Tiga tahun pernikahan Lilian tidak memiliki anak, karena itu ia memiliki untuk mengabdi sebagai menantu, ipar serta istri yang baik di keluarga "Bayron" ia tidak pernah membocorkan tentang siapa dirinya dan siapa keluarganya, sehingga mereka semua menganggap Lilian sebagai yatim piatu yang tunduk dan patuh.

"Dia istri asisten ku, sesuatu terjadi di luar kota, asisten ku meninggal karena menyelamatkan ku dan sekarang istrinya hanya punya aku dan keluarga ini untuk melanjutkan hidup, atas wasiat asisiteku dia meminta ku untuk menjaga anak dan istrinya,"

Dilanda keputusan suami yang begitu menyakitkan, akan kah Lilian tetap bertahan? Apalagi setelah kedatangan wanita itu, Alen selalu mengabaikan nya.

Penasaran? Ayo baca kisah mereka di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

"Baiklah kalau begitu Bu, terima kasih sudah selalu mendukung keputusan ku, bantu aku untuk meyakinkan Lilian kalau semua ini tidak salah, aku juga minta maaf kepada ibu karena belum bisa memberikan cucu, kedepannya aku akan lebih berusaha keras agar aku dan Lilian segera punya anak kandung," ucap Alen sambil memegang pundak sang ibu.

"Kau jangan khawatir, ibu akan mengurus Lilian," jawab Bu Sinta lagi.

"Baiklah, kalau begitu aku ke kamar dulu, aku sangat lelah," ucap Alen yang kemudian meninggalkan sang ibu.

"Punya anak kandung? Aku tidak yakin wanita itu akan berhasil, seperti kata Raya, dia hanya ayam betina yang tidak bisa bertelur," umpat Bu Sinta kemudian berlalu pergi.

Sementara itu ...

"Kak Tasya, sudah berapa bulan usia kandungan mu?" tanya Raya dengan sopan sambil melihat perut Tasya.

"Tujuh bulan dan dia bayi laki-laki," jawab Tasya sambil tersenyum lembut.

"Wah, sebentar lagi dia akan lahir ya, kak Tasya aku secara pribadi ingin berterima kasih padamu, karena kak Tian kakak ku masih bisa bernafas sampai sekarang," ungkap Raya yang kini juga merasakan hutang budi tersebut.

"Sudahlah, semua ini takdir, jangan terlalu sungkan, aku sudah merelakan kepergian suamiku, dan mas Alen juga sudah melakukan yang terbaik, sampai-sampai dia berkelahi dengan istrinya," ucap Tasya memasang wajah bersalah di ujung kalimat nya.

"Jangan pikirkan hal itu kak, Lilian itu hanya ayam betina yang tidak bisa bertelur, kau tidak perlu menghormati nya, di rumah ini ibu adalah aturan kami, jadi kau tidak perlu takut dengan Lilian," ucap Raya menjelaskan kepada Tasya.

"Ah begitu ya?" ucap Tasya.

"Ya, oh maaf, aku jadi membuat mu berdiri terlalu lama, ini kamar mu, silahkan masuk dan beristirahat lah senyaman mungkin, jika butuh sesuatu jangan sungkan," ucap Raya sambil membuka pintu kamar yang ada di hadapan nya.

"Baiklah, terima kasih Raya, kau tak hanya cantik tapi juga baik," ucap Tasya lagi.

"Kau ini bisa saja, baiklah kalau begitu aku pergi ke kamar ku dulu, sebaiknya kau segera istirahat, kasihan bayimu," ucap Raya lagi.

"Baiklah, sampai jumpa besok pagi," ucap Tasya yang kemudian masuk ke dalam kamar tersebut.

Ia menaruh kopernya di sudut ruangan dan kemudian duduk di pinggir ranjang.

"Empuk sekali, rumah ini tak hanya besar tapi juga sangat nyaman, sayang kedepannya kita akan hidup kaya raya, tidak sia-sia ayah mu mati, aku malah dapat kehidupan yang lebih baik di keluarga kaya ini, mas Alen, dia sangat tampan dan punya kekuasaan, kedepannya dia akan jadi ayah mu nak, dan ibu, ibu akan berusaha keras agar dia juga menjadi pengganti ayah mu," lirih Tasya sambil memegang perutnya yang besar itu.

Ternyata domba lucu itu adalah seekor rubah yang menyamar, dia membuka semua topeng palsu nya saat sedang sendirian.

Sementara itu di kamar Lilian.

"Tiga tahun pengorbanan ku sama sekali tidak terlihat, ternyata semuanya tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan orang yang sekali tolong langsung mati," ungkap Lilian.

Mata nya sedikit sembab dan juga membengkak setelah begitu lama menangis mengeluarkan segala kesedihan yang tersisa di hatinya.

Tangan nya mengengam erat sebuah ponsel tua yang sudah dia pakai selama bertahun-tahun.

"Aku pikir setelah bertahan selama tiga tahun di keluarga ini aku akan mendapatkan kebahagiaan, dukungan serta kasih sayang dari suamiku, ternyata semua itu hanya sebuah mimpi yang tidak pernah terjadi, keluarga yang menjijikkan ini, mereka tidak membelaku sedikitpun dan malah meminta ku untuk memaklumi hal yang tidak masuk akal," ucap Lilian lagi.

Ia berdiri di depan cermin sambil menatap pantulan cermin yang menampilkan dirinya sendiri yang tampak begitu naif, tatapan yang semula lembut berubah menjadi datar, tajam serta dingin.

"Aku? Memiliki nasib sama seperti wanita itu? Haha, benar-benar bodoh, berani-beraninya mereka menyamakan seorang Lilian Argelasya Pratama dengan seekor rubah betina yang menjijikkan," ucap Lilian lagi, sorot mata teduh ini kini menimbulkan jutaan dendam yang sudah lama terkubur rapat.

"Sudah cukup, aku tidak mau lagi semua hal yang kotor ini, mas Alen, kau benar-benar mengecewakan ku," ucap Lilian. Mengatakan hal itu bulir bening yang tertahan di kantong matanya kembali jatuh.

Terlihat jelas kalau Lilian saat ini masih sangat sedih, dan merasa kalau selama ini dia hanya buang-buang waktu menjadi sosok yang di anggap pelayan oleh ibu dan adik ipar nya, selalu tunduk kepada mertua dan juga suaminya.

Lilian segera menyingkir sisa air mata yang lolos begitu saja dari kantong matanya, dan kemudian menyalakan layar ponsel tersebut.

Jari jemari lentik itu kini mulai menekan beberapa angka di layar ponsel, beberapa kali ia sempat berhenti dan berfikir sejenak namun akhirnya memutuskan untuk menghubungi nomor yang tertera.

Tut ...

Tut ...

Tut ...

Suara sambungan telepon yang sedang terhubung satu sama lain.

"Tak ku sangka setelah sekian lama nomor ini masih berdering," ucap Lilian dengan bibir yang sedikit gemetar, ada rasa takut di lubuk hati nya menanti telepon itu terhubung.

Terhubung

"Mimpi apa aku semalam menerima telepon dari orang asing," ucap suara di seberang telepon yang terdengar tegas dan mengerikan.

"Papa," lirih Lilian, sesekali dia menggigit bibir bawahnya untuk mentransfer rasa khawatir itu.

"Berani sekali kau memanggilku dengan sebutan itu," ucap suara di seberang sana.

"Aku tau salah, aku menyesal," ucap Lilian lagi dengan suara sedikit serak.

"Akhirnya hari yang kutunggu telah tiba, putriku tercinta sudah sadar dari kebodohan nya," ucap orang itu lagi.

Ya, siapa sangka sosok di seberang telepon ternyata adalah papa nya Lilian.

"Kembali lah, keluarga ini membutuhkan pewaris," ucap sang papa di seberang telepon.

"Aku akan kembali," jawab Lilian penuh keyakinan.

"Ingat satu hal, setelah kembali kau tidak akan ku biarkan berkeliaran lagi, apalagi sampai berhubungan dengan keluarga miskin itu," ucap sang papa terdengar sangat menakutkan.

"Tiga hari lagi, suruh seseorang menjemput ku, aku akan membereskan semua hal di sini terlebih dahulu," ucap Lilian kepada sang papa.

"Baik," jawab orang tua itu yang kemudian mematikan telepon tersebut secara sepihak.

Terputus.

"Akan ku buat kalian menyesal sudah mempermainkan ku selama tiga tahun ini, akan ku ratakan semua yang kalian miliki dengan tanah," batin Lilian yang ternyata bukan lah sosok sederhana seperti yang di pikirkan keluarga Alen.

Sementara itu jauh di pusat kota.

Terlihat sebuah rumah megah berdiri di tengah-tengah pusat kota.

Rumah keluarga Pratama.

"Lilian, akhirnya kau sadar dari kebodohan yang selama ini telah kau lakukan," ucap Ardan Pratama, kepala keluarga Pratama.

Bersambung ....

1
Soraya
lanjut thor
Author Nadia🪷
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Kar Genjreng
karena Kakak mau ketemu dengan Ryan kah 🤣 yang di kira bencis padahal pria tulen dan pria sejati apa akan di jodohkan dengan Lilian kah ehhh kakak nya baik banget padahal kecelakaan juga karena mencarinya tetapi iklas toh masih bisa bertemu dan masih bisa berjalan ya walaupun dengan bantuan kursi roda,,, tetapi sang Kakak kliatan bahagia sekali berbeda satu atap lagi dengan gadis kecilnya,,,bukan gadis maaf tapi Jendes elegan,,👍👍🤣🤣
Author Nadia🪷: anu kak, siapa pulak Rian?
total 1 replies
Soraya
typo thor lanjut
Kar Genjreng
biar merasakan badai tornado nmelanra rumah dan seisinya,,hari ini bisa makan apa atau beli. tetapi besok kelaparan. di
rasa rasa enakan kan ketika ada Lilian,,,uang lancar dapur ngebul rumah bersih,,,tapi kalian jahat lupa semua itu sumbernya dari mana dan merdeka' Lilian kalian kelaparan kapokkk Modarrrr,,,Karin tinggal di mana kalau di Jawa Surabaya ,,,naik saja kereta exekutif gubeng gambir,,,jawa tengah naik argo lawu ,,,
Kar Genjreng
banget penisirin🤣 apa coba apakah mata mata Keren Erlan itu tunggu. berapa lama lagi nih ,,, semoga besok update deh kalau entar mlam besok ngerek bendera jadi ga sempat baca haha Mak mak mau balap karung 🤩🤭
Kar Genjreng
setelah tiada. biarlah menyesal,,,karin dan Julian temannya.liliane. tadinya kan bertiga kalau ga salah lupa ingat,,,ga skip bacanya cum lupa,,,ini Valen dan keluarga nya bersepekulasi burung tentang lilian. tau kalian ,Lilian bukan yatim piatu,,, tetapi ayahnya sultan tu. ge mana seandainya tau,,,dan kalian tidak paham selama dua ni kalian hidup uang dari lilian,,dan tunggu waktu bom meledak dahsyat,,,nah nanti kalian tau siapa itu lilian Tasya impianmu kocar kacir,,, bermimpi jadi wanita tajir melintir ga tau keluar Valen elit,,, ekonomi sulit,,,, OK lanjut dong Kak Nad. Doble update dong bonus gitu,,,
Kar Genjreng
tasya senang karena akan menjadi nyonya valen yang katanya tajir,,,, ternyata elit ekonomi sulit karena sudah semua di tarik kembali oleh lilian🤣 nikmati saja yaaaaa,,,😩😩😩 betapa bahagia nya,,, sekarang Lilian sudah kembali kepada orang tua nya yang tajir melintir good looking good rekening,,, keren to
👍👍👍👍
Kar Genjreng
Lilian bisa tidur nyenyak tanpa hambatan tanpa perintah dari ipar suami dan mertua,,,, semuanya dilayani di rumah orang tua nya,,,,di lain tempat ya tempat mantan mertua Liliana lagi heboh kehidupan nya susah pelayanan tidak ada menanti pun sudah ga punya ada si pELaKoR 🤣nah 👍👍 nikmatilah
Kar Genjreng
ini belum update Kak Nad
Author Nadia🪷: aku baru aja update bab 17 tapi masih di review, maaf ya, soalnya aku gak ada tabungan bab jadi nya kalian harus menunggu, beberapa hari aku sibuk ada acara keluarga jadi tabungan bab nya sudah habis 🙏😭
total 1 replies
Kar Genjreng
ada rahasia besar mungkin yang akan di bicarakan bersama putranya,,, terpenting kedua Anaknya sudah berkumpul jadi mudah untuk mengeksekusi para penghianat,,,Valen siap siap lah bersama keluarganya bahkan sang pELaKoR,,,
Kar Genjreng
🤣Tasya menang mendapatkan aren tetapi kebahagiaan nya tidak akan lama. karena sudah bisa di pastikan perusahaan nya akan mengalami kismin,,,
mama
kelamaan kurang sat set..
Author Nadia🪷: maaf kak ini novel bukan cerpen
total 1 replies
Kar Genjreng
pokonya sekarang nikmati apa yang ada di depan mata kalian semua,,,karena setelah Lilian pergi barulah terasa ternyata semuanya. yi di nikmati adalah hasil jerih payahnya Lilian,,,dan paling bikin terkejut lagi nanti semua aset ny menghilang,,,,😈😈
Soraya
lanjut
Kar Genjreng
berati Alen yang mondal mandul,,,nah kebetulan pulang dan pergi lah tanda tangan. saja berkasnya kasi Alen lngsung biar terkejut 🥺🥺🏃🏃🏃🏃
Soraya
lanjut thor
Kar Genjreng
silahkan berteduh di istana yang tak lama lagi akan runtuh raya saat ulang sudah tidak mengalir lagi,, itulah ya Alen di pungut di junjung tinggi malah lupa ingat selalu beda istri beda rezeki,, coba saja bercerai dengan Lilian dan nikahilah si pELaKoR langsung bangkrut,😭
Kar Genjreng
yahhh satu bab saja yang,,, double update dong bikin TREMOSI Alen itu dan Tasya sedang merasakan kemenangan nya belum tau dari mana sumber kekayaan yang kalian nikmati,,, setelah Lilian pergi kalian akan menjadi gembel semua aset di tarik oleh orang tua Lilian bodoh di piara,,merasa paling hebat mengambil wanita jalang berkedok hamil tanpa ayah ya sudah nikmati selagi ada kesempatan ya,,,dan siapa menabur dan siapa menuai,,
Kar Genjreng
ko double up si
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!